Kategori: Berita Utama

  • PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA PERIODE TAHUN 2021 TAHAP III

    PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA  PERIODE TAHUN 2021 TAHAP III

    Sehubungan dengan penerimaan Calon pegawai baru Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2021 Tahap III, berikut ini kami umumkan Penetapan Peserta Yang Dinyatakan Diterima Pada Penerimaan Calon Pegawai Universitas Pgri Yogyakarta Periode Tahun 2021 Tahap III

    DOWNLOAD PENGUMUMAN

  • Atlet Pencak Silat Universitas PGRI Yogyakarta Raih 6 Medali di KEJURNAS Sumedang

    Atlet Pencak Silat Universitas PGRI Yogyakarta Raih 6 Medali di KEJURNAS Sumedang

    Senin, 20 Desember 2021 hingga Rabu, 22 Desember 2021, telah dilaksanakan perlombaan Nasional pencak silat di GOR Futsal ITB Jatinangor, Kota Sumedang, Jawa Barat. Dengan penuh rasa bangga Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) juga ikut andil pada acara tersebut dengan mengirimkan atlet yang berasal dari UKM Pencak Silat Universitas PGRI Yogyakarta.

    Pada Kejuaraan Nasional tersebut Atlet Pencak Silat UPY berhasil menyabet gelar juara dan meraih medali di beberapa kategori yaitu Kategori Seni Tunggal, Tanding Kelas D Putri, Kelas E Putra, Kelas C Putri, Kelas F Putra dan Kelas B Putra.

    Adapun 6 medali tersebut antara lain 2 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu. Medali emas diraih oleh Paryadi Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling pada Kategori Seni Tunggal dan Shofia Novianti Mahasiswa Prodi Informatika pada kategori Kelas D Putri. Kemudian pada Kategori Tanding Kelas E Putra, Atlet Silat UPY menyabet medali perak yang diraih oleh Nugraha Dharma Bima Sakti Mahasiswa Prodi Akuntansi.

    Sedangkan 3 atlet lainnya yaitu Rita Dwi Jayanti (Prodi Bimbingan dan Konseling), Kevin Nur Alim (Prodi Pendidikan Sejarah), dan Yohanda Oktaviary (Prodi Informatika) masing-masing meraih medali perunggu pada kategori Kelas C Putri, Kelas F Putra dan Kelas B Putra.

    Pembina UKM Silat UPY, Danang Hanjaru, S.Pd berharap kedepan tetap menjaga semangat tanding untuk meraih prestasi-prestasi lainnya. “untuk kedepan semoga atlet-atlet Silat UPY tetap selalu giat dan semangat dalam berlatih demi meraih prestasi-prestasi di kujuaraan yang akan datang.”tegas Danang.

    Semoga prestasi-prestasi tersebut dapat menjadi pelecut semangat, tidak hanya untuk Atlet Pencak Silat UPY tetapi seluruh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta untuk meraih prestasi-prestasi lainnya baik Akademik maupun Non-Akademik. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/stadium-general-disabilitas-tanpa-batas-potensi-pendidikan-luar-biasa-di-era-revolusi-40

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/mempererat-solidaritas-lewat-kegiatan-makrab-pengurus-baru-hmp-pendidikan-sejarah

  • Stadium General Disabilitas Tanpa Batas Potensi Pendidikan Luar Biasa di Era Revolusi 4.0

    Stadium General Disabilitas Tanpa Batas Potensi Pendidikan Luar Biasa di Era Revolusi 4.0

    Yogyakarta, 23 Desember 2021-Himpunan mahasiswa prodi Pendidikan Luar Biasa berkoloberasi dengan PLB UPY untuk menyukseskan Stadium General Disabilitas Tanpa Batas yang bertema “POTENSI PLB di REVOLUSI 4.0” yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 23 Desember 2021 di Universitas PGRI Yogyakarta. Kegitaan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meting. Pembicara pada stadium general ini kami mengundang Rully Anjar selaku membawa materi kali ini.

    materi dibuka dengan membahas lulusan sarjana pendidikan luar biasa biasanya menjadi guru di SLB atau menjadi terapis anak ABK. Biasanya ada mahasiswa yang tidak ingin menjadi guru, mereka lebih menginginkan menjadi pegawai bank atau yang lainnya. Ternyata lulusan PLB selain menjadi guru ada bidang perkerjaan selain itu yang masih bersangkutan dengan dunia PLB tetapi tidak menjadi guru. Saat ini muncul bidang pekerjaan yang baru batas Negara menjadi semu tempat kerja bukan sekedar kantor.

    Ada beberapa contoh bidang pekerjaan yang masih ada sangkutpangutnya dengan dunia PLB yatitu JBI ( Juru bahasa isyarat), konsultan pendidikan, Businees Development, Brain Fitnes Specialist, ketua yayasan, social media specialist dan masih banyak lagi. Kerjaan di bidang pendidikan yang dapat dipertimbangkan adalah Non-Government Organizatio (NGO), Star up, Instansi pemerintah dan Konsultan. Kemampuan dan keterampilan yang harus dimilik adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan berbahasa inggris, memiliki wawasan yang luas, memiliki kerampilan dibidang teknologi, dan memiliki “harga”. Ada sebuah platflom untuk mencari peluang dapat dicari di www.devex.com dan www.technisia.com

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kegiatan-podcast-ke-2-medan-dalam-perjuangan-bangsa-indonesia

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/program-studi-bimbingan-dan-konseling-universitas-pgri-yogyakarta-melakukan-moa-dengan-program-studi-bimbingan-dan-konseling-universitas-muria-kudus

  • Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Yogyakarta Melakukan MOA dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus

    Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Yogyakarta Melakukan MOA dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus

    Pada hari Senin, 06 Desember 2021, Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY melakukan MOA dengan Porgram Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus. Pada MOA ini dilaksanakan secara langsung bertempat di ruang sidang Dekanat FKIP UPY dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Adapun Isi dari MOA ini salah satunya yaitu, pelaksanaan pertukaran pelajar untuk mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Pelaksanaan MOA ini dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan dari FKIP UPY dan juga Ketua Program Studi dan 5 dosen dari Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY. Pada pihak Universitas Muria Kudus, dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FKIP Univeritas Muria Kudus, serta Ketua Program Studi dan 5 dosen dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus.

    Diharapkan pada kerjasama yang sudah terjalin ini, bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mendukung dari pengembangan dosen dan mahasiswa baik di UPY maupun di Univeritas Muria Kudus. 

    Dekan FKIP UPY mengatakan bahwa “Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus merupakan salah satu Program Studi yang mengalami perkembangan luar biasa dalam kegiatan tri dharma, harapanya kami di FKIP UPY juga bisa belajar banyak dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus”.

    Dekan FKIP Universitas Muria Kudus juga menanggapi bahwa “Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus masih banyak belajar untuk berkembang dan sangat terbuka untuk Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY untuk bersama sama maju kaitanya dengan tri dharma”.

    Selain itu Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY juga mengatakan bahwa “Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan dosen yang ada di Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus, tetapi kesempatan untuk menjalin hubungan secara formal baru terlaksana sekarang”.

    Hal ini ditanggapi oleh Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus “Hubungan yang secara formal ini sangat luar biasa, karena Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY sudah menjalin hubungan sebelumnya dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus, walaupun masih dibalik layar”. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-taekwondo-team-kembali-raih-prestasi-di-kejuaraan-nasional-virtual-tae-kwon-do-uti-pro-cup-2021

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/km-upy-adakan-penggalangan-dana-untuk-warga-terdampak-erupsi-gunung-semeru

  • UPY Taekwondo Team Kembali Raih Prestasi di Kejuaraan Nasional Virtual Tae Kwon Do Uti Pro Cup 2021

    UPY Taekwondo Team Kembali Raih Prestasi di Kejuaraan Nasional Virtual Tae Kwon Do Uti Pro Cup 2021

    Pengprov UTI Pro DIY telah menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Virtual Taekwondo UTI Pro Cup 2021 khusus Poomsae Individual, Pair dan Group, serta Speed Kicking Competition dengan tema “Tangguh Hadapi Pandemi dan Jadilah Juara Sejati”. Kejuaraan ini diselenggarakan pada tanggal 4-5 Desember 2021 lalu, yang dilaksanakan secara virtual dan langsung melalui kanal Youtube Taekwondo Pro 1 dan Taekwondo Pro 2. Kejuaraan Virtual ini adalah sebuah solusi pengembangan prestasi atlet dimasa pandemi agar potensi yang dimiliki tidak di batasi oleh pandemi yang sampai sekarang masih berada disekitar kita.

    Pada kejuaraan kali ini UPY Taekwondo Team telah menurunkan 7 atlet untuk ikut serta dalam pertandingan tersebut pada kategori Poomsae. Sebelum mengikuti kejuaraan, seluruh atlet menjalani Training Center (TC) selama kurang lebih 2 bulan untuk mempersiapkan kemampuan. Ketujuh atlet UKM Taekwondo Team tersebut telah berhasil membawa total 4 medali emas dan 4 medali perunggu, dengan rincian sebagai berikut:

    Jenis Lomba

    Nama Atlet

    Perolehan Medali

    Poomsae Individual

    Over 17

    1. Intan Nur Cahyani

    2. Desiana

    Medali Perunggu

    3. Ebi Evianti

    Medali Perunggu

    Pair Over 17th Putra

    1.  Safarin

    2.  Kurniawan Hadi

    Medali Emas

    Medali Emas

    Pair Over 17th Putri

    1.  Nesi Veronica

    2.  Intan Nur Cahyani

    Medali Perunggu

    Medali Perunggu

    Group Over 17th

    1.  Safarin

    2.  Aripky Fachdiansyah

    3.  Kurniawan Hadi

    Medali Emas

    Medali Emas

    Medali Emas

    Dengan memproleh prestasi pada ajang kejuaraan tersebut, semoga bisa meningkatkan semangat para atlet UPY Taekwondo Team untuk terus berlatih, dan semoga pada ajang kejuaraan taekwondo yang akan datang UPY Taekwondo Team dapat kembali menerjunkan atlet-atlet berprestasi lainnya agar bisa mengharumkan nama Universitas PGRI Yogyakarta.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kegiatan-lawatan-sejarah-sejarah-perjuangan-diponegoro

  • Prodi Pendidikan Sejarah UPY Laksanakan Pembekalan Magang Mahasiswa

    Prodi Pendidikan Sejarah UPY Laksanakan Pembekalan Magang Mahasiswa

    Bersamaan dengan diadakannya Magang Museum, maka Prodi Pendidikan sejarah melaksanakan kegiatan pembekalan terlebih dahulu sebelum penerjunan langsung mahasiswa semester 7 ke museum-museum yang telah di tetapkan. Persiapan dari Magang Museum ini juga mendukung program  dari Kampus Merdeka.  Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 Desember 2021 di Ruang Ava Universitas PGRI Yogyakarta.

    Acara ini berlangsung pada pukul 09.00 – selesai yang dihadiri oleh Ketua Prodi Sejarah yakni Dr. M. Iqbal Birsyada,M.Pd, Fahruddin, M.Pd selaku dosen Prodi Pendidikan Sejarah, Ki Bambang Widodo, S.Pd, M.Pd selaku ketua umum Baramus DIY, Vincentius Agus Sulistya dari Museum Benteng Vredeburg dan mahasiswa Pendidikan sejarah yang akan di terjunkan langsung untuk mengikuti magang museum.

    Dalam pembekalan tersebut di jelaskan mengenai museum dari mulai pengelolaan koleksi museum, administrasi dan mengenai penyajian museum yang baik seperti apa. Selanjutnya dijelaskan lagi mengenai organisasi museum DIY yaitu Baramus atau dikenal dengan Badan Musyawarah Museum DIY yang meliputi kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan oleh baramus dan juga rencana pengembangan museum di DIY. Dengan di adakan pembekalan ini diharapkan mahasiswa yang akan mengikuti magang museum ini bisa lebih memahami lagi mengenai museum dan juga bisa menambah wawasan, bertanggung jawab saat diberikan amanah dan kelancaraan dalam menjalankan tugas magang museumnya.

    baca juga:https://www.upy.ac.id/berita/kampus-merdeka-harus-bisa-menciptakan-generasi-yang-kritis-dan-peduli

  • HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI BARU UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2021 TAHAP III

    HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI BARU UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2021 TAHAP III

    Sehubungan dengan penerimaan Calon pegawai baru Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2021 Tahap III, berikut ini diumumkan daftar nama pelamar yang dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi yang bisa diunduh melalui link dibawah ini:

    DOWNLOAD PENGUMUMAN

  • Kampus Merdeka Harus Bisa Menciptakan Generasi Yang Kritis dan Peduli

    Kampus Merdeka Harus Bisa Menciptakan Generasi Yang Kritis dan Peduli

    Bersamaan dengan memperingati Hari Guru Nasional 2021, Duta Museum DIY untuk Museorium UPY mempersembahkan Jumpa Sahabat Museum dengan mengadakan Seminar yang mengusung tema “Memaknai Peran Guru  Dalam Pendidikan Di Era Digital Berbasis Kebijakan Kampus Merdeka”. Seminar ini dilaksanakan pada hari Kamis (25/11) mulai pukul 09.00 wib-selesai yang bertempat di Museum Lab Sejarah.

    Seminar ini di hadiri narasumber-narasumber hebat yakni Dr. Sri Margana, M.Hum, Palupi Sri Wijiyanti, M.Pd dan Dr. M. Iqbal Birsyada, M.Pd. selain itu juga seminar ini dihadiri para dosen dan mahasiswa Pendidikan sejarah dan mahasiswa prodi lainnya serta Duta Museum DIY, Salsabila.

    Materi pertama disampaikan oleh Palupi Sri Wijiyanti, M.Pd yang memaparkan materi mengenai museum dan mengajar merdeka. Ia memaparkan bagaimana peran museum dalam PTMT yang menggunakan digitilisasi. “Museum di era digital sangat diperlukan untuk mengikuti minat masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi, maka dari itu kita perlu membangun museum-museum yang lebih baik untuk kedepan.”tegas Palupi.

    Penerapan Kampus Merdeka khususnya Prodi Pendidikan Sejarah, Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd, Kaprodi Pendidikan Sejarah sekaligus pemateri kedua di acara tersebut, ia memaparkan mengenai hak-hak yang bisa diambil mahasiswa untuk mengambil program studi diluar prodi. Selain itu juga Iqbal memaparkan mengenai tugas dari prodi sesuai dengan kurikulum kampus merdeka agar prodi sejarah lebih baik lagi serta dari kurikulum kampus merdeka mengenai Bentuk Pembelajaran Diluar Kampus seperti wirausaha membangun desa KKN.

    Sementara pada materi terakhir, Dr. Sri Margana M.Hum menjelaskan mengenai Peran Guru dalam Mengajar Kampus Merdeka, beliau memaparkan bahwa kebijakan dari Pendidikan harus mengganti kurikulum 5 tahun sekali. “Kampus merdeka ini harus bisa menciptakan generasi pemikir yang kritis dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Namun kampus merdeka ini memiliki keriwetan terhadap administrasinya.  Sehingga dengan adanya guru sekolah dan perguruan tinggi ini bisa mengurangi beban dari Lembaga Pendidikan.”tegasnya.

    Dari pemaparan materi pada seminar Hari Guru Nasional ini dapat dikatakan bahwasannya, dengan adanya kebijakan kampus merdeka ini diharapkan bisa menghasilkan generasi penerus yang berkualitas tidak hanya untuk kampus tapi untuk diri mereka sendiri. Melalui kampus merdeka ini pula Museum bisa berkembang menjadi lebih baik lagi dengan diberlakukannya digitalisasi museum mulai dari koleksi, publikasi, layanannya dan juga media interaktifnya. Semoga dengan adanya kebijakan kampus merdeka ini kita bisa menjadi generasi penerus dengan tidak hanya sekedar lulus tapi ilmu yang kita dapat bisa berguna juga untuk orang disekeliling kita. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/woro-widowati-meriahkan-penutupan-kegiatan-pkkmb-lkmm-td-dan-softskill-di-auditorium-upy

  • Woro Widowati Meriahkan Penutupan Kegiatan PKKMB, LKMM-TD, dan SOFTSKILL di Auditorium UPY

    Woro Widowati Meriahkan Penutupan Kegiatan PKKMB, LKMM-TD, dan SOFTSKILL di Auditorium UPY

    Selama 6 hari rangkaian kegiatan PKKMB, LKMM-TD, dan SOFTSKILL yang dimulai dari tanggal 15-20 November 2021 telah dilaksanakan dengan sukses dan lancar. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan seluruhnya secara online yang di ikuti oleh mahasiswa baru Universitas PGRI Yogyakarta dari rumah masing-masing. Namun hanya panitia baik dari kemahasiswaan dan Lembaga yang hadir langsung di Auditorium UPY dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

    Walaupun dilakukan secara online tentunya tak mengurangi makna dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan dan tentunya memberikan kesan tersendiri baik dari panitia maupun peserta. Pada penutupan acara hari sabtu (20/11) turut pula UKM dari UPY yaitu UKM Paduan Suara, UKM Teater, UKM Pencak Silat, UKM Taekwondo, UKM Musik, UKM Tari dan UKM-UKM lain yang memeriahkan acara dengan menampilkan kreasi-kreasi dan kreatifitasnya masing-masing di panggung virtual.

    Sementara Guest Star dalam acara tersebut yaitu Woro Widowati penyanyi yang saat ini viral dikalangan milenial turut memeriahkan penutupan acara di Auditorium UPY dan disiarkan secara live melalui channel YouTube upyTV.

    Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P saat membawakan lagu duet bersama Woro Widowati

    Tak hanya itu, rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P turut memberikan hiburan dan kemeriahan tersendiri dengan membawakan lagu duet dengan Woro Widowati. Menurut Paiman, “acara tahun ini sangat meriah, saya berterimakasih dengan panitia dari mahasiswa maupun lembaga yang turut mensukseskan acara PKKMB, LKMM-TD, dan SOFTSKILL yang semuanya berjalan sangat baik.”kata Dr. Paiman saat ditemui langsung di Auditorium.

    Ini merupakan kerja keras dari panitia yang ingin memeriahkan acara tersebut dengan kolaborasi-kolaborasi yang luar biasa untuk bisa menghibur dan dinikmati semua peserta walaupun secara online. “Di penutupan acara ini sangat luar biasa, saya diberikan kesempatan untuk berduet dan bernyanyi dengan Woro, dimana kerja keras panitia baik dari mahasiswa maupun lembaga yang ingin memeriahkan rangkaian acara pada tahun ini.”tutur Paiman.

    “Agenda demi agenda sudah dilakukan dengan baik semoga dapat dipertahankan bahkan tahun depan bisa lebih sukses dan meriah lagi, mudah-mudahan tahun depan kita sudah dapat melaksanakan kegiatannya secara offline supaya bisa dinikmati semua secara langsung.”lanjut Paiman.

    Sedangkan Kepala Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus penanggung jawab acara, Anindita Imam Basri, M.M menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia dari mahasiswa dan lembaga yang sudah mensupport acara maupun kegiatan sehingga bisa berjalan baik dan lancar. Ia juga berharap semoga rangkaian acara tersebut dapat bermanfaat untuk semua peserta dan semoga tahun depan acara ini bisa dilakukan secara luring.”tegasnya. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kegiatan-sarahsehan-peran-perempuan-tangguh-dari-bantul-pada-masa-kemerdekaan

  • KEGIATAN SARAHSEHAN “ PERAN PEREMPUAN TANGGUH DARI BANTUL PADA MASA KEMERDEKAAN”

    KEGIATAN SARAHSEHAN “ PERAN PEREMPUAN TANGGUH DARI BANTUL PADA MASA KEMERDEKAAN”

    HMP Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul mengadakan kegiatan Sarahsehan dengan mengusung tema “Peran Perempuan Tangguh dari Bantul Pada Masa Kemerdekaan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 24 November pukul 09.00 – selesai yang bertempat di Ruang Multimedia Gedung A Universitas PGRI Yogyakarta. Narasumber Sarahsehan kali ini adalah Fahruddin, M.Pd yang merupakan dosen Prodi Pendidikan Sejarah di UPY.

    Acara Sarahsehan ini dihadiri oleh dosen-dosen UPY, mahasiswa Pendidikan sejarah dan perwakilan mahasiswa dari prodi lain dan juga di hadiri oleh Ibu Nitakrit, S.Farm dari Dinas Sosial Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diawali dengan sambutan-sambutan dan lanjut pada kegiatan inti yakni pemaparan manteri mengenai “Peran Wanita dari Bantul pada Masa Kemerdekaan” yang mejelaskan mengenai gambaran umum mengenai Dapur umu pada masa agresi Militer Belanda pada saat itu, yang jika tidak ada dapur umum ini maka tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan para prajurit. Di dalam dapur umum ini juga wanita memiliki peran yang sangat besar.

    Ibu Djoewariyah Soehardi, beliau lahir di Yogyakarata 25 Desember 1933, Ibu Djoewariyah ini bertempat tinggal di Krapyak sekaligus menjadi tempat beliau menimba ilmu. Beliau hanya lulusan SMP akan tetapi hal itu tidak menjadi penghalang untuk beliau tetap berjuang. Beliau juga mengikuti ilmu panduan khusus yakni ilmu medis dan menjadi srikandi PMI kompi 3. Ibu Djoewariyah ini memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, suka menolong orang lain, rela berkorban, lebih mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri, pantang menyerah dan juga Berani, Ibu Djoewariyah wafat pada tanggal 1 oktober tahun 2021 ini dan di makankan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara.

    Dari pemaparan materi Saharahsehan ini kita bisa mengambil contoh dari keteladanan ibu Djoewariyah yang bisa kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Beliau merupakan soerang wanita yang Tangguh dan pemberani. Kita bisa mencontoh nilai nilai keteladanan dari beliau seperti rela berkorban, pantang menyerah walau dalam keadaan apapun, saling membantu teman yang kesusahan dan juga kita selaku generasi penerus bangsa harus selalu menanamkan nilai nasionalisme dalam diri kita.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/seminar-nasional-hmp-pendidikan-sejarah-dinas-kebudayaan-diy-yogyakarta-menuju-warisan-dunia