
Dio Saputra, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) angkatan 2023, berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih juara kedua dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Sangiran Championship 2025 yang digelar pada 29 Mei 2025 di GOR Diponegoro, Sragen, Jawa Tengah.
Sangiran Championship merupakan salah satu kompetisi bergengsi dalam dunia pencak silat Indonesia, yang mempertemukan para pesilat muda terbaik dari berbagai daerah. Kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori utama: tanding dan seni, dengan partisipasi ratusan atlet dari berbagai perguruan dan perguruan tinggi.
Dio Saputra menunjukkan performa luar biasa sejak awal kejuaraan. Berbekal pengalaman dan latihan panjang dalam dunia pencak silat, Dio tampil konsisten dengan teknik dan strategi yang matang, sehingga mampu menembus babak final dan meraih posisi kedua secara nasional. Meskipun belum menjadi juara pertama, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi tinggi Dio dalam mengembangkan potensi dirinya.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi saya pribadi, tapi juga untuk keluarga besar UPY. Semoga bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengejar prestasi, baik akademik maupun non-akademik,” ujar Dio Saputra.
Dengan pencapaiannya ini, Dio tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga menunjukkan semangat generasi muda dalam melestarikan budaya bangsa melalui olahraga tradisional pencak silat. Pihak kampus menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap mahasiswa yang terus berkontribusi melalui bidang yang mereka minati.
UPY berkomitmen untuk terus mencetak mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan pelestarian budaya bangsa.