Penulis: Administrator

  • Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter

    Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter

    Kamis, 2/5 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional atau HARDIKNAS adalah hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, yaitu tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 mei setiap tahunnya.

    Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, Universitas PGRI Yogyakarta melaksanakan upacara bersama yang diikuti seluruh dosen dan karyawan UPY serta siswa dari SMP PGRI 1 kasihan pada hari kamis (02/05/2019) dengan mengambil tempat di halaman depan Auditorium kampus UPY unit 1. Upacara ini dimulai tepat pada pukul 07.30 wib dengan mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan Dengan Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, Dan Berkarakter”. Perangkat upacara sendiri berasal dari Resimen Mahasiswa atau Menwa UPY, sedangkan untuk pembina upacara adalah Dr. Ir. Paiman, M.P. rektor UPY.

    Hardiknas 2019 merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan semua orang akan pentingnya pendidikan. Tidak hanya jalur pendidikan formal seperti di sekolah-sekolah atau perguruan tinggi, namun juga non formal dan informal yang ketiganya harus saling melengkapi untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Tentunya harapan bagi semua anak untuk dapat mengecam pendidikan yang layak.

    Memasuki revolusi industri keempat, sistem pendidikan harus menyiapkan manusia-manusia unggul yang siap menghadapi perubahan zaman. Perkembangan teknologi yang begitu pesat, diprediksi akan mempengaruhi peradaban manusia dimasa depan. Fenomena disruptif akan memasuki semua bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Pendidikan harus segera berevolusi untuk menjawab tantangan zaman tersebut.

    Sehubungan dengan hal tersebut, UPY terus meningkatkan kualitas baik dari segi SDM maupun pembangunan untuk menunjang fasilitas proses pembelajaran yang lebih baik untuk kedepannya. Selain itu peningkatan juga terlihat dari akreditasi prodi-prodi yang hasilnya semakin meningkat dari sebelumnya. Peningkatan kapasitas ditandai dengan dibukanya Prodi baru yaitu Farmasi dan Teknik Industri. Sementara untuk teknik industri mulai tahun ini pun sudah mulai dibuka untuk pendaftaran. Namun demikian, semua peningkatan tersebut tidak akan ada artinya tanpa dibarengi dengan pendidikan karakter. Karena karakter menempati kedudukan paling tinggi untuk semua zaman, terutama zaman digital seperti saat ini. Demi menjawab tantangan perubahan zaman diberbagai bidang apapun terutama pendidikan, tentunya perlu kerjasama antara institusi pendidikan, pemerintah dan industri. Selamat Hari Pendidikan Nasional!

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/ulang-tahun-ke-39-menwa-upy-temu-kangen-guyub-rukun-sak-wadah-ora-pecah-angkatan-1-sampai-angkatan-39

  • ULANG TAHUN KE-39 MENWA UPY: Temu Kangen, Guyub Rukun, Sak Wadah Ora Pecah Angkatan 1 sampai Angkatan 39

    ULANG TAHUN KE-39 MENWA UPY: Temu Kangen, Guyub Rukun, Sak Wadah Ora Pecah Angkatan 1 sampai Angkatan 39

    Penyerahan bantuan berupa kebutuhan pokok oleh Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, Alumni, Camat Imogiri, dan Komandan Kodim 0729/Bantul

    Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta merayakan hari ulang tahunnya yang ke-39 pada hari Minggu, 24 Maret 2019. Kegiatan ini bertema “Temu Kangen, Guyup Rukun, Sak Wadah Ora Pecah Angkatan 1 Sampai 39” yang bermakna mempertemukan Alumni dari angkatan 1 sampai 38 untuk menjalin silaturahmi serta memupuk kebersamaan bersama anggota aktif, yang sejatinya berkumpul dalam satu wadah yang sama, yaitu Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta.

    Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh Pembina Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas PGRI Yogyakarta, Bapak Muhammad Fairuzabadi, M.Kom. yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara di Kampus I Universitas PGRI Yogyakarta. Upacara pembukaan ditandai dengan pelepasan Alumni dan anggota aktif menuju lokasi pasca bencana banjir Imogiri.

    Selesai acara pembukaan di kampus UPY Unit 1, setelahnya rombongan langsung Serpas (Pergeseran Pasukan) menuju lokasi pasca bencana banjir Imogiri dilaksanaan dengan mengunakan mobil dan motor yang membawa kebutuhan pokok untuk warga korban banjir. Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari anggota aktif dan Alumni Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, serta kunjungan dari Komadan Kodim 0729/Bantul. Kegiatan ini dibuka oleh warga setempat dengan beberapa sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh perwakilan warga, sambutan yang kedua disampaikan oleh Camat Imogiri, dan diakhiri dengan sambutan Komandan Kodim 0729/Bantul. Selanjutnya penyerahan bantuan berupa kebutuhan pokok oleh Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta, Alumni, Camat Imogiri, dan Komandan Kodim 0729/Bantul. Kemudian dilanjutkan pembersihan material pasca tanah longsor.

    Selesai kegiatan pembersihan pasca bencana Imogiri, peserta Harlah (Hari Ulang Tahun), serpas(Pergeseran Pasukan) menuju Watu Lumbung Parangtritis untuk melakukan rangkaian kegiatan berupa sarasehan yang dibuka dengan potong tumpeng oleh perwakilan alumni yaitu Bapak Muhlasin kepada Yahya Sidik Suryanto selaku Komandan SATMENWA UPY dan dilanjutkan dengan hiburan- hiburan. “Sarasehan ini merupakan acara untuk mempererat tali silaturahmi antara alumni dengan anggota aktif Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta”, ujar Yahya Sidik Suryanto selaku Komandan Universitas PGRI Yogyakarta. Dengan adanya kegiatan ini, semoga kedepannya Satuan Resimen Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta semakin solid dan tetap berhubungan baik dengan Alumni serta menjadi organisasi yang bersih, berwibawa, sehingga dapat dijadikan suri tauladan yang senantiasa menjadi mahasiswa Bela Negara yang berkarakter APIK (Agamis, Profesional, Inovatif, dan Kebangsaan).

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/ukm-pencak-silat-upy-berjaya-di-sumedang

  • UKM Pencak Silat UPY Berjaya di Sumedang

    UKM Pencak Silat UPY Berjaya di Sumedang

    Sumedang Larang Open Championship (SLOC), kejuaraan pencak silat tanding pemasalan tingkat asia 2019 yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Jawa Barat & Piala tetap Bupati Sumedang dengan tema: “Melestarikan Pencak Silat Sebagai Budaya Asli Indonesia Yang Membentuk Generasi Muda Berprestasi Dan Berakhlak Mulia”.

    Event ini diselenggarakan di GOR Universitas Sebelas April (UNSAP) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, 27 – 29 April 2019. Ratusan Pesilat mulai dari usia dini hingga Dewasa dari berbagai Negara ASEA berkumpul di GOR Universitas Sebelas April (UNSAP) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pertandingan tersebut di ikuti dari berbagai Sekolah Serta Perguruan Tinggi Baik itu Swasta Dan juga Negeri yang ikut berlaga di Pertandingan ini.

    Tidak mau ketinggalan Mahasiswa yang tergabung dalam UKM Pencak Silat Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) ikut serta dalam ajang tersebut. Berbagai Kategori dipertandingkan dari Kategori Tanding Putra kelas Mini Seta A-F, Kategori Tanding Putri kelas Mini serta A-F, Kategori Seni Tunggal.

    Dengan semangat juga kegigihan UKM Pencak Silat UPY turut berpartisipasi dan mendapatkan hasil yang terbaik dengan menyabet beberapa gelar diberbagai kelas yang dipertandingkan, Yaitu atas nama Wanda Tommy Atmaja meraih Juara II Kelas E Putra (Prodi: Bimbingan Dan Konseling), Paryadi meraih juara ll Seni Tunggal Putra ( Prodi: BImbingan Dan Konseling) Shofia Noviati meraih juara l Kelas C Putri (Prodi: Teknik Informatika), Riyani meraih Juara 1 Kelas Mini Putri (Prodi: Manajemen), dan Bahtiar Ar-Rosyid meraih juara lll Kelas D Putra (Prodi: PGSD).

    Nuryantono selaku manajer mengucapkan terimakasih kepada Pembina, Pelatih, Atlet, Official dan semua yang ikut serta dalam memberikan dukungan pada Team Pencak Silat UPY. Pelaksanaan Kejuaraan Cabor Pencak Silat ini tidak hanya mengejar kemenangan. Namun yang lebih penting adalah ajang melestarikan budaya bangsa, persahabatan dan silaturami antara peserta, supporter, dan panitia.

    Riyani, salah satu atlet UPY yang turut bertanding diajang tersebut mengungkapkan “bahwasanya pada diri seseorang pasti memiliki kemampuan diri, bakat yang dapat di gali dengan semangat diri sendiri yang muncul dengan hati nurani yang dapat di kembangkan dan dapat terwujud dengan semangat belajar, usaha dan di iringi dengan do’a setulus hati.”tuturnya. Ada kesan tersendiri selama mengikuti kejuaraan ini selain ada kebangaan tersendiri tentunya karena telah mewakili UPY dalam ajang tersebut, salah satunya dapat menambah pengalaman dan dapat menambah wawasan serta mengasah kemampuan kami dalam menghadapi setiap masalah khususnya dalam menghadapi lawan yang datang dari Negara ASEAN salahsatunya Timor Leste. Dengan di dampingi oleh ofisial Pencak silat Universitas PGRI Yogyakarta Mas Danang Dan Mas Yantono, kami di arahkan untuk menepis serangan lawan, sehingga kami dapat meraih Juara.”lanjutnya.

    Pencak silat adalah salah satu budaya yang dapat menjadi wahana pendidikan bangsa yang befungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa agar bermartabat dan berakhlaq mulia serta mempertinggi rasa dan jiwa patriotisme.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/lokakarya-audit-mutu-internal-bpm-upy

  • HASIL SELEKSI TES TERTULIS PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

    HASIL SELEKSI TES TERTULIS PENERIMAAN CALON PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

    Sehubungan dengan penerimaan pegawai Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2019, berikut ini diumumkan daftar nama pelamar yang dinyatakan LOLOS SELEKSI TERTULIS, untuk melihat silahkan klik DOWNLOAD

  • PENGUMUMAN PENGAMBILAN SERTIFIKAT ACTION PROGRAM PERIODE III BULAN MARET

    Diumumkan kepada peserta sertifikasi Action Program periode III, bahwa sertifikat sudah jadi dan bisa di ambil di PPTIK UPY Gd C Lantai 4.

    Sertifikat bisa di ambil pada tanggal 29 April – 10 Mei 2019, jika setelah tanggal tersebut tidak diambil dan terjadi kehilangan atau kerusakan bukan tanggung jawab PPTIK.

    Pengambilan sertifikat di layani pada hari kerja Senin – Jumat, pagi 09.00-12.00, siang 13.00-15.00.

    Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

    PPTIK UPY 2019

  • PENGUMUMAN HASIL UJIAN ACTION PROGRAM PERIODE IV DAN PELAKSANAAN UJIAN ULANG

    Berdasarkan ujian Action Program (AP) yang telah dilaksanakan pada 24-25 April 2019, berikut kami umumkan hasil ujian yang LULUS dan TIDAK LULUS. Hasil bisa didownload pada link dibawah ini :

    Download Hasil AP

    Peserta yang tidak lulus ada kesempatan ujian ulang / re-exam satu kali lagi. Ujian ulang akan dilaksanakan pada KAMIS, 02 MEI 2019 di Ruang 403 Lab PPTIK UPY.

    Berikut daftar peserta ujian ulang :

    Download Peserta Ujian

    Bagi peserta yang ikut ujian ulang diharapkan datang tepat waktu, atau 15 menit sebelum ujian dimulai.

    PENGUMUMAN PENGAMBILAN SERTIFIKAT DAN UJIAN BNSP

    • Pengambilan sertifikat akan kami umumkan saat sertifikat sudah jadi, estimasi 2 minggu setelah ujian ulang di laksanakan.
    • Pengumuman ujian Sertifikasi BNSP akan kami umumkan kembali setelah PPTIK berkoordinasi dengan pihak Asesor Sertifikasi BNSP.

    Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

    CP : 085878897513

    PPTIK UPY 2019

  • Lokakarya Audit Mutu Internal – BPM UPY

    Lokakarya Audit Mutu Internal - BPM UPY

    Dalam UU Nomor 12 tahun 2012 Bab III tentang Penjaminan Mutu, dinyatakan bahwa manajemen Sistem Penjaminan Mutu (SPMI) meliputi Penetapan standar, Pelaksanaan standar, Evaluasi standar, Pengendalian standar, dan Peningkatan standar. Lima tahapan dalam manajemen SPMI dikenal dengan siklus PPEPP. Lebih lanjut mengacu pada Permenristekdikti Nomor 62 tahun 2016 Pasal 5, dinyatakan bahwa evaluasi sebagaimana dimaksud dalam siklus PPEPP tersebut dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI).

    Dalam pelaksanaan AMI, perguruan tinggi disarankan menetapkan Kebijakan AMI sebelum program AMI dilaksanakan. Kebijakan ini memuat aspek sebagai berikut ; tujuan, sasaran, lingkup/obyek atau bidang atau kegiatan yang diaudit, area atau unit kerja yang akan diaudit, auditor, metode audit, instrument audit, waktu dan jadwal audit, frekuensi audit, dan pelaporan & tindak lanjut hasil audit. AMI adalah proses pengujian sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di perguruan tinggi untuk mencapai tujuan institusi.

    Pada tanggal 12 – 14 April 2019, Kemenristekdikti mengundang beberapa utusan dari universitas-universitas swasta di wilayah Jawa dan Madura untuk mengikuti lokakarya dan pelatihan Audit Mutu Internal. Nama-nama yang tertera dalam undangan tersebut salah satunya dari Universitas PGRI Yogyakarta adalah kepala divisi akademik Badan Penjaminan Mutu yaitu Nafisah Endahati, M.Hum. dan kepala divisi non-akademik yaitu Arum Setiowati, M.P.d. Kedua utusan mengikuti lokakarya di Aston Inn Hotel, Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah. Supervisor yang mendampingi kegiatan tersebut adalah Prof. Nyoman Sadra Dharmawan, Dr. Alberta Rika, Prof. Hartanto Nugroho, dan Dr. Elvi Rumiyanto. Semua supervisor mendampingi pelatihan mulai dari penjelasan teori hingga pelatihan audit dokumen dan audit lapangan kepada teraudit yaitu beberapa program studi yang berada di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Proses pelaksanaan AMI dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu melakukan rapat tim auditor, melakukan audit dokumen, menetapkan jadwal site visit, melakukan audit lapangan, dan membuat laporan audit.

    Hasil yang dicapai dari kegiatan lokakarya meningkatnya pengetahuan peserta tentang proses evaluasi sistem penjaminan mutu yaitu audit mutu internal. Kebutuhan audit mutu internal mendorong pengelola universitas untuk benar-benar mengimplementasikan keijakan mutu dengan sebaik-baiknya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/senadi-2019

  • Pengumuman Hasil Tes Ujian Ulang EPT Bulan April 2019

    Pengumuman Hasil Tes Ujian Ulang EPT Bulan April 2019

    N0. 59/UPT-B/UPY/IV/2019

    Diumumkan untuk seluruh peserta Ujian Ulang EPT April 2019 bahwa UPT Bahasa telah selesai menyelenggarakan Tes Ujian Ulang EPT April 2019 dan hasil tes bisa di download di link di bawah. Untuk peserta tes Ujian Ulang April 2019 yang dinyatakan LULUS, diwajibkan untuk mengecek NAMA LENGKAP, TEMPAT, BULAN, TANGGAL DAN TAHUN LAHIR. Apabila terdapat kekeliruan data diri, segera konfirmasi data diri dengan cara ketik Nama Lengkap dan TTL yang benar, kemudian kirim wa/sms ke Pengelola UPT Bahasa (Tias: 082284338906), batas waktu konfirmasi data diri sampai tanggal 29 APRIL 2019. Jika data diri sudah benar, tidak perlu konfirmasi. Untuk pengambilan sertifikat akan diumumkan melalui web setelah proses cetak sertifikat selesai.

    Daftar peserta lulus dan tidak lulus dapat didownload di link dibawah ini

    DOWNLOAD PESERTA LULUS

    DOWNLOAD PESERTA TIDAK LULUS

    Yogyakarta, 25 April 2019

    Kepala UPT Bahasa UPY

    Sujatmiko, M.Hum

    NIS. 19830609201310 1 002

  • SENADI 2019: Peran Data Science Di Era 4.0

    SENADI 2019: Peran Data Science Di Era 4.0

    Revolusi industri 4.0 yang terjadi saat ini memberikan banyak sekali teknologi dengan kemungkinan penerapan pada berbagai bidang yang sangat luas. Bahkan kini dapat dimanfaatkan dalam optimalisasi teknologi yang sudah ada sebelumnya. Misal pada penggunaan big data dalam melakukan ramalan ataupun sebagai analis data mengenai apa yang akan terjadi pada suatu isu, objek, tren atau lainnya di masa depan dengan informasi yang sudah dimiliki. Peran data dan digital untuk masa depan memang penting di era industri zaman modern ini. Potensi dan peran data science tersebut merupakan topik utama dalam Senadi 2019 (Seminar Nasional Dinamika Informatika) yang diadakan oleh program studi Teknik Informatika (TI) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan tema “Peran Data Science Di Era Revolusi Industri 4.0” dengan pemateri Prof.Dr.Ema Utami, S.Si., M.Kom dan Dr.Edhy Sutanto, M.Kom. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (23/4) di Auditorium UPY.

    Dalam sambutannya wakil dekan Fakultas Teknik Prodi Teknik Informatika, Nurirwan Saputra S.Kom., M.Eng. mengungkapkan “Pada era revolusi industri 4.0 saat ini bisa dikatakan zaman data. Data adalah sesuatu yang penting, seperti yang di katakan oleh Jack Maa (alibaba.com) untuk meguasai dunia kedepan harus bisa menguasai data, maka dari itu untuk zaman sekarang banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bersaing yang berkaitan dengan data.”ujarnya.

    Sementara itu Rektor UPY Dr. Ir. Paiman, M.P. dalam sambutannya mengutarakan “pada zaman sekarang untuk promosi kepada mahasiswa tidak harus keliling kemana-mana dan cukup menggunakan media-media sosial maupun media internet kemudian disebarkan melalui internet yang dengan cepat akan dapat tersampaikan ke daerah-daerah lain”. Kalau kita ingin menjadi sebuah perguruan tinggi unggul, salah satu yang harus kita pertahankan yang bisa menguasai dunia adalah tentang informasi, hari ini kita buka komputer kita bisa melihat dunia dimana saja,” kata Rektor UPY dalam sambutannya. Itu semua juga tidak terlepas dari zaman teknologi yang semakin canggih dan tentunya juga tidak terlepas dari data-data yang hampir semuanya sudah berbentuk data digital.

    Prof.Dr.Ema Utami, S.Si., M.Kom, sebagai narasumber menyampaikan bahwa pentingnya data karena tumpukan data yang sangat besar itu akan mendatangkan banyak manfaat, terutama untuk tujuan bisnis. Pada saat ini di kehidupan sehari-hari data itu tidak hanya berupa fisik, dengan perkembangan teknologi saat ini apalagi teknologi digital, semua jenis data itu sekarang bentuknya sudah data digital. Data digital itu tanpa kita sadari berseliweran di berbagai jaringan komunikasi. Maka dari itu kita juga harus tetap berhati-hati dengan penggunaan data.”lanjutnya. Data digital disekitar kita itu mempunyai variasi dan volume yang besar juga perubahan yang sangat cepat yang merupakan Big Data. Jadi orang yang menguasai big data itulah yang akan menguasai dunia. Dalam penjelasannya Prof. Dr.Ema Utami, S.Si., M.kom mengungkapkan ada tiga ilmu utama untuk keberhasilan dalam mengolah big data yaitu adalah ilmu komputer atau informatika, matematika statistik, dan kemudian domain ilmu yang akan diolah datanya. Penggerak utama revolusi industri mulai dari yang pertama sampai yang sekarang atau revolusi 4.0 walaupun macam-macam domainnya tetapi kampus itu adalah salah satu yang menjadi motor karena itu mau tidak mau pemerintah harus menggandeng Perguruan Tinggi supaya kurikulumnya mensupport data science dan industri 4.0.

    Prof. Ema menyampaikan bahwa pada saat ini semua yang sudah terkoneksi dari semua kegiatan manusia itu bisa dimesinkan atau bisa di digitalkan, seperti pada dijalan tol yang sekarang petugas pun sudah digantikan oleh mesin, semua ativitas disepanjang jalan tol sudah bergeser dari pengguna jalan tol dengan petugas menjadi pengguna tol dengan program ataupun mesin. Maka sesuatu yang tidak bisa di mesinkan atau di robotkan itu akan memiliki nilai unik dari bahan yaitu sifat-sifat dasar manusia seperti empati, welasasih, cinta, bijaksana, kreatifitas, kegigihan, keunikan, rasa aman, harga diri, kebutuhan sosial, pengakuan, persahabatan, aktualisasi diri. Secanggih-canggihnya mesin teknologi atapun robot sejauh mana dia mempunyai sisi-sisi kemanusiaan. Itu semua merupakan contoh-contoh nilai yang harus dimiliki saat ini agar mampu menghadirkan terobosan berbagai teknologi yang mempunyai sifat-sifat kemanusiaan.”jelasnya.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/workshop-public-speaking-improve-your-public-speaking-and-be-a-good-speaker

  • MAHASISWA UPY OPTIMALISASIKAN COMPUTER VISION SEBAGAI SOLUSI PERMASALAHAN LALU LINTAS

    MAHASISWA UPY OPTIMALISASIKAN COMPUTER VISION SEBAGAI SOLUSI PERMASALAHAN LALU LINTAS

    Seminar Nasional Dinamika Informatika (SENADI) 2019 yang diadakan pada tanggal 23 April 2019 mengusung tema “Peran Data Science di Era Revolusi Industri 4.0″. Tema ini diangkat karena Data memegang peranan penting di dalam Revolusi Industri 4.0.

    SENADI 2019 ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta dengan pembicara yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Ema Utami, S.Si., M.Kom (Gambar 1) yang merupakan seorang pakar Data Science serta penulis buku Digital Is Me dan pembicara kedua adalah Dr. Edhy Sutanta, M. Kom. (Gambar 2) seorang dosen sekaligus praktisi yang banyak sekali berhubungan dengan data.

    Gambar 1. Prof Ema saat memberikan materi

    Gambar 2. Dr. E Edhy saat membawakan materi (Paling kiri)

    Salah satu artikel yang menarik yang masuk di dalam SENADI 2019 adalah “Implementasi Machine Learning dan Computer Vision pada Pengembangan Sistem Otomasi Klasifikasi dan Perhitungan Kendaraan”, artikel ini dipresentasikan oleh salah satu mahasiswa Informatika UPY angkatan 2017 bernama Dian Agustiani. Mba Dian merupakan salah satu mahasiswa berprestasi dengan IPK Cumlaude 3,53. Mahasiswa yang saat ini sudah bekerja di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bantul melihat adanya permasalahan terkait pertumbuhan jumlah kendaraan yang akhirnya telah membuat beban lalu lintas jalan semakin meningkat. Kepadatan dan kemacetan telah menjadi hal yang biasa, terutama di kota-kota besar. Hal ini membuat pemerintah setempat, melalui petugas yang dimiliki, melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah rekayasa lalu lintas. Perempuan yang saat ini sudah berstatus PNS tersebut menemukan adanya rekayasa lalu lintas yang biasanya dilakukan berdasarkan kepadatan jumlah kendaraan serta jenis kendaraan yang terdapat di suatu ruas jalan. Berbagai solusi teknologi dapat diterapkan untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, salah satunya adalah computer vision, jelas mba Dian dalam presentasi sesi paralel (Gambar 3).

    Gambar 3. Mba Dian saat mempresentasikan penelitiannya dalam sesi paralel

    Salah satu teknologi yang dipakai dalam peneltian mba Dian adalah teknologi computer vision. Teknologi ini dapat dijadikan alternatif solusi dalam membantu petugas pemantau lalu lintas dan dukungannya sudah tersedia dalam bentuk library open source, yakni dengan memanfaatkan fungsi-fungsi yang terdapat dalam library OpenCV. Library tersebut sudah mampu melakukan klasifikasi jenis kendaraan untuk kemudian dihitung oleh system (Gambar 4).

    Gambar 4. Mask RCNN using Open CV

    Dengan otomasi klasifikasi dan perhitungan jumlah kendaraan, diharapkan dapat meringankan beban kerja petugas.

    SENADI 2019 berjalan dengan baik dan lancar, dan ditutup dengan penyerahan Sertifikat oleh Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Nurirwan Saputra, M.Eng (Gambar 4).

    Gambar 4. Mba Dian dan Wakil Dekan FST saat penyerahan sertifikat