
Penulis: Administrator
-
Peringati Dies Natalies ke-58, UPY Ziarah ke Makam Para Pendiri

Dalam rangka memperingati Dies Natalies ke-58 Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melakukan ziarah atau kunjungan ke makam para pendiri, mantan rektor dan mantan para pejabat pada senin (23-11-2020). Kegiatan tersebut di bagi menjadi dua tempat yakni di Wates, Kulon Progo yang di wakili oleh Rektor UPY (Dr Ir Paiman M.P), wakil ketua Yayasan YP UPY (Drs. John Sabari Msi), bendahara Yayasan (Hari Purnama SE MM) dan beberapa perwakilan dosen juga karyawan. Sedangkan untuk kunjungan ziarah di Kota Gede dan Tamsis diwakili oleh wakil rektor 1 (Ahmad Riyadi M.Kom), wakil rektor 2 (Saptaningsih Sumarmi M.M), wakil rektor 3 (M.Fairuzabadi M.Kom) dan juga beberapa dosen dan karyawan.

Dalam kunjungan ziarah tersebut jajaran rektor, yayasan, dosen dan karyawan UPY melaksanakan doa bersama dan tabur bunga di beberapa makam para pendiri, mantan rektor dan pejabat UPY terdahulu. Beberapa makam yang dikunjungi antara lain: Drs. Sjamsuar Mochtar SH di makam kuncen, Drs KRT Selahadiningrat (Sentolo), Drs H. Kusnun (Wates), kemudian Prof. Buchory di makam Nologaten, Doddy Soejono M.A di makam Condong Catur, dan Moh. Jumali di makam Pahlawan Kusumabrata.

Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap tahun dengan tujuan untuk mendoakan arwah pendahulu agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta mengenang dan menghormati jasa para pendiri dan pendahulu agar semangatnya tetap membara dalam kehidupan civitas akademika UPY.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/sambut-mahasiswa-baru-upy-gelar-pkkmb-secara-daring
-
Sambut Mahasiswa Baru, UPY Gelar PKKMB Secara Daring

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia khususnya Yogyakarta tentu mempengaruhi kegiatan akademik di seluruh kegiatan Perguruan Tinggi termasuk Universitas PGRI Yogyakart. Berbagai kegiatan yang sebelumnya sudah dialihkan menjadi daring (online) menggunakan zoom, kini juga diterapkan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pembukaan Akademik tahun 2020.

Pelaksanaan PKKMB UPY tahun 2020 yang dilakukan secara virtual melalui zoom
Universitas PGRI Yogyakarta menggelar rangkaian acara PKKMB tersebut selama 3 hari yang di ikuti sekitar 1.145 mahasiswa denga tema “Gempita Karya Mahasiswa Dalam Satu Warna Nusantara”. Di mulai hari senin tanggal 5 November 2020 untuk pembekalan kemudian selasa-rabu (6-7 November 2020) adalah acara inti pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB).

Ketua Panitia PKKMB 2020 (Dr. Muhammad Iqbal Birsyada M.Pd) saat menyampaikan sambutan
Kegiatan yang disiarkan langsung via zoom dan Youtube upyTV dilaksanakan di Studio/Lab Multimedia lantai 5 Gedung Fakultas Saintek Universitas PGRI Yogyakarta. Ketua Panitia PKKMB 2020 (Dr. M. Iqbal Birsyada M.Pd) mengajak seluruh mahasiswa baru UPY untuk menjadikan kegiatan PKKMB 2020 sebagai ajang silaturahmi satu sama lain. Sedangkan Dalam sambutannya sekaligus membuka acara pembekalan PKKMB 2020, Wakil Rektor lll (M. Fairuzabadi M.Kom) menyampaikan tujuan dilaksanakannya PKKMB yaitu merupakan salah satu upaya proses percepatan adaptasi dan pembentukan pribadi mahasiswa yang utuh, berkualitas, sukses dalam studi serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Wakil Rektor lll bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama (M.Fairuzabadi M.kom) saat menyampaikan sambutan dan membuka acara pembekalan PKKMB, senin (5/11)
Pada acara inti PKKMB 2020 yang dilaksankan selama 2 hari (6-7 November 2020) mahasiswa mendapatkan beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber. Adapun materi tersebut antara lain: Empat pilar berbangsa dan bernegara yang disampaikan oleh Prof. Kaelan MS dari UGM, Sistem Pendidikan Tinggi dan Kebijakan Kampus Merdeka yang disampaikan oleh Ahmad Riyadi M.Kom (WR 1 Bidang Akademik UPY), kemudian materi ketiga adalah tentang Kewirausahaan yang disampaikan oleh Yolanda Agata yaitu owner Salad Nyoo, kemudian materi keempat tentang “Stop Hoax, Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme” yang disampaikan oleh Kombes Drs Anjar Gunadi MM dari Polda DIY. Kemudian pada hari kedua PKKMB, rabu(7/11), yaitu materi kelima tentang Wawasan Kebangsaan atau Bela Negara yang disampaikan oleh Letnan satu Rizki Akbar dari Kopassus, dan materi yang terakhir tentang Etika Kampus dan Keistimewaan Jogja yang disampaikan langsung oleh Bapak Baskara Aji selaku Sekda DIY.

Rektor UPY (Dr Ir Paiman M.P) menyapa mahasiswa baru peserta PKKMB UPY 2020 secara virtual sekaligus membuka acara inti, selasa (6/11)
Diharapkan dengan adanya kegiatan PKKMB ini, walaupun masih ditengah pandemi Covid-19 baik mahasiswa maupun kampus dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru ini. Dan tetap harus berinovasi untuk mengantarkan calon generasi penerus khususnya mahasiswa, menjadi mahasiswa UPY yang unggul dan berdaya saing pada era global.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/berkarya-dan-berprestasi-mapres-upy-raih-piala-di-lomba-video-cosplay
-
[ REVISI ] Pengumuman Wisuda Periode I Tahun Akademik 2020/2021 (Desember 2020) Drive Thru
Diumumkan kepada semua mahasiswa (calon peserta wisuda) perihal penyelenggaraan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2020/2021 (Desember 2020) Drive Thru

-
PENGUMUMAN UJIAN ACTION PROGRAM PERIODE IV NOVEMBER 2020
PENGUMUMAN PELAKSANAAN UJIAN ACTION PROGRAM
PERIODE IV Th 2020
Sehubungan dengan akan dilaksanakan Ujian Action Program (AP) Periode IV Th 2020 secara Daring (dari rumah) untuk itu PPTIK menginformasikan bahwa Ujian Action Program akan dilaksanakan hari Rabu tanggal 11 November 2020. Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan Ujian Action Program :
Hari / Tanggal : Rabu, 11 November 2020
Waktu : 09.00 – Selesai
Tempat Ujian : Ujian dari Rumah
Berikut daftar peserta Ujian Action Program Periode IV th 2020 :
Bagi peserta yang namanya sudah terdaftar dimohon untuk join grub TELEGRAM dengan klik link berikut :
https://t.me/joinchat/WAU9Cxo6D2zvNsITP4gdbw
Informasi lebih lanjut akan di share via Telegram Grup.
* Bagi pendaftar yang sudah membayar tetapi tidak masuk di daftar peserta ujian AP Periode IV, silahkan untuk ikut di periode selanjutnya yang akan buka pendaftaran kembali pada bulan Januari 2021.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatianya kami ucapkan terimakasih.
Yogyakarta , Senin 2 Agustus 2020
-
Berkarya dan Berprestasi, Mapres UPY Raih Piala di Lomba Video Cosplay

Dalam rangka hari museum Internasional, Museum Jenderal Sudirman berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta menyelenggarakan Lomba Video Edukasi Cosplay Pahlawan 2020 pada senin, 12 Oktober 2020.
Kegiatan lomba video cosplay Pahlawan itu pun berjalan lancar dengan target peserta di seluruh elemen masyarakat DIY, Pelajar, Mahasiswa, dan YouTuber Lokal. Para peserta lomba sangat antusias dalam menampilkan berbagai karya yang mereka buat. Salah satunya adalah Mahasiswa Berprestasi Universitas PGRI Yogyakarta yaitu Paryadi yang turut berpartisipasi mengikuti lomba video cosplay tersebut.

Dalam karyanya Paryadi mengusung tema dengan Judul Video “GERILYA” Cosplay Pahlawan Jenderal Sudirman, Menceritakan Perjuangan Jenderal Sudirman dengan perang gerilya dan memberikan kesan moral bagaimana bentuk perjuangan bangsa terutama kaum muda dalam melanjutkan perjuangan di era Revolusi Industri 4.0.
Sedangkan dari video yang di buat dengan mengambil tema Perjuangan Jenderal Sudirman tersebut, Paryadi dapat meraih Juara ketiga. Menurutnya, “Pemuda harus Berperan dalam melanjutkan Perjuangan para Pahlawan dengan berbagai karya apapun dalam menghadapi revolusi industri 4.0,”tegas Paryadi.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/bukan-sekedar-hafalan-sejarah-tidak-semembosankan-itu
-
Bukan Sekedar Hafalan. Sejarah Tidak Semembosankan Itu!

Belum lama ini sempat ramai diperbincangkan mengenai mata pelarajan sejarah yang akan di hapus oleh Kementerian. Mengenai hal tersebut Bayu Ananta (Dosen Prosa Pendidikan Sejarah UPY) menyampaikan, memang sempat ada wacana tentang penyederhanaan kurikulum. Dari penyederhanaan kurikulum tersebut muncul prototype-prototype yang baru dimana mata pelajaran sejarah tidak ada dan digeser menjadi peminatan (tidak wajib). Artinya tidak semua siswa akan mendapatkan mata pelajaran sejarah. Dari situlah menimbulkan banyak reaksi baik berupa protes atau berupa tulisan, dsb.
Menurut Bayu Ananta,“Pelajaran sejarah itu penting, pentingnya karena dari tujuan Pendidikan nasional, sejarah adalah instrumen penting untuk menanamkan karakter dan identitas bangsa.” Misal kita ingin mengetahui siapa kita, berarti kita harus tahu siapa pendahulu atau leluhur kita. Karena memang nilai-nilai karakter itu bisa kita lihat dari suri-suri tauladan para pahlawan. Nah, suri-suri pahlawan itu kita terapkan di kehidupan masa sekarang.”ungkap Bayu saat menjadi narasumber di acara TalkShow Santai Sedjenak (2/10). Sejarah itu melekat di kehidupan kita dan setiap peristiwa selalu memiliki nilai-nilai pelajaran yang bisa kita ambil.”lanjutnya.
Banyak yang mengatakan bahwa pelajaran sejarah itu membosankan dan membuat mengantuk. Belajar sejarah di kelas sering kali membuat siswa mudah bosan dan mengantuk. Hal itu terjadi karena proses pembelajarannya memakai metode menghafal. “Ini sebenarnya salah satu tantangan untuk guru sejarah kenapa sekarang ini ada isu sejarah akan dihilangkan, karena jujur saja dan ini menjadi tantangan untuk semua guru sejarah, bahwa guru sejarah belum bisa menghilangkan stigma itu bahwa siswa-siswa masih menganggap sejarah itu menghafal dan membuat mengantuk.”tegas Bayu.
Sebenarnya sejarah itu menyenangkan dan tidak membosankan jika kita bisa mengemasnya dengan cara yang menyenangkan, guru sejarah harus bisa melihat perkembangan zaman siswa. “Seperti di Program Sarjana Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta menggunakan media pembelajaran berbasis laboratorium, dimana kita tidak hanya mempelajari tetapi kita membuat media pembelajaran sejarah. Dengan begitu metode pembelajaran yang disampaikan juga lebih modern. Makanya stigma membaca maupun menghafal harus kita hilangkan. Kalau Menurut Presiden AGSI (Asosiasi Guru Sejarah Indonesia) guru sejarah harus banyak membaca, menulis, dan banyak jalan-jalan. Kenapa? Agar ketika mengajar itu tidak kering, kita bisa menemukan fakta-fakta baru dan memiliki inspirasi untuk di tularkan kepada siswanya,” imbuh Bayu.
baca juga: http://upy.ac.id/berita/inovasi-pembelajaran-matematika-untuk-anak-tunagrahita
-
JADWAL DAN PEMBAGIAN KELOMPOK UJIAN ONLINE EPT OKTOBER 2020
Diumumkan kepada peserta tes EPT bulan Oktober 2020 bahwa pelaksanaan EPT akan dilaksanakan secara ONLINE dengan rincian jadwal sebagai berikut :
Tabel 1 : Jadwal Test EPT Oktober 2020
KELOMPOK
HARI TANGGAL
JAM MULAI LOGIN
JAM PENGERJAAN
JUMLAH PESERTA
1
Kamis, 8 Oktober 2020
08.00 WIB
08.30 – 10.10 WIB
50
2
Kamis, 8 Oktober 2021
10.30 WIB
11.00 – 12.40 WIB
50
3
Kamis, 8 Oktober 2022
14.00 WIB
14.30 – 16.10 WIB
50
4
Jumat, 9 Oktober 2020
08.00 WIB
08.30 – 10.10 WIB
50
5
Jumat, 9 Oktober 2021
12.30 WIB
13.00 – 14.40 WIB
50
6
Jumat, 9 Oktober 2022
15.00 WIB
15.30 – 16.10 WIB
50
7
Senin, 12 Oktober 2020
08.00 WIB
08.30 – 10.10 WIB
50
8
Senin, 12 Oktober 2021
10.30 WIB
11.00 – 12.40 WIB
50
9
Senin, 12 Oktober 2022
14.00 WIB
14.30 – 16.10 WIB
50
10
Selasa, 13 Oktober 2020
08.00 WIB
08.30 – 10.10 WIB
50
11
Selasa, 13 Oktober 2020
10.30 WIB
11.00 – 12.40 WIB
50
12
Selasa, 13 Oktober 2020
14.00 WIB
14.30 – 16.10 WIB
52
Kepada para peserta test EPT untuk memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
- Mahasiswa peserta ujian EPT Oktober 2020 wajib masuk dalam grup Whatsapp “GRUP EPT OKTOBER 2020” yang telah dibuat oleh penyelenggara EPT Oktober 2020 untuk memperoleh informasi update tentang pelaksanaan ujian, dan hal yang dibutuhkan peserta untuk login
- Apabila ada kesalahan data yang dilakukan oleh peserta maupun kekeliruan staf UPT Bahasa, peserta dimohon segera menghubungi staf UPT Bahasa.
- CP : 082284338906 (Tias).
Jam Kerja : Senin- Jumat (08.00 WIB – 16.00 WIB)
Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadikan perhatian sebagaimana mestinya.
Link grup whatsapp : https://chat.whatsapp.com/DbaatcCaq01H0srA9DFIyH

