Kategori: Berita Utama

  • Joint International Community Service Universitas PGRI Yogyakarta Bersama Sirindhorn College of Public Health Thailand di Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan

    Joint International Community Service Universitas PGRI Yogyakarta Bersama Sirindhorn College of Public Health Thailand di Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan

    Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kolaborasi internasional dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bersama Sirindhorn College of Public Health, Thailand, menyelenggarakan kegiatan Joint International Community Service. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan akademik antara kedua institusi, tetapi juga memberikan layanan kesehatan dan edukasi bagi masyarakat Padukuhan Sonosewu, Kelurahan Patangpuluhan, Yogyakarta.

    Acara yang berlangsung pada Senin, 2 September 2024 ini dimulai dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan bagi masyarakat setempat. Dosen dan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta serta Sirindhorn College of Public Health berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan dan berdiskusi tentang berbagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup melalui penerapan pola hidup sehat.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman, dan perwakilan dari Sirindhorn College of Public Health. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam memperkuat hubungan akademik dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat melalui kolaborasi yang berkesinambungan.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan umum. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta. Masyarakat Padukuhan Sonosewu menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti layanan kesehatan ini, menandakan kebutuhan mereka akan perhatian kesehatan yang lebih baik.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi UPY juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan pencegahan penyakit melalui kebiasaan sehari-hari. Sesi ini diiringi dengan diskusi interaktif antara masyarakat, dosen, serta mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health. Diskusi interaktif tersebut memungkinkan mahasiswa untuk berbagi pengalaman mengenai sistem kesehatan di Thailand, khususnya pendekatan kesehatan masyarakat yang bisa diadopsi di Indonesia. Hal ini memberikan wawasan baru bagi semua peserta tentang bagaimana sistem kesehatan di dua negara berbeda dapat saling belajar dan berkembang.

    Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh peserta, baik dari masyarakat, dosen, maupun mahasiswa dari kedua institusi. Foto ini menjadi simbol kuat dari kolaborasi yang terjalin antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health.

    Kegiatan Joint International Community Service ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, bagi mahasiswa dan dosen yang terlibat, kegiatan ini merupakan sarana untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan antaruniversitas di Indonesia dan Thailand.

    Dengan adanya program ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health berkomitmen untuk terus melanjutkan kolaborasi dalam pengabdian masyarakat, penelitian, dan program-program pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

  • Visiting Lecturer dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand

    Visiting Lecturer dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand

    Yogyakarta, 2 September 2024 – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus berkomitmen dalam memperkuat kolaborasi internasional sebagai bagian dari visi go international. Dalam rangkaian acara yang berlangsung di Ruang Multimedia Universitas PGRI Yogyakarta, UPY menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan menghadirkan narasumber dari Sirindhorn College of Public Health, Khon Kaen, Thailand, yaitu Dr. Phanuwat Sriyotha.

    Acara ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen tentang sistem kesehatan di Thailand dan memberikan informasi yang dapat diadaptasi dalam konteks sistem kesehatan di Indonesia. Dalam sambutannya, Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, menekankan pentingnya berbagi pengetahuan dan kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global, khususnya di bidang kesehatan. Beliau berharap bahwa ilmu yang dibagikan oleh Dr. Phanuwat dapat menjadi kontribusi signifikan dalam pengembangan kesehatan di Indonesia.

    Dr. Phanuwat Sriyotha menyampaikan materi dengan tema “Lesson Learned of Health System in Thailand“, menjelaskan bagaimana Thailand berhasil meningkatkan sistem kesehatannya melalui berbagai program, termasuk penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas, penggunaan teknologi kesehatan, serta regulasi yang mendukung keberlanjutan layanan. Diskusi interaktif pun berlangsung antara audiens dan narasumber, yang membahas kemungkinan penerapan beberapa elemen sistem kesehatan Thailand di Indonesia.

    Acara ini diakhiri dengan penandatanganan Implementation Agreement antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health sebagai langkah awal menjalin kerja sama yang lebih berkelanjutan di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian dan pengabdian masyarakat, serta berbagai program mobilitas mahasiswa dan dosen.

    Dengan adanya kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta terus berupaya memperkuat hubungan internasional, khususnya dengan perguruan tinggi di Thailand, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

  • Student Mobility – Education Sharing with Sirindhorn College of Public Health Student in Universitas PGRI Yogyakarta

    Student Mobility – Education Sharing with Sirindhorn College of Public Health Student in Universitas PGRI Yogyakarta

    Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai institusi internasional. Kali ini, UPY bekerja sama dengan Sirindhorn College of Public Health, Thailand, dalam kegiatan Student Mobility bertajuk “Education Sharing“. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari kedua negara, Indonesia dan Thailand, untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta mempererat hubungan akademik antar kedua institusi.

    Acara yang berlangsung di Ruang 505 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Yogyakarta, dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY, bersama dengan mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pemahaman tentang sistem pendidikan di kedua negara dan meningkatkan kolaborasi akademik antara institusi pendidikan Indonesia dan Thailand.

    Kegiatan dimulai dengan perkenalan mahasiswa Sirindhorn College of Public Health kepada para perwakilan program studi yang terlibat. Setiap program studi dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPY menyampaikan materi yang relevan sesuai dengan tema Education Sharing. Para dosen berbagi informasi mengenai kurikulum, metode pengajaran, serta tantangan yang dihadapi dalam pendidikan tinggi.

    Diskusi interaktif antara mahasiswa dari kedua institusi memberikan kesempatan bagi peserta untuk membandingkan sistem pendidikan di Thailand dan Indonesia. Mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health berbagi pengalaman mereka mengenai sistem pendidikan dan kehidupan kampus di Thailand, sementara mahasiswa UPY juga berbagi wawasan tentang dinamika pendidikan di Indonesia.

    Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa UPY dan mahasiswa dari Sirindhorn College of Public Health, yang melambangkan kolaborasi dan persahabatan antara kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Thailand.

    Kegiatan Student Mobility telah menghasilkan peningkatan pengetahuan bagi mahasiswa dari kedua negara, memberikan wawasan yang lebih luas tentang sistem pendidikan di masing-masing institusi dan menunjukkan bahwa kolaborasi lintas negara dapat membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk memahami budaya akademik di masing-masing negara, yang diharapkan dapat mempererat hubungan internasional dan membangun rasa saling pengertian antar budaya. Kegiatan ini membuka peluang untuk jalinan kerjasama yang lebih erat di masa mendatang, termasuk dalam bentuk pertukaran mahasiswa, dosen, serta riset kolaboratif di bidang kesehatan dan pendidikan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Sirindhorn College of Public Health semakin memperkuat komitmen mereka dalam mendukung pendidikan global dan memperluas jaringan akademik internasional.

  • UKM Silat UPY Raih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

    UKM Silat UPY Raih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

    Selamat untuk UKM Silat UPY atas Prestasinya Meraih Emas Di Kejurnas Indonesia Super Championship 2024

  • Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI)

    Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI)

    Program Kedaireka skema INOVOKASI merupakan suatu skema yang dibawah Program Kedaireka untuk meningkatkan perekonomian mitra dari hasil riset pengusul. Salah satu pengusul tersebut ialah Ekha Rifki Fauzi atau lebih dikenal Mr. F dari Prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis, Universitas PGRI Yogyakarta. Beliau adalah salah satu dosen yang mengusulkan program INOVOKASI ke Kedaireka. Penyeleksian telah dilaksanakan sejak Mei hingga Agustus 2024. Pengumuman pemenang telah diumumkan pada lawan website kedaireka https://backoffice.kedaireka.id/berita/pengumuman-penerima-bantuan-program-inovasi-kreatif-untuk-mitra-vokasi-tahap2

    Fauzi atau Mr. F menjadi salah satu pemenang untuk mengimplementasikan hasil risetnya di skema INOVOKASI kepada mitranya. Program INOVOKASI dapat menjembatani hilirisasi hasil riset untuk kemaslahatan masyarakat, terutama peningkatan taraf ekonomi mitra. Sehingga, hal ini menjadi momentum bahwa Prodi Teknologi Rekayasa Elektro-medis UPY telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi vokasi lainnya dalam berkompetisi mendapatkan hibah pendanaan eksternal dari Akademik Perguruan Tinggi Vokasi (APTV).

    Pada pengumuman pemenang, Mr. F menjadi 12 pemenang dari perguruan tinggi vokasi swasta dari total 66 pemenang pada tahap kedua skema INOVOKASI. Seleksi ketat Program Kedaireka ini dapat menjadi indikator bahwa pengajar dari perguruan tinggi swasta dapat bersaing dengan perguruan tinggi negeri. Pada skema INOVOKASI ini, Mr. F mengusulkan program dengan judul “Peningkatan Usaha Mikro Layanan Kesehatan Dasar dengan Teknologi Tepat Guna Alat Pemanas Bayi Pintar”.

    Hasil riset Mr. F sebelumnya telah terpublikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus Q2 di laman: https://journal.umy.ac.id/index.php/jrc/article/view/18539 menjadi dasar rekam jejak utama yang relevan dengan skema INOVOKASI. Selain itu, buku monograf Mr. F berjudul “Implementasi Teknologi IoT di Infant Warmer” dengan ISBN: 9786237668947 juga menjadi rekam jejak untuk dasar pengusulan pada Program Kedaireka. Maka dari itu, Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia. Salam Inovasi!

  • UKM Taekwondo UPY Raih Emas di Bupati Bantul Cup

    UKM Taekwondo UPY Raih Emas di Bupati Bantul Cup

    UKM Taekwondo UPY Berjaya di kejuaraan Bupati Bantul CUP dengan perolehan 2 medali emas dan 5 medali perak dan 1 best player dengan hasil tersebut UPY bisa masuk juara umum 3.

  • KONFERENSI INTERNASIONAL 1ST ICASSE KOLABORASI 5 PERGURUAN TINGGI

    KONFERENSI INTERNASIONAL 1ST ICASSE KOLABORASI 5 PERGURUAN TINGGI

    Konferensi Internasional ICASSE (International Conference on Applied Social Science in Education) pertama yang diselenggarakan pada 24-25 Desember 2024, merupakan kolaborasi dari lima perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas PGRI Pontianak, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, dan STKIP Pasundan. Konferensi ini bertujuan untuk membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan ilmu sosial, sejalan dengan perkembangan era Society 4.0 yang menuntut lulusan yang melek teknologi serta memiliki keterampilan abad ke-21.  

    Latar belakang pemilihan tema “Enhancing The Role Of Artificial Intelligence In The Social Studies Education” dalam Konferensi Internasional 1st ICASSE ini didasari oleh perkembangan pesat di era Society 4.0, yang menuntut perubahan dalam sistem pembelajaran untuk mempersiapkan lulusan yang melek teknologi. Untuk menghadapi tantangan tersebut, lulusan tidak hanya perlu menguasai teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, bernalar, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta kemampuan pemecahan masalah yang didasari oleh nilai-nilai Pancasila. Keterampilan ini sangat relevan dalam memanfaatkan teknologi yang berkembang pesat, termasuk Artificial Intelligence (AI).

    Penggunaan AI dalam dunia pendidikan telah memberikan kemudahan yang luar biasa, baik dalam pengajaran maupun pembelajaran, di mana pendidik dan siswa sama-sama merasakan manfaatnya. Oleh karena itu, mempelajari dan mengoptimalkan penggunaan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran di bidang pendidikan menjadi langkah yang sangat penting.

    Topik ini dikaji lebih dalam pada sesi pertama konferensi yang menghadirkan narasumber dari berbagai negara, yaitu Dr. Sharifah Zannierah Syed Marzuki dari Universiti Teknologi Mara Malaysia, Dr. Nola Fibriyani Bte Salman dari Muhammadiyah Islamic College Singapore, dan Abdulnassir Yasin, M.Ed., dari Universitas Islam Uganda. Sesi ini dimoderatori oleh Salman Rasheed, M.BA, dari University of Turbat Pakistan.

    Pada sesi kedua, lima narasumber dari perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Dr. Salamah, M.Pd. (Universitas PGRI Yogyakarta), Dr. Jajang Hendar Hendrawan, M.Pd. (STKIP Pasundan), Dr. Saiful Bahri, M.Pd. (Universitas PGRI Pontianak), Dr. Imam Sukwatus Suja’i, M.Si. (Universitas Bhinneka PGRI), dan Dr. Lilik Sri Hariyani M. Ak. (Universitas PGRI Kanjuruhan Malang), mendiskusikan berbagai aspek terkait penerapan AI dalam pendidikan. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Victor Novianto dari Universitas PGRI Yogyakarta.

    Selanjutnya, konferensi ini menghadirkan 110 narasumber sebagai panelis dari berbagai institusi dan universitas, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebagian besar artikel dari konferensi ini dipublikasikan dalam Prosiding Internasional dengan DOI 10.31316/icasse.v1i0108.6703, menandakan kontribusi akademis yang signifikan dari acara ini. Kegiatan konferensi ini digawangi mahasiswa magister pendidikan IPS UPY yang dipimpin Novianto Ari Prihatin.

    Selain diskusi akademis, konferensi ini juga mengadakan lomba dengan lima kategori untuk memacu semangat kompetisi di antara para akademisi, yang mencakup Best Paper, Best Presentation, Best Learning Innovation, Best Learning Media, dan Best Practice yang hasilnya terlampir dibawah. ICASSE diharapkan menjadi acara rutin yang akan diselenggarakan secara bergilir di berbagai lokasi untuk mendorong kolaborasi antar perguruan tinggi.

  • Kenapa Memilih UPY?

    Kenapa Memilih UPY?

    Inilah alasan kenapa UPY merupakan salah satu pilihan terbaik, untuk kamu melanjutkan kuliah

    • Beasiswa milyaran rupiah dari dalam dan luar negeri
    • Berkesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa dengan universitas luar negeri
    • Diajar oleh Dosen Profesional dengan kualifikasi S3
    • Memiliki laboratorium pembelajaran yang lengkap
    • Memiliki sarana prasarana pendidikan yang lengkap
    • Lokasi strategis, dekat dengan pusat Kota Yogyakarta (Malioboro)
    • Siswa kelas XII atau lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat dapat diterima di semua program studi di UPY
    • PTS yang menerapkan sistem pembayaran UKT
  • Pergantian Pejabat Struktural Dekanat Fakultas Sains dan Teknologi

    Pergantian Pejabat Struktural Dekanat Fakultas Sains dan Teknologi

    Berdasar SK Rektor No. 146/SK/REKTOR-UPY/VIII/2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta, terhitung mulai tanggal 19 Agustus 2024 ada perubahan atau pergantian dalam jajaran struktural tersebut.

    Yaitu Setia Wardani M.Kom (Prodi Informatika) yang sebelumnya menjabat Wakil Dekan 1 pada saat ini sedang melaksanakan tugas belajar S3 di UGM, digantikan oleh apt. Margala Juang Bertorio, S.Farm., M.Clin.Pharm (Prodi Farmasi) sebagai Wakil Dekan l Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Yogyakarta.

    Sedangkan apt. Margala Juang Bertorio, S.Farm., M.Clin.Pharm yang sebelumnya menjabat Wakil Dekan ll digantikan oleh Ryan Rohmansyah, S.Gz., M.Gz (Dosen Prodi Gizi).

    Serah terima jabatan tersebut di pimpin oleh Wakil Rektor l Bidang Akademik, Ahmad Riyadi, M.Kom yang dilaksanakan pada Senin(19/8) di Ruang Sidang Rektorat.

  • Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pengelolaan, PPG UPY Kunjungi PPG UPGRIS

    Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pengelolaan, PPG UPY Kunjungi PPG UPGRIS

    Yogyakarta, 23 Agustus 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melakukan studi banding ke Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada hari Jumat. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik Upgris dalam mengelola PPG serta menggali potensi kerja sama di masa depan.

    Tuan rumah UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., selaku Rektor menyampaikan ucapan selamat datang di UPGRIS dan berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Beliau juga menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan balasan dari kunjungan terakhir UPGRIS ke UPY.

    Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Upgris dan berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan kedua perguruan tinggi. Beliau juga berharap, dari kunjungan ini UPY dapat membawa banyak ilmu untuk dapat diterapkan dalam pengelolaan PPG di UPY.

    Rombongan dari UPY yang terdiri dari unsur Yayasan, Rektorat, Dekan FKIP, Koordinator Pengelola PPG UPY beserta tim bertemu dengan pimpinan dan tim pengelola PPG Upgris untuk membahas berbagai hal terkait pengelolaan keuangan, sarana prasarana untuk asrama dan lab microteaching, akreditasi, persiapan matrikulasi untuk calon guru, mata kuliah elektif dan kegiatan mahasiswa PPG, mekanisme pelaksanaan hingga evaluasi.