Diumumkan kepada semua mahasiswa (peserta wisuda) perihal penyelenggaraan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2019/2020 (Januari 2020)

Diumumkan kepada semua mahasiswa (peserta wisuda) perihal penyelenggaraan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2019/2020 (Januari 2020)


Aliansi Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta Peduli Maluku, menggalang dana untuk membantu korban Gempa Bumi Maluku. Galang dana ini dilakukan di tiga tempat yaitu lokasi di Universitas PGRI Yogyakarta, Perempatan Masjid Miniatur Aceh dan Perempatan pelem gurih pada hari Rabu sampai Jumat (16-18 Oktober 2019).

Hari pertama memperoleh uang sejumlah Rp 3.603.100, hari kedua memperoleh uang sejumlah Rp3.183.300 dan hari ketiga memperoleh Rp2.484.600 dengan total keseluruhannya Rp9.271.000. Galang Dana tersebut tergabung dalam Aksi UPY PEDULI atas kerja sama dari berbagai pihak. Diantaranya Mahasiswa Prodi PPKN Semester 1, HMP PPKN UPY dan BEM KM UPY.
“saya sangat berterimakasih atas bantuan berbagai pihak dari Bapak/Ibu Dosen prodi PPKN UPY, HMP PPKN UPY dan BEM KM UPY yang telah mendukung penuh dalam AKSI UPY PEDULI untuk MALUKU. Dan terimaksih untuk seluruh warga kota Yogyakarta yang telah berkenan membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Maluku.”ujar Sri Hidayati, Koordinator Aliansi UPY Peduli. “Sedangkan untuk perolehan Galang Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui ACT Kota Jogja.”Lanjut mahasiswi Prodi PPKN tersebut.
#Sosmas BEM KM UPY
baca juga: http://upy.ac.id/berita/sejumlah-mahasiswa-upy-laksanakan-kkl-di-malaysia

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah pembelajaran praktek yang menjadi agenda rutin Program Studi PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) yang diikuti oleh mahasiswa semester 5 berjumlah 29 anak dan 5 dosen yang dilaksanakan pada 26-28 September 2019, di Kuala Lumpur, Malaysia.

Salah satu kegiatan KKL adalah mengunjungi beberapa tempat, di antaranya yaitu Sultan Abdul Samad Mosque yang terletak di 27, 43900 Klia, Selangor, Malaysia dan Batu Caves yang terletak di Gombak, 68100 Batu Caves, Selangor, Malaysia yang merupakan bukit kapur, yang memiliki serangkaian gua dan kuil Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Situs ini adalah titik fokus festival Hindu Thaipusam di Malaysia.
Kemudian lanjut ke Kuala Lumpur City Centre (KLCC) terkenal dengan Petronas atau Twin Tower yang berada di Pusat Kota Kuala Lumpur, 50088 Kuala Lumpur Malaysia. Selanjutnya tempat yang dikunjungi yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) terletak di 43600 Bangi, Selangor, Malaysia. UKM merupakan salah satu universitas di Malaysia yang menerima status Universitas Riset (RU) dengan mahasiswa dari seluruh dunia dan fokus pada penelitian, publikasi, pengajaran pembelajaran yang inovatif, dan pemerintahan yang baik

Dan berikutnya mengunjungi Dataran Merdeka yang terletak di Jalan Raja, City Centre, 50050 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia. Kemudian mengunjungi Central Market di Jalan Hang Kasturi, City Centre, 50050 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia.
Lantas ke Central Market atau Pasar Seni merupakan tempat belanja oleh-oleh khas Malaysia. Yang terakhir kunjungan ke Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia. Sebelum menuju bandara rombongan menyempatkan menaiki Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) dari Kajang sampai Batu Sebelas Cheras.
sumber: https://bernasnews.com/sejumlah-mahasiswa-upy-laksanakan-kkl-di-malaysia/

Yogyakarta-Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Pengprov DIY menyelenggarakan Turnamen International yaitu “The 2nd Paku Alam X International Taekwondo Championship 2019”. Atlet Taekwondo dari berbagai Negara pun ikut datang ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk bertarung memperebutkan piala bergilir Paku Alam X dalam “The 2nd Paku Alam X International Taekwondo Championship 2019”. Turnamen yang diselenggarakan Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Pengurus Provinsi (Pengprop) DIY tersebut digelar selama dua hari, Sabtu 19 dan Minggu 20 Oktober 2019 di GOR Among Rogo, Yogyakarta.
Kejuaraan selama dua hari ini mempertandingkan dua kategori yakni Kyorugi atau tarung bebas serta Poomsae atau jurus yang akan dipertandingkan dalam beberapa kelas seperti ICTU, Junior dan Senior. Wasit yang bertugas dalam pertandingan juga merupakan wasit internasional dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Upacara Pembukaan kejuaraan yang di buka oleh Perwakilan dari Pakualaman di ikuti oleh seluruh peserta berjumlah 883 atlet, 51 kontingen dari berbagai negara, yaitu Malaysia, Singapura, Timor-Leste, Prancis, dan tuan rumah Indonesia.
Sementara itu UPY Taekwondo menurunkan atlet atas nama Esau Bakker Prodi Teknik Informatika berlaga di kategori Kyorugi (tarung) Kelas Senior menghadapi Taekwondowin berasal dari Perancis, Singapura, dan Indonesia. Pada Turnamen kali ini, Esau Baker berhasil masuk semi final dan meraih piala perunggu di kelas tersebut.
PENGUMUMAN
Nomor : 071/UPT BAHASA-UPY/X/2019
Diumumkan kepada mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta bahwa dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang bahasa Inggris, maka Universitas PGRI Yogyakarta melalui Unit Pelaksana Teknis Bahasa (UPT) Bahasa akan menyelenggarakan English Proficiency Test (EPT) Bulan Oktober 2019. Sertifikat EPT tersebut sebagai syarat Ujian Skripsi/Pendadaran dan dapat dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI). Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan sertifikasi EPT Oktober 2019 tersaji dalam tabel berikut :
Tabel Pendaftaran Tes EPT Oktober 2019
|
Kuota Peserta |
: 400 peserta. |
|
Tanggal dan Cara Pendaftaran |
: 14 – 23 Oktober 2019. Pendaftaran online melalui web : sertifikasi.upy.ac.id . |
|
Batas Akhir Penyerahan bukti slip pembayaran |
: 23 Oktober 2019 pada jam kerja maksimal jam 16.00 WIB. |
|
Pengumuman Pembagian Kelompok |
: 25 Oktober 2019. Di umumkan di website: upy.ac.id |
|
Tanggal Tes |
: 28 – 31 Oktober 2019. Di umumkan di website: upy.ac.id |
|
Contact Person |
: 082284338906 (Tias). |
|
Biaya |
: Rp 150.000,00 sudah termasuk biaya ujian ulang dan pembayaran dilakukan melalui bank BNI. |
Alur pendaftaran terlampir di halaman kedua surat pengantar yang dicetak. Mohon dibaca dengan cermat dan teliti. Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadikan perhatian sebagaimana mestinya.

YOGYAKARTA – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Bidang III dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Tahun 2019 pada tanggal 9 Oktober 2019 bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor LLDikti Wilayah V Yogyakarta. Rakorpim Bidang III dan LLDikti Wilayah V merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun. Adapun untuk tahun ini Rakorpim Bidang III dan LLDikti Wilayah V merupakan kegiatan yang kedua di tahun 2019 setelah kegiatan yang sama dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2019. Perserta Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang III dan LLDikti Wilayah V adalah seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi bidang Kemahasiswaan di lingkungan LLDikti Wilayah V Yogyakarta, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. Narasumber dalam Rakorpim Bidang III kali ini adalah Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta., Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., Kepala Subdirektorat Penalaran dan Kreativitas, Direktorat Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, dan Drs. Beny Suharsono, M.Si, Paniradya Pati Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rakorpim Bidang III dibuka pada pukul 08.00 WIB oleh Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya Tunggul Priyono, S.H., M.Hum Bersama dengan Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si. Pada sesi pertama Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si. menyampaikan paparan berkaitan dengan program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan Kemristekdikti. Beliau juga menyampaikan betapa pentingnya mahasiswa mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat Kokulikuler maupun ekstrakulikuler. Hal tersebut sangat berprngaruh terhadap rangking poerguruan tinggi yang salah satu unsur penilaiannya adalah kegiatan kemahasiswaan. Untuk mengukur nilai kegiatan kemahasiswaan, Kemristekdikti telah meluncurkan Sistem Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) yang didalamnya berisi laporan dari setiap perguruan tinggi tentang kegiatan kemahasiswaan yang diikuti oleh mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Misbah juga menyampaikan betapa pentingnya dukungan dana dari perguruan tinggi untuk kegiatan kemahasiswaan, karena rata-rata dukungan dana dari perguruan tinggi untuk kegiatan kemahasiswaan masih dibawah 10% dari total dana perguruan tinggi. Sehingga misbah menyarankan kalua mau kegiatan kemahasiswaan maju, maka dana yang disediakan sebaiknya lebih dari 10% dari total anggaran perguruan tinggi.
Sedangkan dalam kesempatan kedua, Prof. Didi menyampaikan pesan dari Menristekdikti kepada seluruh pimpinan bidang kemahasiswaan terkait beberapa hal penting yang antara lain, mahasiswa tidak dilarang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi dengan cara yang santun, mematuhi peraturan, dan tidak merusak fasilitas umum. Pimpinan bidang kemahasiswaan juga dihimbau untuk menampung aspirasi mahasiswa dengan dengan mengajak diskusi, dan menghimbau kepada mahasiswa agar dalam menyampaikan aspirasi tidak arogan serta tidak melanggar aturan hokum.
Dalam kesempatan ketiga, Drs. Beny Suharsono, M.Si. menyampikan paparan tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta. Beliau menyampaikan tentang tata nilai budaya Jawa yg memiliki kekhasan semangat pengaktualisasiannya, berupa pengerahan segenap sumberdaya (golong gilig), secara terpadu (sawiji), dalam kegigihan dan kerja keras yg dinamis (greget), disertai kepercayaan diri dalam bertindak (sengguh), tidak muncur dalam menghadapi resiko apapun (ora mingkuh). Beny juga menyampaikan Trilogi Falsafah Keistimewaan Yogyakarta yaitu Hamemayu Hayuning Bawana, Sengkan Paraning Dumadi, dan Manunggaling Kawula Gusti.
Beny juga mengajak pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan untuk ikut mengakses Dana Keistimewaan Yogyakarta yang telah disediakan, karena selama ini perguruan tinggi belum ada yang mengakses dana tersebut. Untuk membedakan lulusan perguruan tinggi Yogya dengan daerah lain, beliau juga menghimbau agar mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat sekitar, sehingga bagi perguruan tinggi yang mempunyai asrama mahasiswa, agar digunakan untuk mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua saja, selanjutnya untuk tahun ketiga dan seterusnya agar tinggal diluar asrama berbaur dengan masyarakat sehingga dapat menyerap budaya-budaya lokal dari masyarakat sekitar dan agar perputaran ekonomi masyarakat juga meningkat.
Rakorpim Bidang III ini ditutup secara resmi pada pukul 15.00 WIB. Namun setelah acara ditutup masih ada acara dari Paguyuban Kemahasiswaan Jogja 35 (PKJ 35) yang dipimpin oleh Dr. Fadlil dari Universitas Ahmad Dahlan. Dalam kesempatan ini membahas agenda-agenda kegiatan PKJ 35 yang merupakan kolaborasi dari seluruh perguruan tinggi di Yogyakarta dengan harapan dapat menaikkan peringkat Kegiatan Kemahasiswaan di masing-masing perguruan tinggi. Hadir pula dalam kesempatan ini AKBP Sinungwati S.H., M.I.P., Kepala Sub Direktorat Pembinaan Ketertiban Penyuluhan Ditbinmas Polda DIY, yang menyampaikan terima kasih atas tertib dan damainya pelaksanaan penyampaian aspirasi mahasiswa dalam Gejayan Memanggil tahun 2019. Beliau menyampaikan bahwa tertibnya mahasiswa Yogyakarta merupakan buah dari didikan yang diberikan oleh masing-masing perguruan tinggi. Sinungwati juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dari perguruan tinggi dalam pelaksanaan Festival Budaya Indonesia yang telah sukses digelar di Museum Serangan Oemoem 1 Maret pada tanggal 2 Oktober 2019 yang lalu. Beliau berharap agar kerjasama ini terus berlanjut pada kesempatan yang akan datang.

Unduh Paparan Rakorpim Bidang III
1. Strategi Pengembangan Kemahasiswaan – Misbah Fikrianto
2. Tata Nilai Budaya Yogya – Beny Suharsono
Baca juga: http://upy.ac.id/berita/pvto-upy-menyelenggarakan-workshop-teknologi-yamaha

Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif bersama Yamaha menyelenggarakan Workshop Teknologi Yamaha, di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta pada hari Rabu, 2 Oktober 2019. Workshop ini diikuti 130 peserta dari mahasiswa dan 8 Sekolah SMK yang berada di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. “Kegiatan ini akan rutin diselenggarakan atas kerjasama PVTO UPY dan Yamaha sebagai sarana untuk berbagi informasi khususnya mengenai kemajuan teknologi otomotif,” ujar Bayu Gilang Purnomo, M.Pd. sebagai Ketua Program Sarjana PVTO.

Bapak Sukrisno Beni Istiyawan sebagai Chief Yamaha menyatakan bahwa Workshop Teknologi Yamaha ini sebagai sarana untuk sharing membagikan informasi mengenai teknologi otomotif yang berkembang saat ini seperti Technology Bluecore dan YM-Jet F1 Yamaha. Yamaha memilih PVTO UPY sebagai partner dalam workshop ini adalah selain karena ingin berkembang bersama dalam dunia otomotif juga karena lokasi yang strategis.
Sementara itu, Ketua Program Sarjana PVTO mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi siswa jurusan Otomotif dan mahasiswa khususnya Program Sarjana PVTO karena dapat menambah wawasan tentang setiap perkembangan teknologi dibidang otomotif. “Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa bersama mahasiswa dapat memanfaatkannya dan mengembangkan laboratorium melalui pengetahuan otomotif khususnya,” terang Sukrisno Beni. Selain workshop, Yamaha juga menyelenggarakan pameran kendaraan terbarunya serta menyediakan service hemat kendaraan roda dua bagi masyarakat umum di sekitar UPY.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/farmasis-milenial-di-era-40

NB :
1. Pendaftar yang sudah melakukan pembayaran diharapkan langsung menyerahkan bukti pembayaran ke PPTIK agar terverifikasi dan sudah terdaftar sebagai peserta.
2. Jika ada pendaftar yang sudah membayar tetapi kuota sudah penuh maka akan diikutkan di periode selanjutnya.
3. Pendaftar dinyatakan sebagai peserta setelah mengumpulkan bukti pembayaran di PPTIK dan sudah terverifikasi.
Untuk mendaftar kunjungi web sertifikasi.upy.ac.id

Program Studi Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta pada kamis (19/9) lalu, mengadakan Sosialisasi Farmasi UPY dan Kajian ilmu kefarmasian dengan tema “Farmasis Milenial di Era 4.0”. Acara tersebut dilaksanakan di ruang multimedia Gedung A unit 1 UPY dan dihadiri juga rektor UPY, Dr Ir Paiman MP. Acara ini merupakan bagian dari promosi Prodi Farmasi UPY pada penerimaan mahasiswa jalur khusus sampai penerimaan september 2019. Adapun untuk peserta sendiri dihadiri 50 orang yaitu alumni SMA/SMK sederajat dan Asisten Apoteker di Yogyakarta. Acara ini didahului dengan kajian kefarmasian mulai dari pengertian farmasi sampai dengan peran farmasi di era 4.0.
Rahmat A Hi Wahid M.farm.,Apt (Dosen Farmasi UPY sekaligus Pemateri Acara) menyampaikan “seorang healthcare professional yang dibekali dengan knowledge dan skills yang khusus yang dapat membantu mendapatkan hasil terapi terbaik dari pengobatannya, karena itu apoteker/farmasis memainkan peran yang penting dalam tim healthcare menuju pelayanan holistik untuk pasien.”Ujar Rahmat.

Pada era 4.0 dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat kini yang merupakan pengembangan dari teknologi digital pada revolusi industri 3.0. berbagai terobosan baru yang tak hanya dalam bidang digital (artificial intelligence), tetapi juga pada bidang fisika(penemuan material baru), biologi(bio-engineering), internet of things dan teknologi-teknologi lainnya. Banyak sekali peran-peran teknologi mesin yang sudah mulai menggantikan peran manusia. “Lalu dimana peran farmasi? Peran farmasi yaitu pelayanan langsung farmasi yang tidak bisa tergantikan oleh mesin, salah satu peran yaitu entrepeneur.”jelas Rahmat. Farmasis Millenial di Era 4.0 tidak hanya bekerja dibalik layar saja, tetapi wajib menerapkan paradigma Patient oriented dengan penguatan softskill kompetensi pengembangan diri.
Rektor UPY dalam sambutannya mengungkapkan “Tentunya Farmasi sendiri merupakan bisnis yang tidak akan pernah mati karena berkaitan dengan kesehatan. Dan Farmasi UPY sendiri berbeda dengan farmasi yang lain karena farmasi UPY lebih konsentrasi di tanaman herbal.”ujar paiman.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/kesuksesan-itu-direncanakan-bukan-kebetulan
Diumumkan kepada mahasiswa peserta ujian Sertifikasi BNSP pada tanggal 30-31 Juli 2019 yang dinyatakan KOMPETEN, sertifikat sudah selesai dicetak dan dapat diambil di PPTIK UPY Gd C Lantai 4 pada jam kerja. Paling lambat pengambilan sertifikat 31 Oktober 2019, apabila tidak diambil pada waktu yang telah ditentukan dan terjadi kerusakan atau hilang bukan tanggung jawab PPTIK.
Berikut kami lampirkan daftar nama yang kompeten dan dapat mengambil sertifikat :
NB. Pengambilan sertifikat tidak boleh diwakilkan.