Bangun Generasi Kritis dan Berkarakter, Pendidikan Sejarah UPY Gelar Webinar Pedagogi Kreatif

Written by

in

Di tengah tantangan pendidikan abad ke-21 yang semakin dinamis, kreativitas menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan bagi peserta didik. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan Webinar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 secara daring pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Pedagogi Kreatif dalam Pembelajaran Sejarah” ini menjadi ruang akademik yang mempertemukan guru, akademisi, mahasiswa, praktisi pendidikan, serta masyarakat umum untuk bersama-sama membahas inovasi pembelajaran sejarah yang lebih kreatif, inspiratif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Webinar ini terselenggara melalui kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UPY dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan sejarah melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan komunitas guru.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UPY, Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran sejarah saat ini tidak lagi dapat dilakukan dengan pendekatan konvensional semata. Guru dituntut untuk mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif, menarik, dan kontekstual agar peserta didik dapat memahami sejarah secara lebih mendalam.

“Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membangun kemampuan berpikir kritis, kesadaran sejarah, dan karakter kebangsaan. Oleh karena itu, diperlukan berbagai pendekatan kreatif agar sejarah dapat dipahami sebagai ilmu yang hidup dan relevan dengan kehidupan masa kini,” ujarnya.

Tema yang diangkat dalam webinar ini dipilih sebagai respons terhadap tantangan pendidikan modern yang menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran. Sejarah tidak hanya dipandang sebagai rangkaian peristiwa masa lalu, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk memahami masa kini dan merancang masa depan yang lebih baik.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari aktifnya diskusi, sesi tanya jawab, serta pertukaran pengalaman terkait praktik pembelajaran sejarah di berbagai daerah. Kehadiran peserta dari beragam latar belakang turut memperkaya perspektif dan memperluas wawasan mengenai strategi pembelajaran sejarah yang efektif di era digital.

Selain menjadi forum ilmiah, webinar ini juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik dan profesional bagi para pendidik sejarah. Melalui kolaborasi yang terjalin, berbagai gagasan, inovasi, dan praktik baik dalam pembelajaran sejarah dapat disebarluaskan sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan.

Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UPY menegaskan bahwa penyelenggaraan webinar ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kompetensi akademik dan profesional tenaga pendidik sejarah. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi wadah yang produktif untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas pendidikan.

Melalui Webinar Hardiknas 2026 ini, diharapkan lahir berbagai gagasan baru serta praktik pembelajaran sejarah yang lebih kreatif, inovatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap sejarah sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan keilmuan dan pendidikan karakter, Universitas PGRI Yogyakarta akan terus menghadirkan berbagai kegiatan akademik yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Melalui kontribusi nyata tersebut, UPY berharap dapat terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan sejarah dan mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, serta memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.