
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan kegiatan matrikulasi dengan kurikulum yang disusun secara komprehensif dan terstruktur. Berdasarkan jadwal akademik yang telah dirilis, matrikulasi tahun ini dirancang untuk memperkuat kesiapan akademik dan profesional mahasiswa PPG Calon Guru sebelum memasuki tahapan pembelajaran inti.
Kurikulum matrikulasi mencakup dua rumpun utama, yakni Bidang Studi Umum yang wajib diikuti seluruh peserta serta Bidang Studi Khusus Bimbingan dan Konseling (BK).
Pada Bidang Studi Umum, mahasiswa mendapatkan penguatan wawasan mengenai isu-isu strategis pendidikan nasional. Koordinator PPG UPY, Dr. Dhiniaty Gularso, S.Si., M.Pd., mengampu materi “Dinamika Kurikulum Pendidikan Indonesia” yang membahas arah kebijakan dan perkembangan kurikulum nasional terkini. Materi ini bertujuan memberikan perspektif komprehensif mengenai transformasi kebijakan pendidikan yang harus dipahami calon guru.
Selanjutnya, materi “The Art of Teaching: Dari Teori ke Praktik” disampaikan oleh Selly Rahmawati, M.Pd., yang menekankan pentingnya integrasi antara landasan teoretis dan praktik pembelajaran di kelas. Sementara itu, Dr. Danuri, M.Pd. membawakan materi “Mengenal Murid Secara Holistik”, guna memperkuat pemahaman peserta terhadap karakteristik, kebutuhan, dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Adapun pada Bidang Studi Khusus Bimbingan dan Konseling, materi difokuskan pada penguatan kompetensi profesional konselor. Dr. Eko Perianto, M.Si. menyampaikan materi “Pengantar BK” yang mencakup asas, prinsip, fungsi, serta landasan Bimbingan dan Konseling. Materi ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa BK dalam memahami peran strategis guru BK di satuan pendidikan.
Pendalaman kompetensi dilanjutkan melalui materi “Keprofesian BK” yang dibawakan oleh Dr. Iis Lathifah, M.Pd.. Pada sesi ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam terkait kode etik, standar layanan, serta tanggung jawab profesional yang harus dijunjung tinggi oleh guru BK.
Untuk menunjang efektivitas pembelajaran, PPG UPY menerapkan metode hybrid yang fleksibel. Peserta mengikuti sesi tatap muka daring secara synchronous melalui video conference, kemudian melanjutkan pendalaman materi secara asynchronous melalui Learning Management System (LMS). Model ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang adaptif sekaligus mendorong kemandirian akademik mahasiswa.
Melalui matrikulasi yang terstruktur dan berbasis kebutuhan kompetensi ini, PPG UPY berharap seluruh mahasiswa Calon Guru memiliki kesiapan mental, pedagogik, dan profesional yang optimal. Program ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi pendidik yang unggul, adaptif terhadap dinamika pendidikan, serta berkomitmen pada kualitas layanan pembelajaran di Indonesia.
