Berikut kami umumkan hasil Micro Teaching Calon Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta. Daftar peserta yang lolos ke tahap wawancara dapat dilihat pada lampiran di bawah ini.
Kontingen Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali mengharumkan nama kampus dalam ajang nasional. Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (PORSENASMA) V yang digelar di Madiun, tim Taekwondo UPY berhasil meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu, menunjukkan prestasi membanggakan di kancah olahraga tingkat nasional antar perguruan tinggi PGRI.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen UPY dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga prestasi. Para atlet Taekwondo UPY menunjukkan performa luar biasa di tengah persaingan ketat antar kontingen dari seluruh Indonesia.
Kami sangat bangga atas capaian luar biasa ini. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para mahasiswa yang luar biasa. Universitas akan terus memberikan dukungan penuh bagi pengembangan prestasi mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik,” ujar Wakil Rektor lll UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd.
PORSENASMA merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat solidaritas, sportivitas, dan kompetensi mahasiswa dalam bidang olahraga dan seni.
Dengan raihan 3 medali emas dan 1 perunggu, UPY menunjukkan posisinya sebagai salah satu kampus yang unggul tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam pembinaan atlet muda berprestasi.
Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UPY untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjunjung tinggi semangat kompetitif serta nilai-nilai sportivitas.
Berdasarkan hasil seleksi ujian tertulis Calon Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta, bersama ini kami sampaikan daftar peserta yang lolos untuk mengikuti ujian Microteaching.
Pengumuman lengkap mengenai hasil ujian tertulis serta jadwal dan materi ujian Microteaching dapat dilihat pada lampiran di bawah ini.
Kami ucapkan selamat kepada peserta yang lolos ke tahap selanjutnya. Bagi peserta yang belum lolos, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan perhatiannya.
Yogyakarta – LLDIKTI Wilayah V menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kehumasan Perguruan Tinggi Swasta pada Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama kantor LLDIKTI Wilayah V. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan humas dari perguruan tinggi swasta di wilayah DIY dan menghadirkan dua narasumber yang membahas strategi dan tantangan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam kehumasan kampus.
Kegiatan dibuka oleh Pungki Hemawati selaku penanggung jawab urusan keprotokolan, kehumasan, dan sespim LLDIKTI Wilayah V. Dalam sambutannya, Pungki menyampaikan bahwa derasnya kemajuan teknologi telah mengubah banyak aspek kerja kehumasan. “Peran humas kini menuntut adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI dalam tugas kehumasan adalah bentuk transformasi yang tidak bisa dihindari, namun harus tetap dilandasi dengan pemahaman etika,” ujarnya.
Narasumber pertama, Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom. dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya sekaligus Wakil Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyampaikan materi bertema “Pemanfaatan Teknologi dan AI dalam Transformasi Kehumasan”. Eko menekankan pentingnya penggunaan AI untuk efisiensi kerja humas, seperti chatbot, analisis sentimen, automasi konten, dan monitoring reputasi daring. “Humas tidak digantikan AI, tetapi diperkuat oleh AI. Peran manusia tetap penting dalam menyampaikan empati, validasi, dan etika komunikasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ikrob Didik Irawan dari Tribun Jogja memaparkan materi “Dari Prompt ke Post: Memanfaatkan AI untuk Menulis”. Ikrob mencontohkan penggunaan AI untuk menulis berita, mengoptimalkan SEO, mengembangkan ide liputan, hingga menganalisis kekuatan dan kelemahan tulisan jurnalistik. “AI bukan musuh wartawan atau humas, melainkan alat bantu. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya dengan bijak dan kreatif,” jelasnya.
Rakor ini juga menjadi wadah diskusi aktif antar humas kampus tentang penguatan strategi komunikasi digital, pemanfaatan data, dan pentingnya sinergi antara teknologi dan nilai-nilai humanistik dalam membangun citra kampus.
Sebagai penutup, LLDIKTI Wilayah V memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi pengelola media sosial dan laman terbaik bagi perguruan tinggi swasta.
Kontingen Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (PORSENASMA) V tahun 2025, yang diselenggarakan pada 4–9 Agustus 2025 di Universitas PGRI Madiun, Jawa Timur.
Event bergengsi yang digelar setiap empat tahun ini diikuti oleh 38 Perguruan Tinggi PGRI dari seluruh Indonesia, mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dalam berbagai cabang olahraga dan seni.
Dalam ajang tersebut, UPY berhasil mengumpulkan total 16 medali, terdiri dari 7 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu, serta menempatkan UPY pada peringkat ke-6 juara umum nasional.
Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Prestasi luar biasa ini merupakan hasil kerja keras para mahasiswa, dosen pembimbing, serta dukungan seluruh civitas akademika. Ini membuktikan bahwa UPY terus berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga dan seni,” ungkapnya.
Berikut adalah daftar mahasiswa UPY peraih medali di PORSENASMA V 2025:
Violita Dwi Sari (Bimbingan & Konseling) – Baca Puisi
Dio Saputra (Pendidikan Sejarah) – Pencak Silat Solo Kreatif Putra
Ajang PORSENASMA V memperlombakan berbagai cabang olahraga seperti futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, catur, pencak silat, e-sports, dan cabang seni seperti vokal solo, monolog, desain poster digital, fotografi, film pendek, serta stand-up comedy.
PORSENASMA bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mengembangkan bakat, minat, dan karakter mahasiswa, serta mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi PGRI di Indonesia. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi UPY untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik di masa mendatang.
Berikut kami umumkan hasil seleksi administrasi untuk posisi Calon Dosen. Yang lolos seleksi administrasi, daftar nama dapat dilihat pada linkk DOWNLOAD di bawah ini..
Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, akan mengikuti tahap selanjutnya yaitu tes tertulis. Informasi lebih lanjut tentang jadwal dan proses seleksi ada pada lampiran.
Terima kasih atas partisipasi Anda dalam proses seleksi ini.
Yogyakarta, 17 Agustus 2025 — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertempat di halaman Kampus Unit 1 UPY. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh dosen, karyawan, tenaga kependidikan, serta perwakilan siswa dari SMP PGRI dan SMA PGRI Yogyakarta.
Peringatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh UPY sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan pengingat semangat perjuangan bangsa Indonesia.
Dalam upacara tersebut, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya penguatan karakter, persatuan, dan kontribusi nyata dari dunia pendidikan dalam menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia.
“Tema tahun ini, Indonesia Emas 2045: Bersatu, Berdaulat, Maju, Sejahtera, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa delapan dekade kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun bangsa, khususnya melalui pendidikan,” ujar Prof. Paiman dalam pidatonya.
Ia juga menegaskan bahwa Universitas PGRI Yogyakarta, yang lahir dari semangat organisasi guru, memiliki tanggung jawab moral dan historis dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat global.
“Tugas kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan karya nyata membangun pendidikan, memajukan ilmu pengetahuan, serta meneguhkan karakter bangsa,” tambahnya.
Rektor juga mengajak para dosen dan tenaga pendidik untuk terus berkomitmen dalam memberikan pendidikan yang berkualitas, serta membimbing mahasiswa dan siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat yang cinta tanah air dan berjiwa gotong royong.
Upacara peringatan HUT RI ini menjadi refleksi semangat kebangsaan yang terus dipelihara UPY dalam lingkungan akademik. Universitas PGRI Yogyakarta menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, melalui kontribusi di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.