Author: Administrator

  • UPY Kembali Kirim 8 Mahasiswa FKIP ke Filipina dan Thailand

    UPY Kembali Kirim 8 Mahasiswa FKIP ke Filipina dan Thailand

    Menjadi guru yang profesional diperlukan kemampuan dan ketrampilan agar dapat menularkan ilmu yang didapat dari universitas kepada peserta didik baik di dalam negeri maupun. Oleh karena itu, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mempersiapkan lulusan calon guru tersebut dengan membekali kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjadi guru-guru profesional di bidangnya salah satunya dengan mengirimkan mahasiswanya untuk praktik mengajar di luar negeri. Sejak tahun 2016, UPY telah mengirimkan 23 mahasiswa keguruan untuk mengasah kemampuan di sekolah-sekolah di Filipina dan Thailand melalui program Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia atau disingkan SeaTeacher. Program yang dimotori oleh SEAMEO (Southeast Asia Ministry of Education) ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang mempunyai kemampuan lebih untuk berlatih mengajar dan mempertajam skill bahasa Inggris.

    Di bulan Juli ini, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P kembali melepas 8 mahasiswa ke Filipina dan Thailand. Rektor berpesan kepada para mahasiswa tersebut untuk menjaga nama baik institusi dan bangsa Indonesia di kancah ASEAN. Para mahasiswa ini rencananya akan dikirim ke 5 universitas yaitu 3 universitas di Filipina (Pangasinan State University, Tarlac Agricultural University dan Mindoro State College of Agriculture and Technology ) dan 2 universitas di Thailand (Nakhon Si Thammarat Rajabhat University dan Pibulsongkram Rajabhat University) . 8 mahasiswa tersebut adalah mahasiswa dari 3 prodi FKIP di UPY (Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Bahasa Inggris). Rencananya delapan mahasiswa tersebut akan berangkat di awal bulan Agustus 2018 ini.

  • Upy Send 3 Taekwondo Athletes to Malaysia

    Yogyakarta PGRI University again sent its students on the international arena, this time, the UPY Taekwondo Team will be sent to Malaysia to take part in the Classic International Malaysia Open Taekwondo Championship 2018 Located at the Malawati Shay Alam Malaysia Stadium. The championship takes place for two days, namely 24 to 26 August 2018.

    UPY delegation consists of 3 athletes; FX. Yona Venno Reza, Husnia Nur Azizah, Dian Sandra Wulan and as official, Ryan Tan Sakanana Pribadi. The four members of the UPY contingent are planned to stay in Malaysia for 6 days. Students have been officially released directly by the Chancellor of Yogyakarta PGRI University, Dr. Ir. Paiman, M.P. According to the Chancellor, this championship as a place for students to train themselves as a better person. In addition, he added that this agenda was a form of UPY’s brand image improvement as a university that was able to take part in the ASEAN arena.

  • UPY Kirim 3 Atlet Taekwondo ke Malaysia

    UPY Kirim 3 Atlet Taekwondo ke Malaysia

    Universitas PGRI Yogyakarta kembali mengirim mahasiswanya di kancah internasional, kali ini, Tim Taekwondo UPY akan dikirim ke Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Classic International Malaysia Open Taekwondo Championship 2018 bertempat di Stadium Malawati Shay Alam Malaysia. Kejuaraan tersebut beralangsung selama dua hari yaitu tanggal 24 sampai dengan 26 Agustus 2018.

    Delegasi UPY terdiri dari 3 orang atlet; Fx. Yona Venno Reza, Husnia Nur Azizah, Dian Sandra Wulan dan sebagai official, Ryan Tan Sakana Pribadi. Keempat anggota kontingen UPY rencananya akan tinggal di Malaysia selama 6 hari. Mahasiswa secara resmi telah dilepas langsung oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman, M.P. Menurut Rektor, kejuaraan ini sebagai ajang mahasiswa melatih diri sebagai pribadi yang lebih baik. Selain itu, beliau menambahkan bahwa agenda ini sebagai bentuk peningkatkan brand image UPY sebagai universitas yang mampu berkiprah di kancah ASEAN.

  • Announcement of results and re -examination of the period II action program

    For the results of the action program examination period 2 can be downloaded at the link below:

    = download results =

    For participants who are not listed, they have not passed, please read the announcement below:

    =========================================== ======================================================= ======

    In connection with the Action Program (AP) re-examination period (AP) period II for that PPTIK informed that the test will be held on August 24, 2018. The following is the schedule for the Action Program Re-Examination by Group :

    Here we also attach a list of groups for the Action Program Re-Examination:

    nb: for re-exam participants, it is expected to come 15 minutes before the exam starts.

    Thus we convey this notification, for your attention we thank you.

  • PENGUMUMAN HASIL DAN UJIAN ULANG ACTION PROGRAM PERIODE II

    PENGUMUMAN HASIL DAN UJIAN ULANG ACTION PROGRAM PERIODE II

    Untuk hasil ujian Action Program Periode 2 bisa di download pada link di bawah ini :

    =Download Hasil=

    Bagi peserta yang tidak tercantum dinyatakan belum lulus silahkan baca pengumuman dibawah ini:

    =============================================================================================

    Sehubungan dengan akan dilaksanakan Ujian Ulang Action Program (AP) Periode II untuk itu PPTIK menginformasikan bahwa ujian akan dilaksanakan tanggal 24 Agustus 2018. Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan ujian ulang Action Program berdasarkan kelompok :

  • Re-Exam Action Program Test Schedule

    Friday 24 August 2018

    no

    Day

    Date

    hours

    Group

    Space

    1

    Friday

    August 24, 2018

    08.30-10.30

    Group 1

    Lab 402

    08.30-10.30

    Group 2

    Lab 403

    08.30-10.30

    Group 3

    Lab 404

    JADWAL UJIAN Re-EXAM ACTION PROGRAM

    JUMAT 24 AGUSTUS 2018

    No

    Hari

    Tanggal

    Jam

    Kelompok

    Ruang

    1

    Jumat

    24 Agustus 2018

    08.30-10.30

    Kelompok 1

    LAB 402

    08.30-10.30

    Kelompok 2

    LAB 403

    08.30-10.30

    Kelompok 3

    LAB 404

    Berikut kami lampirkan juga daftar kelompok untuk Ujian Ulang Action Program :

    <<==Download Daftar Kelompok==>>

    NB: Bagi Peserta Ujian ulang, diharapkan datang 15 menit sebelum ujian dimulai.

    Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatianya kami ucapkan terimakasih.

  • 240 UPY students graduated

    PGRI University Yogyakarta (UPY) graduated 240 students. Consists of 29 Master of Education (S2) and 211 Students Strata One (S1). In graduation S1, there are three people who won the title of graduation, 15 people satisfying, 133 people are very satisfying, and 60 cumlaude. While the graduation of S2 there were four people who won a satisfactory title, 19 people were very satisfying, and six cumlaude.

    Wisudawan S1 winner of the highest achievement of Dedeh Hidayat SP (Agrotechnology) with a GPA of 3.95. The fastest graduate of Nur Trisnawati SM (Management) is 3.7 years old study. The youngest graduate of Iis Agustini SAK (Accounting) aged 20 years. The oldest graduate of Luciana Sutarti Skom (Informatics Engineering) aged 50 years. The fastest graduate of Sati Antini MPd Long Study 1.7 years. The youngest graduate of Dwi Trisnawati MPd is 25 years old and the oldest graduate of Vincent Andi Andono MPd aged 57 years. Is the beginning of new learning directly in the community.

    & ldquo; graduates should continue to strive to develop themselves. So as to show quality as a scholar, as well as a master of professional education, & RDQUO; said Paiman. The graduates can join the Alumni Family of the Yogyakarta PGRI University (Kaupy). The activeness of alumni is needed to maintain the friendship or alma mater.

    UPY in the year 2018/2019 opening a new S1 program, namely Early Childhood Education (PAUD). As well as three new study programs of pharmaceutical health sciences, health analysts, and nutritional science are in the submission process. While the latest Industrial Engineering Study Program immediately received an operational permit from Kemenristekdikti this year.

  • 240 Mahasiswa UPY Diwisuda

    240 Mahasiswa UPY Diwisuda

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mewisuda 240 mahasiswanya. Terdiri dari 29 mahasiswa Magister Pendidikan (S2) dan 211 mahasiswa strata satu (S1).
    Pada wisuda S1, ada tiga orang meraih predikat lulus, 15 orang memuaskan, 133 orang sangat memuaskan, serta 60 orang cumlaude. Sedangkan wisuda S2 terdapat empat orang meraih predikat memuaskan, 19 orang sangat memuaskan, dan enam orang cumlaude.

    Wisudawan S1 peraih prestasi tertinggi Dedeh Hidayat SP (Agroteknologi) dengan IPK 3,95. Lulusan tercepat Nur Trisnawati SM (Manajemen) lama studi 3,7 tahun. Lulusan termuda Iis Agustini SAk (Akuntansi) usia 20 tahun. Lulusan tertua Luciana Sutarti SKom (Teknik Informatika) usia 50 tahun.
    Wisudawan S2 peraih prestasi tertinggi Sisilia Marsig MPd dengan IPK 3,98. Lulusan tercepat Sati Antini MPd lama studi 1,7 tahun. Lulusan termuda Dwi Trisnawati MPd usia 25 tahun dan lulusan tertua Vincent Andi Andono MPd usia 57 tahun.
    Rektor UPY Dr Ir Paiman MP mengatakan wisuda merupakan awal dimulainya meniti karis kehidupan. Merupakan awal pembelajaran baru terjun langsung di masyarakat.

    “Wisudawan hendaknya terus berupaya menegembangkan diri. Sehingga mampu menunjukkan kualitas sebagai sarjana, serta magister pendidikan profesional,” ujar Paiman.
    Wisudawan dapat bergabung dengan Keluarga Alumni Universitas PGRI Yogyakarta (KAUPY). Keaktifan alumni dibutuhkan untuk menjaga tali silaturahmi maupun dengan almamater.

    UPY pada Tahun Aajaran 2018/2019 membuka Prodi baru program S1, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Serta tiga prodi baru ilmu kesehatan Farmasi, Analis Kesehatan, serta Ilmu Gizi sedang dalam proses pengajuan. Sedangkan prodi terbaru Teknik Industri segera mendapat izin operasional dari Kemenristekdikti tahun ini.

  • Upy is determined to become a superior tertiary institution

    PGRI University Yogyakarta (UPY), in 2030 is determined to become a superior tertiary institution by producing graduates who are devoted, competitive, professional, have a national commitment, and global insight. So to realize that, since the last few years UPY has begun to clean up.

    Rector of Yogyakarta PGRI University, Dr. Ir Paiman MP, said that when he graduated 240 undergraduate and graduate at the UPY Campus Auditorium, Jalan PGRI 1 Sonosewu, Yogyakarta, Saturday (6/30). From the number of graduates, 91 men and 149 women and 29 graduates of the Master of Education Program (S2) and 211 graduates of the Strata One (S1) program.

    S1 graduates there are three people (1.42 percent) won the title of graduation, 15 people (7.11 percent) won satisfactory predicate, 133 people (63.03 percent) won a very satisfying title, and 60 people (28.44 percent) Achieve the title with praise or cumlaude.

    While Postgraduate Graduates (S2) There are four people (13.79 percent) achieved the title of satisfactory, and 19 people (65.52 percent) won the title very satisfying and six people (20.69 percent) won the title with praise or cumlaude . & nbsp;

    Furthermore, UPY Rector, Paiman said, the stages of achieving the vision, mission, goals and targets of UPY in 2018-2022 entered the third stage. Namely building an image to realize UPY’s superiority at the ASEAN level.

    To realize this advantage, the Chancellor encourages the improvement of the academic and institutional performance, the HR field, and the fields of student affairs, alumni and cooperation. “We do this so that UPY can run faster to pursue the targets that have been set,” he said.

    To be able to realize this target, all academicians are committed to UPY ready to grow 10x larger. ‘We have to run faster exponentially, it’s not enough just to run linearly. We have to work together to close ranks to build joint strength, ‘he said.

    ‘We always think positive and exponential that all of that can be realized. We are sure and always look for solutions to what to do and quickly act to achieve the target. Moreover, what we have aspired to get a positive response from the Yogyakarta PGRI University Pembina Foundation (YP-UPY), ‘he added.

    To accelerate this desire, to expand access to education in the UPY community in 2018/2019 has opened a new study program for the S1 program. Namely Extraordinary Education (PLB) and Early Childhood Education (PAUD).

    ‘Now we ask for his prayers, hopefully the new Industrial Engineering Study Program will soon get an operational permit from the Ministry of Research and Technology this year,’ he said.

    ‘This year, we are also trying to submit the opening of three new health science study programs. Namely Study Program, Pharmacy, Health Analyst and Nutrition Science, ‘added the Chancellor.

    In the presence of graduates the Chancellor advised, that success is not a coincidence, but must be planned. Because, he said, life chose. Then face life with hard work, then one day life will be soft.

    ‘On the contrary if life is faced softly, then one day life will be hard to you. For that, my message should not be easily given up, because success is determined by yourself, not someone else, ‘the message.

  • UPY Bertekad Menjadi Perguruan Tinggi Unggul

    UPY Bertekad Menjadi Perguruan Tinggi Unggul

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), tahun 2030 bertekad menjadi perguruan tinggi unggul dengan menghasilkan lulusan yang bertaqwa, kompetitif, profesional, memiliki komitmen nasional, dan berwawasan global. Maka untuk mewujudkan itu, sejak beberapa tahun terakhir ini UPY mulai berbenah.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr Ir Paiman MP, mengatakan hal itu saat memwisuda 240 sarjana dan pasca sarjana di Auditorium Kampus UPY, Jalan PGRI 1 Sonosewu, Yogyakarta, Sabtu (30/6). Dari jumlah wisudawan tersebut, 91 laki-laki dan 149 wanita serta 29 lulusan program Magister Pendidikan (S2) dan 211 orang lulusan program strata satu (S1).

    Wisudawan S1 terdapat tiga orang (1,42 persen) meraih predikat lulus, 15 orang (7,11 persen) meraih predikat memuaskan, 133 orang (63,03 persen) meraih predikat sangat memuaskan, dan 60 orang (28,44 persen) meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.

    Sementara wisudawan Pascasarjana (S2) terdapat empat orang (13,79 persen) meraih predikat memuaskan, dan 19 orang (65,52 persen) meraih predikat sangat memuaskan dan enam orang (20,69 persen) meraih predikat dengan pujian atau cumlaude.  

    Lebih lanjut Rektor UPY, Paiman mengatakan, tahapan mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran UPY tahun 2018-2022 memasuki tahapan ketiga. Yakni membangun image untuk mewujudkan keunggulan UPY pada tingkat ASEAN.

    Untuk mewujudkan keunggulan tersebut, rektor mendorong ditingkatkan kinerja bidang akademik dan kelembagaan, bidang SDM, dan bidang kemahasiswaan, alumni dan kerja sama. ‘Hal itu kami lakukan agar UPY bisa lari lebih cepat untuk mengejar target yang telah ditetapkan,’ katanya.

    Untuk dapat mewujudkan target tersebut, seluruh sivitas akademika berkomitmen UPY siap bertumbuh 10x lebih besar. ‘Kami harus lari lebih cepat secara eksponensial, tidak cukup hanya berjalan secara linier. Kami harus bahu-membahu merapatkan barisan untuk membangun kekuatan bersama,’ ujarnya.

    ‘Kami selalu berpikir positip dan eksponensial bahwa semua itu bisa diwujudkan. Kami yakin dan selalu mencari solusi apa yang harus dilakukan serta cepat bertindak untuk meraih target. Apalagi apa yang selama ini kami cita-citakan mendapat sambutan positif dari pihak Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta (YP-UPY),’ imbuhnya.

    Untuk mempercepat keinginan tersebut, maka untuk memperluas akses pendidikan di masyarakat UPY tahun 2018/2019 telah membuka program studi baru untuk program S1. Yaitu Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    ‘Kini kami mohon doanya semoga prodi baru Teknik Industri segera mendapat izin operasional dari Kemenristekdikti tahun ini,’ katanya.

    ‘Tahun ini, kami juga sedang berusaha mengajukan pembukaan tiga program studi baru ilmu kesehatan. Yaitu prodi, Farmasi, Analis Kesehatan dan Ilmu Gizi,’ tambah rektor.

    Di hadapan wisudawan rektor berpesan, bahwa sukses bukan faktor kebetulan, tetapi harus direncanakan. Sebab, kata dia, hidup itu memilih. Maka hadapi hidup dengan kerja keras, maka kelak suatu saat kehidupan akan lunak.

    ‘Sebaliknya bila hidup ini dihadapi dengan lunak, maka suatu saat kehidupan akan keras kepada anda. Untuk itu, pesan saya jangan mudah menyerah, karena sukses ditentukan oleh dirimu sendiri bukan orang lain,’ pesannya.

  • Materi Pembekalan KKN UPY 2018

    Materi Pembekalan KKN UPY 2018

    Model penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata Universitas PGRI Yogyakarta Tahun Akademik 2017/2018 ada 2 jenis, yaitu: Kuliah Kerja Nyata Reguler dengan ketentuan sebagai berikut : Dilaksanakan di masyarakat (bermalam di masyarakat) selama satu bulan, Peserta adalah mahasiswa yang belum bekerja. Untuk Kuliah Kerja Nyata Alternatif, dengan ketentuan sebagai berikut : Dilaksanakan di komunitas sosial, panti sosial, panti asuhan, pondok pesantren, minimal 4 jam per hari, Melaksanakan kegiatan bakti kampus minimal 9 jam per minggu, Waktu Pelaksanaan selama satu bulan, Peserta adalah mahasiswa yang sudah bekerja atau sudah berkeluarga.

    Adapun untuk menunjang pelaksanaan KKN UPY 2018, diadakan pembekalan KKN UPY 2018, yang dilaksanakan Rabu, 31 Januari 2018, Kamis 1 Februari 2018, Sabtu, 3 Februari 2018 pukul 08.00, yang bertempat di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Kelengkapan Dokumen KKN dapat diunduh pada tautan berikut ini:

    1. Form Observasi
    2. Matrik Rencana
    3. Kelengkapan Dokumen

    Adapun materi pembekalan KKN dapat diunduh disini