Berikut Link Download Kalender Akademik 2023/2024
Kategori: Berita Utama
-
Universitas PGRI Yogyakarta Akan Menyelenggarakan Seminar Internasional Upincase Ke-4 Tahun 2023

Universitas PGRI Yogyakarta akan menyelenggarakan Seminar Internasional The 5th UPY International on Applied Science and Education (UPINCASE) 2023 dan The 2nd UPY International Conference on Education and Social Science (UPINCESS) 2023, pada tanggal 26 dan 27 September 2023 secara virtual. Tema pada UPINCASE 2023 ini adalah “The Impact of Science and Technology on Modern Society”, dan tema pada UPINCESS 2023 ini adalah “The Impact of Technology on Education and Social Dynamics”.
Pada UPINCASE ke-5 tahun ini akan menghadirkan keynote speakers dari 3 (tiga) negara, yaitu dari Tiongkok, Thailand, dan Indonesia, seperti tercantum di bawah ini.
Prof. Dr. Panarat Cherntanomwong (King Mongkuts Institute of Technology Ladkrabang, Thailand)
Theme: The Impact of Information and Communication Technology on Education in Modern Society
Li Li (Suzhou Polytechnic Institute of Agriculture (SPIA), Tiongkok)
Theme: Challenges, Opportunities, and Implications of Artificial Intelligence in the Modern World
Marti Widya Sari, S.T., M.Eng (Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia)
Theme: Technological Innovation for Sustainable Development in the Modern Era
Pada UPINCESS ke-2 tahun ini akan menghadirkan keynote speakers dari 3 (tiga) negara, yaitu dari Malaysia, Filipina, dan Indonesia, seperti tercantum di bawah ini.
Prof. Dr. Sharifah Zannierah Syed Marzuki (Universiti Teknologi MARA, Malaysia)
Theme: Harnessing the Power of Technology for 21st Century Learning
Dr. Fernan T. Tupas (Northern Iloilo State University, Ajuy Campus, Filipina)
Theme: The Influence of Social Media on Social Interaction and Interpersonal Relationships
Sujatmiko, M.Hum (Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia)
Theme: Cyberbullying and its Impact on Mental Health and Social Wellbeing
Tema pada UPINCASE 2023 ini adalah “The Impact of Science and Technology on Modern Society”, dan tema pada UPINCESS 2023 ini adalah “The Impact of Technology on Education and Social Dynamics”. Call for Paper meliputi Applied Science, Information Technology and Engineering untuk UPINCASE 2023, serta Education and Social Science untuk UPINCESS 2023. Silahkan dapat mengakses laman upincase.upy.ac.id dan upincess.upy.ac.id untuk informasi lebih lanjut.
-
15 Mahasiswa UPY Berpartisipasi mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 3

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah menghadirkan salah atau program unggulan kampus merdeka yakni Pertukaran Mahasiswa Merdeka atau biasa disebut juga PMM. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023 (PMM 3) adalah sebuah program pertukaran mahasiswa dalam negeri selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan pengakuan sks hingga 20 sks, lebih mengenal keberagaman, mengasah kemampuan leadership mahasiswa, membangun jejaring di masa kuliah.
Selama menjalani program ini, mahasiswa akan didampingi oleh dosen pembimbing masing-masing yang dipilih dari seluruh negeri. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan materi tentang “Modul Nusantara”, serta dukungan dari PMM 3. Adapun, jika mahasiswa terpilih, mahasiswa akan mendapatkan pengakuan sks dari mata kuliah yang diambil di luar kampus asal.
Tahun ini merupakan tahun ke-2 bagi Universitas PGRI Yogyakarta mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Universitas PGRI Yogyakarta telah mengirimkan mahasiswa yang telah lolos pendaftaran sebanyak 15 mahasiswa ke Universitas di luar pulau jawa, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Mahasiswa Universitas PGRI yogyakarta ini akan mengikuti pertukaran mahasiswa merdeka dalam jangka 1 semester. Dalam program ini mahasiswa dibebaskan untuk memilih mata kuliah yang ada di Universitas yang akan dituju, selain itu mahasiswa juga akan mendapatkan Modul Nusantara. Modul ini bertujuan untuk mengetahui keberagaman agama kebudayaan, sejarah tempat yang ada disekitar universitas, melakukan refleksi. Selain itu mahasiswa juga diajak untuk melakukan kegiatan sosial.
Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P menyampaikan harapannya kepada mahasiswa supaya bersungguh sungguh menjalankan program ini dengan baik dan ilmu wawasan yang didapatkan selama satu semester dapat bermanfaat dan dapat dibagikan kepada teman-teman di Universitas PGRI Yogyakarta. Serta selalu menjaga nama baik Universitas PGRI Yogyakarta ini.
Sementara itu Wakil Rektor lll UPY Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd. berpesan kepada mahasiswa untuk tetap semangat dalam menjalankan program selama Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan selalu menjaga nama baik Universitas PGRI Yogyakarta. Selain itu beliau juga berharap semoga ditahun berikutnya mahasiswa yang berminat mengikuti program unggulan kampus merdeka lebih meningkat.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/penandatanganan-mou-antara-upy-dan-nisu-filipina
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/info-kampus
-
Penandatanganan MoU antara UPY dan NISU Filipina

Kerjasama dua negara yaitu Indonesia dan Filipina, antara Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bersama Northern Iloilo State University (NISU) resmi berlanjut pada hari Senin, 17 Juli 2023 yang lalu. Dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) langsung oleh Presiden NISU Bobby D. Gerardo, D. Eng dan Rektor UPY Dr. Ir. Paiman, M.P, serta disaksikan oleh pejabat kampus Dr. Victor Novianto, M. Hum (Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional), Pebri Prihatmoko, S.Pd., M. Eng (Prodi Elektromedis) dan Nugraeni Putrie Windarti (Staff Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional) dari UPY, adapun dari NISU hadir Jomartin C. Limson, DPA (VP- Academic Affairs), dan MA. Xerxa Doan P. Billones-Franco Ed.D (Director – CICO, NISU).
MoU tersebut menjadi landasan bagi kedua institusi pendidikan tinggi untuk bekerja sama dalam berbagai bidang penting. Melalui MoU ini, UPY dan NISU akan memperkuat hubungan kolaboratif dalam menciptakan sinergi antara kedua lembaga pendidikan. Kerjasama ini akan mencakup berbagai aspek, seperti pertukaran pengetahuan dan pengalaman, penelitian bersama, program pertukaran mahasiswa dan dosen.
Dr. Ir Paiman, M.P menyampaikan kedepanya UPY dan NISU dapat bekerja sama dan berharap bisa mengundang NISU untuk berkunjung ke UPY. Sebelumnya salah satu dosen yaitu Dr. Fernan P. Tupas dari NISU telah bergabung dalam kegiatan seminar internasional yaitu UPINCASE (International Conference on Applied Science), sebagai salah satu pembicara yang akan dilaksanakan UPY di bulan Agustus 2023 mendatang.
Kerjasama yang terjalin antara kedua universitas berharap untuk saling memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia di wilayah masing-masing. MoU ini dapat menjadi wadah untuk memperluas wawasan dan perspektif akademik bagi mahasiswa dan dosen dari kedua belah pihak. Tidak hanya itu, MoU ini juga berpotensi membuka peluang baru bagi penelitian dan kolaborasi ilmiah antara kedua institusi, yang dapat berkontribusi pada pemecahan masalah lokal dan global, serta menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Dengan penandatanganan MoU antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Northern Iloilo State University makin mempercepat terwujudnya perubahan eksponensial terutama dalam memperkuat kerjasama bilateral antar-negara dan menciptakan iklim pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing di wilayah Asia Tenggara dan Pasifik.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya
-
Taufik Muhtarom Dosen Muda UPY Raih Gelar Ph.D di Taiwan Dengan Sangat Memuaskan

Taufik Muhtarom, Ph.D seorang Dosen muda dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta berhasil meraih gelar Doktornya (Ph.D) di Department of Education and Human Potential Development, National Dong Hwa University (NDHU), Taiwan. Dosen tetap di prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) itu dinyatakan lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan.
Ujian terbuka digelar secara daring melalui platform google meeting pada hari Selasa (27/6/2023). Penguji terdiri dari 3 professor dari kampus NDHU dan 2 professor dari kampus lain di Taiwan. Para pengujinya terdiri dari Prof. Chen Hsinyi, Prof. Chang Te-Sheng, Prof. Liu Mingzhou, Prof. Kao Tai-Chien dan Prof. Liang Ting Tsai .
Pada ujian tersebut Taufik Muhtarom menyajikan Disertasi berjudul “The Relationship between Math Learning Experiences and Math Achievement Among Elementary Students in Indonesia: Mediating Effect of Self Belief”. Dalam paparannya di hadapan penguji Taufik Muhtarom menjelaskan poin-poin disertasinya. Taufik memaparkan bahwa ketertinggalan kualitas pendidikan Indonesia dengan negara lain yang dibuktikan dengan rendahnya ranking skor kemampuan numerasi dari Lembaga survey internasional seperti TIMSS dan PISA menjadi alarm yang kuat bagi para pihak terkait untuk berupaya berperan serta dalam memperbaikinya.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penelitian tentang pengaruh dari pengalaman belajar matematika terhadap prestasi belajar yang dimediasi oleh self belief siswa dalam pembelajaran matematika. Self belief merupakan salah satu aspek psikologis siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika yang jarang diberikan perhatian secara serius. Padahal beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa variable math self belief dan kemampuan numerasi siswa menunjukkan hubungan yang positif. Dalam penelitiannya, Taufik menyoroti peran mediasi dari self belief yang terdiri dari math anxiety (kecemasan belajar), math self efficacy (efikasi diri), dan math self concept (konsep diri) pada pengalaman belajar matematika dan prestasi belajar siswa. Setelah melakukan penelitian dengan sample sebanyak 810 siswa sekolah dasar menggunakan teknik analisa data secara hierarchical multiple regression model ditemukan hasil bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan dari pengalaman belajar matematika siswa sekolah dasar terhadap prestasi belajar matematika dengan dukungan dari peran mediasi math self belief. Hasil dari penelitiannya mengkonfirmasi teori kognitif sosial dari Bandura yang menyatakan bahwa sebagian besar pembelajaran manusia itu terjadi dalam sebuah interaksi sosial. Proses individu dalam mendapatkan pengetahuan dapat berhubungan langsung dengan pengamatan terhadap interaksi sosial, pengalaman-pengalaman belajarnya dan pengaruh dari media yang ada.

Menurut Taufik Muhtarom, implikasi dari hasil penelitiannya adalah bahwa para guru di tingkat sekolah dasar khususnya guru matematika perlu untuk menaruh perhatian yang besar pada aspek psikologis siswa seperti kecemasan belajar, efikasi diri dan konsep diri siswanya dalam mengikuti pembelajaran matematika di kelas. Guru perlu untuk memberikan pengalaman belajar matematika bagi siswa dengan melakukan banyak inovasi pembelajaran dengan beberapa model pembelajaran yang bervariasi atau dengan media pembelajaran yang menarik. Selain itu guru juga perlu untuk mengurangi atau meniadakan ancaman dan hukuman negatif kepada siswa saat pembelajaran matematika berlangsung. Hal tersebut diperlukan agar siswa dapat mengurangi kecemasan belajar dan meningkatkan efikasi diri dan konsep dirinya saat pembelajaran matematika berlangsung. Dengan berbekal kecemasan diri yang rendah, efikasi diri dan konsep diri yang tinggi tersebut akan berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar matematika siswa di sekolah dasar.
baca juga:https://www.upy.ac.id/berita/program-pendidikan-profesi-guru-prajabatan-2023
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya
-
Berkolaborasi Bersama Mahasiswa Memberdayakan Pemuda Masjid Bermultibahasa Berbasis Teknologi

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bekerja sama dengan mahasiswa mereka memberdayakan pemuda Masjid Bilal Bin Robbah dalam hal berbahasa asing. Kegiatan yang mengusung tema “Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Information Technology (IT)” ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan variasi kegiatan di masjid dengan memanfaatkan teknologi.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2023, dimulai pada jam 14.00 – 16.00 WIB. Pelatian tersebut dilaksanakan di pondok masjid Bilal Bin Robbah yang merupakan tempat dimana remaja masjid beraktivitas.
Pelatihan ini telah memberikan pemuda masjid Bilal Bin Robbah kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan Inggris mereka. Para dosen dan mahasiswa UPY membimbing mereka dalam pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam pembelajaran bahasa asing.

Kegiatan pertama yang dilakukan yaitu pemaparan manfaat IT dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Membuat Power point menjadi salah satu materi yang diajarkan untuk membuat slide yang salah satunya untuk presentasi yang akan berguna untuk mereka kedepannya. Aplikasi yang di rekomendasikan untuk membuat power point yaitu Microsoft Power Point yang mempunyai tampilan interface dan mudah digunakan untuk pemula. Media IT yang lainnya yang dintegrasikan dengan Microsoft Power Point adalah Sound of Text. Media ini memungkinkan peserta bisa melatih pengucapan setiap kalimat berulang-ulang secara mandiri.
Setelah pemaparan materi selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab. Banyak respon dari remaja masjid terkait bagaimana langkah menambahkan media dan audio. Pelatihan ini dapat memberikan kesempatan untuk remaja masjid untuk praktek langsung cara membuat power point dengan di damping oleh mahasiswa dan dosen. Pada kegiatan ini juga dosen dan mahasiswa juga memberikan pengarahan bagaimana cara menyusun materi dengan baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Inggris. Pemilihan materi yang di sampaikan juga disesuaikan dengan kebutuhan remaja masjid saat berkomunikasi dengan bahasa arab maupunn bahasa Inggris. Remaja masjid juga di ajarkan bagaimana cara mengakses power point menggunakan handphone masing-masing.
Dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan remaja masjid Bilal Bin Robbah setelah melakukan praktek dapat meningkatkan semangat dalam belajar bahasa asing terutama bahasa arab dan bahasa inggris dengan memanfaatkan Information Technology dengan sebaik baiknya. Penggunaan teknologi informasi dengan baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam kemajuan mereka.
Pelatihan ini telah mencuri perhatian banyak orang dan menjadi viral di media sosial, menginspirasi banyak komunitas lainnya untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam memberdayakan pemuda di lingkungan mereka. UPY dan masjid Bilal Bin Robbah telah membuktikan bahwa kolaborasi dan pemanfaatan teknologi dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam pendidikan dan pembangunan pemuda.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/internship-dan-pengabdian-internasional-upy-di-thailand
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya
-
INTERNSHIP DAN PENGABDIAN INTERNASIONAL UPY DI THAILAND

Pada hari Jumat, 9 Jni 2023 Universitas PGRI Yogyakarta secara resmi telah melepas mahasiswa dan dosen mereka untuk mengikuti program internship dan pengabdian internasional. Program ini akan dilaksanakan di sekolah-sekolah di bawah Yayasan Al Hidayah Foundation for Education and Social Development di Thailand. Al Hidayah Foundation merupakan sebuah yayasan di Thailand yang fokus pada pendidikan dan sosial. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi hasil penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) antara UPY dengan Al Hidayah Foundation.
Program internship merupakan kegiatan yang bertujuan untuk melatih dan menyiapkan lulusan siap kerja terutama meningkatkan keterampilan mahasiswa UPY dalam profesinya nanti sebagai guru. Kegiatan internship internasional akan dilaksanakan selama 1 (satu) bulan dari tanggal 10 Juni sampai 10 Juli 2023 yang diikuti oleh delapan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. Delapan mahasiswa yang akan mengikuti program ini, empat dari program studi Pendidikan Guru PAUD dan empat dari program studi Ilmu Keolahragaan. Mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan mengajar siswa PAUD, SD, SMP dan SMA di Al Hidayah Thailand serta mengikuti kegiatan yang telah dijadwalkan. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman mengajar, terutama menngembangkan wawasan internasional.

Tidak hanya mahasiswa, tiga dosen dari Universitas PGRI Yogyakarta juga akan melaksanakan pengabdian masyarakat internasional di Thailand. Dosen-dosen tersebut adalah Syahria Anggita Sakti, M.Pd (Dosen Pendidikan Guru PAUD), Danarstuti Utami, M.Or (Dosen Ilmu Keolahragaan), dan Hadiono, M.Or (Dosen Ilmu Keolahragaan). Kegiatan pengabdian internasional yang akan berlangsung selama satu minggu akan mencakup penyelenggaraan seminar, dan edukasi. Harapannya, kegiatan pengabdian internasional ini dapat meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia, memperluas pengalaman terutama antar bangsa, dan meningkatkan kerjasama diantara dua negara khususnya organisasi ini.
Kedepan kerjasama antar Al Hidayah dan Universitas PGRI Yogyakarta diharapkan menjadi program kerjasama yang akan berjalan secara terjadwal serta berkesinambungan sehingga bermanfaat bagi kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia maupun Thailand.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya
-
Visiting Lecture Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia di S2 PIPS UPY

Program Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas PGRI Yogyakarta membahas secara mendalam dalam kegiatan visiting lecture selama 10 hari bersama Assoc. Profesor Dr. Arman Shah bin Abdullah dari Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) yang merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dan terbesar di Malaysia. Kuliah tamu secara daring dengan target artikel-artikel yang dibuat oleh mahasiswa S2 ini dilakukan dalam bahasa Indonesia dan membahas tema ” Penulisan Artikel Ilmiah dengan Kecerdasan Buatan” (Artificial Intelligence)”.
Materi kecerdasan buatan (AI) memang menarik untuk dikaji mendalam karena telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk penulisan artikel ilmiah. Beberapa topik yang dibahas seperti Pengantar kecerdasan buatan dalam penulisan artikel ilmiah, penggunaan AI dalam memperkaya literatur penelitian, peningkatan kualitas penulisan artikel menggunakan AI. Pemahaman dan pencegahan plagiarisme menggunakan AI, sampai dengan tantangan dan masa depan AI dalam penulisan artikel ilmiah mampu terkupas selama kegiatan dalam 10 kali pertemuan ini.
Kedepannya antara Program Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial UPY yang sudah terkreditasi A dan UPSI akan mengadakan kerjasama lebih lanjut seperti pengadaan seminar Internasional bersama, bahkan pertukaran mahasiswa agar kualitas pendidikan semakin unggul dan mampu menjawab tantangan-tantangan masa depan.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/mewujudkan-upy-kampus-riset-dan-berbasis-teknologi-bersama-brin
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/info-kampus
-
Mewujudkan UPY Kampus Riset Dan Berbasis Teknologi Bersama BRIN

Bertempat di Politeknik Nuklir Indonesia BRIN di daerah Babarsari Yogyakarta, Universitas PGRI Yogyakarta resmi menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Teknologi Nasional pada tanggal, 03 Februari 2023 yang lalu, melalui Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU). MoU ditandatangani oleh Wakil Rektor III UPY Dr. Septian Aji Permana dan Plt. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN Edy Giri Rachman Putra, Ph.D. Turut hadir jajaran pimpinan UPY dalam acara penandatanganan tersebut diantaranya Dr. Victor Novianto, M.Hum (Kepala Kantor Urusan Internasional) dan Wahyu Sugianto M.Si. (Ketua Program Studi Bioteknologi). Selain itu, acara tersebut juga diikuti oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, 24 Rektor Universitas dan 4 Kepala Sekolah Tinggi di Yogyakarta.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan penjelasan dari sekretaris deputi bidang SDM iptek BRIN berkenaan kerjasama antara BRIN dan PT Mitra, salah satunya yaitu Universitas PGRI Yogyakarta. Kerjasama yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik dalam hal pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Selanjutnya pemaparan mengenai Arahan Kebijakan oleh Deputi Bidang SDM Iptek BRIN Edy Giri Rachman Putra yang menjelaskan mengenai profil BRIN dan program-program yang telah dilaksanakan, salah satu program kegiatanya Degree by Research. Degree by Research atau program belajar berbasis riset merupakan program dengan penugasan yang diberikan oleh pejabat pembina kepegawaian kepada ASN dan SDM lainnya untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal berbasis penelitian, pengembangan, dan pengkajian ilmu pengetahuan dan teknologi. Program ini berbasis kerjasama riset jangka panjang antara kelompok riset/Lab. di BRIN dengan kelompok riset/Lab dari PT penerima. Hingga tahun 2022 telah ada sekitar 773 mahasiswa (Perguruan tinggi dalam & luar negeri) yang mengikuti kegiatan ini.
Direktur Manajemen Talenta BRIN Raden Arthur Ario Lelono memaparkan Skema Program Mobilitas Periset BRIN. Raden Arthur Ario Lelono menjelaskan mengenai program kerjasama melalui Magang Riset MBKM, BARISTA (Bantuan Riset Tugas Akhir), Degree by Research, Research Assistant, Post Doctoral, Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi.
Penandatanganan MoU antara UPY dan BRIN diharapkan menjadi program kerjasama yang nantinya akan berjalan dan bermanfaat bagi kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/tim-riset-upy-kembangkan-konten-virtual-tour-museum-benteng-vredeburg
baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

