
Senin (22/7) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta mengadakan acara Seminar Nasional dengan tema “Peran Media Pembelajaran Berbasis TI dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatan Budaya Literasi Digital di Era Revolusi Industri 4.0.” Acara tersebut diadakan di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Pembukaan Seminar ini dibuka oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FKIP yaitu Danuri, M.Pd. dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Primasari Wahyuni, M.Pd. selaku Kaprodi PBSI UPY serta dihadiri oleh seluruh dosen PBSI UPY. Dalam acara tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa UPY saja, tetapi juga dibuka untuk umum. Sementara untuk pembicara dalam seminar tersebut adalah Dr. Susetyo, M.Pd. Dosen dari Universitas Bengkulu, Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. dosen dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta dan Yanuar Bagas Arwansyah, M.Pd. Dari Universitas PGRI Yogyakarta.

Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Danuri, M.Pd saat Pembukaan Seminar Nasional PBSI Di Auditorium UPY
Dr. Susetyo, memaparkan tentang Inovasi Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0. Susetyo menyampaikan “Era Revolusi Industri 4.0 ini ditandai dengan perkembangan internet dan teknologi digital serta kemudahan komputer super dan kecerdasaan buatan. Perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang terjadi di dunia saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan Pendidikan, termasuk Pendidikan di Indonesia. Untuk itu, pembelajaran baik di sekolah maupun perguruan tinggi dituntut untuk berubah termasuk perubahan Kurikulum, Kompetensi guru dan dosen, Model atau metode pembelajaran, Media dan bahan pembelajaran, serta Fasilitas pembelajaran,”tandasnya.
Sementara Dr. Muhammad Rohmadi, memaparkan tentang Peran Media Pembelajaran Berbasis TI dan Bahan Ajar Elektronik di Era Digital. Sasaran literasi digital di Era Milenial ada 4, yaitu:
- Gerakan Literasi Digital di Keluarga
- Gerakan Literasi Digital di Sekolah
- Gerakan Literasi Digital di Kampus
- Gerakan Literasi Digital di Masyarakat
“Kita harus memiliki 5 karakter yang diutamakan untuk menghasilkan generasi emas Indonesia yaitu nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, religious,”ujar Rohmadi.
Sedangkan untuk Peningkatan Budaya Literasi di Era Digital, “Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Jenis-jenis literasi yaitu ada litirasi bahasa, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi financial, dan literasi budaya dan kewarganegaraan. Tujuan literasi untuk menciptakan individu yang mampu menerapkan keahlian yang dimilikinya dalam hidup,”ujar Yanuar.
Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh di lingkup Pendidikan, para pendidik diharapkan aktif, inovatif, kompeten, dan bisa memahami karakteristik generasi milineal. Jangan sampai dimanfaatkan oleh teknologi tetapi manfaatkan dan kuasai era teknologi pada zaman ini.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/universitas-pgri-yogyakarta-terima-lagi-2-sk-prodi-baru