Kategori: Berita Utama

  • PERSIAPKAN CALON GURU UNGGUL FKIP UPY IMPLEMENTASIKAN PROGRAM PDS

    PERSIAPKAN CALON GURU UNGGUL FKIP UPY IMPLEMENTASIKAN PROGRAM PDS

    Dalam era revolusi industri 4.0 saat ini menuntut berbagai pihak untuk terus meningkatkan kapasitas diri masing masing tidak terkecuali perguruan tinggi. Di Indonesia terdapat berbagai jenis perguruan tinggi dengan masing masing spesifikasi keunggulannya. Seluruh lembaga pendidikan tinggi di Indonesia memiliki satu tujuan utama yaitu membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Sumber daya yang unggul hanya dapat dihasilkan dari proses pendidikan terabaik yang dilakukan oleh para guru yang unggul. Guru yang memiliki keunggulan hanya dapat dihasilkan melalui suatu proses pendidikan guru yang terbaik di Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) yang unggul. LPTK yang unggul adalah LPTK yang mampu membangun jaringan dan sinergi antara pembelajaran di sekolah dengan proses perkuliahan di kelas. Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) yang ada di Yogyakarta juga turut serta untuk mempersiapkan calon guru terbaik di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Penugasan Dosen Di Sekolah (PDS). Pada tahun 2019 ini UPY menjadi salah satu bagian dari PTN dan PTS diseluruh Indonesia yang memperoleh Hibah Program Penugasan Dosen di Sekolah.

    Sebagai bagian awal implementasi program ini UPY melaksanakan kegiatan sosialisasi Program PDS yang dihadiri oleh dinas terkait, sekolah mitra dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Tujuan dari kegiatan sosialisasi PDS ini adalah meninformasikan dan menyamakan persepsi antara LPTK dengan Sekolah Mitra tentang pelaksanaan program PDS ini. Pada tahun 2019 ini UPY berada dalam skema B yaitu implementasi kegiatan PDS di sekolah dan di Kampus. Setelah kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan workshop Dosen Pelaksana PDS di Sekolah dengan sekolah Mitra. Adapun dosen yang memenuhi kriteria untuk melaksanakan kegiatan PDS di Sekolah ini yaitu Darsono, M.Pd, Tri Wahana, M.Pd, Rina Dyah Rahmawati, M.Pd, Deri Amggraini, M.Pd dan Sisca Candraningsih, M.Sc. Sekolah yag terlibat dalam PDS ini yaitu SMA N 7 Yogyakarta, SMK N 1 Kasihan, SMP N 10 Yogyakarta, SD N Tamansari 2 Yogyakarta dan SD Muhammadiyah Ambarbinangun. Selanjutnya dosen yang telah melaksankan PDS di Sekolah pada tahun 2018 pada tahun ini akan melaksanakan PDS dikampus untuk mengimplementasikan pengalaman yang diperoleh melalui PDS dalam proses perkuliahan dikampus. Adapun dosen yang melaksanakan kegiatan PDS di Kampus yaitu Dr. Sunarti, M.Pd, Dra. Nurwahyumiani, M.A, Dra. Suharni, M.Pd, Dra. M.M Endang Susetyowati, M.Pd, Dra. Kristina Warniasih, M.Pd dan  Dr. Setyo Eko Atmojo, M.Pd.

    Wakil Rektor III UPY dalam pembukaan sosialisai program PDS ini menyampaikan pentingnya seorang dosen mengetahui dan memiliki pengalaman yang nyata tentang masalah dalam kegiatan pembelajaran disekolah dan menemukan solusi untuk mengatasinya, sehingga melalui kegiatan PDS ini akan mampu menigkatkan pengetahuan dan wawasan dosen di FKIP UPY. Sejalan dengan pernyataan tersebut Ketua program PDS UPY berharap pelaksanaan program PDS ini dapat memberikan manfaat baik bagi Dosen Pelaksana PDS maupun sekolah Mitra sehingga terjalin kerjasama kemitraan yang semakin baik.

  • Pendidikan di Indonesia Harus ikuti Perkembangan Zaman

    Pendidikan di Indonesia Harus ikuti Perkembangan Zaman

    Senin (22/7) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta mengadakan acara Seminar Nasional dengan tema “Peran Media Pembelajaran Berbasis TI dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatan Budaya Literasi Digital di Era Revolusi Industri 4.0.” Acara tersebut diadakan di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Pembukaan Seminar ini dibuka oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FKIP yaitu Danuri, M.Pd. dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Primasari Wahyuni, M.Pd. selaku Kaprodi PBSI UPY serta dihadiri oleh seluruh dosen PBSI UPY. Dalam acara tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa UPY saja, tetapi juga dibuka untuk umum. Sementara untuk pembicara dalam seminar tersebut adalah Dr. Susetyo, M.Pd. Dosen dari Universitas Bengkulu, Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. dosen dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta dan Yanuar Bagas Arwansyah, M.Pd. Dari Universitas PGRI Yogyakarta.

    Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Danuri, M.Pd saat Pembukaan Seminar Nasional PBSI Di Auditorium UPY

     

    Dr. Susetyo, memaparkan tentang Inovasi Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0. Susetyo menyampaikan “Era Revolusi Industri 4.0 ini ditandai dengan perkembangan internet dan teknologi digital serta kemudahan komputer super dan kecerdasaan buatan.  Perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang terjadi di dunia saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan Pendidikan, termasuk Pendidikan di Indonesia. Untuk itu, pembelajaran baik di sekolah maupun perguruan tinggi dituntut untuk berubah termasuk perubahan Kurikulum, Kompetensi guru dan dosen, Model atau metode pembelajaran, Media dan bahan pembelajaran, serta Fasilitas pembelajaran,”tandasnya.

    Sementara Dr. Muhammad Rohmadi, memaparkan tentang Peran Media Pembelajaran Berbasis TI dan Bahan Ajar Elektronik di Era Digital. Sasaran literasi digital di Era Milenial ada 4, yaitu:

    1. Gerakan Literasi Digital di Keluarga
    2. Gerakan Literasi Digital di Sekolah
    3. Gerakan Literasi Digital di Kampus
    4. Gerakan Literasi Digital di Masyarakat

    “Kita harus memiliki 5 karakter yang diutamakan untuk menghasilkan generasi emas Indonesia yaitu nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, religious,”ujar Rohmadi.

    Sedangkan untuk Peningkatan Budaya Literasi di Era Digital, “Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Jenis-jenis literasi yaitu ada litirasi bahasa, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi financial, dan literasi budaya dan kewarganegaraan. Tujuan literasi untuk menciptakan individu yang mampu menerapkan keahlian yang dimilikinya dalam hidup,”ujar Yanuar.

    Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh di lingkup Pendidikan, para pendidik diharapkan aktif, inovatif, kompeten, dan bisa memahami karakteristik generasi milineal. Jangan sampai dimanfaatkan oleh teknologi tetapi manfaatkan dan kuasai era teknologi pada zaman ini.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/universitas-pgri-yogyakarta-terima-lagi-2-sk-prodi-baru

  • Universitas PGRI Yogyakarta Terima Lagi 2 SK Prodi Baru

    Universitas PGRI Yogyakarta Terima Lagi 2 SK Prodi Baru

    Jumat (19/7), Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menerima Surat Keputusan (SK) untuk ijin pembukaan 2 program studi baru yakni Prodi Ilmu Gizi dan Prodi Teknologi Rekayasa Elektromedis dari Kemenristek Dikti di Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta. SK tersebut diserahkan oleh Kepala LLDIKTI wilayah V Yogyakarta yaitu Prof. Didi Achjari SE Mcom Ak CA kepada Armansyah SH MH (Ketua Yayasan Pembina UPY), kemudian diserahkan ke Rektor UPY, Dr.Ir. Paiman M.P.

    Sebelumnya UPY juga sudah menerima SK Prodi Baru dari Kemenristekdikti, yakni Teknik Biomedis, Pendidikan Vokasional Teknik Otomotif, Teknologi Hasil Pertanian, Arsitektur, Farmasi, Teknik Industri. “UPY telah memiliki 8 Prodi baru dan sudah menerima mahasiswa baru,“ ujar Paiman. Ditegaskan Paiman, adanya 8 prodi baru membawa konsekuensi UPY harus bekerja keras untuk merealisasikan prodi baru tersebut menemukan eksistensinya secara kualitas dan kuantitas. “Prodi baru dibuka UPY untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan zaman, tentu saja lulusan prodi baru akan terserap di dunia kerja,”ujarnya.

    Sedangkan Armansyah Prasakti mengungkapkan, “dibukanya prodi baru untuk menunjukan kepada masyarakat  bahwa UPY tidak hanya meluluskan tenaga kependidikan saja, tetapi juga menghasilkan atau meluluskan ilmu murni, sains teknologi. PGRI pada umumnya, khususnya PGRI Yogyakarta selama ini dikenal menghasilkan tenaga guru. Sudah saatnya UPY mengembangkan keilmuan selain keguruan,”ujarnya.

    Sementara itu, Prof Didi Achjari saat penyerahan SK tersebut mengingatkan, “UPY harus bisa menjaga kualitas. Prodi Gizi juga Teknologi Rekayasa Elektromedis lulusannya masih sangat dibutuhkan. Ini peluang yang langsung ditangkap UPY,”ujarnya. Khusus untuk Prodi Gizi  juga masih sangat dibutuhkan, terbukti dengan masih adanya kasus gizi buruk. “itu berarti ahli gizi masih sangat diperlukan, apalagi Indonesia akan mendapatkan bonus demografi. Tentu saja harapannya mendapatkan SDm yang berkualitas, bukan kekurangan gizi,“lanjutnya.

    Dalam kesempatan itu, Prof Didi Achjari mengingatkan, Pekerjaan Rumah (PR) bagi Perguruan Tingggi Swasta (PTS) di Yogyakarta yang membuka prodi baru harus bisa menjaga eksistensi dan reputasi Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan. “Sekali lagi, kualitas lulusan harus dijaga betul,”tandasnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pelantikan-bersama-ormawa-upy-periode-2019-2020

  • PELANTIKAN BERSAMA ORMAWA UPY PERIODE 2019/2020

    PELANTIKAN BERSAMA ORMAWA UPY PERIODE 2019/2020

    Selasa (23/07) Organisasi Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melakukan pelantikan bersama di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. ORMAWA yang mengikuti pelantikan meliputi HMP, BEM Fakultas,   UKM, BEM KM, dan DPM KM. Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta Ir. Paiman., M.P sekitar pukul 08.00 WIB dan di tutup dengan amanah yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Alumni, Kemahasiswaan, dan Kerjasama yaitu Muhammad Fairuzabadi, M.Kom. Acara ini berlangsung sekitar 2 jam, dengan prosesi pengambilan sumpah yang dibagi menjadi 5 partisi yaitu pengambilan sumpah HMP, kemudian BEM Fakultas, UKM, BEM KM, dan untuk yang terakhir DPM KM.

    Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Ormawa UPY 2019 di Auditorium

    Pengambilan sumpah HMP dan BEM Fakultas dipandu oleh Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd., dan untuk UKM dipimpin oleh Sigit Handoko, SH., MH., Kemudian untuk BEM KM dan DPM KM dipandu oleh Muhammad Fairuzabadi, M.Kom., prosesi pelantikan dilaksanakan setelah serah terima jabatan ketua umum seluruh ORMAWA periode 2018/2019 ke ketua umum periode 2019/2020, kemudian prosesi pelantikan di akhiri dengan penyerahan tongkat ketua umum UKM MENWA periode 2018/2019 kepada Pembina yang kemudian diberikan kepada ketua umum UKM MENWA periode 2019/2020. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus ORMAWA UPY dan seluruh dosen pembina ORMAWA UPY ini berjalan dengan lancar.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/menelusuri-jejak-jejak-kehidupan-multikultural-di-majapahit

  • Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural Di Majapahit

    Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural Di Majapahit

    Jumat (19/7) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Lokal dengan mengusung tema “Menelusuri Jejak Jejak Kehidupan Multikultural di Majapahit”. Seminar lokal ini menjadi final project yang digarap oleh seluruh Mahasiswa Pendidikan Sejarah Angkatan 2016 sebagai salah satu tugas mata kuliah yang mereka tempuh.

    Seminar lokal ini berlangsung di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta yang dihadiri oleh Dr. Siswanta,M. Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Dr. Muh Iqbaal Birsyada,M.Pd selaku dosen pembimbing serta dosen-dosen dan staf prodi Pendidikan Sejarah Univeraitas PGRI Yogyakarta.

    Kaprodi Pendidikan Sejarah, Dr. Siswanta,M. Pd saat menyampaikan sambutan pada acara seminar Prodi Sejarah Jumat (19/7) di Auditorium

    Seminar yang di ketuai oleh Irwan Riyadi ini mengusung tema “Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural di Majapahit “. Dimana tema ini merupakan hasil pengamatan pada kegiatan yang dilakukan seluruh mahasiswa angkatan 2016 dalam Kuliah Lapangan Sejarah (KLS) yang dilakukan di situs Trowulan pada bulan April. Hasil pengamatan tersebut kemudian di paparkan dalam Seminar Lokal yang dibagi menjadi 4 bagian yaitu mengenai sejarah singkat Kerajaan Majapahit oleh Fuad Muammad Hasan, kajian mengenai kehidupan masyarakat jaman dulu oleh Ardhin Dwi Setyawan, kajian mengenai situs-situs yang dapat dijumpai di Trowulan oleh Sinta dan kajian mengenai kehidupan masyarakat masa kini di sekitar kawasan Trowulan-Mojokerto oleh Mita Adelia Rahmawati.

    Seminar ini diharapkan bisa menjadi sumber wawasan bagi seluruh peserta mengenai keadaan Kerajaan Majapahit di masa lalu, dan korelasinya dengan masyarakat masa kini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi media sharing pengetahuan mahasiswa setelah mempelajari materi Kerajaan Majapahit dari sumber intra kampus, baik buku perpustakaan dan koleksi Museorium Sejarah UPY, maupun hasil study lapangan yang sebelumnya telah dilaksanakan.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/hmp-pbsi-mengadakan-baksos-di-salah-satu-panti-asuhan-di-bantul

  • HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI UPY mengadakan acara bakti sosial pada 1 juli 2019 yang bertempat di Panti Asuhan Mustika Tama yang berada di Jl. Padokan, Padokan Kidul, Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Panti Asuhan Mustika Tama berdiri sejak 19 Juli 2010 yang didirikan oleh 12 orang diantaranya masyarakat sekitar serta lurah setempat dan sudah di bawah naungan Dinas Sosial. Jumlah anak di panti ini ada 25 orang anak  yang terdiri dari anak yatim piatu,anak tidak mampu dan anak terlantar yang berada di luar panti berjumlah 215 anak yatim piatu dan lansia.

    Bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka Program kerja tahunan HMP PBSI-UPY, dalam kegiatan tersebut dihadiri juga beberapa dosen dari PBSI dan juga Kaprodi PBSI yaitu Primasari Wahyuni, M.Pd.

    Pada acara Baksos tersebut juga ada penyerahan donasi berupa uang berjumlah 1 juta dan 3 dus paket sembako yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan Mustika Tama. “Semoga acara bakti sosial ini tetap berkembang, kemudian untuk para mahasiswa UPY diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mencari ilmu, cepat lulus, dan setelah lulus mudah mencari pekerjaan serta menjadi anak sholeh sholehah. Ujar Pengurus Panti Asuhan”.

    Kaprodi PBSI, Primasari menyampaikan “Semoga donasi yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan bisa bermanfaat untuk semua dan tentunya untuk Panti Asuhan Mustika Tama. Ujarnya”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/tiga-tim-pkm-upy-mengikuti-kegiatan-monitoring-dan-evaluasi-di-umy

  • TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    3 Tim PKM Universitas PGRI Yogyakarta telah melaksanakan monitoring dan evaluasi dari kementrian riset dan teknologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 2 Juli 2019. Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diikuti oleh beberapa universitas yang terletak di sekitar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan 46 judul dari 5 bidang PKM. 46 judul PKM tersebut di monitoring dan di evaluasi oleh tim reviewer dari dikti, yaitu Dr.rer.nat I Wayan Karyasa, S.Pd, M.Sc dan Prof.Dr.Ir.Raden Roro Sri Bugiwati, M.Sc.

    Universitas PGRI Yogyakarta mendapatkan kesempatan mempresentasikan 3 judul PKM Pengabdian Kepada Masyarakat. Ketiga judul tersebut adalah Kembang Desa (Penyuluhan Budidaya Teh Rumahan) yang dibimbing oleh Bapak Ir. Ardiyanto, M.Sc dari program studi Agroteknologi , Komat Baja : Alternatif Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar Matematika Anak SD di Kampung Baca Temugiring yang dibimbing oleh bapak kintoko, S.Pd, M,Pd dari program studi Pendidikan Matematika, dan Macabre (Mathematics Card Braille) yang dibimbing oleh ibu Siska Candraningsih, S.Pd, M.Sc dari program studi Pendidikan Matematika.

    Tim PKM Pengabdian Kepada Masyarakat mendapatkan urutan presentasi ke-18,19, dan 20 yang jatuh pada sore hari. Sore itu, audience banyak yang meninggalkan ruangan dikarenakan sudah menyelesaikan monitoring dan evaluasi. Namun, ketiga tim PKMM UPY tetap semangat mempresentasikan Kemajuan Program Kreativitas Mereka di hadapan reviewer dan audience yang tersisa.

    Salah satu masukan dari reviewer adalah membuat hak cipta untuk karya yang di presentasikan saat monev pada tanggal 2 juli lalu. Semoga pembuatan hak cipta dapat terealisasikan dan harapan ke depan nya tim PKMM UPY dapat melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) untuk mengahrumkan nama UPY di kancah Nasional.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/universitas-pgri-yogyakarta-memwisuda-274-mahasiswa

  • Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Sabtu (29/06), Universitas PGRI Yogyakarta memwisuda 274 mahasiswa untuk periode lll tahun ajaran 2018-2019. Dari 274 mahasiswa ini terdiri dari 246 mahasiswa strata satu (S1) dan 28 mahasiswa magister pendidikan (S2).

    Wisudawan/Wisudawati program S1 yang berhasil meraih prestasi tertinggi adalah Noni Kumala Dewi dari program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) dengan Indeks Prestasi 3,98. Sedangkan dari program S2 adalah Surbiyanti dengan memperoleh Indeks Prestasi 3,97. Adapun mahasiswa yang memiliki usia termuda pada wisuda periode lll 2019 ini yaitu Sri Ningsih dengan usia 21 tahun.

    Dalam sambutannya Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P menyampaikan “Selamat pada para wisudawan/wisudawati atas prestasi yang telah dicapai selama menimba ilmu di kampus UPY ini,”ujarnya.

    Ucapan terimakasihpun turut terungkap untuk orangtua mahasiswa yang telah memilih UPY menjadi tempat belajar untuk anaknya. Ia pun berharap agar ilmu yang diperoleh mahasiswa bisa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan ke depannya.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P juga berpesan pada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater ketika memasuki dunia kerja setelah ini. Tak hanya itu, untuk mempererat persaudaraan, ia mengimbau semua lulusan untuk bergabung ke keluarga Alumni UPY (KUPY).

    “semoga nilai-nilai yang sudah diajarkan dikampus ini bisa mengantarkan anda semua menuju gerbang kesuksesan masa depan,”ujarnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/seminar-nasional-program-studi-pendidikan-bahasa-indonesia-universitas-pgri-yogyakarta

  • Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPERS
    Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Pelaksanaan 22 Juli 2019 , tema
    Peran Media Pembelajaran Berbasis IT dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatkan Budaya Literasi di Era Revolusi Industri 4.0.
    Subtema meliputi:
    1. Media Pembelajaran
    2. Pembelajaran Bahasa
    3. Revolusi Industri 4.0
    4 Sastra dan Budaya
    5. Teknologi Informasi
    6. Literasi
    7. Bahan Ajar

    Pendaftaran:
    1. Mengisi formulir di
    bit.ly/semnaspbsiupy
    2. Whatsapp 087788769963 (Hasan), 081287257728 (Imam)

    Artikel Diterima akan masuk ke Prosiding Cetak dan Online terindeks Google Scholar. Artikel terpilih (dengan konfirmasi) akan diterbitkan di Jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 2 s.d. 6).

    LOKASI:
    Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta
    Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

    CP:
    087788769963 (Hasan)
    081287257728 (Imam)

    Salam Literasi

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pgsd-award-harmonisasi-1001-kreasi-seni-dan-budaya

  • PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    UPY – Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta pada hari Senin (24/6) pukul 08.00 pagi di Gedung Auditorium telah mengadakan sebuah event yaitu PGSD Award  dengan mengusung tema “Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya Menuju PGSD Baik” guna meningkatkan kecintaan mahasiswa pada seni dan budaya lokal yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

    PGSD Award adalah event seni tari yang dilaksanakan oleh Program Studi PGSD setiap 2 tahun sekali. Pada event tahun 2019 ini peserta yang mengikuti ajang tersebut merupakan Mahasiswa Prodi PGSD UPY angkatan 2016, angkatan 2017 dan angkatan 2018. Event tersebut adalah sebagai ajang guna peningkatan kreatifitas mahasiswa dan juga ajang unjuk kebolehan dari masing-masing angkatan. Ajang PGSD Award juga sebagai ajang Penghargaan Award PGSD untuk Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD UPY, acara tersebut termasuk program kerja dari Himpunan Mahasiswa PGSD FKIP UPY.

    Ajang PGSD Award bertujuan untuk mengajak mahasiswa PGSD untuk mengenal dan mempelajari seni tari agar nantinya bisa digunakan sebagai bekal untuk mengajar. Selain itu kegiatan ini juga bermaksud untuk memberikan apresiasi kepada dosen terinspiratif dan dosen terfavorit. Lalu apresiasi kepada mahasiswa berprestasi baik dalam bidang organisasi, kewirausahaan, seni dan olahraga.

    Kegiatan PGSD Award dimulai sejak pagi yang mana para dosen PGSD, dekan dan rektor Universitas PGRI Yogyakarta diundang untuk menonton penampilan-penampilan seni dan kreasi tari dari peserta. Tidak lupa perlombaan ini dimeriahkan oleh suporter-suporter dari masing-masing angkatan yang tidak kalah kreatif dengan menampilkan yel-yel dan aksi kreatif lain yang turut semakin memeriahkan acara tersebut.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-siap-membuka-4-prodi-baru-lagi