UPY Perkuat Transformasi Pendidikan Digital melalui Seminar dan Workshop AI in Education Bersama Acer Indonesia

Written by

in

Yogyakarta – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui penyelenggaraan Seminar dan Workshop bertema “AI in Education: Innovations for Future-Ready Learning” pada Jumat (22/5/2026). Bertempat di Auditorium Kampus 1 UPY, kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas guru, dosen, mahasiswa, praktisi pendidikan, serta perwakilan sekolah-sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Universitas PGRI Yogyakarta, Acer Indonesia, ECOMPUS, PT PGRI DIY, serta berbagai sekolah di DIY. Seminar dan workshop tersebut menjadi wadah untuk memperluas pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan sekaligus mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, dilanjutkan dengan penayangan video profil Universitas PGRI Yogyakarta sebagai bentuk pengenalan institusi kepada seluruh peserta. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PGRI, serta pembacaan doa.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menegaskan bahwa perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial, harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Transformasi digital tidak dapat dihindari. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Riko Gunawan selaku Product and Solution Director Acer Indonesia menyampaikan komitmen Acer dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyediaan solusi teknologi yang mampu memperkuat proses belajar mengajar serta meningkatkan kompetensi digital para pendidik.

Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas PGRI Yogyakarta, Acer Indonesia, dan PT Compuls. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UPY bersama perwakilan Acer Indonesia dan PT Compuls, serta disaksikan oleh perwakilan Pengurus Besar PGRI dan Pemerintah Daerah DIY. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri teknologi, dan organisasi profesi pendidikan.

Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari Toni Priyono, Presales & Acer Education Solution Consultant, yang memaparkan berbagai inovasi teknologi pendidikan serta implementasi AI untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Selanjutnya, Supri Hartanto, M.Pd. dari Universitas PGRI Yogyakarta memperkenalkan berbagai program unggulan kampus dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, M.M., turut memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Sebagai simbol dimulainya kolaborasi dan inovasi pendidikan, dilakukan pemukulan gong yang dilanjutkan dengan peluncuran Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Coding dan Kecerdasan Artifisial. Program tersebut diresmikan oleh Sekretaris Jenderal PB PGRI bersama perwakilan Pemerintah Daerah DIY dan PGRI DIY sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital dan kompetensi AI bagi para guru di Indonesia.

Memasuki sesi siang, peserta mengikuti workshop yang terbagi ke dalam tiga kelas tematik. Workshop pertama mengangkat tema Membangun Ekosistem Pendidikan, yang membahas strategi pengembangan lingkungan belajar berbasis teknologi. Workshop kedua membahas Personal Learning Management System (LMS) untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran digital secara mandiri. Sementara itu, workshop ketiga memperkenalkan Animasi 3D Berbasis Artificial Intelligence, yang memberikan pengalaman praktis mengenai pemanfaatan AI dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif, sesi praktik, hingga berbagi pengalaman menjadi bukti tingginya semangat para pendidik untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Melalui penyelenggaraan seminar dan workshop ini, Universitas PGRI Yogyakarta berharap dapat menjadi bagian dari percepatan transformasi pendidikan nasional. Tidak hanya meningkatkan kompetensi digital para pendidik, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era kecerdasan artifisial.

Sebagai perguruan tinggi yang terus berkomitmen terhadap kemajuan pendidikan, UPY akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam menghadirkan program-program yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan organisasi profesi, UPY optimistis dapat berkontribusi dalam mencetak pendidik masa depan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.