Kategori: Berita Utama

  • Pengumuman Calon Peserta dan Ketentuan lainnya untuk Wisuda 21 September 2024

    Pengumuman Calon Peserta dan Ketentuan lainnya untuk Wisuda 21 September 2024

    Diumumkan kepada semua mahasiswa calon peserta wisuda perihal Wisuda Periode I (Offline 21 September  2024) Tahun Akademik 2024/2025.

    Peserta wisuda adalah mahasiswa yang sudah yudisium di bulan Juni – Agustus 2024 dan sudah membayar wisuda. Berikut daftar calon peserta dan ketentuan lainnya terlampir.

  • FKIP UPY Kembali Tambah Doktor Baru

    FKIP UPY Kembali Tambah Doktor Baru

    Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikannya dengan menambah jumlah dosen bergelar doktor. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi universitas dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, UPY optimis dapat memberikan pendidikan yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang unggul di bidangnya. Keberhasilan ini juga merupakan bukti nyata dari UPY dalam mendukung dan memfasilitasi pengembangan karir para dosennya. UPY senantiasa mendorong dosen-dosennya untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan melakukan penelitian yang berkualitas.

    Dengan bertambahnya jumlah doktor di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UPY berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu pendidikan di Indonesia. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor juga menjadi bagian dari strategi UPY untuk memperkuat daya saingnya di tingkat nasional maupun internasional.

  • Prodi Teknik Biomedis UPY Bersinergi dengan CV Acta Techno Inava & PT Widya Imersif Teknologi

    Prodi Teknik Biomedis UPY Bersinergi dengan CV Acta Techno Inava & PT Widya Imersif Teknologi

    Program Studi (Prodi) Teknik Biomedis Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) resmi menjalin kerjasama strategis dengan CV Acta Techno Inava dan PT Widya Imersif Teknologi. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat penerapan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada pengembangan teknologi biomedis yang inovatif.

    Ruang Lingkup Kerjasama

    Kolaborasi ini mencakup beberapa inisiatif utama:

    Inovasi Solusi Kesehatan: Mengembangkan solusi teknologi yang dapat diimplementasikan di komunitas lokal untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.

    Peningkatan Kualitas Pendidikan:

    Kurikum dan Pelatihan: Pengembangan kurikulum berbasis teknologi terkini dengan melibatkan ahli dari CV Acta Techno Inava dan PT Widya Imersif Teknologi untuk memberikan materi ajar dan pelatihan langsung kepada mahasiswa.

    Magang dan Penelitian Bersama: Mahasiswa Prodi Teknik Biomedis akan memiliki kesempatan untuk magang di perusahaan mitra dan terlibat dalam proyek-proyek penelitian bersama.

    Penelitian Inovatif:

    Proyek Penelitian Bersama: Penelitian yang melibatkan teknologi imersif dan perangkat lunak canggih untuk menciptakan solusi medis baru dan meningkatkan metode diagnostik.

    Fasilitasi Laboratorium dan Teknologi: Akses ke fasilitas dan teknologi mutakhir dari CV Acta Techno Inava dan PT Widya Imersif Teknologi untuk mendukung penelitian di laboratorium UPY.

    Pengabdian kepada Masyarakat:

    Program Sosial dan Edukasi: Melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti workshop dan seminar tentang teknologi kesehatan terbaru, serta penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di masyarakat.

  • The International Seminar on Sports 2024 “Challenges in the development of Sport Health, Sport Tourism and Sport Technology globally”

    The International Seminar on Sports 2024 “Challenges in the development of Sport Health, Sport Tourism and Sport Technology globally”

    Join us for the Online Seminar
    Date: Wednesday, September 18, 2024
    Time: 9:00 AM – Finish (Indonesia Time Zone) via Zoom Meeting

    Speakers
    1.⁠ ⁠Chutimon Khemtong, Ph.D. (College of Sports Science and Technology, Mahidol University, Thailand)
    2.⁠ ⁠Bimo Alexander, S.Pd., M.Or., AIFMO-U (Universitas PGRI Yogyakarta, Komisaris PT. Pendidikan dan Pelatihan Massase, Indonesia)
    3.⁠ ⁠Dr. Japhet Ndayisenga (University of Burundi, Burundi)
    4.⁠ ⁠Luthfia Dewi, Ph.D. (A Postdoctoral Fellow, University of Taipei, Taipei)
    5.⁠ ⁠Nur Amirah Fatin (PRO MMR, Sports Recovery, Malaysia)
    6.⁠ ⁠⁠Wan Asyilah binti W. Zaid / Puan Syila (The Healer Crib, Malaysia)

    Registration Fee:
    Participant:
    •⁠ ⁠Student: Rp 100,000 (USD 6.44)
    •⁠ ⁠General: Rp 200,000 (USD 12.89)

    Presenter:
    •⁠ ⁠Student: Rp 150,000 (USD 9.66)
    •⁠ ⁠General: Rp 300,000 (USD 19.33)

    Registration:
    https://bit.ly/ISOS2024_RegistrationForm
    Article Template:
    bit.ly/ISOS_Template

    More info:
    +6285842221197 – Denaz
    +6281271150868 – Ricka

  • Joint International Community Service Universitas PGRI Yogyakarta Bersama Sirindhorn College of Public Health Thailand di Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan

    Joint International Community Service Universitas PGRI Yogyakarta Bersama Sirindhorn College of Public Health Thailand di Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan

    Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kolaborasi internasional dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bersama Sirindhorn College of Public Health, Thailand, menyelenggarakan kegiatan Joint International Community Service. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan akademik antara kedua institusi, tetapi juga memberikan layanan kesehatan dan edukasi bagi masyarakat Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan, Yogyakarta.

    Acara yang berlangsung pada Senin, 2 September 2024 ini dimulai dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan bagi masyarakat setempat. Dosen dan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta serta Sirindhorn College of Public Health berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan dan berdiskusi tentang berbagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup melalui penerapan pola hidup sehat.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman, dan perwakilan dari Sirindhorn College of Public Health. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam memperkuat hubungan akademik dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat melalui kolaborasi yang berkesinambungan.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan umum. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta. Masyarakat Padukuhan Sonosewu menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti layanan kesehatan ini, menandakan kebutuhan mereka akan perhatian kesehatan yang lebih baik.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi UPY juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan pencegahan penyakit melalui kebiasaan sehari-hari. Sesi ini diiringi dengan diskusi interaktif antara masyarakat, dosen, serta mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health. Diskusi interaktif tersebut memungkinkan mahasiswa untuk berbagi pengalaman mengenai sistem kesehatan di Thailand, khususnya pendekatan kesehatan masyarakat yang bisa diadopsi di Indonesia. Hal ini memberikan wawasan baru bagi semua peserta tentang bagaimana sistem kesehatan di dua negara berbeda dapat saling belajar dan berkembang.

    Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh peserta, baik dari masyarakat, dosen, maupun mahasiswa dari kedua institusi. Foto ini menjadi simbol kuat dari kolaborasi yang terjalin antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health.

    Kegiatan Joint International Community Service ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, bagi mahasiswa dan dosen yang terlibat, kegiatan ini merupakan sarana untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan antaruniversitas di Indonesia dan Thailand.

    Dengan adanya program ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health berkomitmen untuk terus melanjutkan kolaborasi dalam pengabdian masyarakat, penelitian, dan program-program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

  • Visiting Lecturer dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand

    Visiting Lecturer dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand

    Yogyakarta, 2 September 2024 – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus berkomitmen dalam memperkuat kolaborasi internasional sebagai bagian dari visi go international. Dalam rangkaian acara yang berlangsung di Ruang Multimedia Universitas PGRI Yogyakarta, UPY menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan menghadirkan narasumber dari Sirindhorn College of Public Health, Khon Kaen, Thailand, yaitu Dr. Phanuwat Sriyotha.

    Acara ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen tentang sistem kesehatan di Thailand dan memberikan informasi yang dapat diadaptasi dalam konteks sistem kesehatan di Indonesia. Dalam sambutannya, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, menekankan pentingnya berbagi pengetahuan dan kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global, khususnya di bidang kesehatan. Beliau berharap bahwa ilmu yang dibagikan oleh Dr. Phanuwat dapat menjadi kontribusi signifikan dalam pengembangan kesehatan di Indonesia.

    Dr. Phanuwat Sriyotha menyampaikan materi dengan tema “Lesson Learned of Health System in Thailand“, menjelaskan bagaimana Thailand berhasil meningkatkan sistem kesehatannya melalui berbagai program, termasuk penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas, penggunaan teknologi kesehatan, serta regulasi yang mendukung keberlanjutan layanan. Diskusi interaktif pun berlangsung antara audiens dan narasumber, yang membahas kemungkinan penerapan beberapa elemen sistem kesehatan Thailand di Indonesia.

    Acara ini diakhiri dengan penandatanganan Implementation Agreement antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health sebagai langkah awal menjalin kerja sama yang lebih berkelanjutan di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian dan pengabdian masyarakat, serta berbagai program mobilitas mahasiswa dan dosen.

    Dengan adanya kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta terus berupaya memperkuat hubungan internasional, khususnya dengan perguruan tinggi di Thailand, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

  • Student Mobility – Education Sharing with Sirindhorn College of Public Health Student in Universitas PGRI Yogyakarta

    Student Mobility – Education Sharing with Sirindhorn College of Public Health Student in Universitas PGRI Yogyakarta

    Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai institusi internasional. Kali ini, UPY bekerja sama dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand, dalam kegiatan Student Mobility bertajuk “Education Sharing“. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari kedua negara, Indonesia dan Thailand, untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta mempererat hubungan akademik antar kedua institusi.

    Acara yang berlangsung di Ruang 505 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta, dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY, bersama dengan mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pemahaman tentang sistem pendidikan di kedua negara dan meningkatkan kolaborasi akademik antara institusi pendidikan Indonesia dan Thailand.

    Kegiatan dimulai dengan perkenalan mahasiswa Sirindhorn College of Public Health kepada para perwakilan program studi yang terlibat. Setiap program studi dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY menyampaikan materi yang relevan sesuai dengan tema Education Sharing. Para dosen berbagi informasi mengenai kurikulum, metode pengajaran, serta tantangan yang dihadapi dalam pendidikan tinggi.

    Diskusi interaktif antara mahasiswa dari kedua institusi memberikan kesempatan bagi peserta untuk membandingkan sistem pendidikan di Thailand dan Indonesia. Mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health berbagi pengalaman mereka mengenai sistem pendidikan dan kehidupan kampus di Thailand, sementara mahasiswa UPY juga berbagi wawasan tentang dinamika pendidikan di Indonesia.

    Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa UPY dan mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health, yang melambangkan kolaborasi dan persahabatan antara kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Thailand.

    Kegiatan Student Mobility telah menghasilkan peningkatan pengetahuan bagi mahasiswa dari kedua negara, memberikan wawasan yang lebih luas tentang sistem pendidikan di masing-masing institusi dan menunjukkan bahwa kolaborasi lintas negara dapat membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk memahami budaya akademik di masing-masing negara, yang diharapkan dapat mempererat hubungan internasional dan membangun rasa saling pengertian antar budaya. Kegiatan ini membuka peluang untuk jalinan kerjasama yang lebih erat di masa mendatang, termasuk dalam bentuk pertukaran mahasiswa, dosen, serta riset kolaboratif di bidang kesehatan dan pendidikan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health semakin memperkuat komitmen mereka dalam mendukung pendidikan global dan memperluas jaringan akademik internasional.

  • UKM Silat UPY Raih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

    UKM Silat UPY Raih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

    Selamat untuk UKM Silat UPY atas Prestasinya Meraih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

  • Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI)

    Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI)

    Program Kedaireka skema INOVOKASI merupakan suatu skema yang dibawah Program Kedaireka untuk meningkatkan perekonomian mitra dari hasil riset pengusul. Salah satu pengusul tersebut ialah Ekha Rifki Fauzi atau lebih dikenal Mr. F dari Prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis, Universitas PGRI Yogyakarta. Beliau adalah salah satu dosen yang mengusulkan program INOVOKASI ke Kedaireka. Penyeleksian telah dilaksanakan sejak Mei hingga Agustus 2024. Pengumuman pemenang telah diumumkan pada lawan website kedaireka https://backoffice.kedaireka.id/berita/pengumuman-penerima-bantuan-program-inovasi-kreatif-untuk-mitra-vokasi-tahap2

    Fauzi atau Mr. F menjadi salah satu pemenang untuk mengimplementasikan hasil risetnya di skema INOVOKASI kepada mitranya. Program INOVOKASI dapat menjembatani hilirisasi hasil riset untuk kemaslahatan masyarakat, terutama peningkatan taraf ekonomi mitra. Sehingga, hal ini menjadi momentum bahwa Prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis UPY telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi vokasi lainnya dalam berkompetisi mendapatkan hibah pendanaan eksternal dari Akademik Perguruan Tinggi Vokasi (APTV).

    Pada pengumuman pemenang, Mr. F menjadi 12 pemenang dari perguruan tinggi vokasi swasta dari total 66 pemenang pada tahap kedua skema INOVOKASI. Seleksi ketat Program Kedaireka ini dapat menjadi indikator bahwa pengajar dari perguruan tinggi swasta dapat bersaing dengan perguruan tinggi negeri. Pada skema INOVOKASI ini, Mr. F mengusulkan program dengan judul “Peningkatan Usaha Mikro Layanan Kesehatan Dasar dengan Teknologi Tepat Guna Alat Pemanas Bayi Pintar”.

    Hasil riset Mr. F sebelumnya telah terpublikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus Q2 di laman: https://journal.umy.ac.id/index.php/jrc/article/view/18539 menjadi dasar rekam jejak utama yang relevan dengan skema INOVOKASI. Selain itu, buku monograf Mr. F berjudul “Implementasi Teknologi IoT di Infant Warmer” dengan ISBN: 9786237668947 juga menjadi rekam jejak untuk dasar pengusulan pada Program Kedaireka. Maka dari itu, Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia. Salam Inovasi!