“Salam Pramuka. Tujuan Pramuka adalah untuk membentuk individu yang mempunyai jiwa korsa dan menjunjung tinggi nilai keluhuran bangsa Indonesia. Dan diharapkan mampu menjaga dan membangun NKRI.”
Selamat Hari Pramuka 2024! Tetap Semangat Mengamalkan Dasa Darma dan Tri Satya
Pembelajaran berbasis Project Based Learning merupakan pembelajaran yang harapannya mampu mendorong mahasiswa/i untuk aktif, mampu membuat keputusan, dan mengatasi suatu masalah dengan melibatkan suatu proyek dalam proses pembelajaran mereka.
Mahasiswa Prodi Akuntansi Semester 4 telah mempraktikkan pembelajaran Project Based Learning pada mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen yang diampu oleh Ibu Ratna Purnama Sari, S.E., M.Si., Akt., CPA. Kegiatan Project Based Learning ini melibatkan mahasiswa/i untuk terjun langsung ke berbagai UMKM yang ada di Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 4 minggu.
Salah satu UMKM yang menjadi tempat untuk melaksanakan Project Based Learning yaitu Elegan Furniture yang bergerak di bidang desain interior. UMKM ini beralamat di Jalan Kabupaten KM 1.5 Dusun Biru, RT.05 / RW.31, Trihanggo, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55291.
Dengan adanya kegiatan Project Based Learning diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi mahasiswa/i maupun masyarakat sekitar khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menjalankan bisnisnya.
Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta (STIE IEU Yogyakarta) pada hari Jum’at, 9 Agustus 2024. Acara berlangsung di Ruang Sidang Yayasan UPY dan dihadiri oleh para pimpinan kedua institusi serta beberapa pejabat terkait.
Acara ini diawali dengan sambutan dari Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, MP., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada pihak STIE IEU Yogyakarta dan menekankan pentingnya kerja sama antar perguruan tinggi swasta (PTS) dalam meningkatkan performa dan daya saing di Yogyakarta. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua institusi, terutama dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memperkuat kolaborasi akademik,” ujar Rektor UPY.
Ketua STIE IEU Yogyakarta, Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada UPY atas kesempatan kerja sama ini. Ia berharap dengan adanya MOU ini, kualitas pendidikan dan penelitian di kedua perguruan tinggi dapat terus ditingkatkan, serta menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era global.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan PGRI Yogyakarta, Armansyah Aemansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya membangun silaturahmi dan kolaborasi antar perguruan tinggi di Yogyakarta. Menurutnya, sinergi yang baik antar institusi pendidikan akan membantu meningkatkan akreditasi dan mutu pendidikan tinggi swasta di Yogyakarta. “Kerja sama ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di Yogyakarta,” ungkapnya.
Wakil Rektor Bidang 3 UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd., dalam sambutannya menyoroti isi kerja sama yang meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kolaborasi dengan program studi baru, yaitu Magister Manajemen UPY. “Kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan manfaat langsung bagi para mahasiswa dan masyarakat luas,” kata Dr. Septian Aji Permana.
Acara ini diakhiri dengan penandatanganan MOU antara kedua institusi, yang disaksikan oleh para pimpinan dan dosen dari UPY dan STIE IEU Yogyakarta. Penandatanganan MOU ini menandai awal dari kerja sama yang erat antara UPY dan STIE IEU Yogyakarta, yang diharapkan dapat memperkuat posisi kedua institusi di kancah pendidikan tinggi Yogyakarta.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan UPY dan STIE IEU Yogyakarta dapat saling mendukung dalam menjalankan program-program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dan siap menghadapi tantangan global.
Dosen Karyawan UPY vs Pemerintah Kabupaten Bantul melaksanakan ajang silaturahmi melalui pertandingan sepak bola yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (9/08/2024).
Kapten Tim sepak bola Dokar UPY, Sunggito Oyama menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan silaturahmi melalui pertandingan sepak bola bisa berjalan dengan lancar. Meski demikian, pertandingan ini bukan untuk mencari pemenang namun untuk sebagai ajang silaturahim antar akademisi UPY dengan Pemerintah Kabupaten Bantul.
“Kita tidak mencari siapa pemenang yang penting pada kesempatan baik ini kita sudah melakukan silaturrahmi lewat olahraga.”jelas Oyama.
Selain Dosen dan Karyawan, pada pertandingan persahabatan tersebut tim UPY juga diperkuat oleh beberapa mahasiswa dari Prodi Ilmu Keolahragaan UPY. Sehingga selain untuk menyalurkan hobi dan menjaga kebugaran serta mencari bibit-bibit baru atlet sepak bola.
Oyama berharap, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar silaturrahmi para akademisi dengan pimpinan Kabupaten Bantul bisa terus berkolaborasi dan menjaga sinergitas untuk membangun Kampus UPY tercinta dan Kabupaten Bantul tentunya.
Pertandingan dimulai pada pukul 16.00 wib dengan kedua tim saling bermain dengan penuh semangat dan tentunya menjaga sportifitas di atas lapangan. Hasil akhir pertandingan dimenangkan oleh tim Pemkab Bantul dengan skor 4-3.
“Melalui salah satu cabang olah raga ini kita menjalin silatuhmi, karena banyak cara memperbanyak saudara, dan salah satunya dengan sparing sepak bola, sehingga dapat terjalin hubungan komunikasi yang baik.”pungkas Oyama.
Dalam upaya memperkuat komitmennya untuk menyediakan pembelajaran yang berkualitas, maju, dan terbarukan, PVTO UPY dengan bangga mengumumkan penerimaan hibah berupa dua mesin terbaru dari Wuling Motors. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi prodi untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan kejuruan dan keilmuan dalam bidang inovasi rekayasa teknologi otomotif ramah lingkungan, berlandaskan ketaqwaan dan komitmen nasional pada tahun 2043.
Pada bulan lalu tepatnya 27/06/2024, berlangsung acara seremonial penyerahan unit mesin Wuling oleh perwakilan dari PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) Yogyakarta kepada PVTO UPY. Acara tersebut dihadiri oleh Kaprodi, Bapak Bayu Gilang Purnomo, M.Pd., dan Kepala Bengkel PVTO UPY, Bapak Muhamad Amiruddin, M.Pd.
Dengan adanya mesin baru ini, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa PVTO UPY dalam praktik otomotif. Selain itu, hibah ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi dosen-dosen PVTO UPY dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dalam pengabdian kepada masyarakat maupun penelitian di bidang otomotif.
PVTO UPY berterima kasih kepada Wuling Motors atas dukungan dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PVTO UPY semakin optimis dapat mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di industri otomotif yang terus berkembang.
Accounting Festival atau Acfest #1 merupakan program kerja dari HMP Akuntansi yang dilaksanakan untuk memperingati Dies Natalies Prodi Akuntansi yang ke 27. Tema dari kegiatan Acfest kali ini yaitu “Millennials Take Action for the Future of Accounting” Melalui tema ini diharapkan prodi Akuntansi mampu mendorong mahasiswanya agar mampu menciptakan gagasan kreatif sehingga mampu bersaing di dunia akuntansi.
Rangkaian dari Acfest diisi dengan berbagai perlombaan seperti lomba logo, poster, dan video promosi yang ditujukan untuk mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta. Kemudian ada juga lomba Accounting Dance yang ditujukan untuk siswa SMA/SMK/sederajat di Yogyakarta yang bertujuan untuk memperkenalkan Prodi Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta kepada calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Rangkaian acara terakhir yaitu Acara Puncak Acfest yang dilaksanakan pada Jumat (21/06/2024) di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan ini diisi dengan acara potong tumpeng dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dari lomba-lomba yang sudah terlaksana.
Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan diskusi untuk melakukan peninjauan terhadap kurikulum yang dilaksanakan pada bulan Mei lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah, Wakil Dekan 1 FKIP UPY, Ketua Umum P3SI, Guru Mapel Sejarah, Kepala Sekolah, MGMP Sejarah, AGSI DIY, Mahasiswa, dan Alumni.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para dosen, guru, stakeholder dan praktisi di lapangan untuk berkolaborasi dalam mengevaluasi kurikulum Program Studi Pendidikan Sejarah. Keterlibatan para pihak tersebut diharapkan dapat memberikan masukan berharga terkait kurikulum yang telah disiapkan oleh program studi, sehingga dapat menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan kurikulum Program Studi Pendidikan Sejarah guna meningkatkan relevansi dengan tuntutan industri dan kemajuan teknologi informasi yang terus berkembang. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Program Studi Pendidikan Sejarah UPY dalam memastikan bahwa kurikulum yang disajikan sesuai dengan perkembangan terkini dalam bidang pendidikan sejarah.
Sedekah Akhir Periode merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh HMP-AKT UPY sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas dan jiwa sosial anggota maupun pengurus HMP-AKT UPY. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anggota dan pengurus dalam kegiatan sosial kepada anak-anak panti asuhan.
Dengan adanya kegiatan sedekah akhir diharapkan dapat meningkatkan kepedulian seluruh anggota maupun pengurus HMP Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta serta dapat bermanfaat atau membantu orang yang membutuhkan.
Kotagede dan Pleret adalah sebuah kota lama yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta bagian selatan yang secara administratif terletak di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Sebagai kota kuno bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam yang berdiri tahun 1532 M, Kotagede dan Pleret merupakan daerah dengan banyak peninggalan sejarah yang terlihat dari arsitektur bangunan maupun kehidupan sosial budaya.
Guna memberikan informasi, inspirasi, dan pemahaman mengenai sejarah panjang Kerajaan Mataram Islam, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Jelajah Sejarah Mataram Islam ( Kotagede – Pleret ). Kegiatan jelajah ini juga dimaksudkan untuk membentuk sikap peduli serta menambah kecintaan generasi milineal terhadap bangsanya sendiri serta menghargai dan melestarikan peninggalan bersejarah.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta dan umum. Turut hadir dalam kegiatan tersebut bapak Dr. Muhammad Iqbal Birsyada M.Pd dan Bapak Bayu Ananta Wibowo, M.Pd sebagai dosen pendamping. Dalam kegiatan ini ada tiga lokasi yang dikunjungi yaitu Kompleks Masjid Gedhe Kotagede, Museum Sejarah Purbakala Pleret, dan Situs Kerto.
Yogyakarta, 31 Juli 2024 – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan bangga mengumumkan bahwa telah terpilih sebagai salah satu dari 70 perguruan tinggi penerima Program Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) tahun 2024 dengan total hibah mencapai 800 juta rupiah. Dari total 101 proposal yang masuk, UPY berhasil lolos berkat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan profesi guru di Indonesia.
Dalam rangka implementasi program ini, UPY akan melaksanakan beberapa inisiatif strategis untuk memperkuat dan memperluas layanan Pendidikan Profesi Guru (PPG), antara lain:
1. Penambahan Bidang Studi pada Pendidikan Profesi Guru:
UPY akan menambah dua bidang studi baru dalam program PPG, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Langkah ini diambil untuk memperluas pilihan bidang studi bagi calon guru, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang kompeten di berbagai bidang.
2. Memperluas Kerjasama dengan Mitra:
UPY akan memperluas kerjasama dengan mitra-mitra strategis untuk menambah rombongan belajar pada bidang studi Pendidikan Sejarah dan Bimbingan Konseling. Kerjasama ini akan diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan pelaksanaan pelatihan serta workshop bersama, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG di UPY.
3. Meningkatkan Pengelolaan dan Pelaksanaan Pembelajaran Mikro Reflektif:
Dalam lingkungan kelas hybrid, UPY akan meningkatkan pengelolaan dan pelaksanaan pembelajaran mikro reflektif secara efektif. Hal ini akan meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, dan menciptakan pengalaman pembelajaran yang berharga dan bermakna bagi semua pihak yang terlibat.
4. Memperkuat Fungsi dan Peran Pusat Sumber Belajar (PSB):
UPY akan mengembangkan panduan layanan yang terintegrasi dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung program Pendidikan Profesi Guru. Peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan sumber belajar berbasis TIK serta peningkatan kualitas sarana pembelajaran, khususnya ebook bidang keilmuan PPG, juga akan menjadi fokus utama.
5. Mendorong Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PPG: UPY akan mengembangkan pembelajaran daring berbasis Learning Management System (LMS), konten digital, dan platform pembelajaran daring. Selain itu, pelatihan penggunaan teknologi bagi dosen dan mahasiswa akan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran.
Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam acara penandatanganan hibah yg diselenggarakan oleh direktur kelembagaan dikti di Artotel Senayan di Jakarta menyatakan, “Kami sangat bangga dan bersyukur atas terpilihnya UPY sebagai penerima Program Revitalisasi LPTK 2024. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru melalui berbagai inovasi dan kerjasama strategis. Program ini akan menjadi langkah penting bagi UPY dalam mencetak guru-guru berkualitas yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.”tegas Paiman.