Kategori: Berita Utama

  • UKM Jurnalistik UPY Gelar Pekan Jurnalistik#2

    UKM Jurnalistik UPY Gelar Pekan Jurnalistik#2

    Belum lama ini UKM Jurnalistik Persada Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) telah menyelesaikan kegiatan Pekan Jurnalistik#2. Acara tersebut dimulai sejak 2 bulan lalu dengan kegiatan perlombaan yang meliputi: perlombaan poster dan photo story kemudian lomba CERPEN serta cipta puisi. Rangkaian acara selama sepekan itu dimulai pada 15 mei 2019 dengan pameran lomba poster dan photo story yang diselenggarakan di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Kemudian, dihari berikutnya diadakan pelatihan broadcasting dengan pemateri Andella Kusuma Fitra. Lalu, pada hari berikutnya diadakan kelas menulis dengan pemateri Hardiana Noviantari. Kemudian untuk pengumuman pemenang pada masing-masing lomba, serta pembagian hadiah diadakan pada acara puncak Pekan Jurnalistik#2 yang dilangsungkan pada Minggu, 19 Mei 2019.

    Dalam acara puncak tersebut, dari beberapa perlombaan yang diadakan pada acara tersebut masing-masing telah diumumkan untuk peserta yang memperoleh juara. Diantara lain juara 1 lomba poster diraih oleh Hazim Alaudin (SMA N 1 Yogyakarta), disusul oleh Sari Yuliana (UPY), dan Idang Ramadhan (Universitas Nusantara PGRI Yogyakarta). Untuk photo story juara 1 diraih oleh Bagas Aullya Darmawan (UPY), kemudian juara 2 diraih oleh Desy Kentarti (Universitas Ahmad Dahlan), disusul oelh kukuh Eko Prabowo (Universitas Gadjah Mada). Sedangkan untuk lomba cerpen posisi 1 diraih oleh Diani Muslimah (UPY), posisi 2 diraih Rega Ade Pratama (Akademi Maritim Yogyakarta), dan posisi 3 yaitu Shabrina Nurulita Hariadi (Universitas Gadjah Mada). Pada lomba puisi, 3 teratas ada pemenag juara 1-3 diraih oleh Sinta Nurulislamiati (SMK N 1 Bantul), Reihanny Galuh Anindihita (SMP N 2 Bantul), dan Eva Nurul Khasanah (UPY).

    Penyerahan hadiah tersebut di berikan oleh dua pemateri Workshop kepenulisan yaitu Destiana Rahmawati (Penulis Buku Millenials and I-Generation Life). WN Naufal (Penulis Novel 100 Tahun setelah Aku Mati), dan moderator Agita Kristin Barasa. “kami berharap kedepannya antusiasme dan semangat kreativitas anak-anak muda indonesia dapat meeningkat dengan adanya banyak program kerja yang dapat mewadahi mereka dalam berkarya, seperti pekan jurnalistik”, ujar Defri Noor Wilfransyah selaku ketua panitia Pekan Jurnalistik#2 UPY dalam sambutannya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/3-mahasiswa-upy-kembangkan-media-pembelajaran-matematika-dengan-komik-bahasa-jawa

  • 3 Mahasiswa UPY Kembangkan Media Pembelajaran Matematika dengan Komik Bahasa Jawa

    3 Mahasiswa UPY Kembangkan Media Pembelajaran Matematika dengan Komik Bahasa Jawa

    Anak-anak di Kampung Baca Temungiring saat mengikuti pembelajaran matematika berbahasa jawa.

    YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Tiga mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengembangkan pembelajaran matematika di Kampung Baca Temugiring dengan menggunakan media komik matematika berbahasa jawa. Media ini digunakan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika anak usia SD binaan kampung baca temugiring. Ketiga mahasiswa itu, yakni Kharisma Safitri Nur Indahsari, Sudrajat, dan Muhamad Devi Setya Ramadhan. Mereka adalah mahasiswa program studi Pendidikan Matematika UPY.

    Pengembangan media pembelajaran matematika dilakukan melihat kurang optimalnya pembelajaran matematika di Kampung Baca Temugiring. Hal tersebut dikarenakan minat belajar matematika anak di Kampung Baca Temugiring yang kurang dan belum ada media pembelajaran yang dapat menarik minat serta motivasi belajar matematika anak-anak kampung baca temugiring.

    Menurut anak-anak kampung baca temugiring, buku-buku yang selama ini ada sangat membosankan dan tidak membuat mereka termotivasi belajar karena terlalu banyak tulisan yang mana mereka lebih suka gambar dan cerita. Selain itu, buku yang ditulis dalam Bahasa Indonesia justru dinilai tidak menyenangkan. Pasalnya mereka merasa lebih nyaman dan fasih menggunakan Bahasa jawa.

    “Untuk itu kami mencoba untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat media komik matematika berbahasa jawa. Media ini untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika anak-anak kampung baca temugiring,” ujar Kharisma Safitri Nur Indahsari, dalam siaran pers yang diterima, Senin (20/5/2019).

    Kepada para pengurus Kampung Baca Temugiring, pihaknya juga melakukan pelatihan menggunakan corel draw, photoshop, dan membuat komik. Sehingga, karya pengurus-pengurus dapat membuat menjadi media pembelajaran anak-anak Kampung Baca Temugiring.

    Di bawah bimbingan dosen Pendidikan matematika UPY, Kintoko, M.Pd, pembelajaran dengan media “komat baja” ini sudah dilakukan di Kampung Baca Temugiring. Pembelajaran dengan komat baja dilaksanakan 2 kali dalam seminggu dengan materi sesuai cerita dalam komik. Setiap kali pertemuan satu pokok bahasan. Selesai menggunakan komik, kami memberikan latihan soal yang langsung dikerjakan di papan tulis untuk melatih percaya diri anak-anak kampung baca temugiring.

    Ciri khas dari media komik ini adalah Bahasa yang digunakan dalam komik untuk membantu anak-anak yang lebih nyaman menggunakan Bahasa Jawa dibandingkan Bahasa Indonesia. (adn/adn)

    source : https://www.bernas.id/68001-3-mahasiswa-upy-kembangkan-media-pembelajaran-matematika-dengan-komik-bahasa-jawa.html

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/racana-arjuna-srikandi-upy-juara-2-di-pimr-viii-tingkat-nasional-tahun-2019

  • Racana Arjuna Srikandi UPY juara 2 di PIMR VIII Tingkat Nasional Tahun 2019

    Racana Arjuna Srikandi UPY juara 2 di PIMR VIII Tingkat Nasional Tahun 2019

    Pada tanggal (23/4) yang lalu Pendidikan Instruktur Muda Racana (PIMR) VIII Tingkat Nasional Tahun 2019 telah dilaksanakan di Pondok Pemuda Ambar Binangun, Student Center UNY dan sekitarnya dengan tiga giat utama yakni giat materi keinstrukturan, giat lapangan, giat prestasi. Kegiatan tersebut dilaksankan dari tanggal 23-29 april 2019. Adapun penyelenggara dari kegiatan itu yakni dari Gugus Depan Kota Yogyakarta 03.075-03.076 Pangkalan Universitas Negeri Yogyakarta.

    Sedangkan untuk peserta dari kegiatan itu adalah anggota Pramuka Perguruan Tinggi utusan Racana se-Indonesia. Adapun untuk jumlah Universitas yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 19 Universitas. Tak ketinggalan Universitas PGRI Yogyakarta juga mengirimkan perwakilan Racana Arjuna Srikandi UPY dalam kegiatan PIMR VIII tingkat Nasional Tahun 2019 yang kurang lebih dilaksanakan selama 5 hari.

    Selain menerima materi, diskusi, dan praktik dalam kegiatan PIMR VIII Tingkat Nasional tahun 201, peserta pun juga melakukan Micro Teaching. Masing-masing peserta berkesempatan untuk membahas satu topik bahasan yang harus dijelaskan kepada seluruh peserta, sehingga masing-masing peserta berperan sebagai pemateri dan audience.

    Dalam berbagai kegiatan yang dilakukan dalam PIMR VIII, Racana Arjuna Srikandi UPY memperoleh juara 2 pasang ancor kegiatan Pelatihan Instruksur Muda Racana VIII (PIMR VIII) tingkat Nasional tahun 2019. Seperti slogan pada kegiatan tersebut yaitu “Bersama Menempa Diri, Bersama Mengukir Prestasi”. Dengan capaian tersebut diharapkan mampu memotivasi seluruh civitas akademika untuk dapat berprestasi dibidang apapun yang tentunya membawa nama UPY setelah sebelumnya beberapa minggu yang lalu UKM Pencak Silat UPY dan Taekwondo UPY telah berhasil membawa medali di kejuaraan Nasional yang masing-masing telah di ikutinya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-taekwondo-team-raih-3-medali-di-kejurnas-taekwondo-piala-bergilir-kapolres-semarang

  • UPY Taekwondo Team Raih 3 Medali di Kejurnas Taekwondo Piala Bergilir Kapolres Semarang

    UPY Taekwondo Team Raih 3 Medali di Kejurnas Taekwondo Piala Bergilir Kapolres Semarang

    UPY Taekwondo Team berhasil membawa pulang 1 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (kejurnas) Taekwondo Piala Bergilir Kapolres Semarang, Jawa Tengah di GOR Pandanaran Wujil Semarang pada tanggal 27-28 April 2019 lalu.

    Medali emas tersebut diperoleh mahasiswa UPY yaitu Anggit Dyan Syah Putra dari prodi Teknik Informatika, kemudian medali perak diperoleh Esau Bakker dari prodi Teknik Informatika. Sedangkan untuk medali perunggu diperoleh Nesi Veronika Dewi dari prodi PGSD. Dalam kejuaraan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari 10 Provinsi di Indonesia.

    Kejurnas dengan piala bergilir kejuaraan Taekwondo Nasional perlu digelar rutin setiap tahun melihat potensi dan antusias masyarakatnya pecinta olah raga bela diri Taekwondo yang cukup pesat dan berprestasi, Menjadikan event kejuaraan Nasional dengan piala bergilir sanggup memotifasi atlet untuk semakin giat berlatih, terbukti banyaknya peserta Taekwondo tingkat pelajar mulai dari tingkat sekolah kanak-kanak, SD, SMP, SMA sampai tingkat Perguruan Tinggi yang berprestasi baik di kanca Nasional sampai Internasional semakin banyak pesertanya.

    Dengan hasil yang diperoleh UPY Taekwondo team tersebut diharapkan mampu melecut semangat khususnya mahasiswa dan para atlet-atlet dari Universitas PGRI Yogyakarta untuk lebih giat, pantang menyerah dan untuk lebih berprestasi lagi kedepannya. Bahkan bukan hanya di bidang olahraga tetapi prestasi diberbagai bidang yang lainnya baik akademik maupun non-akademik.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/teater-topy-upy-mencari-drupadi-dalam-rahim-kartini

  • PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2019

    PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2019

    Peserta yang dinyatakan diterima pada penerimaan calon pegawai UPY tahun 2019 dapat diunduh melalui link DOWNLOAD

  • Teater Topy UPY : Mencari Drupadi Dalam Rahim Kartini

    Teater Topy UPY : Mencari Drupadi Dalam Rahim Kartini

    Perempuan memang selalu dipandang sebelah mata. Dipandang lemah dan seringkali menjadi makhluk tanpa daya. Namun, terlepas dari itu semua perempuan adalah sesosok yang di identikkan dengan kelembutan. Perempuan terbiasa menyertakan perasaan dalam segala hal. Maka dari itu, mereka lebih sering menangis bukan karena lemah, tetapi karena sudah berpura-pura tersenyum walaupun hatinya lemah. Ya, memang terlalu banyak kalimat untuk mendiskripsikan seorang “perempuan”.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Teater Topy mengadakan pementasan monolog yang dalam acara itu perempuan diangkat sebagai tema, sekaligus bertepatan setelah memperingati hari kartini. Pementasan monolog tersebut diadakan pada hari kamis (25/4) yang bertempat di halaman kampus 1 Universitas PGRI Yogyakarta dengan judul “Tiga Kalung Monolog Perempuan – Mencari Drupadi Dalam Rahim Kartini”.

    Dalam pementasan kali ini pun ada sesuatu yang menarik dan berbeda karena dalam pentas ini semua pemain atau pemeran diambil dari golongan wanita. Mulai dari sutradara hingga actor. Sedangkan untuk pementasan tersebut disutradarai oleh Annisa Na. Pemeran-pemeran dalam pementasan itu diantaranya adalah Alya Safira S (mahasiswa prodi PBSI UPY) sebagai Lasti, Rosita Uswatun KP (mahasiswa prodi akuntansi) sebagai Astuti, dan Krisia Monika Rani (mahasiswa prodi manajemen sebagai Lastri. Sementara penulis naskah yang mereka mainkan di tulis oleh WN Naufal, Isryad Nadjib dan Yuli Ratnasari.

    Pementasan itu menceritakan keluarga dari Lastri yang mempunyai anak perempuan bernama Lasti, lalu Astuti sendiri merupakan anak dari Lasti. Astuti adalah wanita remaja jaman dahulu yang berkehidupan selalu dalam kekurangan, bahkan soal pangan. Sampai pada akhirnya tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mencukupi kehidupannya hingga suatu hari rela menjual harga dirinya di usia yang masih tergolong anak-anak dan harus merasakan pahitnya kehidupan dengan pekerjaan hina tersebut.

    Cerita ini tentunya sangat menginspirasi, terlebih bagi kaum hawa. Menjadi pelajaran berharga, bahwa sebenarnya mereka terlalu mahal hanya untuk dibandingkan dengan harga makanan. Pesan untuk wanita wanita di jaman sekarang yang hidup sudah serba berkecukupan, jagalah diri kalian, seorang wanita berharga tidak akan membuat dirinya tenggelam ke dalam gemerlapnya kehidupan. Berikanlah harta terbesarmu hanya kepada suami mu, bukan pacar pacarmu. Dan menjadi wanita bijak yang cerdas dalam segala hal.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/semarak-hardiknas-aktualisasi-nilai-nilai-edukasi-di-era-revolusi-industri-40

  • PENGUMUMAN TENTANG HASIL SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI UPY 2019

    PENGUMUMAN TENTANG HASIL SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI UPY 2019

    Diberitahukan bahwa Pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Pegawai Universitas PGRI Yogyakarta diundur besuk hari Kamis, tanggal 09 mei 2019. Demikian harap maklum.

  • SEMARAK HARDIKNAS: AKTUALISASI NILAI-NILAI EDUKASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

    SEMARAK HARDIKNAS: AKTUALISASI NILAI-NILAI EDUKASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

    Lembaga Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas PGRI Yogyakarta (LKK UPY) bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan BEM KM UPY dan delegasi dari setiap Ormawa, Sebanyak 32 mahasiswa yang diketuai oleh Sigi Priyanto tergabung dalam satu kepanitiaan guna menyukseskan acara, tujuan acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa, memberikan pengetahuan melalui workshop pendidikan serta meningkatkan kreatifitas mahasiswa.

    Acara ini diselenggarakan di Auditorium unit 1 Universitas PGRI Yogyakarta, Jl.PGRI I No. 177, Sonosewu, Yogyakarta. Waktu pelaksanaan yaitu pada hari kamis tanggal 2 Mei 2019 pukul 08.00-13.15 WIB. Pembicara pada acara workshop ialah Yustinus Nugroho S.T dan Drs. Sugeng M. Subono dari Dinas Kominfo DIY dan Dinas pendidikan.

    Acara ini dibagi menjadi 3 rangkaian utama, yang pertama ialah Workshop Pendidikan dengan tema “AKTUALISASI NILAI-NILAI EDUKASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0” yang dilaksanakan pada sesi pertama pukul 09.35 – 10.20 WIB dan dilanjutkan sesi ke-2 pada pukul 11.35 .- 11.20 WIB. Untuk mengikuti kegiatan Workshop , peserta diwajibkan membayar sebesar Rp. 15.000 tiap peserta dan mendapat berbagai fasilitas seperti Snack,Makan Siang, dan Sertifikat.

    Rangkaian acara yang kedua ialah lomba orasi pada pukul 10.35 – 12.20 WIB yang diikuti perwakilan setiap prodi di Universitas PGRI yogyakarta. Orasi ini bertujuan agar mahasiswa bisa berpendapat sebebas mungkin dalam mengeluarkan pendapatnya mengenai pendidikan yang ada di Indonesia. Lomba ini dijuarai oleh saudara Imam Wahyu Aji dari prodi PBSI sebagai juara 1 dan Selma Maharani dari prodi TI sebagai juara 2.

    Rangkaian acara yang ketiga ialah lomba UPY pintar yang diselenggarakan pukul 12.35 WIB s/d selesai. Lomba UPY pintar ini adalah lomba yang belum pernah di adakan di UPY, lomba ini sama seperti lomba Indonesia pintar pada umumnya yang bertujuan agar mahasiswa bisa berfikir lebih kritis, lalu untuk lomba ini sendiri dijuarai oleh prodi Matematika dan PLB. Berakhirnya lomba UPY Pintar adalah penanda berakhirnya pula acara Workshop, lomba orasi dan UPY Pintar dari berbagai serangkaian acara tersebut.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/melalui-kegiatan-gelegar-kompekalis-ukm-kompekalis-gelegarkan-dunia-karya-tulis

  • MELALUI KEGIATAN GELEGAR KOMPEKALIS, UKM KOMPEKALIS GELEGARKAN DUNIA KARYA TULIS

    MELALUI KEGIATAN GELEGAR KOMPEKALIS,  UKM KOMPEKALIS GELEGARKAN DUNIA KARYA TULIS

    (Sabtu, 04/05/2019) UKM KOMPEKALIS UPY melaksanakan first action untuk kegiatan perlombaan tingkat DIY. Kegiatan itu dinamai GELEGAR KOMPEKALIS, merupakan kegiatan untuk menyambut hari buku nasional dengan mengusung tema “Lembaran Sakti, Landasan Pesawat Mimpi”.

    GELEGAR KOMPEKALIS ini mempunyai beberapa rangkaian acara perlombaan dan dilengkapi dengan bakti sosial (Open Donasi Buku Bacaan). Cabang perlombaan yang ada yaitu Resensi Buku Non Fiksi Mahasiswa se-DIY, Speaking Contest Mahasiswa se-UPY, dan Lomba Menghias Kue spesial untuk seluruh anggota UKM KOMPEKALIS. Kegiatan perlombaan tersebut berlangsung secara estafet di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta, sedangkan Bakti Sosial, akan diadakan di Kampung Temugiring, Gunung Kidul pada hari jum’at 17 Mei 2019 mendatang. Untuk perlombaan resensi, total pendaftar yaitu sebanyak 47 mahasiswa se-DIY, Speaking Contest sebanyak 14 mahasiswa, dan sebanyak 8 kelompok untuk perlombaan menghias kue.

    Kegiatan GELEGAR KOMPEKALIS ini berlangsung amat semarak karena partisipasi dari berbagai belah pihak. Lomba resensi diikuti oleh beberapa kampus luar, seperti UGM, UNY, UAD, UIN, UMBY, AMIKOM, UPN, dan STIE HAMFARA. Buku yang diresensi dalam perlombaan ini adalah buku yang disponsori oleh penerbit Deepublish. Adapun judul buku yang disponsori yaitu buku tentang kepemimpinan, inovasi dan teknologi pembelajaran, dan marketing public relations. Buku-buku ini sangat pas sekali untuk kalangan mahasiswa. Selain itu, pihak penerbit juga memberikan buku-buku untuk dihadiahkan kepada para pemenang lomba resensi. Luar biasa sekali.

    Melalui kegiatan GELEGAR KOMPEKALIS, diharapkan UKM KOMPEKALIS bisa lebih meningkatkan eksistensi dan relasi. Sudrajat, selaku ketua pelaksana GELEGAR KOMPEKALIS 2019, menceritakan pesan kesannya, “Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami UKM KOMPEKALIS terhadap dunia baca tulis saat ini, melihat minimnya minat membaca, apalagi untuk menulis. Padahal buku, adalah sumber ilmu, cahaya yang mampu menerangi pemikiran kita untuk keluar dari jalan kebodohan menuju jalan kesuksesan. Diharapkan semuanya bisa memetik manfaat dari acara ini, dan semoga GELEGAR KOMPEKALIS ini bisa terus berlanjut kegiatannya dimasa-masa mendatang.”ujarnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/menguatkan-pendidikan-memajukan-kebudayaan-dengan-mewujudkan-sdm-kompetitif-inovatif-dan-berkarakter

  • Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter

    Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter

    Kamis, 2/5 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional atau HARDIKNAS adalah hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, yaitu tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 mei setiap tahunnya.

    Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, Universitas PGRI Yogyakarta melaksanakan upacara bersama yang diikuti seluruh dosen dan karyawan UPY serta siswa dari SMP PGRI 1 kasihan pada hari kamis (02/05/2019) dengan mengambil tempat di halaman depan Auditorium kampus UPY unit 1. Upacara ini dimulai tepat pada pukul 07.30 wib dengan mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter”. Perangkat upacara sendiri berasal dari Resimen Mahasiswa atau Menwa UPY, sedangkan untuk pembina upacara adalah Dr. Ir. Paiman, M.P. rektor UPY.

    Hardiknas 2019 merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan semua orang akan pentingnya pendidikan. Tidak hanya jalur pendidikan formal seperti di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi, namun juga non formal dan informal yang ketiganya harus saling melengkapi untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Tentunya harapan bagi semua anak untuk dapat mengecam pendidikan yang layak.

    Memasuki revolusi industri keempat, sistem pendidikan harus menyiapkan manusia-manusia unggul yang siap menghadapi perubahan zaman. Perkembangan teknologi yang begitu pesat, diprediksi akan mempengaruhi peradaban manusia dimasa depan. Fenomena disruptif akan memasuki semua bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Pendidikan harus segera berevolusi untuk menjawab tantangan zaman tersebut.

    Sehubungan dengan hal tersebut, UPY terus meningkatkan kualitas baik dari segi SDM maupun pembangunan untuk menunjang fasilitas proses pembelajaran yang lebih baik untuk kedepannya. Selain itu peningkatan juga terlihat dari akreditasi prodi-prodi yang hasilnya semakin meningkat dari sebelumnya. Peningkatan kapasitas ditandai dengan dibukanya Prodi baru yaitu Farmasi dan Teknik Industri. Sementara untuk teknik industri mulai tahun ini pun sudah mulai dibuka untuk pendaftaran. Namun demikian, semua peningkatan tersebut tidak akan ada artinya tanpa dibarengi dengan pendidikan karakter. Karena karakter menempati kedudukan paling tinggi untuk semua zaman, terutama zaman digital seperti saat ini. Demi menjawab tantangan perubahan zaman diberbagai bidang apapun terutama pendidikan, tentunya perlu kerjasama antara institusi pendidikan, pemerintah dan industri. Selamat Hari Pendidikan Nasional!

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/ulang-tahun-ke-39-menwa-upy-temu-kangen-guyub-rukun-sak-wadah-ora-pecah-angkatan-1-sampai-angkatan-39