Penulis: Administrator

  • Instrumen Penilaian PPL 2018

    Untuk melihat Instrumen Penilaian PPL 2018 silahkan klik DOWNLOAD

  • Pengumuman Kelompok PPPL FKIP Universitas PGRI Yogyakarta 2018

    Menindak lanjuti pengumuman peserta yang lolos seleksi, maka dengan ini di beritahukan kepada peserta Praktik Pengalaman Lapangan di Sekolah (PPL II) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta bahwa kelompok beserta penempatan Sekolah dan nama Dosen Pembimbing Lapangan adalah seperti yang terlampir pada halaman berikut. Peserta yang namanya tercantum dibawah ini, di wajibkan mengikuti acara Penerjunan PPL II yang diselenggarakan pada:

    Hari : Senin, 6 Agustus 2018.
    Pukul : 07.00 – 10.00 WIB
    Tempat : Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta
    Pakaian : Kemeja Putih, Bawahan Hitam, Sepatu Pantofel, Jas Almamater, dan menggunakan Co-Card.

    Seluruh peserta PPL II wajib mematuhi dan mengikuti segala peraturan yang ditetapkan oleh Unit Praktik Pengalaman Lapangan Universitas PGRI Yogyakarta. Jika, terdapat hal-hal yang sekiranya melanggar peraturan yang telah ditetapkan maka pihak UPPL UPY berhak memberikan
    sanksi. Demikian pengumuman ini dibuat, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

    Untuk melihat pembagian kelompok Praktik Pengalaman Lapangan silahkan klik DOWNLOAD

  • Pengumuman Dosen Program Studi Kesehatan yang diterima Universitas PGRI Yogyakarta Tahun 2018

    Sehubungan dengan penerimaan pegawai program studi baru Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2018, berikut ini diumumkan daftar nama pelamar yang dinyatakan Diterima, untuk melihat silahkan klik Download

  • UPY Kembali Kirim 8 Mahasiswa FKIP ke Filipina dan Thailand

    UPY Kembali Kirim 8 Mahasiswa FKIP ke Filipina dan Thailand

    Menjadi guru yang profesional diperlukan kemampuan dan ketrampilan agar dapat menularkan ilmu yang didapat dari universitas kepada peserta didik baik di dalam negeri maupun. Oleh karena itu, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mempersiapkan lulusan calon guru tersebut dengan membekali kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjadi guru-guru profesional di bidangnya salah satunya dengan mengirimkan mahasiswanya untuk praktik mengajar di luar negeri. Sejak tahun 2016, UPY telah mengirimkan 23 mahasiswa keguruan untuk mengasah kemampuan di sekolah-sekolah di Filipina dan Thailand melalui program Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia atau disingkan SeaTeacher. Program yang dimotori oleh SEAMEO (Southeast Asia Ministry of Education) ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang mempunyai kemampuan lebih untuk berlatih mengajar dan mempertajam skill bahasa Inggris.

    Di bulan Juli ini, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P kembali melepas 8 mahasiswa ke Filipina dan Thailand. Rektor berpesan kepada para mahasiswa tersebut untuk menjaga nama baik institusi dan bangsa Indonesia di kancah ASEAN. Para mahasiswa ini rencananya akan dikirim ke 5 universitas yaitu 3 universitas di Filipina (Pangasinan State University, Tarlac Agricultural University dan Mindoro State College of Agriculture and Technology ) dan 2 universitas di Thailand (Nakhon Si Thammarat Rajabhat University dan Pibulsongkram Rajabhat University) . 8 mahasiswa tersebut adalah mahasiswa dari 3 prodi FKIP di UPY (Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Bahasa Inggris). Rencananya delapan mahasiswa tersebut akan berangkat di awal bulan Agustus 2018 ini.

  • UPY Kirim 3 Atlet Taekwondo ke Malaysia

    UPY Kirim 3 Atlet Taekwondo ke Malaysia

    Universitas PGRI Yogyakarta kembali mengirim mahasiswanya di kancah internasional, kali ini, Tim Taekwondo UPY akan dikirim ke Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Classic International Malaysia Open Taekwondo Championship 2018 bertempat di Stadium Malawati Shay Alam Malaysia. Kejuaraan tersebut beralangsung selama dua hari yaitu tanggal 24 sampai dengan 26 Agustus 2018.

    Delegasi UPY terdiri dari 3 orang atlet; Fx. Yona Venno Reza, Husnia Nur Azizah, Dian Sandra Wulan dan sebagai official, Ryan Tan Sakana Pribadi. Keempat anggota kontingen UPY rencananya akan tinggal di Malaysia selama 6 hari. Mahasiswa secara resmi telah dilepas langsung oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman, M.P. Menurut Rektor, kejuaraan ini sebagai ajang mahasiswa melatih diri sebagai pribadi yang lebih baik. Selain itu, beliau menambahkan bahwa agenda ini sebagai bentuk peningkatkan brand image UPY sebagai universitas yang mampu berkiprah di kancah ASEAN.

  • PENGUMUMAN HASIL DAN UJIAN ULANG ACTION PROGRAM PERIODE II

    PENGUMUMAN HASIL DAN UJIAN ULANG ACTION PROGRAM PERIODE II

    Untuk hasil ujian Action Program Periode 2 bisa di download pada link di bawah ini :

    =Download Hasil=

    Bagi peserta yang tidak tercantum dinyatakan belum lulus silahkan baca pengumuman dibawah ini:

    =============================================================================================

    Sehubungan dengan akan dilaksanakan Ujian Ulang Action Program (AP) Periode II untuk itu PPTIK menginformasikan bahwa ujian akan dilaksanakan tanggal 24 Agustus 2018. Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan ujian ulang Action Program berdasarkan kelompok :

    JADWAL UJIAN Re-EXAM ACTION PROGRAM

    JUMAT 24 AGUSTUS 2018

    No

    Hari

    Tanggal

    Jam

    Kelompok

    Ruang

    1

    Jumat

    24 Agustus 2018

    08.30-10.30

    Kelompok 1

    LAB 402

    08.30-10.30

    Kelompok 2

    LAB 403

    08.30-10.30

    Kelompok 3

    LAB 404

    Berikut kami lampirkan juga daftar kelompok untuk Ujian Ulang Action Program :

    <<==Download Daftar Kelompok==>>

    NB: Bagi Peserta Ujian ulang, diharapkan datang 15 menit sebelum ujian dimulai.

    Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatianya kami ucapkan terimakasih.

  • 240 Mahasiswa UPY Diwisuda

    240 Mahasiswa UPY Diwisuda

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mewisuda 240 mahasiswanya. Terdiri dari 29 mahasiswa Magister Pendidikan (S2) dan 211 mahasiswa strata satu (S1).
    Pada wisuda S1, ada tiga orang meraih predikat lulus, 15 orang memuaskan, 133 orang sangat memuaskan, serta 60 orang cumlaude. Sedangkan wisuda S2 terdapat empat orang meraih predikat memuaskan, 19 orang sangat memuaskan, dan enam orang cumlaude.

    Wisudawan S1 peraih prestasi tertinggi Dedeh Hidayat SP (Agroteknologi) dengan IPK 3,95. Lulusan tercepat Nur Trisnawati SM (Manajemen) lama studi 3,7 tahun. Lulusan termuda Iis Agustini SAk (Akuntansi) usia 20 tahun. Lulusan tertua Luciana Sutarti SKom (Teknik Informatika) usia 50 tahun.
    Wisudawan S2 peraih prestasi tertinggi Sisilia Marsig MPd dengan IPK 3,98. Lulusan tercepat Sati Antini MPd lama studi 1,7 tahun. Lulusan termuda Dwi Trisnawati MPd usia 25 tahun dan lulusan tertua Vincent Andi Andono MPd usia 57 tahun.
    Rektor UPY Dr Ir Paiman MP mengatakan wisuda merupakan awal dimulainya meniti karis kehidupan. Merupakan awal pembelajaran baru terjun langsung di masyarakat.

    “Wisudawan hendaknya terus berupaya menegembangkan diri. Sehingga mampu menunjukkan kualitas sebagai sarjana, serta magister pendidikan profesional,” ujar Paiman.
    Wisudawan dapat bergabung dengan Keluarga Alumni Universitas PGRI Yogyakarta (KAUPY). Keaktifan alumni dibutuhkan untuk menjaga tali silaturahmi maupun dengan almamater.

    UPY pada Tahun Aajaran 2018/2019 membuka Prodi baru program S1, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Serta tiga prodi baru ilmu kesehatan Farmasi, Analis Kesehatan, serta Ilmu Gizi sedang dalam proses pengajuan. Sedangkan prodi terbaru Teknik Industri segera mendapat izin operasional dari Kemenristekdikti tahun ini.

  • UPY Bertekad Menjadi Perguruan Tinggi Unggul

    UPY Bertekad Menjadi Perguruan Tinggi Unggul

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), tahun 2030 bertekad menjadi perguruan tinggi unggul dengan menghasilkan lulusan yang bertaqwa, kompetitif, profesional, memiliki komitmen nasional, dan berwawasan global. Maka untuk mewujudkan itu, sejak beberapa tahun terakhir ini UPY mulai berbenah.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr Ir Paiman MP, mengatakan hal itu saat memwisuda 240 sarjana dan pasca sarjana di Auditorium Kampus UPY, Jalan PGRI 1 Sonosewu, Yogyakarta, Sabtu (30/6). Dari jumlah wisudawan tersebut, 91 laki-laki dan 149 wanita serta 29 lulusan program Magister Pendidikan (S2) dan 211 orang lulusan program strata satu (S1).

    Wisudawan S1 terdapat tiga orang (1,42 persen) meraih predikat lulus, 15 orang (7,11 persen) meraih predikat memuaskan, 133 orang (63,03 persen) meraih predikat sangat memuaskan, dan 60 orang (28,44 persen) meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.

    Sementara wisudawan Pascasarjana (S2) terdapat empat orang (13,79 persen) meraih predikat memuaskan, dan 19 orang (65,52 persen) meraih predikat sangat memuaskan dan enam orang (20,69 persen) meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.  

    Lebih lanjut Rektor UPY, Paiman mengatakan, tahapan mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran UPY tahun 2018-2022 memasuki tahapan ketiga. Yakni membangun image untuk mewujudkan keunggulan UPY pada tingkat ASEAN.

    Untuk mewujudkan keunggulan tersebut, rektor mendorong ditingkatkan kinerja bidang akademik dan kelembagaan, bidang SDM, dan bidang kemahasiswaan, alumni dan kerja sama. ‘Hal itu kami lakukan agar UPY bisa lari lebih cepat untuk mengejar target yang telah ditetapkan,’ katanya.

    Untuk dapat mewujudkan target tersebut, seluruh sivitas akademika berkomitmen UPY siap bertumbuh 10x lebih besar. ‘Kami harus lari lebih cepat secara eksponensial, tidak cukup hanya berjalan secara linier. Kami harus bahu-membahu merapatkan barisan untuk membangun kekuatan bersama,’ ujarnya.

    ‘Kami selalu berpikir positip dan eksponensial bahwa semua itu bisa diwujudkan. Kami yakin dan selalu mencari solusi apa yang harus dilakukan serta cepat bertindak untuk meraih target. Apalagi apa yang selama ini kami cita-citakan mendapat sambutan positif dari pihak Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta (YP-UPY),’ imbuhnya.

    Untuk mempercepat keinginan tersebut, maka untuk memperluas akses pendidikan di masyarakat UPY tahun 2018/2019 telah membuka program studi baru untuk program S1. Yaitu Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    ‘Kini kami mohon doanya semoga prodi baru Teknik Industri segera mendapat izin operasional dari Kemenristekdikti tahun ini,’ katanya.

    ‘Tahun ini, kami juga sedang berusaha mengajukan pembukaan tiga program studi baru ilmu kesehatan. Yaitu prodi, Farmasi, Analis Kesehatan dan Ilmu Gizi,’ tambah rektor.

    Di hadapan wisudawan rektor berpesan, bahwa sukses bukan faktor kebetulan, tetapi harus direncanakan. Sebab, kata dia, hidup itu memilih. Maka hadapi hidup dengan kerja keras, maka kelak suatu saat kehidupan akan lunak.

    ‘Sebaliknya bila hidup ini dihadapi dengan lunak, maka suatu saat kehidupan akan keras kepada anda. Untuk itu, pesan saya jangan mudah menyerah, karena sukses ditentukan oleh dirimu sendiri bukan orang lain,’ pesannya.

  • Materi Pembekalan KKN UPY 2018

    Materi Pembekalan KKN UPY 2018

    Model penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata Universitas PGRI Yogyakarta Tahun Akademik 2017/2018 ada 2 jenis, yaitu: Kuliah Kerja Nyata Reguler dengan ketentuan sebagai berikut : Dilaksanakan di masyarakat (bermalam di masyarakat) selama satu bulan, Peserta adalah mahasiswa yang belum bekerja. Untuk Kuliah Kerja Nyata Alternatif, dengan ketentuan sebagai berikut : Dilaksanakan di komunitas sosial, panti sosial, panti asuhan, pondok pesantren, minimal 4 jam per hari, Melaksanakan kegiatan bakti kampus minimal 9 jam per minggu, Waktu Pelaksanaan selama satu bulan, Peserta adalah mahasiswa yang sudah bekerja atau sudah berkeluarga.

    Adapun untuk menunjang pelaksanaan KKN UPY 2018, diadakan pembekalan KKN UPY 2018, yang dilaksanakan Rabu, 31 Januari 2018, Kamis 1 Februari 2018, Sabtu, 3 Februari 2018 pukul 08.00, yang bertempat di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Kelengkapan Dokumen KKN dapat diunduh pada tautan berikut ini:

    1. Form Observasi
    2. Matrik Rencana
    3. Kelengkapan Dokumen

    Adapun materi pembekalan KKN dapat diunduh disini

  • UPY Bersiap Jadi Universitas Berkelas ASEAN

    UPY Bersiap Jadi Universitas Berkelas ASEAN

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus mempersiapkan diri menjadi universitas berkelas ASEAN pada 2022 mendatang. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target tersebut.

    “Salah satu upaya mewujudkan visi itu dengan mewajibkan semua dosen ambil S3 karena sangat bagus jika 30 persen dari dosen kami bisa meraih doktor pada empat tahun ke depan,” papar Rektor UPY Dr Ir Paiman MP disela pembukaan rangkaian Dies Natalis ke-55 UPY di kampus setempat, Senin (13/11/2017).

    Menurut Paiman, peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut sangat penting untuk meningkatkan daya saing UPY di tingkat ASEAN. Tenaga dosen yang kompeten akan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Sebab Perguruan Tinggi (PT) akan kesusahan untuk bersaing bila SDM tenaga dosen masih bergelar master (S2).

    Selain SDM, UPY juga melakukan pembenahan dalam sarana prasarana dan fasilitas kampus. Diantaranya pengembangan laboratorium, sarana perkuliahan dan peningkatan kualitas Teknologi Informasi (TI) kampus.

    Kampus tersebut juga berupaya meningkatkan kerjasama, baik PT didalam maupun luar negeri. Sebut saja dalam program pertukaran mahasiswa penelitian bersama, penerbitan jurnal dan sebagainya.

    “Kami juga berupaya selalu mendorong mahasiswa agar membangun prestasi dan kebersamaan dalam mendukung UPY sebagai kampus yang unggul. Termasuk dalam dies kali ini juga kami rangkai guna membangun kebersamaan bersaing di tingkat global, utamanya ASEAN,” tandasnya.

    Sementara Ketua Panitia Dies Natalis UPY ke-55, Drs Rosalia Indriyati Saptatininingsih MSi menjelaskan dies natalis bermakna penting bagi DIY. Salah satunya sebagai penanda tingkat kemajuan dalam berkarya dalam ambil bagian pembangunan bangsa khususnya dalam bidang pendidikan.

    “Usia lima puluh lima ini menjadi bukti UPY mempunyai daya tarik khusus dan mampu bertahan di tengah persaingan yang makin ketat di antara perguruan-perguruan tinggi negeri maupun swasta,” imbuhnya.