Penulis: Administrator

  • Pengumuman Dan Informasi Beasiswa PPA 2019

    Kami sampaikan pengumuman kepada mahasiswa reguler aktif UPY, bahwa pada Tahun Anggaran 2019 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta memberikan penawaran Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dengan kuota 39 (Tiga Puluh Sembilan) orang mahasiswa.

    Untuk selanjutnya kami sampaikan lampiran informasi dan ketentuan sebagai berikut:

    Lampiran Draft kuota PPA 2019

    Lampiran Panduan Beasiswa PPA Tahun 2018

    Lampiran Berkas PPA Tahun 2019

  • Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Seminar Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPERS
    Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas PGRI Yogyakarta.

    Pelaksanaan 22 Juli 2019 , tema
    Peran Media Pembelajaran Berbasis IT dan Bahan Ajar Elektronik dalam Peningkatkan Budaya Literasi di Era Revolusi Industri 4.0.
    Subtema meliputi:
    1. Media Pembelajaran
    2. Pembelajaran Bahasa
    3. Revolusi Industri 4.0
    4 Sastra dan Budaya
    5. Teknologi Informasi
    6. Literasi
    7. Bahan Ajar

    Pendaftaran:
    1. Mengisi formulir di
    bit.ly/semnaspbsiupy
    2. Whatsapp 087788769963 (Hasan), 081287257728 (Imam)

    Artikel Diterima akan masuk ke Prosiding Cetak dan Online terindeks Google Scholar. Artikel terpilih (dengan konfirmasi) akan diterbitkan di Jurnal Nasional Terakreditasi (Sinta 2 s.d. 6).

    LOKASI:
    Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta
    Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

    CP:
    087788769963 (Hasan)
    081287257728 (Imam)

    Salam Literasi

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pgsd-award-harmonisasi-1001-kreasi-seni-dan-budaya

  • PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    PGSD Award: Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya

    UPY – Prodi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta pada hari Senin (24/6) pukul 08.00 pagi di Gedung Auditorium telah mengadakan sebuah event yaitu PGSD Award  dengan mengusung tema “Harmonisasi 1001 Kreasi Seni Dan Budaya Menuju PGSD Baik” guna meningkatkan kecintaan mahasiswa pada seni dan budaya lokal yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

    PGSD Award adalah event seni tari yang dilaksanakan oleh Program Studi PGSD setiap 2 tahun sekali. Pada event tahun 2019 ini peserta yang mengikuti ajang tersebut merupakan Mahasiswa Prodi PGSD UPY angkatan 2016, angkatan 2017 dan angkatan 2018. Event tersebut adalah sebagai ajang guna peningkatan kreatifitas mahasiswa dan juga ajang unjuk kebolehan dari masing-masing angkatan. Ajang PGSD Award juga sebagai ajang Penghargaan Award PGSD untuk Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD UPY, acara tersebut termasuk program kerja dari Himpunan Mahasiswa PGSD FKIP UPY.

    Ajang PGSD Award bertujuan untuk mengajak mahasiswa PGSD untuk mengenal dan mempelajari seni tari agar nantinya bisa digunakan sebagai bekal untuk mengajar. Selain itu kegiatan ini juga bermaksud untuk memberikan apresiasi kepada dosen terinspiratif dan dosen terfavorit. Lalu apresiasi kepada mahasiswa berprestasi baik dalam bidang organisasi, kewirausahaan, seni dan olahraga.

    Kegiatan PGSD Award dimulai sejak pagi yang mana para dosen PGSD, dekan dan rektor Universitas PGRI Yogyakarta diundang untuk menonton penampilan-penampilan seni dan kreasi tari dari peserta. Tidak lupa perlombaan ini dimeriahkan oleh suporter-suporter dari masing-masing angkatan yang tidak kalah kreatif dengan menampilkan yel-yel dan aksi kreatif lain yang turut semakin memeriahkan acara tersebut.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-siap-membuka-4-prodi-baru-lagi

  • UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    UPY Siap Membuka 4 Prodi baru lagi

    Rabu (26/6), Universitas PGRI Yogyakarta menandatangani SK Ristekdikti nomor 454/KPT/I/2019 tentang ijin pembukaan prodi baru Program Sarjana. Acara yang diselenggarakan di kantor LLDIKTI wilayah V Yogyakarta tersebut dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Pembina UPY yaitu, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., dan juga Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman M.P beserta jajarannya.

    Adapun untuk penandatanganan dan penyerahan SK ijin pembukaan prodi baru tersebut adalah Prodi Arsitektur, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif, dan Prodi Teknik Biomedis. Kepala LLDikti Wilayah V, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt menyampaikan “untuk tren pada masa sekarang ini kalau kita lihat semua hubungan selalu ada teknologi informasi, jadi mungkin untuk peminat khususnya yang berhubungan dengan teknologi informasi juga akan banyak mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju dan modern pada era ini. Kemudian untuk prodi biomedis karena memang masih belum banyak di perguruan tinggi lain khususnya yogyakarta sehingga saya kira masih sangat potensial bagi calon mahasiswa baru nanti. Lanjutnya”.

    Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman M.P dan Ketua Yayasan Pembina UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., Menandatangani SK Ristekdikti Tentang Izin Pembukaan Prodi Baru UPY

    Bahkan Pemerintah sendiri mendorong untuk prodi-prodi baru yang istilahnya kekinian untuk memenuhi pasar, antara lain: Data Science atau Big Data, lalu ada Kelapa Sawit, kemudian ada Kopi. Tapi tentu saja setelah itu ada PR banyak yang tidak asal membuka prodi-prodi baru setelah itu diam saja, namun kami juga mendorong untuk kemudian menjaga kualitas dan mulai promosi untuk menerima mahasiswa-mahasiswa baru. Ujar Didi Achari”. Dalam penutupan sambutannya Prof. Dr. Didi Achari menyampaikan selamat untuk prodi-prodi baru dan diharapkan membawa kesuksesan untuk UPY.

    Sementara Rektor UPY, Dr.Ir. Paiman M.P menyampaikan “dengan diterimanya SK Prodi baru yang berjumlah 4 Prodi ini kita harus bekerja keras, insyaalloh prodi baru yang kita buka ini pangsa pasarnya sangat terbuka dan belum banyak Perguruan Tinggi yang membuka. Oleh sebab itu, seluruh civitas akademika saya minta untuk kerja sama guna mewujudkan bahwa prodi baru yang kita buka ini betul-betul laku diminati masyarakat. Ujar Paiman”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/kajian-mataram-kuno-mahasiswa-prodi-sejarah-lawatan-ke-3-candi-budha

  • Kajian Mataram Kuno, Mahasiswa Prodi Sejarah Lawatan ke 3 Candi Budha

    Kajian Mataram Kuno, Mahasiswa Prodi Sejarah Lawatan ke 3 Candi Budha

    Senin (24/06), rombongan mahasiswa prodi pendidikan sejarah UPY lakukan lawatan sejarah ke 3 candi Budha di Magelang. Ketiga candi tersebut yakni Borobudur, Pawon dan Mendut. Muhammad Iqbal Birsyada selaku Dosen pembimbing menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka kajian lapangan mata kuliah sejarah kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Nusantara.

    Candi Borobudur

    Mataram Kuno sebagai salah satu objek kajiannya, Iqbal mengatakan “bahwa ada 3 aspek pokok dalam memahami sejarah. Pertama masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang”. Mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi yang komperhensif dalam kajian teori maupun lapangan. Yang tidak kalah penting adalah aspek masa depan. Melalui lawatan sejarah mahasiswa dapat mengambil hikmah, nilai-nilai untuk dikembangkan pada masa yang akan datang.

    Candi Mendut

    Selain itu juga mengenalkan akar-akar budaya Nusantara yang adiluhung kepada mahasiswa baik sisi arsitektur, seni maupun konteks sosial-budaya yang mengiringinya. JAS MERAH, kata Soekarno. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Sebelumnya juga Iqbal mengajak mahasiswanya ke tiga tempat yakni Candi Plaosan, Sojiwan dan Prambanan.

    Candi Pawon

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-resmikan-cafeteria-unit-2

  • UPY resmikan Cafeteria Unit 2

    UPY resmikan Cafeteria Unit 2

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) meresmikan Cafeteria yang berada di halaman Kampus Unit 2 pada senin (24/06) pukul 08.00 wib. Cafeteria tersebut merupakan salah satu bentuk realisasi dari rencana yang sudah lama mengenai penataan kantin menjadi lebih baik dan nyaman.

    Dalam cafeteria itu juga menggunakan papan yang digunakan untuk menempatkan foto-foto dari makanan yang disediakan dan daftar harga makanan. Sedangkan untuk lapak-lapak berada berderet ditepi-tepi ruangan. Untuk menempati lapak yang berada pada cafeteria tersebut tentunya memiliki persyaratan tersendiri. Adapun dalam cafeteria tersebut sudah ada beberapa lapak yang sudah mulai mengisi pada acara grand opening cafeteria UPY Unit 2 dan menjajakan berbagai masakan juga sajian seperti, bakso, sup, nasi goreng, lotek, gado-gado, geprek, mie goreng, siomay, batagor, soto, dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat pula fasilitas internet hotspot yang sudah disediakan di cafeteria tersebut guna mendukung aktivitas pada area cafeteria baik untuk keperluan tugas mahasiswa maupun untuk dosen dan karyawan.

    Pada peresmian tersebut juga dihadiri oleh dosen dan karyawan UPY yang ikut mencoba berbagai makanan yang disediakan di cafeteria UPY Unit 2 dengan berbagai harga promo dan diskon yang telah di tawarkan khusus pada acara Grand Opening. Untuk kedepannya kemungkinan akan ada pembangunan cafeteria di unit-unit lain tentunya dengan konsep yang berbeda. Selain itu, UPY juga sedang mengerjakan gedung ormawa guna menambah fasilitas bagi mahasiswa nantinya. gedung tersebut saat ini sedang dalam proses pembangunan yang terletak disebelah selatan kampus unit 2.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/hmp-ti-mengadakan-workshop-technoprenuer-dengan-tema

  • HMP TI Mengadakan Workshop Technoprenuer Dengan Tema “Startup? Start Now!”

    HMP TI Mengadakan Workshop Technoprenuer Dengan Tema

    Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas PGRI Yogyakarta menyelenggarakan acara Technoprenuer Talk mengenai STARTUP dimana akan ditujukan khususnya untuk mahasiswa UPY. Kegiatan yang mengusung tema STARTUP? START NOW! #1000StartupDigital diadakan pada hari Rabu (19/6) bertempat di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Fairuzabadi, M.Kom selaku Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas PGRI Yogyakarta, Meilany Nonsi Tentua M,T selaku Dekan Fakultas Teknik, dan Prahenusa Wahyu Ciptadi, M.T selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika. Dan juga di hadiri oleh dosen-dosen pengajar di Fakultas Teknik UPY, serta tamu undangan, dan peserta Technoprenuer Talk dengan peserta sejumlah 123 Mahasiswa. Acara tersebut dibuka oleh Wakil Rektor 3 UPY bidang Kemahasiswaan dan Alumni yaitu Fairuzabadi, M.Kom.

    Ahmad Amirudin selaku Manager at DILo Yogyakarta dan Mahar Indra selaku CEO Portofolio menjadi pembicara utama dalam acara Tecnopreneur Talk ini dan sebagai moderator adalah Muhammad Iksan selaku ketua HMP Teknik Informatika. Beberapa tahun belakangan ini banyak anak muda yang mencoba merintis usaha sendiri, seperti wirausahawan, dll. Namun kadang semua tak terealisasikan karena bingung akan memulai darimana. Dalam acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dan memotivasi mahasiswa IT seputar lingkup Startup di Yogyakarta khususnya wilayah selatan. Startup atau usaha digital sendiri ternyata masih terlihat asing disebagian mahasiswa dan peserta, sebagian hanya tahu gojek adalah contoh dari startup.

    Diakhir acara, DILo Jogja memberikan sebuah games berhadiah untuk memancing munculnya ide-ide mahasiswa dalam memecahkan masalah yang terjadi disekitar mereka dengan menciptakan sebuah startup. Contoh ide-ide menarik dari mahasiswa UPY adalah Startup loT untuk pengairan sawah, lalu ada Startup jasa penitipan barang, kemudian ada Startup jasa pencarian dan komparasi harga kos-kosan. kegiatan tersebut dilakukan berupa workshop yang diharapkan supaya mahasiswa IT khususnya mahasiswa Teknik Informatika UPY semakin paham mengenai STARTUP dan menumbuhkan ide usaha baru untuk berani memulai merealisasikan ide mereka ditambah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi pada zaman ini.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/pkm-m-upy-mathematics-card-braille-macabre-untuk-slb-negeri-1-bantul

  • PKM-M UPY: Mathematics Card Braille (MACABRE) untuk SLB Negeri 1 Bantul

    PKM-M UPY: Mathematics Card Braille (MACABRE) untuk SLB Negeri 1 Bantul

    UPY-Tim MACABRE yang beranggotakan 3 orang, yaitu Afida Vona, Kharisma Safitri Nur Indahsari, dan Erdin Vernanda Sutrisna telah melaksanakan PKM Pengabdian dengan judul MACABRE (Mathematics Card Braille) untuk SLB Negeri 1 Bantul. Kegiatan ini sebagai aksi nyata pengaplikasian Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.

    MACABRE sebagai solusi permasalahan media pembelajaran bagi siswa tunanetra di SLB Negeri 1 Bantul. Dikarenakan media pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus terbatas dan juga sangat diperlukan model pembelajaran yang menarik, maka Tim MACABRE UPY yang beranggotakan 3 orang, yaitu Afida, Kharisma Safitri, dan Erdin Vernanda menawarkan solusi untuk mengangkat media MACABRE ini. Dengan MACABRE, siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul dapat memanfaatkan secara optimal alat indra lainnya.

    Program ini akan dilanjutkan oleh guru-guru siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul dengan melaksanakan kelas bermain dan belajar menggunakan kartu setiap hari jumat dan akan dikembangkan oleh guru-guru siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul untuk melatih kemampuan matematika siswa tunanetra SLB Negeri 1 Bantul.

    Cek Link Video Liputan: https://www.youtube.com/watch?v=0evwLt16Ba8&feature=youtu.be

    Semoga video ini dapat menginspirasi dan bermanfaat untuk pendidikan Indonesia.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/mahasiswa-upy-kembangkan-media-komik-matematika-berbahasa-jawa

  • MAHASISWA UPY KEMBANGKAN MEDIA KOMIK MATEMATIKA BERBAHASA JAWA

    MAHASISWA UPY KEMBANGKAN MEDIA KOMIK MATEMATIKA BERBAHASA JAWA

    Tiga mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) berhasil mengembangkan pembelajaran matematika di Kampung Baca Temugiring dengan menggunakan media komik matematika berbahasa jawa. Media tersebut digunakan untuk meningatkan minat dan prestasi belajar matematika anak usia SD binaan kampung baca temugiring. Adapun ketiga mahasiswa itu, yakni Kharisma Safitri Indahsari, Sudrajat, dan Muhamad Devi Setya Ramadhan. Ketiganya tersebut adalah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika UPY.

    Kampung Baca Temugiring terletak di dusun Kedung Ranti RT 03/06, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY. Kampung Baca Temugiring merupakan sebuah tempat belajar dan membaca bagi anak-anak di Kampung Temugiring dusun Kedung Ranti desa Nglipar. Kampung baca tersebut berdiri pada tanggal 7 februari 2018. Kegiatan belajar dan membaca di kampung baca tersebut diadakan pada setiap hari sabtu. Namun kegiatan belajar di Kampung Baca Temugiring belum memiliki variasi ataupun metode pembelajaran semacam menggunakan komik. Padahal, komik dapat mempermudah proses belajar serta dapat menambah daya ingat. Apalagi untuk anak-anak akan lebih tertarik dan antusias dalam belajar dengan menggunakan komik yang bergambar.

    Awal mula pengembangan media pembelajaran matematika didasarkan karena salah satu mahasiswi UPY, yaitu Kharisma Safitri saat melihat pembelajaran di kampung baca temugiring kurang optimal terutama pada bidang studi matematika. Hal tersebut dikarenakan minat belajar khususnya matematika anak-anak kampung baca temugiring yang kurang dan belum adanya media pembelajaran yang dapat menarik minat ataupun antusias dalam belajar serta motivasi belajar matematika anak-anak kampung temugiring. Sehingga berdampak pula pada prestasi belajar matematika anak-anak kampung baca temugiring rendah. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai-nilai matematika anak-anak kampung baca temugiring di sekolah.

    Menurut anak-anak dikampung baca temugiring, mereka menganggap buku-buku yang selama ini mereka gunakan sangat membosankan dan tidak membuat mereka termotivasi belajar karena banyak tulisan. Mereka lebih menyukai gambar dan cerita. Selain itu, yang membuat mereka merasa malas membaca buku-buku yang ada karena bahasa yang terdapat dalam buku-buku tersebut adalah berbahasa indonesia. Sedangkan mereka karena keseharian memakai bahasa daerah membuat mereka lebih nyaman dan fasih menggunakan bahasa daerah mereka yaitu Bahasa Jawa. Berawal dari pengalaman tersebut, ketiga mahasiswa UPY yakni Kharisma Safitri, Sudrajat dan Muhamad Devi mencoba untuk mengatasi masalah itu dengan membuat media komik matematika berbahasa jawa. Media ini untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika anak-anak kampung baca temugiring.

    Untuk menjaga keberlanjutan program, ketiga mahasiswa UPY yakni Kharisma Safitri dkk pun melakukan pelatihan menggunakan corel draw, photoshop, dan membuat komik untuk pengurus-pengurus kampung baca temugiring. Sehingga, pengurus-pengurus kampung baca temugiring dapat membuat dan mengembangkan komik-komik lainnya sebagai media pembelajaran anak-anak kampung baca temugiring.

    Di bawah bimbingan dosen Pendidikan Matematika UPY, Kintoko, M.Pd, pembelajaran dengan media komat baja ini sudah dilakukan di kampung baca temugiring. Pembelajaran menggunakan Komat Baja dilaksanakan 2 kali dalam seminggu dengan materi sesuai cerita dalam komik. Setiap kali pertemuan satu pokok bahasan. Setelah itu jika selesai menggunakan komik, anak-anak akan langsung diberikan latihan soal yang langsung dikerjakan di papan tulis guna melatih percaya diri anak-anak kampung baca temugiring.

    Ciri khas dari media komik ini adalah Bahasa yang digunakan dalam komik guna membantu anak-anak yang lebih nyaman menggunakan Bahasa Jawa dalam pembelajaran. Diharapkan media tersebut dapat membantu pengurus-pengurus kampung baca temugiring dalam mengembangkan media belajar anak-anak kampung baca temugiring.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/keluarga-besar-upy-awali-hari-kerja-pertama-dengan-syawalan

  • Keluarga Besar UPY awali Hari Kerja Pertama Dengan Syawalan

    Keluarga Besar UPY awali Hari Kerja Pertama Dengan Syawalan

    Rektor UPY beserta jajaran pimpinan Universitas mengadakan acara syawalan dengan tenaga pendidik dan juga karyawan UPY, Rabu (12/6) yang bertempat di Auditorium UPY. Acara ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun dalam rangka merayakan Idul Fitri, yang ditandai dengan saling bersalam-salaman dan ungkapan saling memaafkan.

    Syawalan kali ini diawali dengan sambutan dari Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P. kemudian sambutan dari Ketua Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H. dan selanjutnya di isi dengan tausyah dan doa oleh bapak Ustadz Muhammad Burhanudin dari Jetis, Bantul. Lalu dilanjutkan dengan ikrar halal bi halal, Setelah itu pada akhir acara dilanjutkan dengan saling berjabat tangan.

    Rektor menuturkan, acara ini menjadi momen silaturahmi keluarga besar UPY. Dalam kesempatan ini, ia juga mengucapkan maaf atas segala ucapan atau tingkah laku yang kurang berkenan dengan relasi kerja di lingkungan UPY.

    “Kami atas nama pimpinan universitas di dalam kesempatan yang berbahagia ini mengucapkan maaf jika dalam pergaulan ataupun pekerjaan ada tutur kata yang menyinggung perasaan, tindakan yang kurang berkenan baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ungkap Paiman.

    Ia juga memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UPY atas kerja sama yang telah terjalin dengan kompak dan di dalam suasana kekeluargaan. Ia berharap, tradisi semacam ini menjadi kesempatan untuk saling memaafkan dan bersama-sama kembali ke fitrah.

    “Dengan pertemuan hari ini, kita bisa menapak ke depan untuk kemajuan UPY dengan mempererat tali persaudaraan untuk mewujudkan UPY Apik dan Unggul,” kata Rektor.

    Diharapan dengan memasuki hari kerja pertama seusai libur panjang, segenap sivitas akademika untuk kembali bekerja dengan semangat yang baru, dengan suasana yang positif dan rasa kekeluargaan untuk menghasilkan karya-karya yang lebih baik.

    baca juga:http://upy.ac.id/berita/bimbingan-teknis-pengelolaan-website-lldikiti-wilayah-v-bagi-admin-perguruan-tinggi