Penulis: Humas UPY

  • Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural Di Majapahit

    Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural Di Majapahit

    Jumat (19/7) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Lokal dengan mengusung tema “Menelusuri Jejak Jejak Kehidupan Multikultural di Majapahit”. Seminar lokal ini menjadi final project yang digarap oleh seluruh Mahasiswa Pendidikan Sejarah Angkatan 2016 sebagai salah satu tugas mata kuliah yang mereka tempuh.

    Seminar lokal ini berlangsung di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta yang dihadiri oleh Dr. Siswanta,M. Pd selaku Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Dr. Muh Iqbaal Birsyada,M.Pd selaku dosen pembimbing serta dosen-dosen dan staf prodi Pendidikan Sejarah Univeraitas PGRI Yogyakarta.

    Kaprodi Pendidikan Sejarah, Dr. Siswanta,M. Pd saat menyampaikan sambutan pada acara seminar Prodi Sejarah Jumat (19/7) di Auditorium

    Seminar yang di ketuai oleh Irwan Riyadi ini mengusung tema “Menelusuri Jejak-Jejak Kehidupan Multikultural di Majapahit “. Dimana tema ini merupakan hasil pengamatan pada kegiatan yang dilakukan seluruh mahasiswa angkatan 2016 dalam Kuliah Lapangan Sejarah (KLS) yang dilakukan di situs Trowulan pada bulan April. Hasil pengamatan tersebut kemudian di paparkan dalam Seminar Lokal yang dibagi menjadi 4 bagian yaitu mengenai sejarah singkat Kerajaan Majapahit oleh Fuad Muammad Hasan, kajian mengenai kehidupan masyarakat jaman dulu oleh Ardhin Dwi Setyawan, kajian mengenai situs-situs yang dapat dijumpai di Trowulan oleh Sinta dan kajian mengenai kehidupan masyarakat masa kini di sekitar kawasan Trowulan-Mojokerto oleh Mita Adelia Rahmawati.

    Seminar ini diharapkan bisa menjadi sumber wawasan bagi seluruh peserta mengenai keadaan Kerajaan Majapahit di masa lalu, dan korelasinya dengan masyarakat masa kini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi media sharing pengetahuan mahasiswa setelah mempelajari materi Kerajaan Majapahit dari sumber intra kampus, baik buku perpustakaan dan koleksi Museorium Sejarah UPY, maupun hasil study lapangan yang sebelumnya telah dilaksanakan.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/hmp-pbsi-mengadakan-baksos-di-salah-satu-panti-asuhan-di-bantul

  • PENDAFTARAN ACTION PROGRAM (AP) PERIODE V 2019

     

    NB :

    1. Pendaftar yang sudah melakukan pembayaran diharapkan langsung menyerahkan bukti pembayaran ke PPTIK agar terverifikasi dan sudah terdaftar sebagai peserta.

    2. Jika ada pendaftar yang sudah membayar tetapi kuota sudah penuh maka akan diikutkan di periode selanjutnya.

    3. Pendaftar dinyatakan sebagai peserta setelah mengumpulkan bukti pembayaran di PPTIK dan sudah terverifikasi.

     

    Untuk mendaftar kunjungi web sertifikasi.upy.ac.id

  • PENGUMUMAN PENDAFTARAN EPT

    PENGUMUMAN

    Nomor : 065/UPT BAHASA-UPY/VII/2019

    Diumumkan kepada mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta bahwa dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang bahasa Inggris, maka Universitas PGRI Yogyakarta melalui Unit Pelaksana Teknis Bahasa (UPT) Bahasa akan menyelenggarakan English Proficiency Test (EPT) Bulan Agustus 2019. Sertifikat EPT tersebut sebagai syarat Ujian Skripsi/Pendadaran dan dapat dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI). Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan sertifikasi EPT 2019 tersaji dalam tabel  berikut : 

    Tabel Pendaftaran Tes EPT Agustus 2019  

    Kuota Peserta

    : 400 peserta

     

    Tanggal Pendaftaran

     

    : 18 – 31 Juli 2019.

    Batas Akhir Penyerahan bukti slip pembayaran

     

     

    : 31 Juli 2019 pada jam kerja maksimal jam 16.00 WIB.

    Tanggal Tes

    : 5 – 9 Agustus 2019. Pembagian jadwal dan kelompok akan di umumkan di website: upy.ac.id

     

    Cara Pendaftaran

     

     

    : Pendaftaran online melalui web : sertifikasi.upy.ac.id .

     

    Contact Person

    : Tias : 082284338906.

    Biaya

    : Rp 150.000,00 sudah termasuk biaya ujian ulang dan pembayaran dilakukan melalui bank BNI.

    Alur pendaftaran terlampir di bawah surat pengantar yang dicetak. Mohon dibaca dengan cermat dan teliti. Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadikan perhatian sebagaimana mestinya.

  • HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI Mengadakan Baksos Di Salah Satu Panti Asuhan Di Bantul

    HMP PBSI UPY mengadakan acara bakti sosial pada 1 juli 2019 yang bertempat di Panti Asuhan Mustika Tama yang berada di Jl. Padokan, Padokan Kidul, Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Panti Asuhan Mustika Tama berdiri sejak 19 Juli 2010 yang didirikan oleh 12 orang diantaranya masyarakat sekitar serta lurah setempat dan sudah di bawah naungan Dinas Sosial. Jumlah anak di panti ini ada 25 orang anak  yang terdiri dari anak yatim piatu,anak tidak mampu dan anak terlantar yang berada di luar panti berjumlah 215 anak yatim piatu dan lansia.

    Bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka Program kerja tahunan HMP PBSI-UPY, dalam kegiatan tersebut dihadiri juga beberapa dosen dari PBSI dan juga Kaprodi PBSI yaitu Primasari Wahyuni, M.Pd.

    Pada acara Baksos tersebut juga ada penyerahan donasi berupa uang berjumlah 1 juta dan 3 dus paket sembako yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan Mustika Tama. “Semoga acara bakti sosial ini tetap berkembang, kemudian untuk para mahasiswa UPY diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mencari ilmu, cepat lulus, dan setelah lulus mudah mencari pekerjaan serta menjadi anak sholeh sholehah. Ujar Pengurus Panti Asuhan”.

    Kaprodi PBSI, Primasari menyampaikan “Semoga donasi yang diberikan kepada pihak Panti Asuhan bisa bermanfaat untuk semua dan tentunya untuk Panti Asuhan Mustika Tama. Ujarnya”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/tiga-tim-pkm-upy-mengikuti-kegiatan-monitoring-dan-evaluasi-di-umy

  • TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    TIGA TIM PKM UPY MENGIKUTI KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI DI UMY

    3 Tim PKM Universitas PGRI Yogyakarta telah melaksanakan monitoring dan evaluasi dari kementrian riset dan teknologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 2 Juli 2019. Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diikuti oleh beberapa universitas yang terletak di sekitar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan 46 judul dari 5 bidang PKM. 46 judul PKM tersebut di monitoring dan di evaluasi oleh tim reviewer dari dikti, yaitu Dr.rer.nat I Wayan Karyasa, S.Pd, M.Sc dan Prof.Dr.Ir.Raden Roro Sri Bugiwati, M.Sc.

    Universitas PGRI Yogyakarta mendapatkan kesempatan mempresentasikan 3 judul PKM Pengabdian Kepada Masyarakat. Ketiga judul tersebut adalah Kembang Desa (Penyuluhan Budidaya Teh Rumahan) yang dibimbing oleh Bapak Ir. Ardiyanto, M.Sc dari program studi Agroteknologi , Komat Baja : Alternatif Peningkatan Minat dan Prestasi Belajar Matematika Anak SD di Kampung Baca Temugiring yang dibimbing oleh bapak kintoko, S.Pd, M,Pd dari program studi Pendidikan Matematika, dan Macabre (Mathematics Card Braille) yang dibimbing oleh ibu Siska Candraningsih, S.Pd, M.Sc dari program studi Pendidikan Matematika.

    Tim PKM Pengabdian Kepada Masyarakat mendapatkan urutan presentasi ke-18,19, dan 20 yang jatuh pada sore hari. Sore itu, audience banyak yang meninggalkan ruangan dikarenakan sudah menyelesaikan monitoring dan evaluasi. Namun, ketiga tim PKMM UPY tetap semangat mempresentasikan Kemajuan Program Kreativitas Mereka di hadapan reviewer dan audience yang tersisa.

    Salah satu masukan dari reviewer adalah membuat hak cipta untuk karya yang di presentasikan saat monev pada tanggal 2 juli lalu. Semoga pembuatan hak cipta dapat terealisasikan dan harapan ke depan nya tim PKMM UPY dapat melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) untuk mengahrumkan nama UPY di kancah Nasional.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/universitas-pgri-yogyakarta-memwisuda-274-mahasiswa

  • Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta Memwisuda 274 Mahasiswa

    Sabtu (29/06), Universitas PGRI Yogyakarta memwisuda 274 mahasiswa untuk periode lll tahun ajaran 2018-2019. Dari 274 mahasiswa ini terdiri dari 246 mahasiswa strata satu (S1) dan 28 mahasiswa magister pendidikan (S2).

    Wisudawan/Wisudawati program S1 yang berhasil meraih prestasi tertinggi adalah Noni Kumala Dewi dari program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) dengan Indeks Prestasi 3,98. Sedangkan dari program S2 adalah Surbiyanti dengan memperoleh Indeks Prestasi 3,97. Adapun mahasiswa yang memiliki usia termuda pada wisuda periode lll 2019 ini yaitu Sri Ningsih dengan usia 21 tahun.

    Dalam sambutannya Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P menyampaikan “Selamat pada para wisudawan/wisudawati atas prestasi yang telah dicapai selama menimba ilmu di kampus UPY ini,”ujarnya.

    Ucapan terimakasihpun turut terungkap untuk orangtua mahasiswa yang telah memilih UPY menjadi tempat belajar untuk anaknya. Ia pun berharap agar ilmu yang diperoleh mahasiswa bisa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan ke depannya.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman, M.P juga berpesan pada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater ketika memasuki dunia kerja setelah ini. Tak hanya itu, untuk mempererat persaudaraan, ia mengimbau semua lulusan untuk bergabung ke keluarga Alumni UPY (KUPY).

    “semoga nilai-nilai yang sudah diajarkan dikampus ini bisa mengantarkan anda semua menuju gerbang kesuksesan masa depan,”ujarnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/seminar-nasional-program-studi-pendidikan-bahasa-indonesia-universitas-pgri-yogyakarta

  • Pengumuman Dan Informasi Beasiswa PPA 2019

    Kami sampaikan pengumuman kepada mahasiswa reguler aktif UPY, bahwa pada Tahun Anggaran 2019 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta memberikan penawaran Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dengan kuota 39 (Tiga Puluh Sembilan) orang mahasiswa.

    Untuk selanjutnya kami sampaikan lampiran informasi dan ketentuan sebagai berikut:

    Lampiran Draft kuota PPA 2019

    Lampiran Panduan Beasiswa PPA Tahun 2018

    Lampiran Berkas PPA Tahun 2019

  • Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPERS
    Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Pelaksanaan 22 Juli 2019 , tema
    Peran Media Pembelajaran Berbasis IT dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatkan Budaya Literasi di Era Revolusi Industri 4.0.
    Subtema meliputi:
    1. Media Pembelajaran
    2. Pembelajaran Bahasa
    3. Revolusi Industri 4.0
    4 Sastra dan Budaya
    5. Teknologi Informasi
    6. Literasi
    7. Bahan Ajar

    Pendaftaran:
    1. Mengisi formulir di
    bit.ly/semnaspbsiupy
    2. Whatsapp 087788769963 (Hasan), 081287257728 (Imam)

    Artikel Diterima akan masuk ke Prosiding Cetak dan Online terindeks Google Scholar. Artikel terpilih (dengan konfirmasi) akan diterbitkan di Jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 2 s.d. 6).

    LOKASI:
    Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta
    Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

    CP:
    087788769963 (Hasan)
    081287257728 (Imam)

    Salam Literasi

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pgsd-award-harmonisasi-1001-kreasi-seni-dan-budaya

  • PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    UPY – Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta pada hari Senin (24/6) pukul 08.00 pagi di Gedung Auditorium telah mengadakan sebuah event yaitu PGSD Award  dengan mengusung tema “Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya Menuju PGSD Baik” guna meningkatkan kecintaan mahasiswa pada seni dan budaya lokal yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

    PGSD Award adalah event seni tari yang dilaksanakan oleh Program Studi PGSD setiap 2 tahun sekali. Pada event tahun 2019 ini peserta yang mengikuti ajang tersebut merupakan Mahasiswa Prodi PGSD UPY angkatan 2016, angkatan 2017 dan angkatan 2018. Event tersebut adalah sebagai ajang guna peningkatan kreatifitas mahasiswa dan juga ajang unjuk kebolehan dari masing-masing angkatan. Ajang PGSD Award juga sebagai ajang Penghargaan Award PGSD untuk Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD UPY, acara tersebut termasuk program kerja dari Himpunan Mahasiswa PGSD FKIP UPY.

    Ajang PGSD Award bertujuan untuk mengajak mahasiswa PGSD untuk mengenal dan mempelajari seni tari agar nantinya bisa digunakan sebagai bekal untuk mengajar. Selain itu kegiatan ini juga bermaksud untuk memberikan apresiasi kepada dosen terinspiratif dan dosen terfavorit. Lalu apresiasi kepada mahasiswa berprestasi baik dalam bidang organisasi, kewirausahaan, seni dan olahraga.

    Kegiatan PGSD Award dimulai sejak pagi yang mana para dosen PGSD, dekan dan rektor Universitas PGRI Yogyakarta diundang untuk menonton penampilan-penampilan seni dan kreasi tari dari peserta. Tidak lupa perlombaan ini dimeriahkan oleh suporter-suporter dari masing-masing angkatan yang tidak kalah kreatif dengan menampilkan yel-yel dan aksi kreatif lain yang turut semakin memeriahkan acara tersebut.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-siap-membuka-4-prodi-baru-lagi

  • UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    Rabu (26/6), Universitas PGRI Yogyakarta menandatangani SK Ristekdikti nomor 454/KPT/I/2019 tentang ijin pembukaan prodi baru Program Sarjana. Acara yang diselenggarakan di kantor LLDIKTI wilayah V Yogyakarta tersebut dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Pembina UPY yaitu, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., dan juga Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P beserta jajarannya.

    Adapun untuk penandatanganan dan penyerahan SK ijin pembukaan prodi baru tersebut adalah Prodi Arsitektur, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, dan Prodi Teknik Biomedis. Kepala LLDikti Wilayah V, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt menyampaikan “untuk tren pada masa sekarang ini kalau kita lihat semua hubungan selalu ada teknologi informasi, jadi mungkin untuk peminat khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi juga akan banyak mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju dan modern pada era ini. Kemudian untuk prodi biomedis karena memang masih belum banyak di perguruan tinggi lain khususnya yogyakarta sehingga saya kira masih sangat potensial bagi calon mahasiswa baru nanti. Lanjutnya”.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman M.P dan Ketua Yayasan Pembina UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., Menandatangani SK Ristekdikti Tentang Izin Pembukaan Prodi Baru UPY

    Bahkan Pemerintah sendiri mendorong untuk prodi-prodi baru yang istilahnya kekinian untuk memenuhi pasar, antara lain: Data Science atau Big Data, lalu ada Kelapa Sawit, kemudian ada Kopi. Tapi tentu saja setelah itu ada PR banyak yang tidak asal membuka prodi-prodi baru setelah itu diam saja, namun kami juga mendorong untuk kemudian menjaga kualitas dan mulai promosi untuk menerima mahasiswa-mahasiswa baru. Ujar Didi Achari”. Dalam penutupan sambutannya Prof. Dr. Didi Achari menyampaikan selamat untuk prodi-prodi baru dan diharapkan membawa kesuksesan untuk UPY.

    Sementara Rektor UPY, Dr.Ir. Paiman M.P menyampaikan “dengan diterimanya SK Prodi baru yang berjumlah 4 Prodi ini kita harus bekerja keras, insyaalloh prodi baru yang kita buka ini pangsa pasarnya sangat terbuka dan belum banyak Perguruan Tinggi yang membuka. Oleh sebab itu, seluruh civitas akademika saya minta untuk kerja sama guna mewujudkan bahwa prodi baru yang kita buka ini betul-betul laku diminati masyarakat. Ujar Paiman”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/kajian-mataram-kuno-mahasiswa-prodi-sejarah-lawatan-ke-3-candi-budha