
Rabu (26/6), Universitas PGRI Yogyakarta menandatangani SK Ristekdikti nomor 454/KPT/I/2019 tentang ijin pembukaan prodi baru Program Sarjana. Acara yang diselenggarakan di kantor LLDIKTI wilayah V Yogyakarta tersebut dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Pembina UPY yaitu, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., dan juga Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P beserta jajarannya.
Adapun untuk penandatanganan dan penyerahan SK ijin pembukaan prodi baru tersebut adalah Prodi Arsitektur, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, dan Prodi Teknik Biomedis. Kepala LLDikti Wilayah V, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt menyampaikan “untuk tren pada masa sekarang ini kalau kita lihat semua hubungan selalu ada teknologi informasi, jadi mungkin untuk peminat khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi juga akan banyak mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju dan modern pada era ini. Kemudian untuk prodi biomedis karena memang masih belum banyak di perguruan tinggi lain khususnya yogyakarta sehingga saya kira masih sangat potensial bagi calon mahasiswa baru nanti. Lanjutnya”.
Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman M.P dan Ketua Yayasan Pembina UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., Menandatangani SK Ristekdikti Tentang Izin Pembukaan Prodi Baru UPY
Bahkan Pemerintah sendiri mendorong untuk prodi-prodi baru yang istilahnya kekinian untuk memenuhi pasar, antara lain: Data Science atau Big Data, lalu ada Kelapa Sawit, kemudian ada Kopi. Tapi tentu saja setelah itu ada PR banyak yang tidak asal membuka prodi-prodi baru setelah itu diam saja, namun kami juga mendorong untuk kemudian menjaga kualitas dan mulai promosi untuk menerima mahasiswa-mahasiswa baru. Ujar Didi Achari”. Dalam penutupan sambutannya Prof. Dr. Didi Achari menyampaikan selamat untuk prodi-prodi baru dan diharapkan membawa kesuksesan untuk UPY.
Sementara Rektor UPY, Dr.Ir. Paiman M.P menyampaikan “dengan diterimanya SK Prodi baru yang berjumlah 4 Prodi ini kita harus bekerja keras, insyaalloh prodi baru yang kita buka ini pangsa pasarnya sangat terbuka dan belum banyak Perguruan Tinggi yang membuka. Oleh sebab itu, seluruh civitas akademika saya minta untuk kerja sama guna mewujudkan bahwa prodi baru yang kita buka ini betul-betul laku diminati masyarakat. Ujar Paiman”.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/kajian-mataram-kuno-mahasiswa-prodi-sejarah-lawatan-ke-3-candi-budha