
Dikenal sebagai sosok yang aktif di dunia pendidikan, Dr. Dekeng Setyo Budiarto, SE, MSi, Ak, CA, merupakan salah satu dosen terkemuka di Program Studi Akuntansi Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas PGRI Yogyakarta. Di tengah kesibukannya mengajar, membimbing mahasiswa, dan menjalankan berbagai kegiatan akademik lainnya, ternyata ada sisi lain dari dirinya yang tak banyak diketahui: hobi berburu kuliner.
Setiap akhir pekan atau saat libur, Dr. Dekeng meluangkan waktu bersama keluarganya untuk menjelajahi ragam kuliner khas Yogyakarta. Baginya, kuliner bukan sekadar urusan rasa, tetapi juga pengalaman budaya. Ia gemar mencari berbagai jenis makanan, mulai dari hidangan jadul yang membawa nostalgia hingga masakan kekinian yang mencerminkan inovasi anak muda masa kini.
Menurut Dr. Dekeng, salah satu keistimewaan Yogyakarta terletak pada kelengkapan kulinernya. Kota ini tidak hanya terkenal karena keindahan alam dan situs sejarahnya, tetapi juga karena keberagaman cita rasa makanannya. “Di Jogja, hampir semua jenis makanan ada. Mulai dari yang klasik seperti gudeg dan sate klathak, hingga makanan modern seperti kopi kekinian atau dessert ala Korea. Semua mudah ditemukan,” ungkapnya.
Hobi ini tidak hanya menjadi pelepas penat, tetapi juga cara Dr. Dekeng menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarganya. Mereka kerap menjadikan perjalanan kuliner sebagai momen untuk saling bercerita dan berbagi pengalaman. Tak jarang, tempat makan yang mereka kunjungi juga menjadi lokasi yang memantik ide-ide baru bagi Dr. Dekeng, baik dalam mengajar maupun dalam pengembangan diri.
“Melalui makanan, kita bisa belajar banyak hal. Setiap resep memiliki cerita, setiap rasa membawa kenangan. Sama seperti dalam pendidikan, selalu ada hal baru yang bisa kita pelajari,” tambahnya.
Bagi Dr. Dekeng, berburu kuliner adalah perpaduan sempurna antara eksplorasi rasa dan pencarian makna. Lewat hobinya, ia mengingatkan bahwa di tengah kesibukan, selalu ada ruang untuk menikmati hidup dan menciptakan momen berharga bersama orang tercinta.
Yogyakarta, dengan segala pesonanya, telah menjadi saksi perjalanan Dr. Dekeng. Melalui kisahnya, kita diingatkan bahwa setiap orang, tak peduli seberapa sibuknya, memiliki sisi lain yang membuat hidup mereka lebih berwarna.