Penulis: Humas UPY

  • Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Yogyakarta Kembali Berprestasi di Level Nasional

    Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Yogyakarta Kembali Berprestasi di Level Nasional

    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta dengan bangga mengumumkan prestasi luar biasa yang diraih oleh mahasiswi-mahasiswinya dalam Kompetisi Bahasa Inggris Nasional terbaru. Dua mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris telah berhasil meraih penghargaan prestisius di tingkat nasional yang digelar oleh Universitas Respati Yogyakarta.

    Amel, mahasiswi semester lima, berhasil meraih juara pertama dalam kategori Penulisan Puisi. Puisinya yang berjudul “Soul” berhasil memukau para juri dengan tema-tema yang mendalam dan kualitas lirisnya yang menonjol. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga membuktikan dedikasi, kreativitas, dan standar tinggi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas PGRI Yogyakarta.

    Selain itu, Julia, mahasiswi semester tiga, berhasil meraih juara tiga dalam kategori Pembawa Berita. Penampilannya yang luar biasa menunjukkan keterampilan komunikasi yang kuat, kepercayaan diri, dan ketenangan di bawah tekanan. Prestasi ini juga menyoroti pelatihan komprehensif dan dukungan yang diberikan oleh universitas untuk membantu mahasiswa berprestasi di berbagai bidang.

    Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Esti Setiawati, menyatakan, “Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh para mahasiswi kami. Kemenangan ini menunjukkan komitmen mereka dalam belajar dan berkarya. Kami akan terus mendukung dan memberikan fasilitas terbaik untuk pengembangan bakat dan keterampilan mahasiswa kami.”

    Kedua prestasi ini mencerminkan komitmen Universitas PGRI Yogyakarta untuk membina individu-individu berbakat dan menciptakan lingkungan yang mendorong keunggulan akademik dan ekstrakurikuler. Penghargaan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi universitas, tetapi juga menginspirasi mahasiswa lain untuk berusaha mencapai yang terbaik di bidang mereka masing-masing.

  • Teknologi IoT untuk Selamatkan Bayi di Kaki Gunung Merapi

    Teknologi IoT untuk Selamatkan Bayi di Kaki Gunung Merapi

    Sleman, Yogyakarta — Dusun Selorejo, sebuah kawasan di kaki Gunung Merapi, memiliki pesona alam yang menakjubkan. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan ancaman serius bagi kesehatan bayi baru lahir: risiko hipotermia. Minimnya akses ke fasilitas kesehatan dan peralatan medis yang memadai membuat bayi-bayi yang baru lahir di daerah ini rentan terhadap gangguan suhu tubuh yang berbahaya.

    Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Teknologi Rekayasa Elektromedis Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) meluncurkan sebuah inovasi yang menggabungkan teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Mereka mengembangkan alat infant warmer berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk membantu mengatasi masalah hipotermia pada bayi baru lahir di Dusun Selorejo.

    Alat infant warmer berbasis IoT yang dikembangkan ini tidak hanya memberikan kehangatan stabil untuk bayi, tetapi juga dilengkapi dengan sistem pemantauan suhu tubuh secara real-time. Fitur canggih ini memungkinkan bidan dan kader kesehatan di desa tersebut untuk memantau kondisi bayi melalui aplikasi smartphone, sehingga bisa lebih efektif dalam memberikan perawatan.

    “Alat ini tidak hanya menjaga suhu tubuh bayi, tetapi juga memberi rasa aman bagi orang tua, karena mereka tahu bahwa bayi mereka dalam pengawasan yang baik dan terus-menerus,” ujar Ekha Rifki Fauzi, Ketua Tim Pengabdian dari UPY.

    Inovasi ini tak hanya berfokus pada distribusi alat, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat setempat. Tim pengabdian telah mengadakan berbagai pelatihan bagi bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat umum mengenai cara penggunaan alat, penyusunan SOP (standar operasional prosedur), dan simulasi penanganan kasus hipotermia.

    “Pendekatan kami adalah melibatkan masyarakat sejak awal, mulai dari identifikasi masalah hingga pelaksanaan dan evaluasi, sehingga mereka merasa memiliki tanggung jawab yang sama terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di desa ini,” tambah Ekha.

    Meskipun memberikan dampak positif, program ini tidak lepas dari tantangan. Infrastruktur listrik dan konektivitas internet yang terbatas menjadi hambatan dalam memaksimalkan penggunaan alat berbasis IoT ini. Namun, semangat masyarakat Selorejo, terutama para kader kesehatan dan Bidan Arum, menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

    “Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberi manfaat jangka panjang. Kami juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi penggunaan alat ini agar memberikan dampak yang lebih luas,” kata Ekha.

    Selain itu, alat infant warmer berbasis IoT ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, terutama kawasan pegunungan dengan risiko tinggi terhadap hipotermia pada bayi baru lahir.

    Dengan hadirnya teknologi ini, Klinik Bidan Arum kini memiliki harapan baru untuk menurunkan angka kematian bayi akibat hipotermia. Lebih dari itu, program ini juga membuktikan bagaimana teknologi bisa bersinergi dengan pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan di daerah terpencil.

    “Ini bukan hanya tentang alat, tetapi tentang menyelamatkan nyawa,” pungkas Ekha dengan penuh harapan.

    Program inovatif ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dan kolaborasi dengan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang efektif dan berkelanjutan di daerah yang selama ini terpinggirkan.

  • PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI UPY 2024 TAHAP VI

    PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI UPY 2024 TAHAP VI

    Universitas PGRI Yogyakarta membuka kesempatan kepada Anda yang bertalenta pendidik untuk berkarya sebagai Dosen di Universitas PGRI Yogyakarta, adapun persyaratan dan pendaftaran bisa di lihat melalui link

    DOWNLOAD

  • SEMINAR INTERNASIONAL PRODI PPKN

    SEMINAR INTERNASIONAL PRODI PPKN

    ✨ SEMINAR INTERNASIONAL PRODI PPKN ✨

    📚 Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PGRI Yogyakarta Mempersembahkan:

    🎙️ SEMINAR INTERNASIONAL 🎙️
    Dengan tema:
    “INOVASI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL”

    🪄 Timeline 🪄
    📌 Pendaftaran : 7 – 23 November 2024
    📌 Pelaksanaan : 26 November 2024
    ⏰ Pukul : 08.00 WIB
    📍 Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta

    🖋️ Link Pendaftaran 🖋️
    https://bit.ly/pendaftaranSeminarInternasional2024

    💵 HTM 💵
    Rp 45.000 (Diskon 35% = Rp 30.000)

    🔓 Terbuka untuk Umum 🔓

    📌 Benefit
    ✨ E-sertifikat
    ✨ Ilmu yang bermanfaat
    ✨ Relasi
    ✨ Snack

    💳 Pembayaran

    • Dana: 0895406582255 (Jundi Al Baehaqi)
    • Rekening BRI: 6805 0103 4024 531 (Jundi Al Baehaqi)
      📞 Narahubung
      +62 894 0658 225 (Jundi Al Baehaqi)

    Segera daftarkan diri kalian dan jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengembangkan diri dan menambah wawasan! Yuk, tunggu apa lagi?

  • PARTISIPASI UPY DALAM SIXTH ASEAN-CHINA FORUM OF PRIVATE HIGHER EDUCATION DEVELOPMENT AND COOPERATION

    PARTISIPASI UPY DALAM SIXTH ASEAN-CHINA FORUM OF PRIVATE HIGHER EDUCATION DEVELOPMENT AND COOPERATION

    Bangkok, 14-15 November 2024 – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali berkontribusi aktif dalam kegiatan internasional dengan menghadiri 2024-Sixth ASEAN-China Forum of Private Higher Education Development and Cooperation and Fourth Annual Meeting of the ASEAN-China Alliance for Private Higher Education Institutions (ACAPHEI) yang diselenggarakan di Sripatum University, Bangkok, Thailand. Forum ini dihadiri oleh seluruh anggota ACAPHEI yang terdiri dari perguruan tinggi swasta di negara-negara ASEAN dan China.

    Hari pertama kegiatan dimulai dengan sambutan dari tuan rumah, Dr. Wirat Lertpaitoonpan, Vice President Sripatum University (SPU). Dalam sambutannya, Dr. Wirat menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif anggota ACAPHEI dalam forum tahunan ini. Acara dilanjutkan dengan campus tour, memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal fasilitas dan keunggulan akademik dari Sripatum University. Pada kesempatan ini, UPY mendatangkan 2 utudan yaitu Bapak Guruh Ghifar Zalzalah, S.E, M.Sc yang merupakan sekertaris dari Kantor Urusan Kerjasama dan Urusan Internasional UPY dan juga dosen dari prodi manajemen serta Bapak Dr. Victor Novianto selaku ketua tim penelitian internasional dan juga kaprodi S2 PIPS UPY.

    Pada sesi malam harinya, peserta mengikuti seremonial budaya Thailand, Loy Kra Tong, yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota tetapi juga memperkenalkan warisan budaya Thailand kepada peserta internasional.

    Hari kedua forum diisi dengan presentasi hasil penelitian dan program kerja ACAPHEI untuk tahun 2024. Delegasi UPY berkesempatan memaparkan program unggulan yang telah dilaksanakan dan memberikan masukan strategis untuk pengembangan program di masa depan.

    Forum ini juga menjadi ajang penjajakan kegiatan untuk tahun 2025, dengan diskusi mendalam mengenai kolaborasi akademik dan pengembangan program inovatif di antara anggota. Rencana yang dibahas meliputi penguatan jejaring penelitian, pertukaran mahasiswa, dan pelatihan dosen di tingkat internasional.

    Partisipasi UPY dalam forum ini menunjukkan komitmen universitas untuk terus menjalin hubungan internasional dan memperluas dampak akademik di kancah global. Forum ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga menjadi landasan kuat untuk kolaborasi yang lebih erat di tahun mendatang.

  • Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif UPY Gelar Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1

    Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif UPY Gelar Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1

    Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1, yang diikuti oleh mahasiswa semester 3. Kegiatan ini diselenggarakan di tiga sekolah mitra, yaitu SMK Negeri 3 Yogyakarta, SMK Muhammadiyah Bambanglipuro, dan SMK Negeri 2 Yogyakarta.

    PLP 1 bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dinamika dunia pendidikan di lapangan, terutama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam kegiatan ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengamati proses pembelajaran, mengenal struktur dan manajemen sekolah, serta mempelajari berbagai aspek pendidikan vokasional yang relevan dengan kompetensi yang mereka pelajari di kampus.

    Ketua Program Studi PVTO UPY, Bayu Gilang Purnomo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai peran guru vokasional. Ia juga berharap kegiatan ini dapat mengasah keterampilan mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah kejuruan.

    “Melalui PLP 1, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang implementasi pendidikan vokasional di SMK, serta membangun pengalaman yang akan bermanfaat saat mereka memasuki dunia kerja sebagai pendidik di bidang otomotif,” ujar Bayu.

    Kegiatan PLP 1 ini merupakan bagian dari rangkaian program akademik yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam dunia pendidikan vokasional. Diharapkan, pengalaman ini akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di masa depan, khususnya dalam bidang pendidikan vokasional otomotif.

  • Orientasi Mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2024 Universitas PGRI Yogyakarta Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme Guru

    Orientasi Mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2024 Universitas PGRI Yogyakarta Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme Guru

    Universitas PGRI Yogyakarta kembali menggelar Orientasi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2024. Kegiatan orientasi ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme calon guru untuk mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, inovatif, dan berintegritas.

    Orientasi yang diadakan pada 30 September 2024 ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa PPG pada berbagai aspek penting dalam program pendidikan profesi guru. Selain itu, orientasi ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pendidikan PPG dengan baik dan memadai.

    Pada tahap ketiga PPG tahun 2024 ini, Universitas PGRI Yogyakarta menerima sekitar 600 mahasiswa yang akan mengikuti program ini. Para mahasiswa akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai tujuan program, kurikulum, serta metode pembelajaran yang diterapkan selama proses PPG berlangsung. Dengan dukungan penuh dari universitas, mahasiswa diharapkan dapat memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    “Orientasi ini sangat penting karena tidak hanya mengenalkan struktur dan kurikulum program, tetapi juga membangun mentalitas dan komitmen mahasiswa untuk menjadi tenaga pendidik yang profesional. Kami berkomitmen memberikan pendampingan maksimal kepada mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan program PPG ini dengan hasil yang memuaskan,” ujar Dr. Dhiniaty Gularso (Kaprodi PPG UPY) dalam sambutannya.

    Adapun tujuan utama dari orientasi ini adalah:

    1. Memberikan Pemahaman Program: Mahasiswa diharapkan dapat memahami struktur, kurikulum, serta target kompetensi yang harus dicapai selama PPG.
    2. Membangun Mentalitas dan Komitmen: Membangun mentalitas dan komitmen sebagai tenaga pendidik profesional yang siap mendidik generasi bangsa dengan sepenuh hati.
    3. Pengembangan Keterampilan Mengajar: Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai metode dan teknik pengajaran yang sesuai dengan perkembangan pendidikan terkini.

    Melalui orientasi ini, Universitas PGRI Yogyakarta berharap seluruh mahasiswa PPG Guru Tertentu dapat menjalani pendidikan dengan penuh tanggung jawab dan menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. Di akhir program, para mahasiswa diharapkan siap menjadi guru profesional yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

    Dengan adanya orientasi ini, diharapkan para mahasiswa akan siap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan serta berkontribusi positif dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.

  • Kunjungan Silaturahmi dan Benchmarking Universitas PGRI Yogyakarta ke Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

    Kunjungan Silaturahmi dan Benchmarking Universitas PGRI Yogyakarta ke Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

    Dalam upaya mempererat hubungan antar perguruan tinggi dan meningkatkan kolaborasi di bidang pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melakukan kunjungan silaturahmi serta benchmarking ke Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon pada hari Selasa, 5 November 2024. Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Pembina Yayasan PGRI UPY, Bapak Armansyah Prasakti, S.H., Sp.N., M.H., bersama Rektor UPY Dr. Ir. Paiman, M.P., serta jajaran pimpinan lainnya, di antaranya Wakil Rektor 3 UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd., dan perwakilan dari Sekretaris Rektor, Humas Protokoler, serta Unit Penerimaan Mahasiswa Baru.

    Rombongan UPY disambut hangat oleh pihak Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), yang dipimpin oleh Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., ICU., IRR., serta didampingi oleh Wakil Rektor 1 hingga Wakil Rektor 4 UGJ, Dr. Cita Dwi Rosita, S.Pd., M.Pd., beserta Dekan-dekan dan jajaran pimpinan unit UGJ lainnya.

    Kunjungan ini bertujuan untuk membangun sinergi antar kedua universitas, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan perguruan tinggi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam pengelolaan akademik, penerimaan mahasiswa baru, dan pemanfaatan teknologi dalam administrasi kampus.

    Armansyah Prasakti, S.H., Sp.N., M.H., selaku Ketua Pembina Yayasan PGRI UPY, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara kedua universitas. “Kami berharap melalui kunjungan ini, kita dapat memperluas kerja sama dan saling bertukar pengalaman, terutama dalam hal penerimaan mahasiswa baru serta peningkatan kualitas akademik,” ujarnya.

    Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., ICU., IRR., dalam kesempatan tersebut memaparkan berbagai kebijakan dan inovasi yang telah diterapkan UGJ, seperti penerapan sistem seleksi mahasiswa baru berbasis teknologi yang lebih terintegrasi. “Kami sangat mengapresiasi kunjungan UPY. Diskusi ini membuka wawasan baru bagi kami terkait dengan strategi manajerial dalam penerimaan mahasiswa baru,” tambah Dr. Cita Dwi Rosita, Wakil Rektor 4 UGJ.

    Sementara itu, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P., menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. “Kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi kedua universitas, terutama dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan dan memperluas wawasan akademik,” tuturnya.

    Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dari sinergi yang lebih luas antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Universitas Swadaya Gunung Jati, yang tidak hanya bermanfaat bagi kedua universitas, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia secara keseluruhan. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang, memberikan dampak positif, dan menginspirasi perguruan tinggi lainnya untuk membangun kemitraan yang lebih produktif.

  • Guntur Sulistyo Ariwibowo, Mahasiswa Prodi IKOR UPY Jadi Bagian Timnas Futsal Indonesia Yang Berhasil Menjuarai Piala AFF Futsal 2024

    Guntur Sulistyo Ariwibowo, Mahasiswa Prodi IKOR UPY Jadi Bagian Timnas Futsal Indonesia Yang Berhasil Menjuarai Piala AFF Futsal 2024

    Guntur Sulistyo Ariwibowo, mahasiswa program studi Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Yogyakarta, baru saja mengukir sejarah gemilang dalam dunia futsal Indonesia. Guntur menjadi bagian dari Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia yang berhasil meraih juara Piala AFF Futsal 2024 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 di pertandingan final yang berlangsung di Terminal Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11) malam.

    Keberhasilan Indonesia menjuarai Piala AFF 2024 ini menjadi pencapaian luar biasa bagi dunia futsal Tanah Air, mengingat ini adalah gelar kedua mereka setelah terakhir kali meraih trofi serupa pada 2010. Guntur, yang juga dikenal aktif di dunia akademis sebagai mahasiswa Ilmu Keolahragaan, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Ini adalah hasil dari kerja keras dan doa. Saya sangat bangga bisa membawa Indonesia meraih juara Piala AFF, apalagi ini menjadi momen yang tak terlupakan dalam perjalanan karier saya sebagai atlet futsal,” ujar Guntur dengan penuh semangat.

    Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Guntur, tetapi juga bagi Universitas PGRI Yogyakarta, tempat ia menempuh pendidikan. Pihak universitas memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan dan prestasi Guntur, yang sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun olahraga.

    Kemenangan Indonesia di Piala AFF 2024 ini menjadi simbol kebangkitan futsal Indonesia di level Asia Tenggara. Para penggemar futsal di Indonesia berharap pencapaian ini dapat menjadi momentum bagi perkembangan futsal di seluruh penjuru tanah air, serta memberikan dorongan bagi generasi muda untuk terus mengejar impian mereka di dunia olahraga.

    Piala AFF Futsal 2024 menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, komitmen, dan semangat juang yang tinggi, Indonesia mampu bersaing dan meraih prestasi di kancah internasional, serta menunjukkan bahwa mahasiswa seperti Guntur Sulistyo Ariwibowo juga dapat mencapai kesuksesan besar di luar dunia akademis.

    Selamat kepada Guntur dan seluruh pemain serta Official Timnas Futsal Indonesia atas prestasi luar biasa ini!

  • Pengumuman Pendaftaran Ujian Action Program Periode IV Th 2024

    Download pengumuman pendaftaran ujian AP periode IV pada link dibawah ini :

    DOWNLOAD PENGUMUMAN