Kategori: Berita Utama

  • PENGUMUMAN PENGADAAN BARANG FEB-2019

    PENGUMUMAN PENGADAAN BARANG FEB-2019

    Universitas PGRI Yogyakarta mengundang penyedia barang untuk mengikuti pelelangan Komputer, Laptop, Printer, Proyektor dan peralatan elektronik lainnya dengan ketentuan yang telah disepakati panitia pengadaan barang. Berikut syarat, jadwal dan spesifikasi barang yang di butuhkan silahkan download link dibawah ini :

    Download Pengumuman

  • PENYERAHAN SK MENTERI RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TENTANG IZIN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI FARMASI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

    PENYERAHAN SK MENTERI RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TENTANG IZIN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI FARMASI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

    Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA, pada hari Kamis, 14 Februari 2019 menyerahkan salinan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (SK Menristekdikti) Nomor 1322/KPT/I/2018 tentang izin pembukaan Program Studi Farmasi Program Sarjana pada Universitas PGRI Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Yayasan Pembina PGRI Yogyakarta. Bertempat di Gedung Rektorat Ruang Multimedia lantai 3 Universitas PGRI Yogyakarta Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, salinan SK tersebut diterima oleh Bapak Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H. selaku Ketua Pengurus Yayasan Pembina PGRI Yogyakarta dan didampingi oleh Dr. Ir. Paiman M.P. selaku Rektor Universitas PGRI Yogyakarta.

    Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta menyampaikan beberapa hal penting dalam penyerahan SK Prodi Baru, salah satunya terkait pernyataan kesanggupan karena pada saat menyerahkan kemudian akan ada tanggung jawab dari Pimpinan Perguruan Tinggi untuk kembali menyerahkan kesanggupan. Jadi pernyataan kesanggupan untuk melaksanakan harus disampaikan oleh Rektor kepada LLDIKTI sebagai bukti bahwa setelah menerima SK dan harus dilaksanakan, sekaligus jika lembaga layananan mengetahui adanya program studi baru atau perubahan bentuk perguruan tinggi maka kemudian dengan mudah akan dicatatkan di BPPT.

    Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA, tentunya mengingatkan untuk Perguruan Tinggi yang sudah kuat dan memiliki Doktor yang sudah banyak untuk lebih mengusulkan Program S2 lebih di utamakan daripada Program S1 yang sudah terlalu banyak bahkan dijogja sendiri hampir 400. Begitupun dengan harapan Pemerintah yang mendorong bertambahnya sekolah vokasi, apabila pihak Perguruan Tinggi ingin menambah program studi maka program Diploma dan Magister akan mendapat kemudahan dari pemerintah. Sehingga diharapkan UPY dapat menciptakan dan menghasilkan lulusan yang memenuhi kebutuhan dunia kerja saat ini.

    Dalam kesempatan kali ini Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA, juga menyampaikan pentingya Prinsip Evaluasi Tugas Dosen. Dan pentingya kedisipinan, kejujuran, Obyektif dan tanggungjawab dari dosen guna mendorong tercapainya tujuan proses pembelajaran dalam meningkatkan mutu lulusan. Dosen adalah Pendidik Profesional Dan Ilmuwan dengan tugas mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tugas utama dosen adalah melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan beban kerja paling sedikit sepadan dengan 12 SKS dan paling banyak 16 SKS pada setiap semester sesuai kualifikasi akademik. Maka dari itu pelaksanaan tugas utama dosen ini perlu dievaluasi dan dilaporkan secara periodik sebagai bentuk akuntabilitas kinerja dosen kepada para pemangku kepentingan.

    Sementara itu Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P, berharap agar seluruh dosen dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi guna meningkatkan kualitas dosen yang dimiliki. Dengan keluarnya izin pembukaan Prodi baru yaitu Farmasi, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pendidikan tinggi di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah V Yogyakarta.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-menjalin-kerjasama-dengan-blpt-diy

  • UPY Menjalin Kerjasama Dengan BLPT DIY

    UPY Menjalin Kerjasama Dengan BLPT DIY

    Penandatanganan Perjanjian Kerjasama oleh Kepala BLPT DIY Dra. Triana Purnamawati, MM dan Rektor UPY Dr. Ir. Paiman M.P

    Di era globalisasi saat ini dan untuk menghadapi tantangan serta peluang menuju revolusi industri dengan SDM yang berstandar industri Nasional maupun Internasional. Universitas PGRI Yogyakarta yang mengusung semangat yaitu bertumbuh bersama-sama secara Eksponensial untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan UPY untuk menjadi salah satu kampus unggul di tingkat ASEAN dengan terus meningkatkan kualitas dan sumber daya diberbagai bidang. Salah satunya dengan adanya penambahan Prodi baru yaitu Teknik Industri setelah tahun lalu sudah membuka Prodi PG Paud dan Prodi PLB. Sedangkan untuk Teknik Industri akan mulai dibuka pada tahun ajaran baru 2019/2020 yang saat ini sudah mulai menerima pendaftaran mahasiswa baru.

    Namun itupun tidak menutup kemungkinan akan ada fakultas ataupun prodi baru dalam beberapa tahun kedepan seperti yang disampaikan Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P, bahwa saat ini sudah ada beberapa Prodi yang sedang dalam proses diantaranya ilmu kedokteran, elektromedis, biomedis, teknik sipil, arsitek, ilmu pendidikan otomotif, dan pariwisata. Dengan semakin tumbuh berkembangnya Universitas PGRI Yogyakarta, selain saling berkerjasama dan bekerja keras dari berbagai bidang akademik dan kelembagaan, bidang SDM, bidang kemahasiswaan juga alumni dan selain itu perlu meningkatkan kerjasama dari berbagai pihak terkait yang berkompeten.

    Bahkan kedepannya Universitas PGRI Yogyakarta bersama Yayasan mempunyai program untuk mendirikan SMK Otomotif yang nantinya akan ada kontinuitas untuk melanjutkan pendidikan atau study di UPY. Berkaitan dengan beberapa hal tersebut Universitas PGRI Yogyakarta secara resmi telah menandatangani kerjasama dengan Badan Latihan Pendidikan Teknik Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka pendidikan untuk program teknologi otomotif fakultas kegururuan dan ilmu pendidikan, teknik rekayasa sipil, teknik arsitektur, dan teknik rekayasa elektromedis. Penandatanganan MoU kerjasama tentang penyelenggaran program latihan pendidikan teknik tersebut dilaksanakan pada senin, 4 februari 2019 di Kantor BLPT DIY.

    Diharapkan dengan kerjasama tersebut baik dari UPY maupun BLPT dapat saling bersinergi, saling membantu dan saling mendukung untuk terus berupaya menciptakan dan menghasilkan SDM yang berkompeten dan siap bersaing dalam skala Nasional maupun Internasional.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-kembali-menambah-doktor-baru

  • UPY Kembali Menambah Doktor Baru

    UPY Kembali Menambah Doktor Baru

    Mengawali tahun 2019, kabar gembira kembali datang dari Universitas PGRI Yogyakarta. Pasalnya, telah dilaksanakan Ujian Terbuka sekaligus pemberian gelar doktor pada Dr. Setyo Eko Atmojo, M.Pd. di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta pada Rabu, 6 Februari 2019. Bertambahnya dosen bergelar doktor di Universitas PGRI Yogyakarta ini disambut gembira oleh berbagai pihak di antaranya oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta, Darsono, M.Pd.

    “Ini adalah momen yang harus disyukuri dan semoga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika, utamanya dosen-dosen muda di UPY agar nantinya segera meraih gelar doktor,” ujar Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tersebut.

    Darsono menambahkan, bahwa perlu adanya dukungan dari segala sisi agar dosen-dosen muda terus berkarya dan termotivasi untuk merengkuh gelar doktor. Beliau juga mengharapkan akan ada terobosan-terobosan baru yang dimunculkan oleh para dosen bergelar doktor dalam mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya.

    Dr. Setyo Eko Atmojo, M.Pd. meraih gelar Doktor (S-3) di Program Studi Ilmu Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta. Beliau merupakan dosen pengajar di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta dengan latar belakang bidang ilmu pengetahuan alam.

    Tidak dimungkiri, hampir semua dari mereka yang berprofesi sebagai dosen memiliki keinginan untuk segera meraih gelar doktor. Selain untuk memperdalam ilmu pengetahuan di bidang yang digelutinya, tentu gelar doktor memiliki prestise tersendiri bagi ia yang menyandangnya. Dosen bergelar doktor juga menjadi motor dalam pergerakan perkembangan suatu institusi pendidikan atau universitas. Melihat dari pentingnya memiliki banyak dosen bergelar S3, Universitas PGRI Yogyakarta terus memacu seluruh dosen-dosen di lingkungan unit kerjanya untuk segera mengambil studi S3 sesuai dengan bidang yang digelutinya. Hal tersebut juga dibarengi dukungan dari berbagai sektor salah satunya dengan program pemberian beasiswa S3 dari internal institusi.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/kkn-upy-2019-mandiri-dan-berdaya-demi-kesejahteraan-bangsa

  • KKN UPY 2019 : Mandiri dan Berdaya Demi Kesejahteraan Bangsa

    KKN UPY 2019 : Mandiri dan Berdaya Demi Kesejahteraan Bangsa

    Serah Terima secara simbolis peserta KKN UPY 2019 oleh Rektor UPY Dr. Ir. Paiman M.P Kepada Asisten Bidang Ekonomi dan Kesra Setda Banjarnegara Singgih Haryono

    Pertama Kalinya Dalam Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta melakukan salah satu unsur pengabdian kepada masyarakat yang tertuang dalam TRI DHARMA Perguruan Tinggi yaitu KKN atau Kuliah Kerja Nyata di luar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sebagai perwujudan TRI DHARMA Perguruan Tinggi KKN UPY Angkatan XXXIII Tahun 2019 ini merupakan pengejawantahan semangat UPY untuk bertumbuh bersama-sama secara Eksponensial. Seperti tahun – tahun sebelumnya Universitas PGRI Yogyakarta melaksanakan 2 model KKN, yaitu KKN Reguler dan KKN Alternatif. KKN Reguler akan dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara dengan mengambil lokasi di 3 Kecamatan yaitu Sigaluh, Madukara, dan Banjarmangu. Sedangkan Model KKN alternatif akan mengambil lokasi di desa – desa di kabupaten sleman dan Bantul, selain berlokasi di desa KKN alternatif UPY akan dilaksanakan juga di sejumlah panti sosial yang merupakan binaan dari Dinas Sosial Provinsi DIY. Tema KKN angkatan XXXIII Tahun 2019 ini adalah “Peningkatan Program Pemberdayaan Berbasis Budaya Lokal Menuju Masyarakat Mandiri”

    KKN UPY Angkatan XXXIII tahun 2019 akan dilaksanakan mulai tanggal 28 januari 2019 hingga 3 maret 2019. Jumlah mahasiswa yang akan diterjunkan dalam pelaksanaan KKN tahun 2019 ini yaitu 1090 mahasiswa. Model KKN regular diikuti oleh 808 Mahasiswa, sisanya yaitu sekitar 285  akan mengikuti model KKN Alternatif. Pada tanggal 15-17 Januari 2019 telah dilakukan pembekalan bagi dosen pendamping dan mahasiswa peserta KKN UPY Angkatan XXXIII Tahun 2019. Pembekalan bertujuan agar seluruh elemen pelaksana KKN paham mengenai tugas dan kewajiban masing-masing dalam pelaksanaan KKN Tahun 2019 ini. Selain pemateri pembekalan dari Panitia KKN UPY Angkatan XXXIII Tahun 2019 turut pula dihadirkan pemateri dari pihak Baperlitbang Kabupaten Banjarnegara.

    Pada tanggal 28 Januari 2019 kemarin telah dilaksanakan penerjunan KKN angkatan XXXIII tahun 2019 yang bertempat di Sasana Bhakti Praja Komplek Sekda Banjarnegara untuk KKN Reguler dan di kantor desa Tridadi, Ambarketawang, Ngestiharjo, Sidomoyo, Tlogoadi, Tamantirto serta di Kantor Dinas Sosial DIY bagi KKN Alternatif. KKN UPY Angkatan XXXIII Tahun 2019 mengemban misi besar untuk memberdayakan potensi masing – masing daerah lokasi KKN untuk mewujudkan kemandirian dalam segala bidang. Dengan kemandirian diharapkan masyarakat dapat berdaya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan. (ADT-UPY)

  • Universitas PGRI Yogyakarta Mewisuda 397 Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta Mewisuda 397 Mahasiswa

    Universtas PGRI Sabtu (19/1/2019), mewisuda 397 mahasiswa tahun ajaran 2018/2019. Dari 397 mahasiswa ini, sebanyak 367 mahasiswa merupakan lulusan strata satu (S1) atau sarjana dan 30 mahasiwa merupakan lulusan progam Magister Pendidikan (S2).

    Selain itu UPY juga melepaskan 46 mahasiswa Progam Pendidikan Profesi Guru (PPG) bersubsidi gelombang II TA 2018. Dari peserta sejumlah 48 mahasiswa PPG, 29 alumni PPG UPY telah diterima sebagai ASN (Aparat Sipil Negara) atau PNS pada tahun 2018.

    Wisudawan/wisudawati progam S1 yang berhasil meraih prestasi tertinggi yaitu Novi Nur Laili, dari progam studi PPKn dengan indeks prestasi 3,96. Lulusan dengan masa studi tersingkat adalah Briten Pra Fitri, progam studi Manajemen dengan lama studi 4,1 tahun. Lulusan termuda Khairunnisa, progam studi sejarah usia 21 tahun dan lulusan tertua Ponima, dari progam studi PPKn dengan usia 48 tahun.

    Sedang Wisudawan/wisudawati progam S2 yang berhasil meraih prestasi tertinggi adalah Desi Kusumawati, dengan Indeks prestasi 3,95. Lulusan dengan masa studi tersingkat, Sri Suraya dengan lama studi 2,5 tahun, lulusan termuda Ervita Dian Febriani, usia 23 tahun dan lulusan yang tertua adalah Ngadino, usia 57 tahun.

    Dalam sambutannya Rektor UPY, Paiman, menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada para wisudawan/ti yang secara resmi telah berhasil menyelesaikan suatu proses pendidikan formal lengkap dengan segala bentuk evaluasi di dalamnya. Tidak lupa juga ucapan terimakasih disampaikan kepada orang tua/wali yang telah mempercayakan pendidikan tinggi di UPY.

    “Bagi kami wisuda merupakan bukti keseriusan UPY dalam memberikn pelayanan terbaik terhadap kepercayaan para orangtua/wali, dan keluarga yang telah menyerahkan pendidikan putra/putri atau suami/istri kepada UPY “, ungkap Paiman.

    “Wisuda merupakan awal dimulainya meniti kehidupan yang sebenarnya, bukan akhir pembelajaran, namun merupakan proses belajar langsung di Masyarakat, karena dunia terus berubah cepat, maka jangan terlena, terlewatkan belajar dan perubahan, serta kehilangan kesempatan”, lanjutnya.

    Harapan dan doa juga disampaikan semoga dengan bekal kesuksesan meraih gelar akademik ini menjadi modal yang sangat berharga untuk mencapai kesuksesan berikutnya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan Negara.

    Acara Rapat senat dan Wisuda Sarjana UPY ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Ketua APTISI Wilayah V Yogyakarta, Pimpinan PTS/ PTN di Yogyakarta, Kepala Dinas Dikpora DIY/Ketua PGRI DIY, Beberapa Pimpinan Bank, Ketua Pembina, Pengawas dan pengurus YP-UPY , Anggota senat dan Pejabat Struktural UPY, Ketua Alumni UPY (KAUPY), dan pimpinan organisasi kemahasiswaan UPY. Dalam acara ini, disampaikan juga orasi ilmiah oleh Agus Djoko Santoso, dosen Luar Biasa fakultas Tehnik UPY dengan judul “Optimalisai Perguruan Tinggi dalam Pembangunan : Sebuah Pemikiran Terhadap Pembangunan yang Holistik dan Terintregasi”.

     

    https://www.bernas.id

  • Perguruan Tinggi dalam Membangun Wilayah Tak Bisa Sendirian

    Perguruan Tinggi dalam Membangun Wilayah Tak Bisa Sendirian

    Peran perguruan tinggi dalam melakukan pembangunan daerah tidak bisa sendirian. Tapi harus melibatkan berbagai pihak, terutama pemerintah dan investor. Sebab ketiga pihak ini jika digabungkan, bakal menjadi suatu sinergi yang kuat dalam melaksanakan pembangunan.

    Prof Dr Ir Agus Djoko Santosa SU, staf pengajar Universitas Persada Indonesia YAI, mengatakan itu pada pidato ilmiah peringatan Dies Natalis ke-56 Universitas PGRI Yogyakarta, sekaligus upacara wisuda di auditorium kampus setempat, Jalan Sitisewu, Yogyakarta, Sabtu (19/1).

    Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Dr Ir Paiman MP, memwisuda 397 sarjana dengan rincian 143 laki-laki (36,0 Persen) dan 254 wanita (64 persen), terdiri dari 30 orang lulusan program Magister Pendidikan (S2) dan 367 orang lulusan program strata satu (S1).

    Lebih lanjut Agus Djoko Santosa mengatakan, kesiapan utamanya perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pada program pembangunan pemerintah, secara strategi menyusun Renstra yang sejalan dengan RPJMD daerah. Sehingga dibutuhkan kesiapan dalam Manajemen Pendidikan, memiliki visi dan misi sejalan dengan program pembangunan pemerintah.

    Kesiapan secara generalis perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi bagi program pembangunan pemerintah ke depan, akan semakin nyata. Hal ini tampak betapa besarnya peran perguruan tinggi bagi pembangunan daerah, walau pun maju dan mundurnya untuk berperan bagi pembangunan tergantung kesiapan masing-masing perguruan tinggi.

    Menurut dia, peluang dan kesiapan pergurun tinggi dalam pembangunan dipengaruhi oleh berbagai faktor, potensi, dan faktor kemauan internal perguruan tinggi, menjadi faktor pendorong yang cukup besar.

    Memperhatikan gambaran kerja sama sinergi antara dimensi pemerintah, perguruan tinggi, dan investor, memberikan inspirasi, khususnya bagi kesiapan perguruan tinggi, agar tidak tertinggal oleh perubahan lingkungan yang dinamis, pembangunan berkelanjutan di masa depan.

    Oleh karena itu, langkah untuk memasukan potensi perguruan tinggi dengan program pemerintah, menjadi dasar pemikiran yang harus dimunculkan dalam bentuk sinergitas kerja sama perguruan tinggi dengan pemerintah.

    Kebijakan pemerintah dalam pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD, lanjut Agus Djoko Santosa, memberikan stimulan bagi pihak perguruan tinggi mampu secara strategis memadukan potensi, kapasitas yang dimiliki oleh perguruan tinggi, disusun dalam Rencana Strategis lima tahunan dan disinergikan dengan RPJMD yang menjadi program pemerintah.

    Oleh karena itu, langkah utama yang harus dilaksanakan institusi perguruan tinggi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan meningkatkan kompetensi pendidikan sesuai dengan kebutuhan program pembangnan pemerintah, dalam dimensi manusia, dimensi unggulan, dan dimensi pemerataan.

    https://suaramerdeka.com

  • PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENAMBAHAN FORMASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2018 TAHAP 2

    PENETAPAN PESERTA YANG DINYATAKAN DITERIMA PADA PENAMBAHAN FORMASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2018 TAHAP 2

    Sehubungan dengan Penambahan Formasi Calon Pegawai Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2018 Tahap 2, berikut ini diumumkan daftar nama pelamar yang dinyatakan DITERIMA, untuk melihat silahkan unduh file melalui link DOWNLOAD

  • Pengumuman Pemenang Pengadaan 30 Unit Komputer dan 2 Printer UPY

    Pengumuman Pemenang Pengadaan 30 Unit Komputer dan 2 Printer UPY

    Berdasarkan pengumuman pengadaan komputer No 003/YP-UPY/I/2019 tanggal 11 januari 2019 tentang pengadaan 30 unit komputer dan 2 unit printer Universitas PGRI Yogyakarta, maka diputuskan bahwa pemenang untuk pemgadaan tersebut adalah CV. Menara Timur dengan penawaran sebesar RP 163.590.000,-

    Demikian pengumuman ini disampaikan terimakasih.

  • HASIL SELEKSI TES TERTULIS PENAMBAHAN FORMASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2018 TAHAP 2

    HASIL SELEKSI TES TERTULIS PENAMBAHAN FORMASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA TAHUN 2018 TAHAP 2

    Sehubungan dengan Penambahan Formasi Calon Pegawai Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2018 Tahap 2, berikut ini diumumkan daftar nama pelamar yang dinyatakan Lolos Seleksi Tertulis, untuk melihat silahkan unduh file melalui link DOWNLOAD