Penulis: Administrator

  • PGRI Cabang Kasihan Gelar Syawalan Akbar di Universitas PGRI Yogyakarta

    PGRI Cabang Kasihan Gelar Syawalan Akbar di Universitas PGRI Yogyakarta

    Bantul, 9 April 2025 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Syawalan Akbar sebagai wujud silaturahmi pasca Idulfitri sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota, bertempat di Gedung Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) pada Rabu (9/4). Acara ini dihadiri oleh para guru dari seluruh wilayah Kecamatan Kasihan, mencerminkan semangat kekeluargaan dan kolaborasi di lingkungan pendidikan.

    Acara dibuka dengan penampilan kreatif dari siswa-siswi sekolah dasar, yakni persembahan lagu oleh SDN Karangjati dan tarian tradisional dari SDN Sonosewu, yang memberikan nuansa kebersamaan dan keceriaan sejak awal kegiatan.

    Beberapa tokoh penting hadir dan memberikan sambutan, antara lain:

    • Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UPY sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini.
    • Ketua PGRI Kabupaten Bantul, Totok Sudarto, M.Pd.
    • Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul yang diwakili oleh Kabid PTK, Rr. Nurul Adiati Hardjono Siwi, SIP., M.Eng.

    Sebagai inti acara, tausiyah bertema “Hikmah Syawalan” disampaikan oleh Ustadz DR. dr. Probosuseno, SpPD, KGer, FINASIM, SE, MM, AIFO-K, yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Syawal sebagai penguat keikhlasan, sinergi, dan semangat pelayanan dalam dunia pendidikan.

    Syawalan ini menjadi refleksi kebersamaan, solidaritas, dan komitmen untuk terus bergerak maju bersama dalam dunia pendidikan. Diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi ini terus terjaga dalam langkah bersama membangun pendidikan yang lebih baik.

    Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan, dan semangat positif, menunjukkan betapa pentingnya ruang temu dan silaturahmi dalam memperkuat ekosistem pendidikan di tingkat lokal.

  • Selamat Idulfitri 1446 H / 2025 M

    Selamat Idulfitri 1446 H / 2025 M

    Rektor dan seluruh sivitas akademika Universitas PGRI Yogyakarta
    mengucapkan:

    Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H / 2025 M
    Taqabbalallahu minna wa minkum

    Semoga semangat Idulfitri membawa kedamaian, keberkahan, dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Mari kita songsong masa depan dengan hati yang suci dan semangat untuk terus berkontribusi bagi negeri.

    #Idulfitri1446H #UPY #UniversitasPGRIYogyakarta #SelamatIdulfitri

  • SIAP-SIAP LEBARAN! APA SAJA YANG PERLU DISIAPKAN UNTUK HARI RAYA DAN MUDIK?

    SIAP-SIAP LEBARAN! APA SAJA YANG PERLU DISIAPKAN UNTUK HARI RAYA DAN MUDIK?

    Lebaran sudah di depan mata! Setelah sebulan penuh berjuang melawan godaan lapar, haus, dan diskon online yang menggoda, kini saatnya kita bersiap-siap menyambut hari kemenangan. Nah, biar Lebaran dan mudikmu lancar tanpa drama, yuk kita bahas apa saja yang perlu disiapkan!

    1. Outfit Lebaran: Biar Makin Bersinar di Hari Kemenangan

    Lebaran tanpa baju baru? Nggak masalah! Yang penting bajunya bersih, rapi, dan wangi (kalau ada sedikit bau minyak goreng dari dapur, anggap saja wangi khas Idul Fitri). Tapi kalau mau tampil maksimal, pastikan outfit Lebaran sudah siap jauh-jauh hari. Jangan sampai H-1 masih sibuk tawar-menawar di pasar dadakan!

    2. THR: Bagi-Bagi Rezeki, Jangan Sampai Kantong Kering

    Bagi yang sudah bekerja, THR adalah berkah sekaligus cobaan. Berkah karena akhirnya bisa belanja, cobaan karena dompet langsung menipis setelah bagi-bagi ke ponakan yang jumlahnya makin hari makin banyak. Solusinya? Siapkan amplop secukupnya dan terapkan strategi “bagi rata dengan bijak”!

    3. Kue Kering dan Makanan Khas Lebaran

    Ketupat? Oke! Opor? Wajib! Nastar? Harus ada! Pastikan stok makanan cukup untuk tamu, tapi juga tetap waspada terhadap ‘tamu spesial’ yang datang hanya untuk berburu kue lalu menghilang. Kalau malas bikin sendiri, beli saja di toko langganan—lebih praktis, lebih cepat, dan menghindari drama adonan bantat.

    4. Persiapan Mudik: Jangan Sampai Drama di Jalan

    Bagi yang mudik, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Cek oli, rem, dan AC (karena mudik tanpa AC ibarat opor tanpa santan—nggak nikmat!). Buat yang naik transportasi umum, tiket harus sudah di tangan! Jangan sampai jadi korban “kehabisan tiket” dan malah mudik naik odong-odong.

    5. Kesehatan: Jangan Sampai Sakit Pas Lebaran

    Makan ketupat dan rendang itu nikmat, tapi jangan lupa jaga pola makan. Jangan sampai habis Lebaran malah masuk rumah sakit gara-gara kolesterol naik atau perut protes akibat terlalu banyak makan sambal goreng ati.

    6. Mental Kuat untuk Ditanya “Kapan Nikah?”

    Bagi yang masih single, ini adalah ujian berat. Siapkan jawaban diplomatis untuk pertanyaan “Kapan nikah?” atau “Kok masih sendiri?”. Bisa pakai strategi ngeles, pura-pura sibuk makan, atau lempar balik pertanyaan biar mereka yang bingung.

    Nah, itu dia persiapan penting buat menyambut Lebaran dan mudik. Semoga perjalanan aman, kumpul keluarga makin seru, dan dompet tetap selamat dari serangan ponakan! Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin! 🎉😆

  • Universitas PGRI Yogyakarta Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

    Universitas PGRI Yogyakarta Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

    Yogyakarta, 18 Maret 2025 – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sukses mengadakan acara buka bersama yang melibatkan seluruh dosen dan karyawan di auditorium UPY pada Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen berbagi dengan menggelar santunan bagi anak yatim piatu.

    Mengusung tema “Membangun Kebersamaan Menuju UPY APIK dan Unggul,” acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika sekaligus meneguhkan komitmen UPY dalam membangun kebersamaan dan keunggulan.

    Acara ini dihadiri oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, beserta jajaran pimpinan universitas. Turut hadir pula Pembina Yayasan YP UPY, Armansyah Prasakti, S.H., S.Pn., M.H., dan Ketua YP UPY, Drs. John Sabari, M.Si, beserta jajaran pengurus yayasan.

    Dalam sambutannya, Prof. Paiman menyampaikan pentingnya momen buka bersama sebagai ajang mempererat hubungan antar sivitas akademika. “Acara ini tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan kita dalam mencapai visi UPY yang APIK (Akhlak, Profesional, Inovatif, dan Kompetitif) serta unggul di berbagai bidang,” ujarnya.

    Kegiatan buka bersama ini menjadi bagian dari tradisi tahunan UPY selama bulan Ramadan, yang bertujuan memperkuat ikatan kekeluargaan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang mendapatkan santunan pada kesempatan tersebut.

    Acara diwarnai dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan semangat UPY dalam membangun komunitas akademik yang solid dan saling mendukung.

  • Belajar Bersama Joyful Learning dengan Mahasiswa Mariano Marcos State University, Filipina

    Belajar Bersama Joyful Learning dengan Mahasiswa Mariano Marcos State University, Filipina

    4 Februari 2025 – Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Dr. Ningrum Perwitasari, M.Pd., melaksanakan pengabdian dalam bentuk Guest Lecturer di Fakultas College of Teacher Education, Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina. Acara ini mengangkat tema “Joyful Learning for Teachers and Students” dan berhasil menarik perhatian lebih dari 80 mahasiswa keguruan serta guru-guru di Labschool MMSU.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dekan College of Teacher Education, Dr. Aris Reynolds V. Cagijal; Kepala Pusat Bahasa dan Budaya, Prof. Leonardo D. Tejano; Kepala Sekolah Labschool MMSU, Prof. Philistia Mercuria P. Bagayas; serta perwakilan dari tim humas MMSU, Prof. Fe. Erlinda D. Ibalio.

    Selain Dr. Ningrum Perwitasari, dua mahasiswa PGSD UPY, Fitria Ika Yasmida dan Arjun Satria Nugraha, turut mendampingi kegiatan ini sebagai bagian dari pengalaman internasional mereka. Dalam sesi guest lecturer ini, Dr. Ningrum memaparkan materi tentang penerapan metode joyful learning di kelas, yang dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan proyek kreatif, yaitu mobil balon, sebagai salah satu contoh dari penerapan joyful learning dalam pendidikan.

    Acara ini semakin interaktif dengan adanya diskusi mengenai tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam menerapkan konsep joyful learning di kelas. Sebagai penutup, peserta yang aktif dalam sesi tersebut diberikan hadiah berupa goodie bag.

    Peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi dan kegiatan yang disampaikan, dengan banyak dari mereka berpartisipasi aktif dalam diskusi dan praktik. Diharapkan melalui kegiatan ini, para guru dan mahasiswa dapat mengadopsi metode joyful learning untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif bagi siswa.

  • Kunjungan MGMP Sejarah Kota Yogyakarta ke Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta

    Kunjungan MGMP Sejarah Kota Yogyakarta ke Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta

    Yogyakarta, 19 Februari 2025, sekitar 25 guru mata pelajaran sejarah yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Yogyakarta mengadakan kunjungan ke Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan para pendidik dalam upaya pengembangan kualitas pengajaran sejarah di sekolah, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya sejarah dalam pendidikan.

    Kunjungan diawali dengan sambutan hangat dari pihak pengelola museum. Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta yang terletak di kampus Universitas PGRI Yogyakarta ini memiliki koleksi berbagai mengenai media pembelajaran sejarah yang menggambarkan perjalanan sejarah Indonesia dan dunia, khususnya yang berkaitan dengan Yogyakarta dan sekitarnya.

    Selama kunjungan, para peserta diberikan penjelasan mendalam mengenai koleksi-koleksi yang ada di museum, mulai dari maket, diorama hingga dokumentasi sejarah yang mencerminkan perjalanan panjang bangsa Indonesia. Pengelola museum memaparkan cara-cara yang digunakan untuk merawat dan mengelola koleksi yang ada, serta pentingnya pengumpulan dan pelestarian koleksi museum untuk kepentingan pendidikan sejarah di masa depan.

    Para peserta sangat antusias mengikuti penjelasan tersebut, mengajukan berbagai pertanyaan terkait pemilahan koleksi dan upaya pelestarian yang dilakukan. Mereka menyadari bahwa museum ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga berfungsi sebagai laboratorium pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh para pendidik untuk memperkaya pengalaman belajar bagi siswa.

    Selain mengunjungi museum, peserta juga berdiskusi mengenai pengembangan media pembelajaran sejarah. Para guru sejarah membahas pentingnya pemanfaatan berbagai teknologi dan media untuk mendukung proses pembelajaran di kelas. Pembahasan tersebut mencakup berbagai inovasi yang dapat diterapkan, seperti penggunaan video, aplikasi digital, hingga pembelajaran berbasis museum dan situs sejarah.

    Lebih lanjut, diskusi tersebut menyoroti pemanfaatan museum sebagai sumber belajar yang tak ternilai harganya. Mengunjungi museum secara langsung, menurut mereka, dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan mendalam bagi siswa.

    Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif, sehingga pelajaran sejarah tidak hanya menjadi sekadar materi yang dihafalkan, tetapi juga dapat menjadi alat untuk membentuk pemahaman yang lebih mendalam tentang identitas bangsa dan pentingnya sejarah dalam kehidupan sehari-hari.

  • Pengumuman Registrasi dan Kuota Wisuda Periode lll Tahun Akademik 2024/2025

    Pengumuman Registrasi dan Kuota Wisuda Periode lll Tahun Akademik 2024/2025

    Pengumuman Registrasi dan Kuota Wisuda Periode lll Tahun Akademik 2024/2025. Berikut informasinya…

  • PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2025 TAHAP I

    PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2025 TAHAP I

    Universitas PGRI Yogyakarta membuka kesempatan kepada Anda yang  bertalenta pendidik untuk berkarya sebagai  Dosen di Universitas PGRI Yogyakarta.

     Adapun formasi yang dibutuhkan:

    1. Program Studi Sarjana Pendidikan Sejarah
    2. Program Studi Sarjana Agroteknologi

    Untuk persyaratan dapat dilihat melalui link

    DOWNLOAD

  • Mahasiswa Manajemen UPY Berprestasi dalam Ajang Pemilihan Duta Budaya DIY 2025

    Mahasiswa Manajemen UPY Berprestasi dalam Ajang Pemilihan Duta Budaya DIY 2025

    Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Manajemen dalam ajang pemilihan Duta Budaya DIY. Tiga mahasiswa berbakat berhasil membawa pulang gelar juara dan penghargaan dalam kompetisi bergengsi ini, menambah daftar prestasi non-akademik yang diraih oleh mahasiswa Manajemen.

    Rizki Febrian, mahasiswa angkatan 2022, berhasil meraih gelar Runner Up 1 setelah menunjukkan wawasan luas mengenai kebudayaan serta keterampilan komunikasi yang luar biasa. Sementara itu, Ishma Aulya dari angkatan 2021 juga menunjukkan prestasi gemilang dengan memperoleh gelar Runner Up 3, membuktikan dedikasi dan kecintaannya terhadap budaya daerah.

    Tak hanya itu, Dwi Santosa turut mencetak prestasi dengan memenangkan penghargaan Best Video Profile, menampilkan kreativitas dalam memperkenalkan budaya DIY melalui media digital yang inspiratif dan informatif.

    Keikutsertaan mahasiswa Manajemen dalam ajang ini menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga berkembang di ranah non-akademik. Dosen serta civitas akademika Program Studi Manajemen turut mengapresiasi keberhasilan ini dan berharap prestasi serupa dapat terus diraih di masa mendatang.

    Ajang Pemilihan Duta Budaya DIY sendiri merupakan kompetisi yang bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas. Dengan keberhasilan ini, mahasiswa Manajemen semakin membuktikan bahwa mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya lokal.

    Selamat kepada para mahasiswa berprestasi! Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam berbagai bidang.

  • Menggugah Semangat Seni: PGSD UPY Sukses Menyelenggarakan Pagelaran Sentama di Taman Budaya Yogyakarta

    Menggugah Semangat Seni: PGSD UPY Sukses Menyelenggarakan Pagelaran Sentama di Taman Budaya Yogyakarta

    Yogyakarta, 12 Februari 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) baru saja menggelar kegiatan pagelaran seni bertajuk “AMERTHA BHUMI” sebagai bagian dari tugas mata kuliah Seni Tari dan Drama (Sentama), dengan dosen pengampu Ibu El Riza Animayong, M.Pd. Pagelaran ini berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada 4-5 Februari 2025 dan melibatkan mahasiswa PGSD angkatan 2022. Dengan mengusung tema “Aku Sayang Bumi”, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui seni.

    Pada hari pertama, penonton disuguhi dengan penampilan spektakuler berjudul “Dua Dunia”. Pertunjukan ini berhasil memukau penonton dengan perpaduan tari dan drama yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Melalui alur cerita yang menarik, penonton diajak merenungi bagaimana setiap tindakan manusia berdampak pada kelestarian bumi.

    Hari kedua tidak kalah menarik dengan dua pertunjukan utama, yaitu “Jejak Tak Terlihat” dan “Reksabumi”. “Jejak Tak Terlihat” mengangkat kisah tentang jejak ekologis yang sering kali tidak disadari oleh manusia, namun memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Sementara itu, “Reksabumi” menggambarkan perjuangan dalam menjaga bumi dari berbagai ancaman, menginspirasi penonton untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.

    Kegiatan Sentama ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan berbagai kalangan. Tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga bumi. Pagelaran seni ini membuktikan bahwa seni dapat menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan lingkungan yang kuat dan menggugah kesadaran.

    Dengan kesuksesan acara ini, diharapkan akan semakin banyak kegiatan serupa yang digelar untuk terus mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian bumi. Semoga pesan-pesan yang disampaikan melalui tari dan drama ini dapat terus diingat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.