Kategori: Berita Utama

  • Menguasai Seni Manajemen Waktu: Tips Efektif bagi Mahasiswa untuk Maksimalkan Hari | Bagian 2 (Terakhir)

    Menguasai Seni Manajemen Waktu: Tips Efektif bagi Mahasiswa untuk Maksimalkan Hari | Bagian 2 (Terakhir)

    3. Teknik Pomodoro untuk Fokus Maksimal

    Teknik Pomodoro adalah metode manajemen waktu yang populer di kalangan mahasiswa. Cara kerjanya mudah: Anda bekerja dalam blok waktu 25 menit, diikuti dengan istirahat 5 menit. Setelah empat “Pomodoro”, ambil istirahat panjang selama 15-30 menit. Metode ini tidak hanya membantu menjaga konsentrasi tetapi juga mengurangi kelelahan mental.

    4. Hindari Prokrastinasi

    Tunda-menunda adalah musuh terbesar produktivitas. Untuk mengatasi ini, mulailah dengan tugas yang paling Anda nikmati atau yang paling mudah untuk membangun momentum. Gunakan aplikasi pemblokir situs web untuk menghindari distraksi saat belajar atau mengerjakan tugas.

    5. Atur Lingkungan Belajar yang Konduktif

    Lingkungan belajar yang baik dapat membuat perbedaan besar dalam produktivitas Anda. Pastikan area belajar Anda rapi, tenang, dan bebas dari gangguan. Juga, pastikan untuk memiliki semua materi belajar yang diperlukan di dekat Anda, sehingga Anda tidak perlu sering beranjak dari tempat duduk.

    6. Seimbangkan Belajar dan Waktu Santai

    Manajemen waktu bukan hanya tentang belajar; Anda juga perlu waktu untuk bersantai dan melakukan kegiatan yang Anda nikmati. Menjaga keseimbangan antara belajar dan kehidupan pribadi adalah kunci untuk menghindari burnout.

    Kesimpulan

    Menguasai manajemen waktu mungkin memerlukan beberapa penyesuaian dan latihan, tetapi hasilnya sangat layak. Dengan mengikuti tips di atas, Anda akan lebih siap untuk menghadapi tantangan sebagai mahasiswa sambil menjaga keseimbangan kehidupan yang sehat. Ingat, setiap menit yang Anda kelola dengan baik hari ini akan membantu Anda memaksimalkan hari esok di kampus.

    Dengan menerapkan strategi-strategi ini, Anda tidak hanya akan berhasil secara akademik tetapi juga menikmati setiap momen di universitas dengan lebih penuh dan bermakna. Selamat mengatur waktu dengan bijak!

  • Menguasai Seni Manajemen Waktu: Tips Efektif bagi Mahasiswa untuk Maksimalkan Hari | Bagian 1

    Menguasai Seni Manajemen Waktu: Tips Efektif bagi Mahasiswa untuk Maksimalkan Hari | Bagian 1

    Menjadi mahasiswa bukanlah perkara mudah. Dengan segala tugas, proyek, dan aktivitas sosial yang menumpuk, mengelola waktu dengan efektif menjadi keterampilan yang sangat berharga. Artikel ini akan mengajarkan Anda cara mengatur waktu Anda dengan lebih baik, sehingga Anda bisa menikmati kehidupan kampus tanpa kehilangan momentum.

    Mengapa Manajemen Waktu itu Penting?

    Sebagai mahasiswa, Anda mungkin merasa ada terlalu banyak hal yang ingin dilakukan, tetapi waktu yang tersedia terasa sangat terbatas. Baik itu mengejar deadline, mempersiapkan ujian, atau berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, kemampuan untuk mengelola waktu Anda akan menentukan seberapa sukses dan seimbang kehidupan universitas Anda.

    Memahami Manajemen Waktu

    Manajemen waktu adalah proses perencanaan dan pengendalian seberapa banyak waktu yang harus dihabiskan untuk aktivitas spesifik. Penguasaan yang baik atas waktu memungkinkan individu bekerja lebih cerdas – bukan lebih keras – sehingga meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas.

    1. Kenali Prioritas Anda

    Sebelum Anda bisa efektif mengatur waktu, Anda harus mengetahui apa saja yang benar-benar perlu diprioritaskan. Buatlah daftar kegiatan dan tugas yang harus dilakukan, lalu tentukan mana yang paling penting dan mendesak.

    Contoh:

    Urgent dan Penting: Tugas yang mendekati deadline

    Penting tapi Tidak Urgent: Persiapan untuk ujian yang masih beberapa minggu lagi

    Urgent tapi Tidak Penting: Kegiatan sosial yang mendadak

    Tidak Urgent dan Tidak Penting: Menonton TV, bermain game

    2. Buat Jadwal Harian yang Realistis

    Setelah Anda mengetahui apa saja prioritas Anda, langkah selanjutnya adalah membuat jadwal harian. Gunakan alat seperti planner atau aplikasi manajemen waktu untuk mencatat semua kegiatan. Ingat, realistis adalah kunci; jangan mengisi hari Anda dengan terlalu banyak tugas sehingga tidak ada waktu istirahat.

    Selanjutnya Bagian 2 >>>>>

  • Generasi Milenial Harus Kreatif, Percaya Diri, Tangguh dan Optimis

    Generasi Milenial Harus Kreatif, Percaya Diri, Tangguh dan Optimis

    Setiap akan tiba hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus selalu diperingati dengan berbagai warna-warni kegiatan masyarakat dengan penuh gegap gempita. Seremonial upacara kemerdekaan tampak sangat meriah dan khidmat ditambah aneka perlombaan beserta ubo rampenya mengiringi. Setidaknya adalah dengan menyelenggarakan upacara bendera 17 Agustus di tempat masing-masing. Di tengah-tengah gegap gempitanya perayaan kemerdekaan tentunya kita tidak boleh lengah. Tahun 2045 yang kita gadang-gadang sebagai generasi emas putra-putri Indonesia apakah betul-betul akan tercapai yang artinya memiliki spirit karakter Ke-Indonesiaan yang tangguh sehingga dapat menjadi gelombang penentu masa depan yang lebih cerah atau justru hanya akan menjadi buih yang kemudian tergulung oleh arus. Pada kesempatan ini kita harus mulai resah menimbang diri masing-masing kemudian bergumam dan bertanya dalam batin “apa yang sudah kita kontribusikan selama ini dalam mengisi kemerdekaan?” Pertanyaan selanjutnya kemudian diikuti “apa yang sudah kita mulai siapkan untuk generasi mendatang. Bekal-bekal apa yang perlu disiapkan?

    Paling tidak ada dua bekal yang perlu disampaikan kepada generasi milenial, generasi mendatang di tengah-tengah arus teknologi yang amat deras. Pertama, bekal pendirian, keyakinan yang teguh yang diiringi dengan sikap percaya diri yang kokoh. Hal ini dapat dimaknai bahwa generasi mendatang harus memiliki pegangan hidup yang kuat. Bekal ini dapat dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah dan Masyarakat melalui proses sosialisasi dan enkulturasi nilai, etika, budaya dan agama dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa bekal ini generasi masa depan akan amat rapuh dalam menghadapi berbagai problem dan tantangan hidup di masa yang akan datang. John Gardner seorang politisi sekaligus cendekiawan dari Amerika Serikat pernah berkata “No nation can achieve greatness unless it believes in something, an unless that something has moral dimensions to sustain a great civilization.” Dimanapun tidak ada bangsa yang dapat mencapai tahapan puncak kebesaran jika bangsa itu tidak percaya kepada sesuatu, dan jika tidak sesuatu yang dipercayainya itu memiliki di mensi-dimensi moral guna menopang peradaban besar (Latif, 2011). Pengajaran sekaligus praktek nilai, etika, moral dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari adalah syarat utama yang perlu dipenuhi. Dengan bekal itu generasi mendatang benar-benar memiliki bekal, rambu-rambu yang diyakininya sehingga menjadi pendirian dan pegangan hidup di masa yang akan datang. Buah dari ini adalah generasi yang akan datang memiliki sikap dan mental percaya diri yang tangguh.

    Kemudian bekal kedua adalah menanamkan sikap optimisme dan selalu berkontribusi nyata untuk masyarakat serta memiliki tanggungjawab moral sekecil apapun bagi bangsanya. Buah dari hal ini adalah generasi yang akan datang akan menjawab berbagai tantangan bangsa melalui karya dan kreativitas dalam bidang dan profesinya masing-masing. Mereka tidak akan menjadi buih, atau guruh melainkan akan menjadi gelombang yang ikut menentukan arus Sejarah bangsa yang lebih baik dan mencerahkan. Generasi seperti inilah yang sesuai dengan apa yang telah digambarkan dalam Qur’an (QS. 13:17) bahwa mereka seperti air hujan yang jatuh ke bumi kemudian menumbuhkan tanaman-tanaman hingga menjadi subur serta bertumbuh bunga-bunga yang indah. Tentunya hal ini adalah PR besar bersama seluruh elemen Masyarakat dan bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

  • UPY Gelar Upacara Bendera Peringati HUT Ke-79 RI

    UPY Gelar Upacara Bendera Peringati HUT Ke-79 RI

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI) pada Sabtu, 17 Agustus 2024 pukul 07.30 WIB. Bertempat di Halaman Depan Auditorium Unit 1 Kampus UPY, upacara peringatan HUT ke-79 RI tersebut dihadiri oleh para pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta guru dan siswa/siswi SMA PGRI dengan memakai pakaian adat daerah.

    Bertindak sebagai Pembina Upacara, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P, menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makariem. Dalam sambutan tersebut dikatakan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah buah dari gerakan menuju satu cita-cita bersama. Begitu pun dengan cita-cita untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan, harus kita perjuangkan bersama-sama dengan semangat gotong royong. Dalam lima tahun terakhir ini, kita semua telah berjuang dalam gerakan Merdeka Belajar. Saya katakan ini sebuah perjuangan, karena memang jalan yang kita tempuh tidaklah mudah. Kita melakukan perubahan besar dalam banyak hal, mulai dari sistem, cara kerja, sampai pola pikir. Berbagai tantangan dan kesulitan kita hadapi bersama, dan buah manis dari perjuangan itu juga kita rasakan bersama sekarang.

    Para pelajar kini mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan potensinya dengan Kurikulum Merdeka yang mulai tahun ini diimplementasikan sebagai kurikulum nasional. Jutaan lulusan perguruan tinggi telah mendapat peluang pekerjaan yang lebih baik karena pengalamannya mengikuti program Kampus Merdeka. Komitmen untuk terus berdiri di sisi para guru juga telah terwujud dengan diangkatnya ratusan ribu guru honorer menjadi ASN PPPK. Begitu juga dengan Pendidikan Guru Penggerak yang berfokus pada peningkatan kepemimpinan guru kini telah melahirkan ratusan ribu pendidik, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang berani menciptakan perubahan bermakna.

    Gerakan Merdeka Belajar barulah titik awal, masih jauh dari kata sempurna, kita belum sampai di garis finis, dan perjalanan ke depan tentunya masih akan ada banyak tantangan Layaknya pesan Bung Karno agar kita terus mengisi Kemerdekaan Indonesia, mari kita terus melanjutkan perjuangan untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan Indonesia. Untuk itu, mari terus kuatkan tekad dan langkah perjuangan kita untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.

    Di akhir rangkaian Upacara HUT ke-79 RI, semua peserta upacara berfoto bersama dengan pimpinan di depan Auditorium Unit 1 UPY.

    Dirgahayu Indonesia! Nusantara Baru Indonesia Maju!

  • Hari Pramuka 14 Agustus 2024

    Hari Pramuka 14 Agustus 2024

    “Salam Pramuka. Tujuan Pramuka adalah untuk membentuk individu yang mempunyai jiwa korsa dan menjunjung tinggi nilai keluhuran bangsa Indonesia. Dan diharapkan mampu menjaga dan membangun NKRI.”

    Selamat Hari Pramuka 2024! Tetap Semangat Mengamalkan Dasa Darma dan Tri Satya

  • Project Based Learning, Mahasiswa Terjun Langsung Ke UMKM

    Project Based Learning, Mahasiswa Terjun Langsung Ke UMKM

    Pembelajaran berbasis Project Based Learning merupakan pembelajaran yang harapannya mampu mendorong mahasiswa/i untuk aktif, mampu membuat keputusan, dan mengatasi suatu masalah dengan melibatkan suatu proyek dalam proses pembelajaran mereka.

    Mahasiswa Prodi Akuntansi Semester 4 telah mempraktikkan pembelajaran Project Based Learning pada mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen yang diampu oleh Ibu Ratna Purnama Sari, S.E., M.Si., Akt., CPA. Kegiatan Project Based Learning ini melibatkan mahasiswa/i untuk terjun langsung ke berbagai UMKM yang ada di Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 4 minggu.

    Salah satu UMKM yang menjadi tempat untuk melaksanakan Project Based Learning yaitu Elegan Furniture yang bergerak di bidang desain interior. UMKM ini beralamat di Jalan Kabupaten KM 1.5 Dusun Biru, RT.05 / RW.31, Trihanggo, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291.

    Dengan adanya kegiatan Project Based Learning diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi mahasiswa/i maupun masyarakat sekitar khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menjalankan bisnisnya.

  • Penandatanganan MOU dengan STIE Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta

    Penandatanganan MOU dengan STIE Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta (STIE IEU Yogyakarta) pada hari Jum’at, 9 Agustus 2024. Acara berlangsung di Ruang Sidang Yayasan UPY dan dihadiri oleh para pimpinan kedua institusi serta beberapa pejabat terkait.

    Acara ini diawali dengan sambutan dari Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, MP., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada pihak STIE IEU Yogyakarta dan menekankan pentingnya kerja sama antar perguruan tinggi swasta (PTS) dalam meningkatkan performa dan daya saing di Yogyakarta. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua institusi, terutama dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memperkuat kolaborasi akademik,” ujar Rektor UPY.

    Ketua STIE IEU Yogyakarta, Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada UPY atas kesempatan kerja sama ini. Ia berharap dengan adanya MOU ini, kualitas pendidikan dan penelitian di kedua perguruan tinggi dapat terus ditingkatkan, serta menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era global.

    Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan PGRI Yogyakarta, Armansyah Aemansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya membangun silaturahmi dan kolaborasi antar perguruan tinggi di Yogyakarta. Menurutnya, sinergi yang baik antar institusi pendidikan akan membantu meningkatkan akreditasi dan mutu pendidikan tinggi swasta di Yogyakarta. “Kerja sama ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di Yogyakarta,” ungkapnya.

    Wakil Rektor Bidang 3 UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd., dalam sambutannya menyoroti isi kerja sama yang meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kolaborasi dengan program studi baru, yaitu Magister Manajemen UPY. “Kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan manfaat langsung bagi para mahasiswa dan masyarakat luas,” kata Dr. Septian Aji Permana.

    Acara ini diakhiri dengan penandatanganan MOU antara kedua institusi, yang disaksikan oleh para pimpinan dan dosen dari UPY dan STIE IEU Yogyakarta. Penandatanganan MOU ini menandai awal dari kerja sama yang erat antara UPY dan STIE IEU Yogyakarta, yang diharapkan dapat memperkuat posisi kedua institusi di kancah pendidikan tinggi Yogyakarta.

    Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan UPY dan STIE IEU Yogyakarta dapat saling mendukung dalam menjalankan program-program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dan siap menghadapi tantangan global.

  • Rajut Silaturahmi Melalui Sepak Bola – Dokar UPY vs Pemkab Bantul

    Rajut Silaturahmi Melalui Sepak Bola – Dokar UPY vs Pemkab Bantul

    Dosen Karyawan UPY vs Pemerintah Kabupaten Bantul melaksanakan ajang silaturahmi melalui pertandingan sepak bola yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (9/08/2024).

    Kapten Tim sepak bola Dokar UPY, Sunggito Oyama menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan silaturahmi melalui pertandingan sepak bola bisa berjalan dengan lancar. Meski demikian, pertandingan ini bukan untuk mencari pemenang namun untuk sebagai ajang silaturahim antar akademisi UPY dengan Pemerintah Kabupaten Bantul.

    “Kita tidak mencari siapa pemenang yang penting pada kesempatan baik ini kita sudah melakukan silaturrahmi lewat olahraga.”jelas Oyama.

    Selain Dosen dan Karyawan, pada pertandingan persahabatan tersebut tim UPY juga diperkuat oleh beberapa mahasiswa dari Prodi Ilmu Keolahragaan UPY. Sehingga selain untuk menyalurkan hobi dan menjaga kebugaran serta mencari bibit-bibit baru atlet sepak bola.

    Oyama berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar silaturrahmi para akademisi dengan pimpinan Kabupaten Bantul bisa terus berkolaborasi dan menjaga sinergitas untuk membangun Kampus UPY tercinta dan Kabupaten Bantul tentunya.

    Pertandingan dimulai pada pukul 16.00 wib dengan kedua tim saling bermain dengan penuh semangat dan tentunya menjaga sportifitas di atas lapangan. Hasil akhir pertandingan dimenangkan oleh tim Pemkab Bantul dengan skor 4-3.

    “Melalui salah satu cabang olah raga ini kita menjalin silatuhmi, karena banyak cara memperbanyak saudara, dan salah satunya dengan sparing sepak bola, sehingga dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik.”pungkas Oyama.

  • Hibah Mesin Wuling kepada PVTO UPY: Meningkatkan Pembelajaran Otomotif yang Inovatif

    Hibah Mesin Wuling kepada PVTO UPY: Meningkatkan Pembelajaran Otomotif yang Inovatif

    Dalam upaya memperkuat komitmennya untuk menyediakan pembelajaran yang berkualitas, maju, dan terbarukan, PVTO UPY dengan bangga mengumumkan penerimaan hibah berupa dua mesin terbaru dari Wuling Motors. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi prodi untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan kejuruan dan keilmuan dalam bidang inovasi rekayasa teknologi otomotif ramah lingkungan, berlandaskan ketaqwaan dan komitmen nasional pada tahun 2043.

    Pada bulan lalu tepatnya 27/06/2024, berlangsung acara seremonial penyerahan unit mesin Wuling oleh perwakilan dari PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) Yogyakarta kepada PVTO UPY. Acara tersebut dihadiri oleh Kaprodi, Bapak Bayu Gilang Purnomo, M.Pd., dan Kepala Bengkel PVTO UPY, Bapak Muhamad Amiruddin, M.Pd.

    Dengan adanya mesin baru ini, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa PVTO UPY dalam praktik otomotif. Selain itu, hibah ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi dosen-dosen PVTO UPY dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dalam pengabdian kepada masyarakat maupun penelitian di bidang otomotif.

    PVTO UPY berterima kasih kepada Wuling Motors atas dukungan dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PVTO UPY semakin optimis dapat mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di industri otomotif yang terus berkembang.