Kategori: Makarya

  • HMP Akuntansi UPY Menyelenggarakan ACCOUNTING COMPETITION ke-2

    HMP Akuntansi UPY Menyelenggarakan ACCOUNTING COMPETITION ke-2

    Sabtu, 19 Maret 2022 HMP-AKT UPY mengadakan lomba ACTION ke-2 (Accounting Competition ke-2) dengan tema “Show Your ACTION to be Accountant in Millenial Generation”. Kegiatan ini merupakan program kerja HMP Akuntansi yang bertujuan untuk menjadikan mata pelajaran akuntansi itu menarik bagi generasi milenial terutama dengan media sosial, sekaligus memperkenalkan Program Studi Akuntansi kepada masyarakat luas khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan sederajat. Accounting Competition ke-2 diikuti oleh 17 tim peserta yang terdiri dari siswa-siswa di seluruh Indonesia.

    Serangkaian kegiatan Accounting Competition ke-2 dilaksanakan secara online melalui zoom dan live youtube. Rangkaian kegiatan yang pertama yaitu pengumpulan link video kreatif yang telah di unggah di aplikasi Tik-Tok dan Instagram. Setelah itu dilanjutkan dengan seleksi dasar yang dilaksanakan pada hari Minggu, 13 Maret 2022 dengan media google form. Pada tahap seleksi dasar ini diikuti 17 tim kemudian diseleksi menjadi 10 tim untuk lanjut pada tahap Cerdas Cermat Akuntansi (CCA). Puncak rangkaian kegiatan ini adalah Cerdas Cermat Akuntansi yang dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2022 dengan media Zoom Virtual Meeting di ruangan Studio Mini, Gedung Baru, Fakultas Sains dan Teknologi, Lantai 5, Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksankan mulai pukul 09.00 – 12.03 WIB yang dihadiri oleh dewan juri dan tamu undangan. Acara Accounting Competition ke-2 ini juga bekerjasama dengan pihak PPTIKDF UPY.  

    Lomba ini dimoderatori oleh Bapak Baniady Gennody Pronosokodewo, S.E., M.Si., Ak. dan sebagai dewan juri yaitu Ibu Ningrum Pramudiati, S.E., M.Si., Ak., CA, Bapak Rahandhika Ivan Adyaksana, S.E., M.Si, serta Ibu Ririh Damayanti, M.Acc. Lomba Cerdas Cermat Akuntansi diawali dengan Babak Penyisihan yang diikuti oleh 10 tim, selanjutnya Babak Semi Final diikuti oleh 6 tim, kemudian yang terakhir Babak Final yang diikuti oleh 3 tim. Pemenang lomba Accounting Competition ke-2 yaitu Juara 1 Tim Rupee dari SMK Unggul Sakti Jambi, Juara 2 Tim Franc dari SMK N 1 Bantul dan Juara 3 Tim Won dari SMA Ignatius Global School Palembang.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kegiatan-jambore-kesejarahan-dan-manca-krida

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/generasi-muda-perlu-pelajari-konstitusi-negara

  • Vlog Fila, Mahasiswa UPY Yang Meraih Juara II Pada Balapan Maguwo Criterium 2022

    Vlog Fila, Mahasiswa UPY Yang Meraih Juara II Pada Balapan Maguwo Criterium 2022

    Maguwo Criterium adalah acara balap sepeda yang di selenggarakan oleh kumpulan panitia dari berbagai dukungan sponsor perusahaan. Tidak hanya itu, acara ini juga mendapat perhatian dari suatu lembaga perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta. Sponsor lain seperti cycling apparel Avelio, Wahoo, IGPSport, Pocari Sweat, Mou Gelato, Agoge Coffee, dan Manis Legit turut hadir meramaikan acara bazar di sekitar arena balapan. Balap sepeda Maguwo Criterium ini bertaraf Nasional dan sudah mendapat izin dari Indonesian Cycling Federation (ICF). Meskipun tidak melibatkan Dinas Pariwisata dan Pemkot setempat, namun acara Maguwo Criterium dapat berjalan baik dan lancar sesuai prosedurnya. Balapan ini diikuti oleh atlet Nasional, Pelatda, dan pembalap hobbies lainnya. Regulasi balapan terdiri dari balap sepeda Usia di bawah 30 tahun, di atas 30 tahun, sepeda lipat roda di bawah 20 (Under 20), sepeda lipat roda di atas 20 (Upper20) dan sepeda kuno (Penny-Farthing)

    Pada acara balap sepeda kali ini, salah satu mahasiswa dari Universitas PGRI Yogyakarta mengikuti pertandingan balap sepeda tipe sepeda lipat roda di atas 20. Kebetulan balap sepeda ini hanya mengitari arena yang telah disediakan oleh panitia terkait balapan criterium. Balapan ini merupakan balapan yang memiliki babak yaitu penyisihan dan final. Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, Muhammad Nur Alif (Vlog Fila) telah berhasil mendapatkan prestasi pada kejuaraan Maguwo Criterium kategori sepeda lipat roda di atas 20 (Upper 20) dengan meraih juara ke-2.

    Dengan memperoleh prestasi pada acara balap sepeda Maguwo Criterium tersebut, semoga dapat meningkatkan semangat dan motivasi mahasiswa UPY yang memiliki hobi balap sepeda untuk tetap berlatih dan diharapkan mampu berprestasi di kejuaran-kejuaran yang lain. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upincase-ke-4-dan-upincess-ke-1-tahun-2022

  • Utari UPY Raih Prestasi di Kompetisi Mahasiswa Nasional Seni dan Olahraga (Cabang Seni Tari)

    Utari UPY Raih Prestasi di Kompetisi Mahasiswa Nasional Seni dan Olahraga (Cabang Seni Tari)

    Utari UPY mengikuti ajang Kompetisi Mahasiswa Nasional Seni dan Olahraga (KOMNAS SENIOR) dengan kategori tari tradisional tunggal dan berpasangan serta kategori modern dance solo dan duo. Kompetisi ini diselenggarakan pada 25 Desember 2021 lalu, yang dilaksanakan secara virtual dengan mengirimkan video kepada panitia. Kompetisi secara virtual ini merupakan sebuah solusi dimana kreatifitas dan prestasi tetap dapat diraih walaupun masih dalam masa pandemi.

    Pada kompetisi kali ini Utari UPY menurunkan 1 anggota (Yekti Asri Cahyaningrum) untuk ikut serta dalam kegiatan KOMNAS SENIOR (Cabang Seni Tari) pada kategori Modern Dance Solo. “Sebelum mengikuti kompetisi, kami menjalani latihan selama 2 minggu untuk mempersiapkan kemampuan. Alhamdulillah telah berhasil meraih Juara 2 kategori Moderen Dance Solo pada ajang KOMNAS SENIOR (Cabang Seni Tari).”Ungkap Yekti.

    Dengan memperoleh prestasi pada ajang kejuaraan tersebut, semoga bisa meningkatkan semangat para anggota Utari UPY untuk terus berlatih, dan Semoga pada ajang kompetisi yang akan datang dapat menurunkan anggota berprestasi lainnya agar bisa mengharumkan nama Universitas PGRI Yogyakarta. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/wajib-kunjung-museum-wayang-beber-sekartajie-dan-museum-cokelat-monggo

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upincase-ke-4-dan-upincess-ke-1-tahun-2022

  • WAJIB KUNJUNG MUSEUM WAYANG BEBER SEKARTAJIE DAN MUSEUM COKELAT MONGGO

    WAJIB KUNJUNG MUSEUM WAYANG BEBER SEKARTAJIE DAN MUSEUM COKELAT MONGGO

    Menjalani Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dinas Kebudayaan DIY bekerja sama dengan HMP Pendidikan Sejarah mengadakan kegiatan Wajib Kunjung Museum (WKM) pada Rabu,14 Februari 2022 yang dilaksanakan pada pukul 08:10. Peserta WKM kali ini sebagian merupakan mahasiswa UPY. Untuk titik kumpul peserta berada di Dinas Kebudayaan Yogyakarta. Pada awalnya peserta diminta mengisi registrasi, setelah melakukan regristasi peserta di bagi dalam 3 bus yang berbeda. Yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju museum dengan tujuan pertama yaitu Musuem Wayang Beber Sekartaji yang berada di Gg Pancasila, Kanutan, Sumbermulyo, Kec Bambanglipuro, Kab Bantul.

    Dengan mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan dengan wajib memakai masker, menggunakan handsanitizer dan pengecekkan suhu badan di museum ini juga di pandu oleh educator museum, di Museum wayang beber ini peserta banyak mendapatkan ilmu pengetahuan baru mengenai dunia perwayangan. Museum Beber Sekartaji ini berdiri pada bulan Oktober tahun 2017, beber memiliki arti digelar yang digunakan sebagai media. Wayang beber merupakan nenek moyang dari wayang kulit yang banyak mengalami perkembangan dalam mengajarkan kebaikan melalui media wayang. Museum ini juga terdiri dari 3 ruangan yakni ruang senat, ruang palon dan ruang sabda.

    Tujuan selanjutnya adalah museum Coklat Monggo yang terletak di Jalan Tugu Gentong, Sribitan, Bangunjiwo, Kec Kasihan, Kab Bantul dengan mematuhi protokol keseatan yang telah ditetapkan. Selain bisa berkunjung ke museumnya peserta juga diajak untuk bisa melihat proses pembuatan buah kakao menjadi cokelat, sejarah perkembangan cokelat dan juga diajak untuk mencetak cokelat sendiri hasil dari produksi di museum cokelat monggo. Selain ada museum di cokelat monggo juga terdapat kedai cokelat serta gelatonya. Dan dari hasil produksi buah kakao selain bisa menghasilkan cokelat bisa juga menghasilkan bubuk cokelat yang dijasikan sebagai bahan untuk produksi minuman cokelat.

    Kegiatan ini tentunya diakhiri dengan sesi foto Bersama oleh peserta WKM. WKM pada kesempatan kali ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi mahasiswa UPY mengenai sejarah wayang dan sejarah mengenai cokelat. Kegiatan WKM ini juga bertujuan untuk mengajak seluruh golongan masyarakat DIY untuk secara giat mengunjungi museum serta menyalurkan dana ke istimewaan DIY agar dapat kembali di salurkan kepada masyarakat Yogyakarta.

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/mempererat-solidaritas-lewat-kegiatan-makrab-pengurus-baru-hmp-pendidikan-sejarah

  • KEGIATAN PODCAST KE – 2 ( Medan Dalam Perjuangan Bangsa Indonesia)

    KEGIATAN PODCAST KE – 2 ( Medan Dalam Perjuangan Bangsa Indonesia)

    Bersamaan dengan ini, HMP Pendidikan Sejarah UPY mempersembahkan Podcast untuk yang kedua kalinya dan mungkin akan berlanjut ke podcast – podcast selanjutnya dengan mengusung tema “Medan dalam Perjuangan Bangsa Indonesia”. Rangkaian acara berlangsung pada hari Rabu, 22 Desember 2021 yang dimulai dari pukul 13.00 – selesai yang bertempat di Ruang Sunsed Gedung D lantai 5 serta disiarkan melalui live streaming Youtube upyTV dan live Instagram di @hmps_upy.

    Dengan mengundang bung Taslim Batubara, S. H yang merupakan lulusan dari UNISU Medan sebagai  narasumber yang di moderator oleh mahasiswa Pendidikan sejarah semester 3 yaitu Hernanda. Kegiatan dilanjut dengan bincang – bincang bersama narasumber yang membahas mengenai sejarah kota medan sampai menjadi provinsi sumatera utara, bagaimana pertempuran medan area itu terjadi serta Medan di masa sekarang itu seperti apa. Di lanjut lagi dengan tanya jawab oleh rekan rekan sejarah yang menyaksikan podcast.

    Jadi dari podcast mengenai Medan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia  dapat disimpulkan bahwasannya daeeah sumatera timur ini terbentuk karena tidak adanya kepuasan terhadap pemerintahan pusat di sumatera pada saat itu. Dan juga ketika kesultanantan Sia yakni Syarif Kasim I ingin mengajak 4 Raja Melayu lainnya untuk mengajak bergabung dengan republik namun masih bimbang untuk bergabung dengan republik atau dalam kata lain mendapatkan tantangan yang sangat besar sehingga terjadilah revolusi sosial yang terjadi pada tanggal 3 Maret 1946. Perlu kita ketahui juga bahwasannya sultan Syarif Kasim II ini di angkat menjadi pahlawan nasional karena sumbangsih dana yang ia berikan kepada soekarno agar Indonesia bisa merdeka.

    baca juga:https://www.upy.ac.id/berita/program-studi-bimbingan-dan-konseling-universitas-pgri-yogyakarta-melakukan-moa-dengan-program-studi-bimbingan-dan-konseling-universitas-muria-kudus

    baca juga:https://www.upy.ac.id/berita/upy-taekwondo-team-kembali-raih-prestasi-di-kejuaraan-nasional-virtual-tae-kwon-do-uti-pro-cup-2021