Penulis: Humas UPY

  • 🎓 Pengumuman Pembagian Sesi Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026

    🎓 Pengumuman Pembagian Sesi Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan bangga mengumumkan pembagian sesi Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026 yang akan dilaksanakan pada:

    📅 Sabtu, 27 September 2025
    📍 Universitas PGRI Yogyakarta

    Berikut pembagian sesi wisuda:

    🕡 Sesi I (06.30 – 11.00 WIB)

    • Fakultas Sains dan Teknologi (FST): Informatika, Arsitektur, Teknologi Biomedis
    • Fakultas Bisnis dan Hukum (FBH): Akuntansi
    • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): PIPS (S2), PVTO, Pendidikan Matematika, PPKN, PGSD, PG-PAUD

    🕛 Sesi II (12.00 – 16.00 WIB)

    • FST: Teknologi Rekayasa Elektro (TRE), Gizi, Farmasi
    • Fakultas Pertanian (FP): Agroteknologi, THP
    • FBH: Manajemen
    • FKIP: BK, Pendidikan Sejarah, PLB, PBI, PBSI

    📌 Catatan Penting:

    1. Daftar Calon Wisudawan/Wisudawati akan diumumkan pada 17 September 2025 di website resmi UPY: www.upy.ac.id.
    2. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi BAAK UPY melalui WhatsApp: 0896-0767-0806 (chat only).

    Mari bersama kita rayakan pencapaian luar biasa para calon wisudawan dan wisudawati UPY! 🎉

    unduh informasi Pembagian Sesi Wisuda

  • Mahasiswa PPG UPY Ubah Galon Bekas Jadi “Eco Laundry Bin” Ramah Lingkungan

    Mahasiswa PPG UPY Ubah Galon Bekas Jadi “Eco Laundry Bin” Ramah Lingkungan

    Dalam upaya menanggulangi limbah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat kampus, para calon guru dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) meluncurkan inovasi kreatif bertajuk “Eco Laundry Bin dari Galon Bekas”. Proyek ini digelar di lingkungan Masjid Universitas PGRI Yogyakarta pada bulan Mei yang lalu, dengan bimbingan langsung dari dosen pembimbing, Dr. Victor Novianto.

    Berangkat dari keprihatinan atas maraknya penggunaan plastik sekali pakai—terutama galon air minum yang kerap berakhir sebagai sampah—para mahasiswa menggagas solusi berkelanjutan yang tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga fungsional dan edukatif. Galon-galon bekas disulap menjadi tempat penyimpanan pakaian kotor (laundry bin) yang menarik dan berguna, terutama di area publik seperti masjid kampus.

    Proyek ini melibatkan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, dengan mengikutsertakan mahasiswa dan remaja masjid dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari:

    • Observasi kebutuhan dan potensi lingkungan sekitar,
    • Perancangan desain kreatif berbahan daur ulang,
    • Pelatihan teknis pengolahan limbah berbasis praktik,
    • Hingga evaluasi dampak dan kebermanfaatan produk di ruang publik kampus.

    Inisiatif ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama:
    ✅ Tujuan 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
    ✅ Tujuan 13 – Penanganan Perubahan Iklim

    Dengan pendekatan upcycling, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk bermanfaat dari limbah plastik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dan membangun kesadaran ekologis yang lebih dalam.

    “Melalui proyek ini, kami belajar bahwa menjadi pendidik berarti juga menjadi agen perubahan yang peduli pada keberlanjutan lingkungan,” ungkap salah satu peserta kegiatan dengan penuh semangat.

    Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh peserta, terutama dalam sesi praktik dan diskusi terbuka seputar pengelolaan limbah di lingkungan kampus. Kini, hasil karya Eco Laundry Bin telah digunakan secara aktif di area masjid UPY, sebagai simbol nyata perubahan kecil yang berdampak besar.

    Dr. Victor Novianto, dosen pembimbing kegiatan ini, menegaskan bahwa kepemimpinan calon guru tidak hanya dibentuk di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam aksi-aksi sosial dan lingkungan.

    “Proyek seperti ini membentuk karakter pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga peduli, solutif, dan mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat,” ujarnya.

    Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, mahasiswa PPG UPY kembali membuktikan bahwa pendidikan sejatinya adalah kekuatan untuk menciptakan perubahan positif—bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan yang lebih lestari.

  • “Jamu Sehat, Ekonomi Kuat”: Mahasiswa PPG UPY Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Warisan Budaya

    “Jamu Sehat, Ekonomi Kuat”: Mahasiswa PPG UPY Dorong Pemberdayaan Masyarakat Lewat Warisan Budaya

    Yogyakarta, April 2025 – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Program Studi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menunjukkan komitmen nyata dalam melestarikan budaya sekaligus memberdayakan masyarakat melalui sebuah Projek Kepemimpinan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional”. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurodholam, Dusun Brajan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu pengajian setempat.

    Mengusung tema “Jamu Sehat, Ekonomi Kuat”, projek ini bertujuan menghidupkan kembali warisan budaya Nusantara melalui edukasi mengenai manfaat tanaman herbal bagi kesehatan. Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini juga menjadi ruang tumbuhnya keterampilan baru dan semangat kewirausahaan lokal, dengan harapan jamu bisa diolah menjadi produk herbal rumahan yang bernilai ekonomis.

    Selama kegiatan, para peserta dikenalkan pada berbagai jenis tanaman herbal beserta khasiatnya. Mereka juga mengikuti demonstrasi pembuatan jamu tradisional seperti si Popon dan Kunir Asem, belajar membuat pelabelan produk untuk promosi, serta mempraktikkan langsung cara meracik jamu secara higienis dan ekonomis.

    “Kami berharap, para peserta tidak hanya bisa membuat jamu sendiri, tapi juga memahami nilai kesehatan, kemandirian, dan potensi ekonominya. Ini adalah warisan budaya yang bisa kita angkat kembali di tengah gaya hidup modern saat ini,” ujar Rinadi Trio Priambudi, Koordinator Projek.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program Projek Kepemimpinan mahasiswa PPG sebagai bentuk pengabdian nyata di masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa dituntut untuk menunjukkan kompetensi kepemimpinan yang tidak hanya akademis, tetapi juga kolaboratif dan kontekstual.

    “Projek ini adalah wujud nyata dari peran calon guru dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan. Mahasiswa PPG UPY telah membuktikan bahwa mereka mampu merespon kebutuhan riil masyarakat secara langsung dan kreatif,” terang Muncar Tyas Palupi, M.Hum., dosen pembimbing projek.

    Antusiasme peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa warisan budaya seperti jamu tradisional masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, pelestarian budaya bisa menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi dan kesehatan keluarga.

  • UPY Gelar Peletakan Batu Pertama Sportorium: Wujud Komitmen untuk Fasilitas Olahraga Mahasiswa

    UPY Gelar Peletakan Batu Pertama Sportorium: Wujud Komitmen untuk Fasilitas Olahraga Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga. Hal ini ditandai dengan digelarnya acara peletakan batu pertama pembangunan Sportorium “UPY Arena” pada Selasa, 2 September 2025, yang berlokasi di selatan Kampus Unit 3 UPY.

    Kegiatan simbolis ini menandai dimulainya proses pembangunan gedung olahraga baru yang dirancang sebagai pusat kegiatan keolahragaan mahasiswa dan sivitas akademika UPY. Sportorium tersebut diharapkan menjadi sarana yang representatif untuk mendukung aktivitas fisik, kompetisi olahraga antar mahasiswa, hingga event-event besar lainnya.

    Hadir dalam acara ini Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., bersama jajaran pimpinan universitas, Ketua Yayasan YP UPY, Drs. John Sabari, M.Si, serta Ketua Pembina YP UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H. Ketiganya turut melakukan peletakan batu pertama sekaligus menandatangani prasasti pembangunan UPY Arena, yang menjadi simbol harapan dan langkah awal untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang modern dan inklusif.

    Dalam sambutannya, Prof. Paiman menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar UPY dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aktif, dan mendukung pengembangan karakter mahasiswa secara menyeluruh.

    “UPY Arena tidak hanya menjadi tempat bertanding atau berolahraga, tetapi akan menjadi ruang tumbuhnya semangat sportivitas, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi masa depan,” ujar Rektor.

    Yang istimewa dari acara ini adalah partisipasi langsung dari mahasiswa KKN UPY angkatan ke-40, yang turut memberikan bantuan dana pembangunan Sportorium sebagai bentuk kontribusi nyata mereka terhadap kampus tercinta.

    Pihak universitas menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian serta semangat gotong royong mahasiswa dalam mendukung pembangunan infrastruktur kampus.

    “Kontribusi mahasiswa KKN UPY angkatan ke-40 ini sangat membanggakan. Ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya penerima fasilitas, tetapi juga bagian dari pembangunan dan perubahan,” tambah Prof. Paiman.

    Pembangunan Sportorium ini direncanakan dimulai dalam waktu dekat dan akan menjadi fasilitas penting bagi seluruh civitas akademika UPY. Selain digunakan untuk kegiatan olahraga rutin, gedung ini juga akan terbuka untuk berbagai aktivitas seperti senam massal, pelatihan, turnamen, dan event kreatif lainnya yang mendukung keseimbangan akademik dan non-akademik.

  • UPY dan CV Berkah Air Raharja Jalin Kerja Sama Penyediaan Air Minum “DAXU” untuk Kebutuhan Internal Kampus

    UPY dan CV Berkah Air Raharja Jalin Kerja Sama Penyediaan Air Minum “DAXU” untuk Kebutuhan Internal Kampus

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan CV Berkah Air Raharja terkait penyediaan dan distribusi air minum dalam kemasan (AMDK) merek “DAXU” yang diproduksi oleh PDAM Sleman. Penandatanganan ini berlangsung di Yogyakarta pada Jumat (29/8), menandai langkah nyata UPY dalam mendukung kebutuhan konsumsi air minum yang higienis dan berkualitas bagi seluruh sivitas akademika.

    Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dan Direktur CV Berkah Air Raharja, Farah Zainina Keshiki. Kedua belah pihak sepakat menjalin kerja sama dalam penyediaan air minum dalam kemasan yang memenuhi standar SNI, BPOM, serta telah tersertifikasi halal.

    Kerja sama ini bukan sekadar bentuk pengadaan barang, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung gaya hidup sehat dan keberlanjutan lingkungan kampus. Selain distribusi air minum, nota kesepahaman ini juga membuka peluang untuk relabel produk “DAXU” dengan desain yang disesuaikan untuk kebutuhan internal UPY, seperti kegiatan kampus dan promosi institusi.

    “Kami menyambut baik kerja sama ini karena selaras dengan semangat UPY dalam menyediakan lingkungan kampus yang sehat dan ramah terhadap kebutuhan mahasiswa dan seluruh elemen kampus,” ujar Prof. Paiman usai penandatanganan.

    Sementara itu dari pihak CV Berkah Air Raharja juga menyampaikan antusiasmenya terhadap kemitraan ini.

    “Kami berkomitmen menyediakan produk air minum yang tidak hanya aman dan berkualitas, tetapi juga mendukung identitas kampus melalui kemungkinan relabeling dengan branding UPY,” ujar Farah Zainina Keshiki.

    Ruang lingkup kerja sama ini akan diatur lebih lanjut dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK), yang mencakup aspek teknis seperti harga, pemesanan, mekanisme distribusi, dan pembayaran.

    Nota kesepahaman ini berlaku selama satu tahun sejak tanggal penandatanganan, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis kedua pihak.

    Dengan adanya kerja sama ini, Universitas PGRI Yogyakarta tidak hanya memastikan pemenuhan kebutuhan dasar kampus secara profesional, tetapi juga membangun kolaborasi yang lebih luas dengan pelaku usaha lokal, khususnya dalam mendukung produk daerah yang berkualitas.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Sukses Gelar PKKMB 2025: Menyiapkan Mahasiswa Baru Jadi Pribadi Mandiri dan Tangguh

    Universitas PGRI Yogyakarta Sukses Gelar PKKMB 2025: Menyiapkan Mahasiswa Baru Jadi Pribadi Mandiri dan Tangguh

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selama tiga hari, mulai tanggal 2 – 4 September 2025, di Kampus 1 UPY. Kegiatan ini merupakan agenda wajib tahunan yang bertujuan memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru sekaligus membekali mereka dengan berbagai keterampilan penting untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi.

    Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan hangat di halaman Auditorium Kampus 1. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan harapan agar PKKMB menjadi awal perjalanan intelektual yang penuh makna bagi seluruh mahasiswa baru.

    “Mahasiswa baru bukan sekadar peserta didik, tetapi calon pemimpin masa depan. Melalui PKKMB, kami ingin mereka mengenal nilai-nilai kampus, mengembangkan potensi diri, dan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa, tangguh, dan bertanggung jawab,” ujar Prof. Paiman.

    Selama tiga hari, peserta PKKMB tidak hanya dikenalkan pada lingkungan kampus, tetapi juga mengikuti rangkaian program edukatif dan inspiratif. Salah satunya adalah kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) yang memberikan pelatihan dasar tentang kepemimpinan, pengelolaan organisasi, dan keterampilan manajerial.

    Tak hanya aspek akademik dan organisasi, UPY juga memberikan perhatian besar pada pengembangan Soft skills mahasiswa. Melalui berbagai sesi interaktif, mahasiswa baru diajak memahami pentingnya keterampilan komunikasi, kerja tim, manajemen waktu, serta kemampuan adaptasi dan pemecahan masalah—kemampuan esensial dalam dunia perkuliahan dan dunia kerja nantinya.

    Salah satu peserta PKKMB, mahasiswa baru dari program studi PGSD, mengungkapkan kesannya,

    “Awalnya saya gugup, tapi PKKMB membuat saya merasa lebih siap dan percaya diri. Banyak hal baru yang saya pelajari, terutama tentang bagaimana menjadi mahasiswa yang aktif dan mandiri.”

    Dengan berakhirnya PKKMB 2025, Universitas PGRI Yogyakarta berharap seluruh mahasiswa baru mampu menapaki dunia perkuliahan dengan semangat belajar tinggi, kepedulian sosial, serta kesadaran akan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

  • Ketekunan dan Dedikasi Violita Dwi Sari Membawa Pulang Medali Perunggu Nasional

    Ketekunan dan Dedikasi Violita Dwi Sari Membawa Pulang Medali Perunggu Nasional

    Violita Dwi Sari, mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (Porsenasma) V 2025 yang berlangsung di Madiun pada 4–9 Agustus 2025. Violita meraih medali perunggu dalam cabang lomba baca puisi, menorehkan prestasi yang menginspirasi bagi civitas akademika UPY.

    Ajang Porsenasma, yang merupakan kompetisi nasional bergengsi antar mahasiswa perguruan tinggi PGRI se-Indonesia, tahun ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari berbagai wilayah. Persaingan semakin ketat dengan semangat sportivitas yang tinggi, menjadikan setiap pencapaian sebagai buah dari kerja keras dan dedikasi tinggi para peserta.

    Wakil Rektor III UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Violita dan mahasiswa UPY lainnya.

    “Prestasi Violita adalah bukti nyata bahwa UPY terus konsisten dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Kami bangga melihat mahasiswa kami mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

    Keberhasilan Violita tidak hanya menunjukkan bakat seni yang luar biasa, tetapi juga semangat juang dan ketekunan dalam mengasah kemampuan diri. UPY terus berkomitmen mendukung pengembangan bakat seni dan akademik mahasiswa, guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.

    Prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan berkarya, mengukir prestasi yang membanggakan bagi diri sendiri, kampus, dan bangsa.

  • Kalender Akademik 2025 / 2026

    Kalender Akademik 2025 / 2026

    Berikut informasi terkait kalender akademik terbaru tahun 2025 / 2026, silahkan di unduh dibawah ini

  • Dosen Bergelar Doktor Bertambah, UPY Siap Genjot Kualitas Pengajaran dan Riset

    Dosen Bergelar Doktor Bertambah, UPY Siap Genjot Kualitas Pengajaran dan Riset

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang kini diwujudkan adalah penambahan jumlah dosen bergelar doktor di berbagai program studi, sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik institusi.

    Kabar baik datang dari Program Studi Pendidikan Matematika, dengan keberhasilan Dr. Kintoko, M.Pd. menyelesaikan studi doktoral (S-3). Capaian ini disambut hangat oleh seluruh civitas akademika UPY dan menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

    Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa peningkatan jumlah dosen bergelar doktor merupakan bagian dari strategi jangka panjang universitas.

    “Keberadaan dosen bergelar doktor tidak hanya memperkuat proses pembelajaran, tetapi juga menjadi kunci dalam mendorong produktivitas riset, inovasi kurikulum, dan kontribusi ilmiah universitas di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

    UPY menilai bahwa kehadiran akademisi dengan kualifikasi tertinggi seperti Dr. Kintoko akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pengajaran. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran yang lebih mendalam, tetapi juga terbuka peluang untuk terlibat dalam berbagai proyek penelitian, publikasi ilmiah, serta kerja sama akademik lintas institusi.

    Tak hanya itu, dosen bergelar doktor juga diharapkan menjadi penggerak utama dalam membangun jejaring kolaboratif dengan berbagai lembaga dalam dan luar negeri. Hal ini meliputi program joint research, pertukaran pelajar, program magang internasional, hingga kolaborasi antar perguruan tinggi yang memperluas cakrawala akademik mahasiswa dan dosen.

    Langkah ini merupakan bagian integral dari visi besar UPY untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan kompetitif dalam menghadapi tantangan global. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, UPY terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang progresif dan berorientasi pada mutu.