UPY Perkuat Kompetensi Global Mahasiswa melalui Student Mobility Programme International English Boost Camp 2026

Written by

in

Yogyakarta – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan Student Mobility Programme: International English Boost Camp 2026 bertema “Empowering Confidence Among Young Communicators”. Program kolaboratif ini berlangsung pada 8–15 Juni 2026 di Kampus Universitas PGRI Yogyakarta dengan melibatkan Politeknik Ungku Omar (PUO), Malaysia, serta International Transnational Education Association (ITEA) sebagai mitra internasional.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi internasionalisasi pendidikan di UPY yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi berbahasa Inggris, memperluas wawasan lintas budaya, serta membangun jejaring akademik mahasiswa di tingkat global. Lebih dari 20 mahasiswa UPY mengikuti program tersebut bersama peserta dan pemateri dari Politeknik Ungku Omar dalam berbagai sesi pembelajaran interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri sebagai komunikator muda di era internasional.

Program diawali pada 8 Juni 2026 dengan kedatangan delegasi Politeknik Ungku Omar melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Tim Universitas PGRI Yogyakarta bersama perwakilan ITEA menyambut dan mendampingi para peserta hingga menuju penginapan sebagai persiapan mengikuti rangkaian kegiatan.

Suasana akademik yang hangat mulai terasa pada 9 Juni 2026 melalui Opening Ceremony yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat UPY. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, pemutaran video profil institusi, sambutan dari pimpinan Universitas PGRI Yogyakarta, perwakilan bidang kerja sama, serta ITEA. Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan kelembagaan melalui penjajakan kerja sama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan antarinstitusi.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti sesi “Express Yourself!” yang berfokus pada pengembangan kemampuan memperkenalkan diri, membangun rasa percaya diri, serta meningkatkan keterampilan komunikasi lintas budaya. Kegiatan berlanjut dengan sesi “Say It Smoothly!”, yang membekali peserta dengan teknik menyampaikan gagasan secara efektif menggunakan bahasa Inggris dalam konteks akademik maupun internasional.

Pada hari berikutnya, peserta mengikuti sesi “Connect & Collaborate!” yang mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam tim multikultural sekaligus membangun jejaring internasional. Selanjutnya, sesi “Create & Innovate!” mengajak mahasiswa mengasah kreativitas serta kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai tantangan melalui pendekatan kolaboratif.

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi komunikasi, peserta juga mengikuti The Grand Communicator Challenge, sebuah kegiatan yang memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk merancang proyek kolaboratif dan strategi presentasi sebagai implementasi kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama yang telah dipelajari selama program berlangsung.

Nuansa pembelajaran semakin kaya ketika peserta mengikuti Participants Presentation Session. Dalam sesi ini, mahasiswa UPY mempresentasikan tema language and culture, memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus berbagi pengalaman akademik bersama peserta internasional. Diskusi berlangsung dinamis dan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pendidikan, bahasa, serta keberagaman budaya di masing-masing negara.

Program internasional ini tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus. Peserta juga diajak mengunjungi Desa Wisata Krebet, Bantul, dalam kegiatan berbasis pengabdian kepada masyarakat. Bersama warga setempat, mahasiswa mengikuti aktivitas pembelajaran Bahasa Inggris dasar, pelatihan membatik, serta permainan tradisional dakon sebagai bagian dari pengenalan budaya Indonesia. Interaksi tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperlihatkan bahwa pembelajaran bahasa dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya lokal.

Pada 12 Juni 2026, seluruh peserta mempresentasikan hasil proyek kolaboratif mereka dalam sesi Project Showcase. Beragam ide kreatif ditampilkan sebagai refleksi atas pengalaman belajar selama mengikuti program. Kegiatan kemudian ditutup melalui Closing Ceremony yang diisi dengan penyampaian kesan dan pesan, penyerahan sertifikat kepada peserta, serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Cultural Visit pada 13–14 Juni 2026 ke sejumlah destinasi budaya dan wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada peserta internasional untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, serta kearifan lokal Indonesia, sekaligus mempererat hubungan persahabatan yang telah terjalin selama program berlangsung.

Program resmi berakhir pada 15 Juni 2026 dengan keberangkatan delegasi Politeknik Ungku Omar menuju Bandara Internasional Yogyakarta untuk kembali ke Malaysia. Meski rangkaian kegiatan telah usai, semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program akademik internasional pada masa mendatang.

Student Mobility Programme: International English Boost Camp 2026 menjadi bukti nyata komitmen Universitas PGRI Yogyakarta dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi bersama Politeknik Ungku Omar dan ITEA, mahasiswa tidak hanya memperoleh peningkatan kompetensi berbahasa Inggris, tetapi juga pengalaman lintas budaya, kemampuan komunikasi global, serta jejaring internasional yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia profesional di masa depan.

UPY meyakini bahwa pendidikan merupakan jembatan yang mampu menghubungkan berbagai bangsa. Oleh karena itu, program-program internasional seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berwawasan global, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.