Kategori: Berita Utama

  • HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI UPY mengadakan acara bakti sosial pada 1 juli 2019 yang bertempat di Panti Asuhan Mustika Tama yang berada di Jl. Padokan, Padokan Kidul, Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Panti Asuhan Mustika Tama berdiri sejak 19 Juli 2010 yang didirikan oleh 12 orang diantaranya masyarakat sekitar serta lurah setempat dan sudah di bawah naungan Dinas Sosial. Jumlah anak di panti ini ada 25 orang anak  yang terdiri dari anak yatim piatu,anak tidak mampu dan anak terlantar yang berada di luar panti berjumlah 215 anak yatim piatu dan lansia.

    Bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka Program kerja tahunan HMP PBSI-UPY, dalam kegiatan tersebut dihadiri juga beberapa dosen dari PBSI dan juga Kaprodi PBSI yaitu Primasari Wahyuni, M.Pd.

    Pada acara Baksos tersebut juga ada penyerahan donasi berupa uang berjumlah 1 juta dan 3 dus paket sembako yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan Mustika Tama. “Semoga acara bakti sosial ini tetap berkembang, kemudian untuk para mahasiswa UPY diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mencari ilmu, cepat lulus, dan setelah lulus mudah mencari pekerjaan serta menjadi anak sholeh sholehah. Ujar Pengurus Panti Asuhan”.

    Kaprodi PBSI, Primasari menyampaikan “Semoga donasi yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan bisa bermanfaat untuk semua dan tentunya untuk Panti Asuhan Mustika Tama. Ujarnya”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/tiga-tim-pkm-upy-mengikuti-kegiatan-monitoring-dan-evaluasi-di-umy

  • TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    3 Tim PKM Universitas PGRI Yogyakarta telah melaksanakan monitoring dan evaluasi dari kementrian riset dan teknologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 2 Juli 2019. Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diikuti oleh beberapa universitas yang terletak di sekitar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan 46 judul dari 5 bidang PKM. 46 judul PKM tersebut di monitoring dan di evaluasi oleh tim reviewer dari dikti, yaitu Dr.rer.nat I Wayan Karyasa, S.Pd, M.Sc dan Prof.Dr.Ir.Raden Roro Sri Bugiwati, M.Sc.

    Universitas PGRI Yogyakarta mendapatkan kesempatan mempresentasikan 3 judul PKM Pengabdian Kepada Masyarakat. Ketiga judul tersebut adalah Kembang Desa (Penyuluhan Budidaya Teh Rumahan) yang dibimbing oleh Bapak Ir. Ardiyanto, M.Sc dari program studi Agroteknologi , Komat Baja : Alternatif Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar Matematika Anak SD di Kampung Baca Temugiring yang dibimbing oleh bapak kintoko, S.Pd, M,Pd dari program studi Pendidikan Matematika, dan Macabre (Mathematics Card Braille) yang dibimbing oleh ibu Siska Candraningsih, S.Pd, M.Sc dari program studi Pendidikan Matematika.

    Tim PKM Pengabdian Kepada Masyarakat mendapatkan urutan presentasi ke-18,19, dan 20 yang jatuh pada sore hari. Sore itu, audience banyak yang meninggalkan ruangan dikarenakan sudah menyelesaikan monitoring dan evaluasi. Namun, ketiga tim PKMM UPY tetap semangat mempresentasikan Kemajuan Program Kreativitas Mereka di hadapan reviewer dan audience yang tersisa.

    Salah satu masukan dari reviewer adalah membuat hak cipta untuk karya yang di presentasikan saat monev pada tanggal 2 juli lalu. Semoga pembuatan hak cipta dapat terealisasikan dan harapan ke depan nya tim PKMM UPY dapat melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) untuk mengahrumkan nama UPY di kancah Nasional.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/universitas-pgri-yogyakarta-memwisuda-274-mahasiswa

  • Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Sabtu (29/06), Universitas PGRI Yogyakarta memwisuda 274 mahasiswa untuk periode lll tahun ajaran 2018-2019. Dari 274 mahasiswa ini terdiri dari 246 mahasiswa strata satu (S1) dan 28 mahasiswa magister pendidikan (S2).

    Wisudawan/Wisudawati program S1 yang berhasil meraih prestasi tertinggi adalah Noni Kumala Dewi dari program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) dengan Indeks Prestasi 3,98. Sedangkan dari program S2 adalah Surbiyanti dengan memperoleh Indeks Prestasi 3,97. Adapun mahasiswa yang memiliki usia termuda pada wisuda periode lll 2019 ini yaitu Sri Ningsih dengan usia 21 tahun.

    Dalam sambutannya Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P menyampaikan “Selamat pada para wisudawan/wisudawati atas prestasi yang telah dicapai selama menimba ilmu di kampus UPY ini,”ujarnya.

    Ucapan terimakasihpun turut terungkap untuk orangtua mahasiswa yang telah memilih UPY menjadi tempat belajar untuk anaknya. Ia pun berharap agar ilmu yang diperoleh mahasiswa bisa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan ke depannya.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P juga berpesan pada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater ketika memasuki dunia kerja setelah ini. Tak hanya itu, untuk mempererat persaudaraan, ia mengimbau semua lulusan untuk bergabung ke keluarga Alumni UPY (KUPY).

    “semoga nilai-nilai yang sudah diajarkan dikampus ini bisa mengantarkan anda semua menuju gerbang kesuksesan masa depan,”ujarnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/seminar-nasional-program-studi-pendidikan-bahasa-indonesia-universitas-pgri-yogyakarta

  • Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPERS
    Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Pelaksanaan 22 Juli 2019 , tema
    Peran Media Pembelajaran Berbasis IT dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatkan Budaya Literasi di Era Revolusi Industri 4.0.
    Subtema meliputi:
    1. Media Pembelajaran
    2. Pembelajaran Bahasa
    3. Revolusi Industri 4.0
    4 Sastra dan Budaya
    5. Teknologi Informasi
    6. Literasi
    7. Bahan Ajar

    Pendaftaran:
    1. Mengisi formulir di
    bit.ly/semnaspbsiupy
    2. Whatsapp 087788769963 (Hasan), 081287257728 (Imam)

    Artikel Diterima akan masuk ke Prosiding Cetak dan Online terindeks Google Scholar. Artikel terpilih (dengan konfirmasi) akan diterbitkan di Jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 2 s.d. 6).

    LOKASI:
    Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta
    Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

    CP:
    087788769963 (Hasan)
    081287257728 (Imam)

    Salam Literasi

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pgsd-award-harmonisasi-1001-kreasi-seni-dan-budaya

  • PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    UPY – Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta pada hari Senin (24/6) pukul 08.00 pagi di Gedung Auditorium telah mengadakan sebuah event yaitu PGSD Award  dengan mengusung tema “Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya Menuju PGSD Baik” guna meningkatkan kecintaan mahasiswa pada seni dan budaya lokal yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

    PGSD Award adalah event seni tari yang dilaksanakan oleh Program Studi PGSD setiap 2 tahun sekali. Pada event tahun 2019 ini peserta yang mengikuti ajang tersebut merupakan Mahasiswa Prodi PGSD UPY angkatan 2016, angkatan 2017 dan angkatan 2018. Event tersebut adalah sebagai ajang guna peningkatan kreatifitas mahasiswa dan juga ajang unjuk kebolehan dari masing-masing angkatan. Ajang PGSD Award juga sebagai ajang Penghargaan Award PGSD untuk Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD UPY, acara tersebut termasuk program kerja dari Himpunan Mahasiswa PGSD FKIP UPY.

    Ajang PGSD Award bertujuan untuk mengajak mahasiswa PGSD untuk mengenal dan mempelajari seni tari agar nantinya bisa digunakan sebagai bekal untuk mengajar. Selain itu kegiatan ini juga bermaksud untuk memberikan apresiasi kepada dosen terinspiratif dan dosen terfavorit. Lalu apresiasi kepada mahasiswa berprestasi baik dalam bidang organisasi, kewirausahaan, seni dan olahraga.

    Kegiatan PGSD Award dimulai sejak pagi yang mana para dosen PGSD, dekan dan rektor Universitas PGRI Yogyakarta diundang untuk menonton penampilan-penampilan seni dan kreasi tari dari peserta. Tidak lupa perlombaan ini dimeriahkan oleh suporter-suporter dari masing-masing angkatan yang tidak kalah kreatif dengan menampilkan yel-yel dan aksi kreatif lain yang turut semakin memeriahkan acara tersebut.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-siap-membuka-4-prodi-baru-lagi

  • UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    Rabu (26/6), Universitas PGRI Yogyakarta menandatangani SK Ristekdikti nomor 454/KPT/I/2019 tentang ijin pembukaan prodi baru Program Sarjana. Acara yang diselenggarakan di kantor LLDIKTI wilayah V Yogyakarta tersebut dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Pembina UPY yaitu, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., dan juga Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P beserta jajarannya.

    Adapun untuk penandatanganan dan penyerahan SK ijin pembukaan prodi baru tersebut adalah Prodi Arsitektur, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, dan Prodi Teknik Biomedis. Kepala LLDikti Wilayah V, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt menyampaikan “untuk tren pada masa sekarang ini kalau kita lihat semua hubungan selalu ada teknologi informasi, jadi mungkin untuk peminat khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi juga akan banyak mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju dan modern pada era ini. Kemudian untuk prodi biomedis karena memang masih belum banyak di perguruan tinggi lain khususnya yogyakarta sehingga saya kira masih sangat potensial bagi calon mahasiswa baru nanti. Lanjutnya”.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman M.P dan Ketua Yayasan Pembina UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., Menandatangani SK Ristekdikti Tentang Izin Pembukaan Prodi Baru UPY

    Bahkan Pemerintah sendiri mendorong untuk prodi-prodi baru yang istilahnya kekinian untuk memenuhi pasar, antara lain: Data Science atau Big Data, lalu ada Kelapa Sawit, kemudian ada Kopi. Tapi tentu saja setelah itu ada PR banyak yang tidak asal membuka prodi-prodi baru setelah itu diam saja, namun kami juga mendorong untuk kemudian menjaga kualitas dan mulai promosi untuk menerima mahasiswa-mahasiswa baru. Ujar Didi Achari”. Dalam penutupan sambutannya Prof. Dr. Didi Achari menyampaikan selamat untuk prodi-prodi baru dan diharapkan membawa kesuksesan untuk UPY.

    Sementara Rektor UPY, Dr.Ir. Paiman M.P menyampaikan “dengan diterimanya SK Prodi baru yang berjumlah 4 Prodi ini kita harus bekerja keras, insyaalloh prodi baru yang kita buka ini pangsa pasarnya sangat terbuka dan belum banyak Perguruan Tinggi yang membuka. Oleh sebab itu, seluruh civitas akademika saya minta untuk kerja sama guna mewujudkan bahwa prodi baru yang kita buka ini betul-betul laku diminati masyarakat. Ujar Paiman”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/kajian-mataram-kuno-mahasiswa-prodi-sejarah-lawatan-ke-3-candi-budha

  • Kajian Mataram Kuno, Mahasiswa Prodi Sejarah Lawatan ke 3 Candi Budha

    Kajian Mataram Kuno, Mahasiswa Prodi Sejarah Lawatan ke 3 Candi Budha

    Senin (24/06), rombongan mahasiswa prodi pendidikan sejarah UPY lakukan lawatan sejarah ke 3 candi Budha di Magelang. Ketiga candi tersebut yakni Borobudur, Pawon dan Mendut. Muhammad Iqbal Birsyada selaku Dosen pembimbing menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka kajian lapangan mata kuliah sejarah kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Nusantara.

    Candi Borobudur

    Mataram Kuno sebagai salah satu objek kajiannya, Iqbal mengatakan “bahwa ada 3 aspek pokok dalam memahami sejarah. Pertama masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang”. Mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi yang komperhensif dalam kajian teori maupun lapangan. Yang tidak kalah penting adalah aspek masa depan. Melalui lawatan sejarah mahasiswa dapat mengambil hikmah, nilai-nilai untuk dikembangkan pada masa yang akan datang.

    Candi Mendut

    Selain itu juga mengenalkan akar-akar budaya Nusantara yang adiluhung kepada mahasiswa baik sisi arsitektur, seni maupun konteks sosial-budaya yang mengiringinya. JAS MERAH, kata Soekarno. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Sebelumnya juga Iqbal mengajak mahasiswanya ke tiga tempat yakni Candi Plaosan, Sojiwan dan Prambanan.

    Candi Pawon

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-resmikan-cafeteria-unit-2

  • UPY resmikan Cafeteria Unit 2

    UPY resmikan Cafeteria Unit 2

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) meresmikan Cafeteria yang berada di halaman Kampus Unit 2 pada senin (24/06) pukul 08.00 wib. Cafeteria tersebut merupakan salah satu bentuk realisasi dari rencana yang sudah lama mengenai penataan kantin menjadi lebih baik dan nyaman.

    Dalam cafeteria itu juga menggunakan papan yang digunakan untuk menempatkan foto-foto dari makanan yang disediakan dan daftar harga makanan. Sedangkan untuk lapak-lapak berada berderet ditepi-tepi ruangan. Untuk menempati lapak yang berada pada cafeteria tersebut tentunya memiliki persyaratan tersendiri. Adapun dalam cafeteria tersebut sudah ada beberapa lapak yang sudah mulai mengisi pada acara grand opening cafeteria UPY Unit 2 dan menjajakan berbagai masakan juga sajian seperti, bakso, sup, nasi goreng, lotek, gado-gado, geprek, mie goreng, siomay, batagor, soto, dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat pula fasilitas internet hotspot yang sudah disediakan di cafeteria tersebut guna mendukung aktivitas pada area cafeteria baik untuk keperluan tugas mahasiswa maupun untuk dosen dan karyawan.

    Pada peresmian tersebut juga dihadiri oleh dosen dan karyawan UPY yang ikut mencoba berbagai makanan yang disediakan di cafeteria UPY Unit 2 dengan berbagai harga promo dan diskon yang telah di tawarkan khusus pada acara Grand Opening. Untuk kedepannya kemungkinan akan ada pembangunan cafeteria di unit-unit lain tentunya dengan konsep yang berbeda. Selain itu, UPY juga sedang mengerjakan gedung ormawa guna menambah fasilitas bagi mahasiswa nantinya. gedung tersebut saat ini sedang dalam proses pembangunan yang terletak disebelah selatan kampus unit 2.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/hmp-ti-mengadakan-workshop-technoprenuer-dengan-tema

  • HMP TI Mengadakan Workshop Technoprenuer Dengan Tema “Startup? Start Now!”

    HMP TI Mengadakan Workshop Technoprenuer Dengan Tema

    Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan acara Technoprenuer Talk mengenai STARTUP dimana akan ditujukan khususnya untuk mahasiswa UPY. Kegiatan yang mengusung tema STARTUP? START NOW! #1000StartupDigital diadakan pada hari Rabu (19/6) bertempat di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Fairuzabadi, M.Kom selaku Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas PGRI Yogyakarta, Meilany Nonsi Tentua M,T selaku Dekan Fakultas Teknik, dan Prahenusa Wahyu Ciptadi, M.T selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika. Dan juga di hadiri oleh dosen-dosen pengajar di Fakultas Teknik UPY, serta tamu undangan, dan peserta Technoprenuer Talk dengan peserta sejumlah 123 Mahasiswa. Acara tersebut dibuka oleh Wakil Rektor 3 UPY bidang Kemahasiswaan dan Alumni yaitu Fairuzabadi, M.Kom.

    Ahmad Amirudin selaku Manager at DILo Yogyakarta dan Mahar Indra selaku CEO Portofolio menjadi pembicara utama dalam acara Tecnopreneur Talk ini dan sebagai moderator adalah Muhammad Iksan selaku ketua HMP Teknik Informatika. Beberapa tahun belakangan ini banyak anak muda yang mencoba merintis usaha sendiri, seperti wirausahawan, dll. Namun kadang semua tak terealisasikan karena bingung akan memulai darimana. Dalam acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dan memotivasi mahasiswa IT seputar lingkup Startup di Yogyakarta khususnya wilayah selatan. Startup atau usaha digital sendiri ternyata masih terlihat asing disebagian mahasiswa dan peserta, sebagian hanya tahu gojek adalah contoh dari startup.

    Diakhir acara, DILo Jogja memberikan sebuah games berhadiah untuk memancing munculnya ide-ide mahasiswa dalam memecahkan masalah yang terjadi disekitar mereka dengan menciptakan sebuah startup. Contoh ide-ide menarik dari mahasiswa UPY adalah Startup loT untuk pengairan sawah, lalu ada Startup jasa penitipan barang, kemudian ada Startup jasa pencarian dan komparasi harga kos-kosan. kegiatan tersebut dilakukan berupa workshop yang diharapkan supaya mahasiswa IT khususnya mahasiswa Teknik Informatika UPY semakin paham mengenai STARTUP dan menumbuhkan ide usaha baru untuk berani memulai merealisasikan ide mereka ditambah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi pada zaman ini.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pkm-m-upy-mathematics-card-braille-macabre-untuk-slb-negeri-1-bantul

  • PKM-M UPY: Mathematics Card Braille (MACABRE) untuk SLB Negeri 1 Bantul

    PKM-M UPY: Mathematics Card Braille (MACABRE) untuk SLB Negeri 1 Bantul

    UPY-Tim MACABRE yang beranggotakan 3 orang, yaitu Afida Vona, Kharisma Safitri Nur Indahsari, dan Erdin Vernanda Sutrisna telah melaksanakan PKM Pengabdian dengan judul MACABRE (Mathematics Card Braille) untuk SLB Negeri 1 Bantul. Kegiatan ini sebagai aksi nyata pengaplikasian Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.

    MACABRE sebagai solusi permasalahan media pembelajaran bagi siswa tunanetra di SLB Negeri 1 Bantul. Dikarenakan media pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus terbatas dan juga sangat diperlukan model pembelajaran yang menarik, maka Tim MACABRE UPY yang beranggotakan 3 orang, yaitu Afida, Kharisma Safitri, dan Erdin Vernanda menawarkan solusi untuk mengangkat media MACABRE ini. Dengan MACABRE, siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul dapat memanfaatkan secara optimal alat indra lainnya.

    Program ini akan dilanjutkan oleh guru-guru siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul dengan melaksanakan kelas bermain dan belajar menggunakan kartu setiap hari jumat dan akan dikembangkan oleh guru-guru siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul untuk melatih kemampuan matematika siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul.

    Cek Link Video Liputan: https://www.youtube.com/watch?v=0evwLt16Ba8&feature=youtu.be

    Semoga video ini dapat menginspirasi dan bermanfaat untuk pendidikan Indonesia.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/mahasiswa-upy-kembangkan-media-komik-matematika-berbahasa-jawa