Penulis: Humas UPY

  • Tim Futsal UPY Juara Supersoccer EURO FUTSAL Championship 2025 Regional: Bawa Pulang Trofi Juara, Gelar Best Player, Top Score, dan Team Fairplay

    Tim Futsal UPY Juara Supersoccer EURO FUTSAL Championship 2025 Regional: Bawa Pulang Trofi Juara, Gelar Best Player, Top Score, dan Team Fairplay

    Yogyakarta – Tim Futsal Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Supersoccer EURO FUTSAL Championship Futsal Campus Regional 2025, yang digelar di GOR Satria, Purwokerto, pada 22 September 2025.

    Tak hanya meraih gelar juara, sejumlah pemain Tim Futsal UPY juga menyabet penghargaan individual bergengsi. Yudha Yanuar Amerta dinobatkan sebagai Best Player, sedangkan Muhammad Taufik Amriyanto berhasil keluar sebagai Top Score turnamen. Selain itu, Universitas PGRI Yogyakarta juga dianugerahi penghargaan Team Fairplay, menandai performa unggul tidak hanya dari segi teknik, tetapi juga sportivitas.

    Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Dr. Andri Arif Kustiawan, M.OR., AIFO, Dosen Ilmu Keolahragaan UPY sekaligus Pelatih Tim Futsal UPY. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian luar biasa yang diraih tim.

    “Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi saya selalu mengingatkan kepada para pemain untuk tidak cepat puas. Justru capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik di kompetisi selanjutnya,” ujar Dr. Andri.

    Turnamen Supersoccer EURO FUTSAL Championship merupakan salah satu ajang bergengsi di tingkat mahasiswa, yang mempertemukan tim-tim futsal kampus terbaik dari berbagai daerah. Kemenangan ini menjadi bukti nyata konsistensi UPY dalam mencetak atlet muda berprestasi serta menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan olahraga di lingkungan kampus.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Jalin Kemitraan Internasional dengan Yuntech Taiwan

    Universitas PGRI Yogyakarta Jalin Kemitraan Internasional dengan Yuntech Taiwan

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan National Yunlin University of Science and Technology (Yuntech), Taiwan, pada Selasa, 30 September 2025. Penandatanganan berlangsung di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), yang menjadi tuan rumah pertemuan strategis seluruh jaringan Perguruan Tinggi PGRI di Indonesia.

    MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam rangkaian acara yang menandai penguatan jejaring akademik internasional. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kolektif 17 perguruan tinggi PGRI untuk membuka akses global dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi.

    Rektor Yuntech Taiwan hadir langsung memimpin delegasi, yang terdiri atas jajaran pimpinan universitas, alumni sukses, serta sejumlah pengusaha terkemuka dari Taiwan. Kunjungan ini mencerminkan keseriusan Yuntech dalam membangun kemitraan jangka panjang dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

    “Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah awal dari kolaborasi strategis yang luas, mencakup pertukaran pelajar dan dosen, riset bersama, serta pengembangan kewirausahaan lintas negara,” ujar Prof. Paiman usai penandatanganan.

    Momentum ini juga menjadi penegasan bahwa PGRI tidak hanya berperan sebagai organisasi pendidikan di dalam negeri, tetapi juga sebagai kekuatan akademik yang siap berjejaring secara global. Dengan kemitraan ini, mahasiswa dan sivitas akademika UPY akan memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pengalaman internasional dan sumber daya inovatif dari kampus mitra kelas dunia.

  • HMP PPKn UPY Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan 2025: Cetak Kader Pemimpin Muda Berkarakter

    HMP PPKn UPY Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan 2025: Cetak Kader Pemimpin Muda Berkarakter

    Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada Sabtu–Minggu, 20–21 September 2025 di kawasan Plosokuning, Turi, Sleman.

    Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota HMP PPKn UPY ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar kepemimpinan, menumbuhkan semangat berorganisasi, serta mempererat solidaritas antaranggota.

    Mengusung konsep pelatihan kepemimpinan kolaboratif dan kreatif, LDK 2025 menghadirkan tiga pemateri utama yang merupakan akademisi dan praktisi kepemimpinan dari lingkungan UPY:

    • Oktana Wahyu Perdana, M.Pd. membawakan materi bertema Branding Organisasi, menekankan pentingnya citra positif dan daya saing organisasi di tengah masyarakat.
    • Fajar Rahmad S., M.Pd. menyampaikan materi Motivasi Organisasi, memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk mengelola potensi diri dalam menggerakkan roda organisasi.
    • Supri Hartanto, M.Pd. membahas Prompt Engineering Organisasi sebagai pendekatan baru untuk membangun kreativitas dan inovasi kepemimpinan di era digital.

    Selain sesi materi, kegiatan juga dilengkapi dengan outbond, permainan kelompok, serta simulasi kepemimpinan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kerja sama tim, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah.

    Ketua panitia pelaksana, Faris, dalam keterangannya menyampaikan bahwa LDK ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa HMP PPKn untuk membangun karakter kepemimpinan yang kuat, tangguh, dan profesional.

    “LDK ini bukan hanya tentang membentuk pemimpin organisasi, tetapi juga mempererat ikatan emosional antaranggota agar tercipta sinergi yang solid dalam menjalankan program kerja ke depan,” ujarnya.

    Pelaksanaan LDK turut didukung oleh para demisioner HMP PPKn UPY periode 2024/2025, yakni Firli Afriyeni (Ketua HMP 2024/2025), Nadia Sekar Ning Tiyas, Novia Martin, Fransiskus Frengki Nawa, dan Diyan Gunadi, yang berperan sebagai pendamping kegiatan dinamika kelompok.

    Kegiatan berlangsung intensif selama dua hari, dimulai sejak pagi hingga malam hari, dalam suasana penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Lingkungan alam Plosokuning yang tenang dan asri turut menunjang suasana pembelajaran luar ruang yang efektif.

    Dengan terselenggaranya LDK 2025 ini, HMP PPKn UPY menargetkan lahirnya kader-kader mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, inovatif, dan mampu membawa nama baik Prodi PPKn UPY ke tingkat nasional maupun internasional.

  • Universitas PGRI Yogyakarta dan Universiti Malaysia Sabah Jalin Kerja Sama – Kolaborasi Strategis untuk Mendorong Pendidikan, Riset, dan Pelatihan

    Universitas PGRI Yogyakarta dan Universiti Malaysia Sabah Jalin Kerja Sama – Kolaborasi Strategis untuk Mendorong Pendidikan, Riset, dan Pelatihan

    Yogyakarta, 17 September 2025 — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dan Universiti Malaysia Sabah (UMS) dalam perancangan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai wujud komitmen mempererat kerja sama akademik lintas negara. Penandatanganan yang berlangsung di ruang sidang rektorat UPY ini dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Rektor UPY, dan Prof. Madya Dr. Mohd Sohaimi Esa, wakil Naib Canselor UMS.

    MoU ini menjadi tonggak penting dalam membangun kolaborasi strategis selama lima tahun ke depan, mencakup berbagai kegiatan akademik, ilmiah, dan kemahasiswaan. Kedua institusi sepakat mengembangkan program pelatihan praktis bagi mahasiswa, kegiatan ilmiah dan akademik, penelitian bersama, seminar, pengabdian masyarakat, pertukaran mahasiswa, magang mengajar, pelatihan, hingga lokakarya. Selain itu, mereka juga akan membuka ruang untuk kerja sama akademik lainnya yang akan disepakati kemudian.

    Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi internasionalisasi UPY. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas riset, serta membuka lebih banyak peluang mobilitas mahasiswa dan dosen,” ujarnya penuh antusias.

    Sementara itu, Prof. Madya Dr. Mohd Sohaimi Esa, menyampaikan optimismenya bahwa sinergi antar universitas di kawasan ASEAN dapat memperkuat fondasi pendidikan tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat regional. “Kerja sama ini bukan hanya tentang akademik, tapi juga soal bagaimana kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” tuturnya.

    Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama jangka panjang yang tidak hanya memperkuat bidang pendidikan, tetapi juga menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan di tingkat global.

  • 472 Lulusan UPY Siap Melangkah ke Dunia Lebih Luas dengan Semangat Baru

    472 Lulusan UPY Siap Melangkah ke Dunia Lebih Luas dengan Semangat Baru

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi menggelar Sidang Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Bertempat di Auditorium Kampus 1 UPY, sebanyak 472 wisudawan dan wisudawati merayakan pencapaian besar mereka dengan penuh kebanggaan dan haru.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan ucapan selamat yang tulus dan apresiasi tinggi kepada para lulusan atas ketekunan dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan.

    “Kelulusan ini bukan sekadar akhir dari sebuah proses belajar, tetapi juga awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan dan kesempatan,” ujarnya.

    Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada orang tua dan keluarga yang menjadi pilar penting dalam mendukung perjuangan para mahasiswa.

    “Dukungan dan doa kalian menjadi kekuatan yang membuat mereka sampai di titik ini. Terima kasih atas kepercayaan kepada UPY sebagai rumah belajar dan bertumbuh,” tambah Prof. Paiman.

    Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, MM., Ph.D., turut hadir memberikan motivasi bagi para wisudawan agar senantiasa menjaga semangat belajar sepanjang hayat dan terus mengembangkan diri.

    “Di dunia kerja nanti, tantangan akan terus hadir. Jadilah pembelajar sejati dan jagalah nama baik almamater UPY,” pesan Prof. Setyabudi.

    Wisuda ini bukan hanya momen formalitas, melainkan sebuah refleksi perjalanan panjang yang melibatkan pertumbuhan pribadi, nilai-nilai kehidupan, dan ikatan emosional yang kuat antara mahasiswa, dosen, dan keluarga. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para lulusan UPY siap melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya dengan keyakinan dan semangat yang tinggi.

  • Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025: Memperkokoh Nilai-Nilai Pancasila di Era Modern

    Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025: Memperkokoh Nilai-Nilai Pancasila di Era Modern

    Setiap tanggal 1 Oktober, Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum penting untuk mengenang dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Pada tahun 2025, peringatan ini kembali diadakan dengan tema yang relevan dalam menghadapi tantangan global dan dinamika sosial yang semakin kompleks.

    Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI), di mana upaya penggulingan pemerintahan sah yang berlandaskan Pancasila berhasil digagalkan. Peristiwa ini menjadi titik balik penting bagi bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

    Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, dan globalisasi, nilai-nilai Pancasila tetap menjadi perekat persatuan bangsa. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa mengajarkan pentingnya gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman.

    Pada 1 Oktober 2025, pemerintah dan masyarakat diajak untuk semakin mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga dunia kerja. Penanaman nilai-nilai ini penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan seperti disinformasi, intoleransi, dan perpecahan sosial.

    Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga momen untuk memperbarui komitmen seluruh bangsa Indonesia dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Di tahun 2025 ini, semangat Pancasila harus menjadi sumber kekuatan untuk membangun Indonesia yang adil, makmur, dan bersatu di tengah tantangan global.

  • PPKn UPY Laksanakan Review Kurikulum Berbasis OBE: Wujudkan Lulusan Unggul dan Adaptif

    PPKn UPY Laksanakan Review Kurikulum Berbasis OBE: Wujudkan Lulusan Unggul dan Adaptif

    Dalam upaya menyempurnakan kualitas pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Kamis, 17 Juli 2025 yang lalu. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPY dan menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. sebagai narasumber sekaligus reviewer kurikulum.

    Kegiatan ini menjadi langkah strategis Prodi PPKn UPY dalam memastikan kesesuaian dokumen kurikulum dengan standar capaian pembelajaran berbasis OBE, yang menitikberatkan pada hasil belajar, kompetensi lulusan, dan kesiapan menghadapi dunia nyata.

    “Review ini penting untuk menjamin bahwa kurikulum yang kami terapkan benar-benar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan, memiliki karakter Pancasila, serta siap bersaing di tingkat global,” ujar Supri Hartanto, M.Pd., Ketua Program Studi PPKn UPY.

    Acara berlangsung secara interaktif dengan diawali presentasi dari tim pengembang kurikulum. Selanjutnya, Prof. Rohmadi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penting kurikulum, mulai dari profil lulusan, capaian pembelajaran, hingga struktur mata kuliah.

    Dalam sesi evaluasi, Prof. Rohmadi menekankan pentingnya penguatan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia pendidikan saat ini, termasuk penyesuaian materi dengan isu-isu aktual seperti kebangsaan, demokrasi, transformasi digital, dan pengembangan soft skills.

    “Lulusan PPKn ke depan harus mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Maka kurikulum harus memberikan ruang untuk menumbuhkan kepemimpinan, empati, dan kemampuan berpikir kritis,” terang Prof. Rohmadi.

    Tak hanya memberi catatan kritis, beliau juga mengapresiasi semangat Prodi PPKn UPY dalam melakukan evaluasi berkelanjutan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka serta perumusan tindak lanjut revisi kurikulum yang akan segera diimplementasikan.

    Melalui kegiatan review ini, diharapkan kurikulum Prodi PPKn UPY semakin adaptif, berkualitas, dan relevan, serta mampu mencetak lulusan yang unggul, berwawasan kebangsaan, dan siap menjawab tantangan di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

  • 110 Mahasiswa PPG Resmi Dikukuhkan, Siap Menjadi Guru Profesional dan Bermartabat

    110 Mahasiswa PPG Resmi Dikukuhkan, Siap Menjadi Guru Profesional dan Bermartabat

    Yogyakarta, 22 September 2025 — Sebanyak 110 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun Akademik 2024/2025 Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi dikukuhkan dan mengucapkan sumpah profesi dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Auditorium UPY.

    Acara Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Profesi ini menjadi momen sakral yang menandai langkah awal para calon guru dalam mengemban tanggung jawab besar: mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan hati yang memerlukan dedikasi, komitmen moral, serta tanggung jawab yang tinggi terhadap masa depan generasi bangsa.

    “Guru bukan hanya pengajar, tetapi pembentuk karakter. Jadilah pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga menyentuh dengan keteladanan dan kasih sayang,” tutur Rektor UPY dengan penuh semangat.

    Prosesi pengambilan sumpah berlangsung secara khidmat, disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, keluarga, dan tamu undangan. Momen ini sekaligus meneguhkan komitmen para calon guru untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, dan terus mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.

    Sebagai bagian dari proses profesionalisasi guru, PPG tidak hanya menyiapkan calon pendidik dari sisi akademik dan pedagogik, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

    Pengukuhan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi para guru muda untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu, nilai-nilai kejujuran, dan semangat pengabdian, para lulusan PPG UPY diharapkan mampu menjadi sosok guru yang tidak hanya kompeten, tetapi juga inspiratif.

    UPY terus berkomitmen untuk mencetak pendidik yang unggul dan berkarakter, sesuai dengan visi menciptakan insan akademik yang cendekia, humanis, dan visioner.

  • Mahasiswa PPKn Universitas PGRI Yogyakarta Laksanakan KKL di Bali: Perkuat Pemahaman Nilai Budaya dan Pemerintahan Desa Adat

    Mahasiswa PPKn Universitas PGRI Yogyakarta Laksanakan KKL di Bali: Perkuat Pemahaman Nilai Budaya dan Pemerintahan Desa Adat

    Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sebagai bagian dari program pembelajaran luar kampus yang bertujuan memperkaya wawasan dan pengalaman mahasiswa. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 4 angkatan 2023 ini berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 pada bulan Juli 2025 yang lalu, dengan lokasi utama di Pulau Bali.

    Dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi PPKn, Supri Hartanto, M.Pd., serta didampingi oleh dosen pendamping, Oktana Wahyu Perdana, M.Pd., kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga edukatif secara sosial dan budaya. Kehadiran dosen pendamping memastikan jalannya kegiatan tetap kondusif dan terarah secara akademik.

    “Melalui KKL ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami Pancasila dan kewarganegaraan secara teori, tetapi juga melihat langsung praktik nilai-nilai tersebut dalam kehidupan masyarakat, terutama di desa adat yang sarat kearifan lokal,” ujar Supri Hartanto.

    Selama kegiatan, mahasiswa melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi strategis di Bali, antara lain Pemerintahan Desa Adat Sukawati, Desa Panglipuran, dan Bali Culture Center. Di setiap kunjungan, mahasiswa berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa, menggali informasi tentang sistem pemerintahan berbasis adat, pengelolaan pariwisata budaya, serta upaya pelestarian nilai-nilai tradisional yang masih terjaga kuat.

    Setiap harinya, mahasiswa juga mengikuti sesi diskusi kelompok dan refleksi materi untuk memperdalam pemahaman serta membangun pemikiran kritis terhadap isu-isu sosial budaya dan pemerintahan lokal.

    “Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami. Banyak hal yang tidak kami dapatkan di kelas, bisa kami temukan langsung di lapangan, terutama bagaimana masyarakat Bali menjaga budayanya sekaligus membangun desanya secara mandiri,” ungkap salah satu peserta KKL.

    Program KKL ini dirancang tidak hanya untuk menambah wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang tangguh, peka sosial, dan berjiwa nasionalis. Melalui pengalaman langsung, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat pelestarian budaya, serta mengembangkan kemampuan berpikir reflektif dan solutif dalam menghadapi tantangan kebhinekaan.

    Dengan berakhirnya kegiatan KKL tahun ini, Program Studi PPKn Universitas PGRI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa.

  • Deretan Mahasiswa UPY Harumkan Nama Kampus di Ajang PORDA DIY

    Deretan Mahasiswa UPY Harumkan Nama Kampus di Ajang PORDA DIY

    Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XVII Tahun 2025 resmi berakhir dengan sukses dan penuh semangat kompetitif. Ajang olahraga dua tahunan ini menjadi panggung bagi para atlet muda dari seluruh kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tak ketinggalan, mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) turut ambil bagian dan mencatatkan prestasi membanggakan.

    PORDA DIY XVII yang digelar pada 9–18 September 2025 di Kabupaten Gunungkidul ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dengan atmosfer yang meriah, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas. Acara ini juga menjadi ajang seleksi dan pembinaan atlet daerah yang diproyeksikan untuk berlaga di tingkat nasional dan internasional.

    Sejumlah mahasiswa UPY berhasil menorehkan prestasi gemilang di berbagai cabang olahraga. Berikut adalah nama-nama mahasiswa peraih medali:

    • Sempani Dina Septiani (Prodi BK) – Juara III Beregu Putri Bridge
    • Khusnul Qotimah (Prodi Ilmu Keolahragaan) – Juara II Hockey Indoor Putri
    • Isma Tukha Nur Sholeha (Prodi Ilmu Keolahragaan) – Juara III Lead Beregu Putri Panjat Tebing
    • Ansya Syira Azwa Aurora Soeradi (Prodi Ilmu Keolahragaan) – Juara I Boulder Tim Putri dan Juara I Lead Tim Putri Panjat Tebing
    • Feldin Azelfi Erbita Putra (Prodi Ilmu Keolahragaan) – Juara III Gulat Gaya Bebas 57 KG
    • Deriz Miftahul Firdaus (Prodi Agroteknologi) – Juara III Ringspot Full Contact -61 KG
    • Ilham Iqmarul Ilmi (Prodi Teknologi Hasil Pertanian) – Juara I Pencak Silat Kelas Putra 80–85 KG
    • Rizki Febrian (Prodi Manajemen) – Juara III Seni Tunggal IPSI Pencak Silat

    Prestasi ini membuktikan komitmen mahasiswa UPY tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan pengembangan karakter. Keikutsertaan mereka dalam ajang ini menjadi bukti bahwa semangat juang dan kerja keras dapat mengharumkan nama daerah dan almamater secara bersamaan.

    “Kami sangat bangga dengan pencapaian para mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa UPY mendukung penuh pengembangan bakat dan minat mahasiswa, termasuk di bidang olahraga,” ujar Wakil Rektor III UPY Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd.

    Ajang PORDA kali ini juga memperkuat rasa solidaritas antar-atlet, mempererat hubungan antar-kabupaten/kota, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap potensi olahraga daerah.

    Dengan hasil ini, diharapkan para atlet muda DIY, termasuk dari UPY, siap melangkah lebih jauh, menembus pentas nasional bahkan internasional. Lebih dari sekadar medali, semangat yang dibawa dari PORDA 2025 akan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus aktif, berprestasi, dan menjaga nilai-nilai sportivitas.