Kategori: Berita Utama

  • Tim Riset UPY Kembangkan Konten Virtual Tour Museum Benteng Vredeburg

    Tim Riset UPY Kembangkan Konten Virtual Tour Museum Benteng Vredeburg

    Kepala Museum Benteng Vredeburg Drs. Suharja menyerahkan sertifikat kepada sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sebagai apresiasi hasil kerja keras pengembangan konten virtual tour, di Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta.

    “Pengembangan konten virtual tour tersebut merupakan Program Hibah Riset Keilmuan UPY atas pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu RI, dengan bentuk kegiatan MBKM Project Independen,” terang Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M. Pd, dosen prodi Pendidikan Sejarah UPY.

    Dikatakan, pengembangan konten virtual tour Benteng Vredeburg untuk dimasukkan dalam pembelajaran IPS, khususnya pembelajaran sejarah pada peserta didik SD, SMP, dan SMA Sederajat. “Konten virtual tour tersebut difokuskan pada lokasi atau tempat-tempat bersejarah yang terdapat dalam minirama Museum Benteng Vredeburg,”ungkap Dr. M. Iqbal.

    Ketua Riset UPY Dr. Dhiniaty Gularso S.Si, M. Pd mengatakan, bahwa program tersebut sudah dimulai sejak bulan Desember 2021. Dilaksanakan untuk mengembangkan pemanfaatan Museum Benteng Vredeburg sebagai wahana edukasi pada masyarakat umumnya, khususnya para pelajar.

    “Tim riset terdiri dari Dr. Muhamnad Iqbal Birsyada, M. Pd, dosen prodi Pendidikan Sejarah, M. Fairuzabadi, M. Kom Dosen Informatika UPY, dan sebagai ketuanya saya sendiri. Dengan dibantu oleh 7 mahasiwa kami,” kata Dr. Dhiniaty, yang juga sebagai dosen PGSD UPY dan S2 Dikdas.

    Dr. Dhiniaty menjelaskan, berikut nama-nama mahasiswa UPY yang terlibat dalam proyek pengembangan konten virtual tour, di Benteng Vredeburg.

    “Dalam proyek pengembangan konten virtual tour di Benteng Vredeburg, kami juga dibantu oleh 7 mahasiswa kami dari UPY, yaitu, Muhammad Faiz Romadhon Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar; Ardyansyah Wahyu Sejati Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar; Yoga Pratama Prodi Informatika; Cahyo Putro Wardoyo Prodi Informatika; Muhammad Abdu Prodi Pendidikan Sejarah; Dhandi Khairul Anam Prodi Pendidikan Sejarah; dan Muhammad Khidir Baihaqi Prodi Pendidikan Sejarah.”jelas Dr. Dhiniaty.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/mahasiswa-upy-raih-prestasi-di-ajang-lomba-monolog-tingkat-nasional

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • Mahasiswa UPY Raih Prestasi Di Ajang Lomba Monolog Tingkat Nasional

    Mahasiswa UPY Raih Prestasi Di Ajang Lomba Monolog Tingkat Nasional

    Teater Orok Universitas Udayana baru saja menyelenggarakan lomba monolog tingkat nasional, event ini diselenggarakan pada tanggal 26 November 2022. Ajang ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa seluruh Indonesia.

    Yusuf Ade Firdauz Prodi Informatika angkatan 2022 merupakan perwakilan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta telah sukses mengharumkan serta mengibarkan bendera Universitas PGRI Yogyakarta sekaligus juga menjadi perwakilan Provinsi Yogyakarta.

    Dari seluruh peserta yang mendaftar ajang lomba tersebut, hanya diambil 5 peserta yang akan maju dibabak final. Pada ajang monolog tingkat nasional ini, Daus yang merupakan mahasiswa dari Prodi Informatika Universitas PGRI Yogyakarta telah meraih peringkat 3, ini merupakan prestasi pertamanya yang telah ia raih di Universitas PGRI Yogyakarta.

    Besar harapannya semoga dengan prestasi yang diraih dapat menjadikan motivasi dan semangat lagi dalam berlatih untuk mengembangkan potensi dibidang seni teater serta memicu semangat mahasiswa UPY untuk lebih berprestasi di bidang akademik maupun non akademik.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kunjungan-ke-museum-lab-sejarah-upy-museum-menjadi-magnet-tersendiri

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • Kunjungan Ke Museum Lab Sejarah UPY – Museum Menjadi Magnet Tersendiri

    Kunjungan Ke Museum Lab Sejarah UPY – Museum Menjadi Magnet Tersendiri

    Museum Lab. Sejarah UPY mendapat kunjungan dari SMA N 1 KRETEK pada 24 November 2022. Sejumlah 140 siswa mengikuti rangkaian acara yang di adakan oleh tim PMB. Didampingi oleh Dr. M. Iqbal Birsyada, M.Pd selaku Kaprodi Pendidikan Sejarah UPY serta Tim Museum Lab. Sejarah UPY, para siswa nampak antusias dengan kunjungan tersebut.

    Museum Lab. Sejarah UPY lahir pada tanggal 29 Oktober 1985 merupakan buah inisiasi dari seorang tokoh yaitu Bapak Alm. Doddy Suyono. Awalnya museum Lab. Sejarah PGRI merupakan ruangan laboratoris mahasiswa yang menghasilkan karya-karya sejarah yang spektakuler. Dari karya-karya yang spektakuler tersebut maka ada inisiasi untuk menjadikan sebagai museum. Isinya adalah maket-maket. Namun, maket yang ada bukanlah maket biasa. Maket-maket tersebut merupakan maket lokasi pada zaman dahulu seperti maket daerah Pleret, maket daerah Kota Gede, maket Keraton juga ada. Di Museum Lab. Sejarah UPY juga terdapat prasasti buatan berupa batu yang berbentuk kerang. Menurut cerita, kerang adalah lambang kehidupan, seperti sejarah. Masa lalu adalah sejarah, dan masa kini pada akhirnya akan menjadi sejarah. Sejarah akan terus ada dan bersifat dinamis.

    Semua siswa tampak serius mendengarkan penjelasan edukator Museum Lab. Sejarah UPY. Museum telah menjadi magnet tersendiri, mendapat tempat dihati anak didik dan masyarakat.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/visiting-lecturer-pasca-sarjana-pips-dan-dikdas-universitas-pgri-yogyakarta-bersama-dr-aung-than-oo-dari-intaposl-buddhist-education-center-myanmar

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • Visiting Lecturer Pasca Sarjana PIPS dan Dikdas Universitas PGRI Yogyakarta bersama Dr. Aung Than Oo dari Int'l Buddhist Education Center Myanmar

    Visiting Lecturer Pasca Sarjana PIPS dan Dikdas Universitas PGRI Yogyakarta bersama Dr. Aung Than Oo dari Int'l Buddhist Education Center Myanmar

    Visiting Lecturer terutama membahas isu-isu yang berkembang serta bertukar informasi di dunia pendidikan paska pandemi Covid 19 ternyata menjadi kegiatan menarik dan penuh inspirasi. Kegiatan yang menjadi salah satu bentuk implementasi MoU yang sudah dilakukan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bersama International Buddhist Education Center (IBEC) Myanmar dirangkai pada tanggal 17 November 2022 dalam bentuk Visiting Lecturer yang dihadiri oleh dosen-dosen serta mahasiswa pasca sarjana Pendidikan IPS dan pasca sarjana Pendidikan Dasar. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari dekanat FKIP yang dihadiri oleh Dr. Esti Setiawati, MPd, wadek 3 Eko Perianto, MPd. dan Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional Dr. Victor Novianto M.Hum. Dalam kegiatan ini dihadiri juga kaprodi S2 Pendidikan IPS Dr. Gunawan Sridiyatmiko dan kaprodi S2 Pendidikan Dasar Dr. Ahmad Agung Yuwono.

    Pengalaman Akademik serta isu-isu strategis dibahas secara santai dalam materi bertema “post-pandemic education (study case myanmar education)” oleh Dr. Aung Than Oo dari IBEC Myanmar. Baik Dosen maupun mahasiswa dari prodi S2 pendidikan IPS dan S2 pendidikan dasar antusias sekali bertanya dan membandingkan berbagai kegiatan dan isu-isu berkaitan dengan pendidikan yang ada di Myanmar atau Indonesia.

    Pengalaman akademik yang didapatkan terasa bertambah dengan perpektif yang berbeda karena berdasarkan perbedaan geografis serta budaya yang ada, menjadikan Program Visiting Lecturer ini berlangsung terasa singkat. transfer of knowledge yang terjadi telah memperkaya wawasan dan menguatkan keinginan untuk selalu mengembangkan diri para civitas akademik yang hadir. Diharapkan program-program seperti ini ke depan dapat dilakukan berkelanjutan dengan melibatkan dosen dari perguruan tinggi yang  berbeda. Dengan demikian dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas Program Studi serta dapat mendukung terwujudnya Universitas PGRI yang APIK.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/dikti-lakukan-monev-kegiatan-mbkm-2022-di-upy

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2022 TAHAP V

    PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2022 TAHAP V

    Universitas PGRI Yogyakarta membuka kesempatan kepada Anda yang bertalenta pendidik dan
    cendikiawan untuk berkarya sebagai Calon Dosen Pasca Sarjana pada Program Studi :

    Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan
    1. PendidikanSejarah
    2. PPKn
    3. Bimbingan dan Konseling
    4. Pendidikan Matematika
    5. Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif
    6. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    7. Pendidikan Guru Anak Usia Dini
    8. Pendidikan Luar Biasa

    Fakultas Bisnis
    1. Akuntansi
    2. Manajemen
    3. Bisnis Digital

    Fakultas Pertanian
    1. Agroteknologi
    2. Teknologi Hasil Pertanian

    Fakultas Sains dan Teknologi
    1. Informatika
    2. Arsitektur
    3. Teknik Industri
    4. Teknik Biomedis
    5. Farmasi
    6. Gizi
    7. Teknologi Rekayasa Elektromedis

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan pendaftaran silahkan klik DOWNLOAD

  • PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2022 TAHAP VI

    PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2022 TAHAP VI

    Universitas PGRI Yogyakarta membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk formasi Calon Tenaga Non Edukatif [Karyawan] dengan F0RMASl yang dibutuhkan :

    a. Programmer/Yunior Programmer [ Kode A ]
    b. Tenaga Keterampilan Listrik [ Kode B ]
    c. Tenaga Service Pendingin Udara Ruangan [ Kode C ]

    Adapun persyaratan dan tata cara melamar dapat di unduh melalui link DOWNLOAD

  • Dikti Lakukan Monev kegiatan MBKM 2022 di UPY

    Dikti Lakukan Monev kegiatan MBKM 2022 di UPY

    Jumat 28 oktober 2022, bertepatan dengan hari sumpah pemuda, Universitas PGRI Yogyakarta mendapatkan kesempatan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan Diknas Dikti berkenaan kegiatan merdeka belajar kampus merdeka.

    Kegiatan yang disingkat MBKM ini sudah dilaksanakan sejak 2021 namun pada tahun 2022 UPY mendapatkan hibah program kompetisi kampus merdeka (PKKM) dengan total sebesar 2,1 milyar lebih. Hibah PKKM ini diperoleh 2 prodi di PGSD dan BK, serta institusional support system untuk Universitas. Kegiatan monev ini dihadiri prof. Ir Suryo Purwono Dari UGM, Dr. Tatang Shabur Dari UII, Novendy dari tim inspektorat dan Irwan sekretariat PKKM 2022 Dikti.

    Kegiatan PKKM yang meliputi beberapa kegiatan kampus merdeka seperti pertukaran mahasiswa, magang bekerja, KKN tematik, dll. Ini dirasakan betul manfaatnya oleh semua civitas akademik terutama mahasiswa karena dirasakana mampu makin membangun softskill serta relasi selama 1 semester ini.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/pentingnya-peran-mahasiswa-dalam-pemberantasan-korupsi

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • Pentingnya Peran Mahasiswa dalam Pemberantasan Korupsi

    Pentingnya Peran Mahasiswa dalam Pemberantasan Korupsi

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mendapatkan kehormatan dan kesempatan untuk menyelenggarakan Kuliah umum Bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dengan tema “Pendidikan anti korupsi sebagai integritas wujudkan indonesia bangkit lebih kuat”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program praktisi mengajar dalam mata kuliah umum (MKU) Pendidikan Pancasila.

    Pengisi materi kuliah umum adalah deputi bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T dengan di moderatori Wakil Rektor lll bidang kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd. Kuliah umum ini dilaksanakan pada tanggal 1 November 2022 yang bertempat di auditorium UPY. Adapun peserta kuliah umun tersebut yaitu 650 mahasiswa semester 1 yang menempuh matakuliah Pendidikan Pancasila serta jajaran dekanat di lingkungan Universitas PGRI Yogyakarta.

    Materi kulliah umum berisi bagaimana mahasiswa dan civitas akademika UPY bisa berperan aktif dalam peran mencegah dan melaporkan perilaku korupsi. “Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan harus memiliki budaya dan mental anti korupsi dengan menghindari perilaku yang memicu Conflict of Interest ( COI ).”Jelas Dr. Wawan.

    Ia berharap dengan mengenal gerakan anti korupsi, semua civitas akademika UPY semakin membuka wawasan untuk berperan dalam memerangi korupsi dan membawanya ke dalam kehidupan masyarakat.

    “Ini merupakan pendidikan bagi kita semua untuk penanaman nilai-nilai dasar untuk membentuk sifat anti korupsi dari setiap mahasiswa. Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki karakteristik intelektualitas, jiwa muda, dan idealisme. Dengan karakter tersebut peran mahasiswa sebagai Agent of Change yang mampu menyuarakan kepentingan rakyat,”ucap Dr. Wawan.

    Lebih lanjut Dr. Wawan menambahkan bagaimana peran mahasiswa dan masyarakat dalam memberantas korupsi dengan melakukan 3 L yaitu Lihat, Lawan, Laporkan.

    Materi kuliah umum yang disampaikan berkaitan dengan peran serta mahasiswa dan segenap anak bangsa dalam rangka pemberantasan korupsi. Kuliah umum tersebut berlangsung interaktif, dan Dr. Wawan Wardiana berharap kedepannya Ia berkesempatan kembali memberikan kuliah umum di UPY. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/ukm-pencak-silat-upy-kembali-raih-prestasi-di-kejurnas-tugu-muda-championship-3-semarang

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • UKM Pencak Silat UPY Kembali Raih Prestasi di KEJURNAS Tugu Muda Championship 3 Semarang

    UKM Pencak Silat UPY Kembali Raih Prestasi di KEJURNAS Tugu Muda Championship 3 Semarang

    Ikatan Pencak Silat Indonesia Semarang telah menyelenggarakan Kompetisi Kejuaraan Nasional Pencak Silat Tugu Muda Championship 3 Semarang. Acara ini dilaksakan pada tanggal 21 – 23 Oktober 2022 di Gor Serbaguna Wujil Semarang.

    Unit Kegiatan Mahasiswa Pencak Silat Universitas PGRI Yogyakarta ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Universitas PGRI Yogyakarta mengirimkan tiga mahasiswa berprestasi dari berbagai cabang untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Selain itu perwakilan mahasiswa juga telah mengharumkan nama Universitas PGRI Yogyakarta diantara nya:

    1. Juara 1 kelas B Putra Dewasa, atas nama Andreyan Lintang Saputra Prodi BK
    2. Juara 2 Seni Tungal Putra Dewasa, atas nama Rizky Febrian Prodi Manajemen
    3. Juara 3 kelas B Putri Dewasa, atas nama Dinna Oktaviasari Prodi PGSD

    Selain itu perwakilan dari kontingen Universitas PGRI Yogyakarta, Lintang Saputra menyampiakan “Alhamdullilah ini merupakan awal yang baik bagi saya untuk terus berprestasi dan tetap berlatih dengan giat agar lebih baik kedepannya dan juga mendali ini merupakan bentuk realisasi dari saya dalam menjalakan tuntutan atau perjanjian yang sudah disepakati sebagai Mahasiswa KIP-K Universitas PGRI Yogyakarta untuk terus berprestasi akademik atau nonakademik”

    Dalam kompetisi ini para atlet membutuhkan waktu beberapa minggu untuk latihan yang bertujuan untuk mempersiapkan kemampuan dalam mengikuti kejuaraan tersebut.

    Dengan memperoleh prestasi pada Kejuaraan Nasional tersebut, diharapkan semoga dapat meningkatkan semangat para anggota Pencak Silat UPY dan mahasiswa lainnya untuk terus  semangat berlatih dan berprestasi. Dan semoga pada Kejuaraan kedepannya dapat megirimkan anggota berprestasi lainnya agar bisa mengharumkan dan mengibarkan bendera UKM Pencak Silat dan Universitas PGRI Yogyakarta.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-gelar-doa-bersama-untuk-korban-tragedi-kanjuruhan

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

  • UPY Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

    UPY Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

    Bantul – Mahasiswa dan dosen Universitas PGRI Yogyakarta menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang, Senin (3/10/2022) sore. Doa bersama dipimpin oleh Dr. M. Iqbal Birsyada, M.Pd. dan dilaksanakan di gedung Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta.

    Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir pasca meninggalnya ratusan supporter, atas tragedi mengerikan saat pertandingan sepakbola Arema Fc vs Persebaya, belasungkawa juga disampaikan Kepala divisi Kemahasiswaan Universitas PGRI Yogyakarta, Juang Kurniawan S., M.Pd.BI. mewakili Civitas Akademik Universitas PGRI Yogyakarta mengatakan acara doa bersama tersebut merupakan salah satu edukasi untuk mahasiswa guna meningkatkan rasa solidaritas terhadap sesama.

    Akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, ratusan orang meninggal. Para korban merupakan suporter dan anggota polisi. Meninggalnya ratusan orang saat laga Arema Fc vs Persebaya juga mengakibatkan puluhan anak meninggal dan sebagian menjadi yatim piatu.

    Dengan terlaksananya doa bersama di Universitas PGRI Yogyakarta dan berbagai tempat lainya. Berharap para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, keluarga korban bisa ikhlas, kita singkirkan rivalitas, dan kita di sini dalam satu bingkaian NKRI.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/refleksi-37-tahun-berdirinya-laboratorium-sejarah-universitas-pgri-yogyakarta

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya