Mahasiswa Pendidikan Sejarah UPY Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Taekwondo Internasional

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) di kancah internasional. Ahmad Basuki, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah angkatan 2024, berhasil meraih Bronze Medal pada kategori Kyorugi Senior Under 68 kg Male dalam ajang International 2nd Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Ahmad Basuki. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, ia mampu menunjukkan bahwa prestasi akademik dan nonakademik dapat berjalan beriringan ketika didukung oleh kedisiplinan, konsistensi, dan kemauan untuk terus berkembang.

Kejuaraan International 2nd Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2026 diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta dari mancanegara. Ajang tersebut menjadi ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan teknik, mental bertanding, sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam kompetisi.

Turun pada kategori Kyorugi Senior Under 68 kg Putra, Ahmad Basuki tampil dengan semangat juang yang tinggi. Melalui pertandingan yang kompetitif, ia mampu menjaga konsistensi performa dan menunjukkan kemampuan teknik yang baik hingga berhasil mengamankan posisi ketiga.

Medali perunggu yang diraihnya tidak datang secara instan. Capaian tersebut merupakan buah dari proses latihan yang disiplin, kerja keras, serta komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan di tengah tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.

Bagi Ahmad, arena pertandingan menjadi ruang lain untuk belajar. Jika di ruang kelas ia ditempa untuk memahami sejarah dan membangun kemampuan berpikir kritis, maka di arena taekwondo ia belajar tentang disiplin, keberanian, ketahanan mental, dan bagaimana tetap tenang ketika menghadapi tekanan.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah UPY memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan potensi. Keunggulan mahasiswa tidak hanya tercermin melalui capaian akademik, tetapi juga melalui kemampuan mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah UPY, Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd. menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Ahmad Basuki. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi, mengikuti berbagai kompetisi, serta membawa nama baik almamater melalui bidang yang mereka tekuni.

Dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang percaya diri, disiplin, sportif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

Program Studi Pendidikan Sejarah UPY berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik. Prestasi Ahmad Basuki menjadi salah satu bukti bahwa semangat belajar dan semangat berprestasi dapat tumbuh bersama.

Dari ruang kelas hingga arena pertandingan, setiap proses memiliki pelajarannya sendiri. Bagi Ahmad Basuki, medali perunggu ini bukan sekadar penghargaan, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang masih akan terus berlanjut. Semoga capaian tersebut menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi sekaligus menginspirasi mahasiswa UPY lainnya untuk berani bermimpi, berproses, dan mengukir prestasi.