Kategori: Berita Utama

  • Atlet UKM Pencak Silat UPY Sabet 3 Medali Emas Hingga Menjadi “Pesilat Terbaik” di Ajang Kejurnas Piala Kemenpora Lombok Championship I tahun 2023

    Atlet UKM Pencak Silat UPY Sabet 3 Medali Emas Hingga Menjadi “Pesilat Terbaik” di Ajang Kejurnas Piala Kemenpora Lombok Championship I tahun 2023

    UKM Pencak Silat kembali torehkan prestasi dengan menyabet 3 medali emas dan 1 medali perak beserta penghargaan Pesilat terbaik di Kejuaraan Nasional Piala Kemenpora Lombok Championship 1 Tahun 2023 yang diselenggarakan pada Sabtu 23 s.d Minggu 24 Desember, di GOR 17 Desember, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. UKM Pencak Silat sendiri mengirimkan 2 atlet yaitu, Andreyan Lintang Saputra, Prodi Bimbingan dan Konseling dengan perolehan 2 medali emas dan meraih penghargaan sebagai Pesilat Terbaik, dan Rizky Febrian, Prodi Manajemen memperoleh 1 medali emas dan 1 medali perak.

    “Kemenangan ini kami dedikasikan untuk adik-adik kami agar mereka semakin termotivasi dan bersemangat dalam Latihan untuk kedepan mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi.” Kata Lintang dan Rizky.

    Prestasi ini juga sempat disorot langsung oleh Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman, M.P. “Saya mengucapkan terimakasih banyak atas prestasi yang membanggakan ini dan saya sangat mengapresiasi perjuangan kalian demi mengharumkan nama UPY di kancah Nasional, semoga UKM Pencak Silat dapat mempertahankan prestasinya agar selalu membanggakan nama UPY tercinta.”Kata Dr Paiman.

  • BEASISWA JVIC CINA UNTUK MAHASISWA DAN DOSEN UPY

    BEASISWA JVIC CINA UNTUK MAHASISWA DAN DOSEN UPY

    Dalam rangka mempercepat transfer pengetahuan terutama dibidang pendidikan dan teknologi antara Cina dan Indonesia, maka pemerintah Cina melalui Jiangsu Vocational Institute of Commerce (JVIC) memberikan kuota 20 beasiswa kepada dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta untuk belajar bahasa mandarin dan analisis e-commerce langsung ke cina selama 1 tahun. Hal ini ditegaskan Rektor JVIC pada Rabu, 20 Desember 2023 di Ruang Rektor Universitas PGRI Yogyakarta dalam acara penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara UPY dengan JVIC. MoU ditandatangani oleh Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P., bersama Vice President JVIC yaitu Ju Zhang Zhì. Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut jajaran pimpinan JVIC Ms. Geweili (Director of the International Exchange Office/Dean of the School of International Education of JVIC) dan Mr. Dingdebo (Deputy Dean of Digital Business School, JVIC). Dari UPY dibesertai Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama), Dr. Victor Novianto, M.Hum (Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional), Pebri Prihatmoko, M.Eng (Sekretaris KUI), dan Dr. Sigit Handoko (Humas dan Protokoler)

    Rektor UPY Dr. Ir. Paiman. M.P menjelaskan bahwa UPY dan JVIC memiliki titik temu untuk bersama-sama mengembangkan program studi bisnis digital. Hal ini disepakati Ju Zhang Zhi mengingat adanya kesamaan visi dalam bidang bisnis digital antara UPY dan JVIC. Kedua belah pihak kemudian menyepakati untuk menjalin kerjasama ini dengan implementasi dalam bentuk kuliah online yang mencakup bidang data analisis e-commerce, promosi, dan bahasa mandarin.

    Selain penawaran beasiswa untuk belajar selama satu tahun kepada dosen dan mahasiswa UPY di JVIC bagi lulusan UPY yang menguasai bahasa mandarin juga berkesempatan untuk mendaftar pekerjaan di JNT pusat, sebagai partner perusahaan JVIC di china. Selain itu, untuk untuk ikut mengembangkan Fakultas Pendidikan dan Fakultas Pertanian, Rektor  JVIC menawarkan diri untuk membantu mengkomunikasikan dengan pimpinan-pmpinan universitas di sekitar JVIC yang memiliki Fakultas Pendidikan dan Fakultas Pertanian agar kedepannya kerjasama bisa makin berkembang. Menutup pertemuan tersebut, dilakukan penyerahan cinderamata dari UPY dan JVIC, acara di ahiri dengan sesi foto bersama antara jajaran pejabat UPY dan jajaran pejabat JVIC.

  • PENANDATANGAN MOU ANTARA UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA DENGAN UNIVERSITAS MEDAN AREA

    PENANDATANGAN MOU ANTARA UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA DENGAN UNIVERSITAS MEDAN AREA

    Kerjasama luar negri dan publikasi ilmiah menjadi topik yang intesif di kaji dalam kunjungan Universitas Medan Area (UMA) pada Kamis, 7 Desember 2023 yang bertempat di Ruang Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan “Memorandum of Understanding” (MoU) antara UPY dan Universitas Medan Area. Dari Universitas Medan Area, hadir Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.T, Sherlly Maulana, ST., M.T (Wakil Rektor Bidang Pengembangan SDM dan Administrasi Keuangan), Ahmad Rafiki, BBA, MMgt, Ph.D (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Sari Nuzullina Rahmadhani, S.E, M.Acc, Ak (Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Rana Fathinah Ananda, S.E., M.Si (Wakil Dekan Bidang Inovasi, Kemahasiswaan, dan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

    Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan UPY di antaranya, Armansyah Prasakti, S.H., Sp. N., M.H (Ketua Pembina Yayasan Pembina), Drs Johanes Sabari, M.Si (Ketua Pengurus Yayasan Pembina), Dr. Ir Paiman, M.P (Rektor UPY), Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama), Dr. Victor Novianto, M.Hum (Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional), Pebri Prihatmoko, S.Pd., M.Eng (Sekretaris KUI), Dr. Sigit Handoko (Humas dan Protokoler), Dra. Yati Suhartini, MA (Dekan Fakultas Bisnis). Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Medan Area (UMA) menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi UMA. Tantangan pertama adalah terkait publikasi ilmiah. Dalam konteks ini, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Dr. Ir. Paiman, MP, memberikan contoh program Akselerasi Jurnal Internasional Bereputasi (AJIB) di UPY. Program AJIB membantu dosen dalam penulisan dan memberikan stimulasi biaya. UPY juga menerapkan sanksi berupa pemotongan tunjangan jabatan fungsional sebesar 50% selama satu tahun bagi dosen yang tidak memiliki publikasi ilmiah minimal pada kategori Q4.

    Tantangan kedua yang dihadapi oleh Universitas Medan Area adalah kurangnya kerjasama dengan luar negeri. Dalam hal ini Wakil Rektor III, Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd, memberikan solusi dengan menyatakan bahwa UPY membuka peluang kerjasama dengan UMA melalui program International Transnational Education Association (ITEA), di mana UPY telah memiliki pengalaman kerjasama dengan ITEA. Tantangan terakhir dari UMA adalah terkait pertukaran mahasiswa. Dalam hal ini, Rektor UPY menawarkan solusi dengan menyatakan kesiapan UPY untuk melakukan pertukaran pelajar, dosen, visiting Profesor, dan segala kegiatan yang mencakup aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa cendera mata dan foto bersama antara jajaran pejabat UMA dan UPY.

  • KERJASAMA UPY DAN STIA AAN YOGYAKARTA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

    KERJASAMA UPY DAN STIA AAN YOGYAKARTA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

    Peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan universitas menjadi topik hangat dalam kunjungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN (STIA”AAN”) Yogyakarta  pada Kamis, 23 November 2023 yang bertempat di Ruang Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Dalam kegiatan tersebut juga di lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding  (MoU) antara Universitas PGRI Yogyakarta dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN Yogyakarta. Penandatanganan dilaksanakan di ruang rektor UPY, dihadiri oleh Dr. Ir. Paiman, M.P selaku Rektor UPY, dan Bapak Happy Susanto, S. Sos., M.A., M.P.A selaku Ketua STIA”AAN” Yogyakarta.

    Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan UPY diantaranya,  Drs. Johanes Sabari, M.Si. (Ketua Pengurus YP), Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor III), dan Pebri Prihatmoko, S.Pd., M.Eng (Sekretaris KUI).  Dari STIA”AAN” Yogyakarta, hadir Sugiyanto, S.T., M. P.A. (Wakil Rektor I) dan R.R.E. Anggraeni E.W., S.I.P., M.P.A. (Wakil Rektor II). Dalam pertemuan tersebut, UPY dan STIA”AAN” saling bertukar pemikiran untuk meningkatkan kualitas dan prestasi masing-masing institusi. Diskusi ini mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan kualitas dosen, penambah jumlah program studi, dan pembangunan fasilitas sebagai strategi meningkatkan prestasi dan daya saing institusi.

    Rektor STIA AAN memaparkan bahwa dalam usaha mengembangan kampus menemui beberapa tantangan yang cukup berat. Tantangan terberat yang di hadapi adalah pengembangan jumlah prodi di STIA AAN. Menaggapi hal tersebut Rektor UPY memberikan solusi bahwa STIA AAN harus merubah nomenklatur dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas. Dengan beralih bentuk menjadi universitas maka akan lebih mudah menambah jumlah program studi. Dengan bertambahnya jumlah prodi maka otomatis mahasiswa mempunyai banyak pilihan, sehingga akan banyak mahasiswa yang mendaftar. Hal ini nantinya akan menabah pemasukan kampus, sehingga kampus akan lebih berkembang dari segi sarana prasarana dan sumber daya manusianya. Selain itu Rektor UPY memberi masukan supaya selalu melibatkan yayasan dalam setiap rapat, perencanaan, dan pengambilan keputusan.

    Hal ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara lembaga dengan yayasan, sehingga program program lembaga nantinya akan banyak di dukung oleh yayasan. Selanjutnya rektor kedua universitas sepakat bahwa penandatanganan MoU ini hanyalah sebuah seremoni, yang terpenting adalah program kerja sama yang nantinya akan berjalan harapannya memberi manfaat bagi kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Pada ahir sesi acara di tutup dengan penyerahan kenang kenagan dari UPY untuk STIA AAN dan foto bersama antara jajaran pejabat UPY dengan jajaran pejabat STIA AAN.

  • UKM Taekwondo UPY Berhasil Meraih Emas Dalam Airlangga Cup V 2023

    UKM Taekwondo UPY Berhasil Meraih Emas Dalam Airlangga Cup V 2023

    UKM Taekwondo UPY berhasil mengukir prestasi diajang Airlangga Cup V Championship 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu, tanggal 02 – 03 Desember 2023 bertempat di Multifuction Hall, Kampus C, Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur. Dalam kejuaraan tersebut Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta mengirimkan 6 Atlet-nya dan membawa pulang medali, yaitu, Kurniawan Hadi dari Prodi Bimbingan dan Konseling (EMAS), Denis Puspita Dewi, Prodi Manajemen (EMAS), Cindy Ayu Puspita Dewi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PERAK), Almadia Qosita Janah S, Prodi Bimbingan dan Konseling (EMAS), Joanita Panca Sonya, Prodi Manajemen (EMAS), dan Mutiara Sabrina, Prodi Manajemen (EMAS). “Perolehan Medali emas merupakan wujud keseriusan para atlit untuk mempersembahkan prestasi terbaiknya, kerja keras dan proses berlatih yang panjang merupakan salah satu kunci kesuksesan meraih prestasi dalam kejuaraan ini.”kata Kurniawan Hadi, setelah berhasil mempersembahkan emas untuk UKM Taekwondo UPY.

    “keberhasilan meraih medali emas tersebut bisa menjadi inspirasi dan pemacu bagi Atlet lainnya untuk terus memberikan prestasi terbaiknya, membawa nama baik Universitas PGRI Yogyakarta.”imbuh Kurniawan.

    Sementara Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua atlet UKM Taekwondo UPY yang telah berjuang keras dan berhasil menyabet 5 medali emas dan 1 perak sehingga kembali mengharumkan nama UPY di kancah Nasional.

  • UPY Kirim Perwakilan Dalam Acara Fifth ASEAN di University of Sanya

    UPY Kirim Perwakilan Dalam Acara Fifth ASEAN di University of Sanya

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengirimkan dua perwakilannya untuk menghadiri acara Fifth ASEAN – China Forum of Private Higher Education Development and Cooperation dan pertemuan tahunan ketiga ASEAN – China Alliance for Private Higher Education Institutions (ACAPHEI), yang berlangsung pada 5-6 Desember 2023 di University of Sanya (USY), China. Dosen UPY dalam program global class ACAPHEI diwakili oleh Guruh Ghifar Zalzalah, S.E., M.Sc, bersama Nugraeni Putrie Windarti sebagai perwakilan mahasiswa. Pada hari pertama, 5 Desember 2023, peserta dibawa untuk mengenal Yazhou Bay Science and Technology City, Sanya, untuk memberikan dan memperkenalkan perkembangan dan inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di Sanya. Setelah diajak berkeliling, peserta selanjutnya mengikuti kegiatan Forum ACAPHEI di Lecture Hall, Shushan Hall, yang dibuka oleh Prof. Dr. Lu Dan, Presiden Universitas Sanya, Ketua ACAPHEI, dan Wakil Presiden Asosiasi Pendidikan Swasta China. Pada sambutanya beliau menyampaikah harapanya, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan status global universitas dengan mengkolaborasikan dunia akademis dan industri. Tujuannya bukan hanya menciptakan universitas yang menjadi contoh bagi yang lain dalam mencapai keunggulan masa depan, tetapi juga memberikan solusi konkret untuk memajukan sektor pendidikan secara menyeluruh.

    Dari SEAMEO RIHED diwakili Center Director Asst. Prof. Dr. Romyen Kosaikanontyang menjelaskan bahwa permasalahan pendidikan tidak dapat diselesaikan oleh satu universitas saja. Untuk itu forum seperti ini mampu menjadi media berbagi pendapat dalam menyelesaikan permasalahan pada sistem pendidikan tingkat universitas. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari pembicara pertama Dr.Wang Dan Executive President, University of Sanya. Pembicara Kedua, Mr. Phornvit Phacharintanakul Representative of CP Group-Advisor for Education, Healthcare & Wellness Business of CP All; Senior Vice President of Panyapiwat Institute of Management, Thailand. Pembicara ketiga, Mr. Vivakanandan Sinniah President of Association of Private Higher Education Institutions of Singapore, Executive Chairman, PSB Academy Singapore. Pembicara keempat, Dr. Wirun Phichaiwongphakdee Thailand-China Research Center of the Belt and Road Initiative in Thailand Researcher, Thai-Chinese Strategic Research Center (TCRC) of National Research Council of Thailand (NRCT). Pada hari kedua, 6 Desember setiap tim sesuai dengan tema kegiatan ACAPHEI dibawa untuk Tour & Visit di USY. Mahasiswa dan dosen dari UPY mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kelas language development, yang dipandu oleh Ms. Anita yang merupakan dosen dari Lembaga Bahasa dan Industri Kreatif dan salah satu dosen kelas language development dari USY. Dalam kegiatan ini, Bapak Guruh Ghifar Zalzalah, S.E., M.Sc memberikan penyampaian tentang materi language development kepada mahasiswa di USY dan perwakilan mahasiswa dari Indonesia dan Vietnam. Suasana kelas sangat aktif karena mahasiswa mempresentasikan hasil pembelajaran dan saling tanya jawab untuk berdiskusi secara langsung mengenai language development.

    Kegiatan dilanjutkan dengan Annual Meeting of the ASEAN-China Alliance for Private Higher Education Institutions and Closing Ceremony of the Forum. Perwakilan mahasiswa dari setiap program kegiatan mempresentasikan hasil dari kelas mereka dan harapan untuk program ACAPHEI di tahun yang akan datang. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Joint Research Program 2023 dan Student Multi Campus Mobility Program 2023.  Kegiatan ditutup dengan pidato dari Perwakilan Universitas Tuan Rumah Tahun 2024. Asst. Prof. Dr. Che Yi, Sekretaris Eksekutif Jenderal ACAPHEI yang merupakan Wakil Presiden Pengembangan Bakat Geely memberikan bendera sebagai lambang tuan rumah ACAPHEI tahun 2024 kepada Ass. Prof. Dr. Wirat Lertpaitoonpan. Kegiatan ACAPHEI 2024 akan dilaksanakan di Bangkok Thailand dengan konsep baru yaitu Sandbox: Sharing of Good Practice and Exploring Potential Collaboration

  • Buka Prodi Baru Sistem Informasi dan Hukum Bisnis, UPY Perguruan Tinggi dengan Prodi Lengkap

    Buka Prodi Baru Sistem Informasi dan Hukum Bisnis, UPY Perguruan Tinggi dengan Prodi Lengkap

    Semakin mengukuhkan sebagai Perguruan Tinggi dengan Pilihan Program Studi (Prodi) yang lengkap di Yogya, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) secara resmi membuka dua Prodi baru yaitu Sistem Informatika di Fakultas Sains dan Teknologi UPY  dan Prodi Hukum Bisnis di Fakultas Bisnis UPY yang siap menerima mahasiswa baru di Tahun Ajaran 2024/2025.

    “Dengan dibukanya 2 prodi baru, kini ada 28 prodi di UPY dan selama saya dipercaya Rektor sepanjang pengabdian saya sesuai dengan target Yayasan, harapan kita UPY bisa membuka 40 prodi, yang kesemuanya potensial di dunia kerja,” tegas Rektor UPY Dr. Ir Paiman MP dalam sambutannya usai menerima 2 SK Izin Mendikbudristek RI, Izin Pembukaan  Program Studi Hukum Bisnis dan Program Studi Sistem Informasi.

    SK diserahkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta, Senin (18/12) di Ruang Sidang Rektorat UPY, di Kampus 1 UPY, Jalan PGRI I Sonosewu No 117 Yogyakarta. ” UPY saat ini terus bersolek dengan pembangunan gedung yang megah, peningkatan fasilitas, termasuk menambah dosen, tenaga ahli,meningkatkan kualitas SDM sebagai persiapan untuk pembukaan prodi-prodi baru,” ungkap Rektor

    Disebutkan Gedung Kampus UPY tersebar di 4 lokasi.  “Gedung Baru Lt 8 di selatan Gedung Pusat (Kampus 1) ini kita persiapkan untuk pembukaan prodi Kedokteran juga kita mengajukan prodi S2 Magister Manajemen dan beberapa prodi Pasca Sarjana seperti Bimbingan Konseling, Bahasa Inggris, Matematika,” jelasnya. Ditegaskan UPY dengan berbagai pilihan prodi yang lengkap kini telah menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pilihan di Yogya. “Saat ini ada 6.500 mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, tetap eksis bahkan saat pandemi Covid minat kuliah di UPY tetap tinggi, saat ini diperkirakan UPY memasuki Peringkat 6 dari 10 Besar PTS di Yogya,” jelasnya.

    Sementara Ketua Yayasan Pembina UPY Armansyah Prasakti SH SPn MH bersyukur setiap tahun UPY bisa membuka Jurusan (Prodi) baru. “Sampai saat ini kita selalu dibantu dan dibimbing LLDIKTI V Yogyakarta, pembukaan prodi baru menyesuaikan trend kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan perkembangan teknologi saat ini. Sehingga calon mahasiswa bisa memilih jurusan yang ada yang lengkap dan kesemuanya terserap pasar,” tegasnya.

    Sebelumnya Penyerahan SK 2 Prodi tersebut dengan pembacaan SK Mendikbudristek No 894/E/0/2023 tentang Izin Pembukaan Prodi Sistem Informasi di UPY dan SK Mendikbudristek No 936 E/0/2023 tentang Izin Pembukaan Prodi Hukum Bisnis di UPY. Dilanjutkan penandatanganan serahterima SK dari Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof drh Aris Junaidi PhD kepada Rektor UPY  Dr Ir Paiman MP disaksikan Ketua Yayasan Pembina UPY Armansyah Prasakti SH SPn MH, dan dihadiri jajaran Dosen, Dekan UPY

    Dalam sambutannya, Prof drh Aris Junaidi PhD mengapresiasi pembukaan prodi baru di UPY yang merupakan prodi favorit dengan profil lulusan yang pasti terserap pasar kerja saat ini. “Profil lulusan luar biasa dari prodi favorit menjadi daya tarik  calon mahasiswa luar daerah untuk belajar di Yogya, untuk Prodi Sistem Infornasi bisa menjadi profesional di Information Smart System, Analis, Smart City Analis dan lainnya. Sedang profil lulusan Hukum Bisnis bisa menjadi praktisi hukum, lawpreuner, birokrat yang memahami isu hukum bisnis,” ujarnya. Selanjutnya Aris menerima komitmen dari Rektor UPY yang akan mengelola kedua prodi tersebut sesuai dengan kurikulum yang diajukan dengan sarana prasaran dan tenaga pengajar (dosen) yang kompeten. “Setelah Perencanaan penyelenggaraam prodi dalam pengawasan dan akan mendapatkan evaluasi represif maupun preventif. Sejauh ini kami lihat komitmen yang kuat dari UPY baik dari kurikulim, sarana prasarana dan dosen,” ungkap Aris Junaidi.

  • PGSD UPY Tambah Doktor Matematika

    PGSD UPY Tambah Doktor Matematika

    Danuri, Dosen tetap Program Studi S-1 PGSD Universitas PGRI Yogyakarta, dinyatakan lulus dengan Predikat Dengan Pujian. Danuri dinyatakan lulus dalam ujian disertasi Program Doktor Pendidikan Matematika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Senin 11 Desember 2023 lalu. Ia dinyatakan lulus setelah melewati ujian bersama para penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Edy Cahyono, M. Si., Prof. Dr. Wardono, M. Si., Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M. Si., Prof. Dr. St. Budi Waluya, M. Si., Dr. Drs. Sugiman, B. Sc., M. Si., dan Prof. Dr. Y. L. Sukestiyarno, M. S., Ph. D.

    Danuri dalam disertasi berjudul “Literasi Numerasi dan Math Self Concept Siswa Sekolah Dasar Inklusif pada Model Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis E-Modul” mengungkapkan bahwa literasi numerasi dan math self concept, keduanya memengaruhi perkembangan pengetahuan dan kecakapan diri seseorang. Ia juga mengungkap fakta bahwa sekolah dasar inklusif belum terfasilitasi pembelajaran yang mengakomodasi literasi numerasi dan math self concept.

    Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa literasi numerasi dalam kriteria kurang, sedangkan math self concept dalam kriteria baik. Literasi numerasi dan math self concept dipengaruhi oleh kualitas pengajaran, ketersediaan sumber daya, lingkungan belajar yang inklusif, dan kebutuhan pendidikan khusus oleh Guru Pembimbing Khusus (GPK). Selain itu, pengaruh lain muncul dari tingkat pemahaman yang dimiliki oleh siswa, kriteria literasi numerasi yang rendah, motivasi belajar, dan rasa kemauan yang dimiliki anak tersebut. Sedangkan math self concept dipengaruhi oleh pengalaman belajar sebelumnya, kualitas pengajaran, dukungan dari teman sebaya, dan sekolah inklusif dengan GPK.Danuri dalam disertasinya mengungkapkan bahwa hambatan pembelajaran adalah perbedaan kebutuhan pendidikan khusus, keterbatasan sumber daya, keterampilan dan pengetahuan guru, lingkungan belajar,stigma negatif terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK).

    PGSD Universitas PGRI Yogyakarta menyambut gembira kelulusan salah satu dosennya tersebut. “Kami merasa senang dan bangga, serta tak lupa mengucapkan selamat atas kelulusan salah satu dosen kami, Bapak Danuri, semoga ilmu yang beliau peroleh dapat menambah kualitas pembelajaran di PGSD UPY pada khususnya dan Universitas PGRI Yogyakarta pada umumnya,” ungkap Beny Dwi Lukito Aji, Ketua Program Studi PGSD UPY, dalam wawancara pada Senin (11/12/2023).

    Danuri lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, ia menyelesaikan studi S-1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, S-2 di Universitas Negeri Yogyakarta dengan jurusan yang linier yaitu Pendidikan Matematika. Ia mulai menjalani karir sebagai dosen di tahun 2014 pada Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas PGRI Yogyakarta. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Dekan 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan kini ia menjabat sebagai Sekretaris Bidang Humas dan Protokol Universitas PGRI Yogyakarta.

    Selain berperan sebagai akademisi di kampus, Danuri juga aktif di tengah-tengah masyarakat sebagai Ketua Bidang Majelis MPK SDI Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY dan Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman. Tak hanya itu, dalam kegiatan sosial kemasarakatan ia juga berperan sebagai Ketua Madrasah Diniyah Ahlus Shufah, Rumah Singgah Anak Negeri, Pelopor Literasi Dusunku dan Pembina Yayasan Griya Mada Munadin. “Saya berharap, ilmu yang saya peroleh dapat saya kembangkan dan memberikan maslahat untuk banyak orang ke depannya,” pungkas Danuri.

  • STUDY BANDING KUI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA KE KUI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

    STUDY BANDING KUI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA KE KUI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

    Pada Rabu, 29 November 2023, Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan kunjungan ke Kantor Urusan Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam rangka studi banding. Delegasi dari KUI UPY yang hadir terdiri dari Dr. Victor Novianto, S.Pd., M.Hum (Kepala KUI), Pebri Prihatmoko, S.Pd. M.Eng (Sekretaris KUI), dan Nugraeni Putrie Windarti (Admin KUI). Sedangkan dari pihak KUI UAD, hadir Ulaya Ahdiani, S.S., M.Hum. (Kepala KUI), Ida Puspita, M.A.Res. (Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri), Zalik Nuryana S.Pd.I., M.Pd.I. (Kepala Bidang Kerjasama Dalam Negeri), serta staf lainnya.

    Top of Form Pada kunjungan tersebut, Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memaparkan sejumlah pencapaian yang telah diraih oleh UAD selama periode 2019-2023. Dalam kurun waktu lima tahun tersebut, UAD berhasil menarik perhatian dan menggandeng kerjasama dengan sebanyak 169 mahasiswa asing. Kerjasama ini melibatkan negara-negara seperti Korea, Singapura, Malaysia, Thailand, India, Mesir, Yaman, Sudan, dan Filipina. Tidak hanya itu, KUI UAD juga berhasil meraih beberapa hibah internasional, antara lain Eramus + Capacity Building in Higher Education Fund, Management of International DAAD German (2019), Eramus + International Credit Mobility for Student Staff Lecturer (2022-2023), dan British Council.

    Selain mendapatkan dukungan dari hibah internasional, KUI UAD juga aktif mengimplementasikan berbagai Program Outbound Internasional, di antaranya IISMA, ICT, CTS, PERMATA SAKTI, JOINT DEGREE, SHORT PROGRAM, SEA TEACHER, SEA TVET, KKN INTERNASIONAL, JOINT THESIS WRITING, dan ALUMNI MENGAJAR DI THAILAND. Di sisi lain, terdapat juga Program Inbound yang melibatkan 2+2 Joint Degree, 3 + 1 Joint Degree, AIMS, Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan Darmasiswa. Pada sesi kedua, fokus diskusi adalah mengenai model pendanaan program untuk meningkatkan mutu program studi (prodi). UAD menerapkan sistem Nego Costing, di mana anggaran untuk setiap program studi ditetapkan berdasarkan sasaran mutu yang merujuk pada hasil audit mutu. Dampak positif dari penerapan sistem Nego Costing terlihat dari banyaknya program UAD yang berhasil terlaksana melalui kerjasama luar negeri. Selama lima tahun terakhir, 169 mahasiswa UAD mengikuti program Inbound, sementara 138 mahasiswa mengikuti program Outbound.

    Sesi tersebut juga membahas berbagai tips terkait dengan hubungan dengan Kantor Konsuler Republik Indonesia (KJRI) agar dapat membantu mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di luar negeri. KUI UAD memberikan informasi bahwa KJRI biasanya memberikan dukungan dalam bentuk suplai kebutuhan pokok/makanan. Selain itu, UAD memberikan tips untuk berhasil dalam program IISMA, termasuk persiapan selama satu tahun sebelum pelaksanaan IISMA.

    Kemudian sesi terakhir ditandai dengan penyerahan dokumen perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dan Universitas Ahmad Dahlan. UPY diwakili oleh Dr. Victor Novianto, M.Hum., sementara pihak UAD diwakili oleh Ida Puspita, M.A.Res. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara pejabat dari KUI UPY dan KUI UAD, memperingati momen penandatanganan kesepakatan tersebut.

  • Luar Biasa, UPY Berhasil Menghasilkan 2 Guru Besar

    Luar Biasa, UPY Berhasil Menghasilkan 2 Guru Besar

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) berhasil menelorkan 2 Guru Besar/Profesor dalam bidang pendidikan. Penyerahan SK Guru Besar tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 November 2023 bertempat di Ruang Multimedia lantai 3 gedung A Universitas PGRI Yogyakarta kepada Prof. Dr. Sunarti, M.Pd dan Prof. Dr. Sukadari, M.M. yang merupakan Guru Besar yang dihasilkan oleh Program Studi S2 IPS. Pemberian SK Guru Besar tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wil. V Prof. Dr. drh. Aris Junaidi, PhD.

    Keberhasilan memperoleh Guru Besar tidak lepas dari peran Rektor beserta jajarannya yang terus mengajak kepada semua dosen untuk terus meningkatkan jabatannya melalui program percepatan Guru Besar yang telah dilakukan selama ini.

    Dalam sambutannya, Rektor menyatakan bahwa di UPY, semua dosen diharapkan untuk terus meningkatkan jabatannya. Artinya, jika seorang dosen menjadi Asisten Ahli, dia harus segera menjadi Lektor, kemudian ke Lektor Kepala, dan akhirnya ke Guru Besar, karena lembaga akan memberikan bantuan dengan program percepatan Guru Besar.

    Apa yang disampaikan oleh Rektor UPY tersebut di amini oleh Kepala LLDIKTI karena di UPY menurut beliau sudah ada beberapa yang sudah sampai ke Lektor Kepala sehingga diharapkan segera menyusul seperti apa sudah diperoleh oleh Prof. Dr. Sunarti, M.Pd dan Prof. Dr. Sukadari, MM.