Bagi peserta yang namanya sudah terdaftar dimohon untuk join grub TELEGRAM untuk mengikuti informasi berikutnya, untuk join silahkan klik link atau scan barcode berikut :
Untuk kesekian kalinya UPY membuat inovasi yang telah melalui penelitian dan sudah di praktekkan yaitu membudidayakan penanaman padi dengan sistem Salibu.
Hal tersebut dilakukan oleh fakultas pertanian Universitas PGRI Yogyakarta dipersawahan milik kelompok petani di daerah Keloran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Budidaya penanaman padi dengan sistim Salibu merupakan modifikasi budidaya padi sistem Ratun (ratoon) yang pernah dikembangkan di beberapa daerah di Indonseia.
Dengen sistem Salibu ini dapat menghasilkan produksi gabah sekitar 60% dari hasil tanaman induk. Ini disamapaikan kepada bernasnews oleh rektor UPY Dr.Ir.Paiman, M.P pada saat panen raya padi Sistem Salibu di area persawah dusun Keloran pada Sabtu (1/5/2024).
Panen raya perdana budidaya padi sistem Salibu ini dilakukan oleh Rektor UPY Paiman, Ketua Yayasan Pembina PGRI Armansyah Prasakti,S.H.,S.Pn.,M.H, Panewu Kapanewon Kasihan Subarta,S.Sos.,M.Si, yang disaksikan dari Balai Pelatihan Pertanian Kasihan, Dosen pendamping, mahasiswa fakultas pertanian UPY dan kelompok tani dusun Keloran.
Sebelum melakukan panen raya tersebut, Rektor Paiman menyampaikan bahwa budidaya ini dikembangkan dalam rangka meningkatkan tingkat perekonomian para petani karena tanaman padi yang dilakukan dengan sistem biasa dalam satu tahun hanya bisa panen 3 kali tetapi dengan sistem Salibu ini para petani bisa panen dalam setahun bisa 4 kali panen.
”Sistem Salibu ini selain menekan biaya dan tenaga dalam perawatannya tetapi juga akan menghasilkan panen padi yang lebih banyak”, ungkap Paiman, Sabtu (1/6/2024).
“Setelah tanaman padi dipanen para petani tidak perlu mengolah tanah lagi dengan Mluku dan menanam pohon baru lagi, tetapi cukup memotong batang padi yang tersisa kurang lebih 2,5 sampe 3 cm dari permukaan tanah sehingga akan tumbuh tunas batang padi baru lagi, dan sistem ini bisa dilakukan untuk 3 kali panen dan setelah 3 kali diganti dengan tanam padi yang baru”, imbuhnya.
Sementara itu Ketua Pembina Yayasan PGRI Armansyah menyampaikan bahwa Yayasan mendukung semua kegiatan yang baik dan positif karena ini juga untuk mempromosikan fakultas Pertanian UPY kepada masyarakat dan pemerintah bahwa UPY juga bias memberikan sesusatu yang bermanfaat untuk pemerintah dan masyarakat dengan hasil dari penelitian sistem Silabu ini.
“Harapan kami dari Yayasan adalah hasil dari penelitian budidaya sistem Silabu ini dapat bermanfaat untuk bisnis yang luas dan dapat untuk meningkatkan hidup dan perekonomian para petani “, Kata Armansyah.
“Untuk penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan pada setiap tahunnya dari dari mahasiswa ataupun dosen juga untuk menyekolahkan para dosen, kami siap membantu dengan anggaran , seperti tahun ini kami tingkatkan anggaran untuk hal tersebut sebanyak 2 (dua) milyar yang lebih banyak dari tahun – tahun sebelumnya yang kurang dari 1 mliyar”, pungkasnya.
Universitas PGRI Yogyakarta mengadakan lelang penawaran pengadaan barang/jasa Hibah PKKM 2024 UPY. Peserta yang berminat dapat mengikuti lelang dengan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan secara daring pada googleform dalam surat pemberitahuan lelang penawaran berikut.
Kepada para peserta test EPT untuk memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
Peserta wajib datang di lokasi tes 15 menit sebelum jadwal ujian. Dikarenakan waktu pengerjaan tes selama 60 menit, dan sebelumnya pengawas akan menjelaskan mekanisme pengerjaan soal kurang lebih 5-10 menit.
Peserta membawa kartu identitas yang masih berlaku (KTP/Kartu Mahasiswa/SIM).
Peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis dan kartu identitas ke meja ujian.
Peserta yang datang terlambat tidak diberi tambahan waktu (resiko ketinggalan soal listening di section 1, 2, maupun 3).
Peserta tidak diperkenankan pindah kelompok dan atau pindah jam ujian kecuali ada alasan yang logis dan diterima oleh pengelola Pusat Bahasa. (dapat menghubungi pengelola Pusat Bahasa dalam kurun waktu 1×24 jam setelah jadwal di edarkan).
Peserta yang tidak mengikuti ujian tanpa konfirmasi sebagaimana jadwal tersebut di atas (Tabel 1), dianggap Tidak Lulus (kecuali ada alasan yang logis dan diterima oleh pengelola Pusat Bahasa) dan tes untuk yang bersangkutan akan ditentukan kemudian hari.
CP : 0813 2581 5705 (Admin via /Telegram/Instagram).
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadikan perhatian sebagaimana mestinya.
Pada hari Selasa, 21 Mei 2024, telah dilaksanakan kegiatan Visiting Lecture & Doctoral Program Socialization di Ruang Sidang Rektor Universitas PGRI Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran dekanat dan kepala program studi Universitas PGRI Yogyakarta bertempat di Ruang Sidang Rektorat Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Rektor Universitas PGRI Yogyakarta dan Kepala Pengurus Yayasan Universitas PGRI Yogyakarta.
Acara inti diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Universitas PGRI Yogyakarta dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia. Penandatanganan MOU ini diharapkan dapat mempererat kerjasama antara kedua universitas dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang pendidikan dan penelitian.
Selain itu, Dr. Dwi Santoso, selaku Deputy Vice Chancellor for Global Engagement and Corporations dari Universiti Muhammadiyah Malaysia, memberikan presentasi mengenai sosialiasi program beasiswa doktor di Universiti Muhammadiyah Malaysia. Presentasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan peluang kepada para dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta yang berminat melanjutkan studi doktoral di Universiti Muhammadiyah Malaysia. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi para akademisi dan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta untuk mengembangkan kemampuan akademik dan profesional mereka melalui program-program yang ditawarkan oleh Universiti Muhammadiyah Malaysia.