Intelektual Muda untuk Kedaulatan Bangsa, Mahasiswa UPY Aktif dalam Forum Nasional

Written by

in

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan kiprah akademiknya melalui partisipasi aktif dalam Simposium Nasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Kegiatan yang berlangsung pada 15–16 April 2026 di The Rich Jogja Hotel ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat kapasitas intelektual dalam memahami berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Simposium yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut mengangkat tema “Intelektual Muda dan Pemecahan Masalah Kedaulatan”. Tema ini menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memberikan gagasan, analisis, dan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kedaulatan negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Kegiatan menghadirkan pemakalah dari berbagai bidang kajian, mulai dari ekonomi, budaya, hingga politik. Para narasumber memaparkan beragam perspektif mengenai tantangan dan peluang dalam menjaga kedaulatan bangsa, mulai dari dampak ekonomi global terhadap kemandirian nasional, pentingnya pelestarian budaya sebagai identitas bangsa, hingga strategi politik dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam forum ilmiah tersebut, mahasiswa Pendidikan Sejarah UPY tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan pertukaran gagasan. Melalui dialog yang berlangsung dinamis, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta solutif dalam menanggapi berbagai isu kebangsaan yang aktual.

Partisipasi ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan kajian sejarah dengan realitas sosial dan politik masa kini. Sejarah tidak lagi dipahami sekadar sebagai rekaman masa lalu, tetapi sebagai sumber pembelajaran yang relevan dalam membaca tantangan zaman dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk masa depan bangsa.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UPY, Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah berskala nasional merupakan bagian penting dari proses pembentukan intelektual muda yang berwawasan luas dan memiliki kepedulian terhadap persoalan kebangsaan.

“Partisipasi mahasiswa dalam forum ilmiah seperti simposium nasional ini sangat penting untuk memperkaya wawasan, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan kesadaran akan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa. Mahasiswa perlu hadir di ruang-ruang diskusi strategis agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang mendukung capaian akademik mahasiswa sekaligus memperluas pengalaman mereka dalam memahami isu-isu kebangsaan secara multidisipliner.

Melalui keikutsertaan dalam Simposium Nasional Hari Penegakan Kedaulatan Negara, mahasiswa Pendidikan Sejarah UPY diharapkan semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai forum akademik, baik di tingkat regional maupun nasional. Selain memperkaya pengetahuan, keterlibatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan intelektual dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkuat kedaulatan bangsa. Melalui pemikiran kritis, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan yang kuat, mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.