Penulis: Administrator

  • UPY Percepat Penguatan Akademik Lewat Doktor Baru di Bidang PPKn

    UPY Percepat Penguatan Akademik Lewat Doktor Baru di Bidang PPKn

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia akademiknya dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. T. Heru Nurgiansah, M.Pd resmi menyandang gelar doktor dan kini memperkuat jajaran dosen pada Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

    Capaian ini menjadi bagian dari komitmen UPY dalam meningkatkan mutu akademik dan memperkokoh pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan karakter dan kewarganegaraan. Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan dinamika sosial dan kebangsaan.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
    “Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan langkah strategis dalam penguatan mutu akademik dan daya saing institusi. Bidang PPKn memiliki peran penting dalam membangun karakter kebangsaan. Kami berharap capaian ini semakin mendorong inovasi pembelajaran dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

    Sebagai dosen Program Studi PPKn, Dr. T. Heru Nurgiansah, M.Pd diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kajian pendidikan kewarganegaraan, penguatan nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan konstitusi, serta pembinaan mahasiswa sebagai calon pendidik yang profesional dan berintegritas.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas PGRI Yogyakarta semakin menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter bangsa melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.

  • UPY Kukuhkan 659 Guru Profesional, Tegaskan Komitmen Cetak Pendidik Adaptif dan Beretika

    UPY Kukuhkan 659 Guru Profesional, Tegaskan Komitmen Cetak Pendidik Adaptif dan Beretika

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkokoh komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dengan menggelar Pengukuhan dan Sumpah Profesi Guru bagi Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2025. Prosesi khidmat tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) di Auditorium UPY.

    Sebanyak 659 mahasiswa Program Studi PPG resmi menyandang gelar guru profesional setelah menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan dan uji kompetensi. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, dengan 70 peserta hadir secara luring di auditorium dan 589 peserta lainnya mengikuti prosesi secara daring. Dengan tambahan lulusan ini, total alumni PPG FKIP UPY kini mencapai 3.653 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Dalam laporannya, Koordinator Prodi PPG UPY, Dr. Dhiniaty Gularso, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa pengukuhan tahun ini mengusung tema “Menjadi Guru Profesional yang ADAPTIF dan Menjunjung Tinggi Etika Profesi Guru Indonesia.” Tema tersebut selaras dengan sosialisasi Permendikbudristek Nomor 67 Tahun 2024 terkait fasilitasi organisasi profesi guru.

    “Guru profesional harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, sekaligus menjaga etika profesi sebagai landasan utama dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

    Hadir sebagai narasumber utama, Pengawas Ahli Utama Balai Pendidikan Menengah (BALDIKMEN) Kota Yogyakarta, Dr. Reni Herawati, M.Pd.B.I., yang menekankan pentingnya integritas moral bagi seorang guru di era modern.

    “Beretika berarti menjadi Being Good and Being Smart. Guru yang adaptif adalah mereka yang responsif terhadap perubahan, fleksibel, inovatif, namun tetap menjunjung tinggi etika profesi,” ujar Dr. Reni. Ia juga mengingatkan bahwa teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas pembelajaran, bukan menggantikan peran esensial guru di dalam kelas.

    Pada kesempatan tersebut, para lulusan juga dibekali pemahaman mengenai regulasi terbaru, termasuk Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Dr. Reni menekankan prinsip pembelajaran BBM, yakni Berkesadaran (proses belajar yang fokus dan terarah), Bermakna (relevan dengan kehidupan nyata), serta Menggembirakan (menciptakan suasana belajar yang positif).

    Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, Dr. Suhirman, M.Pd., yang memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para lulusan. Ia mendorong para guru baru untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi dalam transformasi pendidikan di daerah masing-masing.

    Rektor UPY beserta jajaran pimpinan universitas menyampaikan harapan agar para lulusan PPG mampu menjaga nama baik almamater serta menjadi agen perubahan yang menginspirasi, dengan semangat long-life learning dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.

    Melalui pengukuhan ini, UPY kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang konsisten mencetak guru profesional, adaptif, dan berkarakter untuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia.

  • Doktor Baru di UPY, Prodi Bisnis Digital Kian Kompetitif

    Doktor Baru di UPY, Prodi Bisnis Digital Kian Kompetitif

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. Murniady Muchran, S.E., M.M resmi menyandang gelar doktor dan memperkuat jajaran dosen pada Program Studi Bisnis Digital.

    Pencapaian tersebut menjadi bagian dari strategi UPY dalam memperkuat mutu akademik, khususnya pada bidang bisnis dan transformasi digital yang terus berkembang pesat. Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
    “Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan langkah strategis dalam memperkuat daya saing institusi. Bidang bisnis digital membutuhkan penguatan keilmuan yang adaptif dan berbasis riset. Kami berharap kehadiran doktor baru ini dapat mendorong inovasi pembelajaran serta kolaborasi dengan dunia industri,” ujarnya.

    Sebagai dosen pada Program Studi Bisnis Digital, Dr. Murniady Muchran, S.E., M.M diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri digital, peningkatan kualitas riset di bidang manajemen dan bisnis berbasis teknologi, serta pembinaan mahasiswa dalam menghadapi era ekonomi digital.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas PGRI Yogyakarta semakin memperkuat budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada masa depan, sejalan dengan visi institusi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.

  • Komitmen Penguatan Mutu, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PBI

    Komitmen Penguatan Mutu, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PBI

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia akademiknya dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. Nafisah Endahati, M.Hum resmi menyandang gelar doktor dan memperkuat jajaran dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

    Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen UPY dalam meningkatkan mutu akademik serta memperkuat kapasitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran bahasa Inggris. Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
    “Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan langkah strategis dalam penguatan mutu akademik dan daya saing institusi. Kami terus mendorong dosen untuk meningkatkan kualifikasi akademik agar mampu memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.

    Sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Nafisah Endahati, M.Hum diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran bahasa, riset linguistik dan pendidikan bahasa Inggris, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas PGRI Yogyakarta semakin menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi institusi untuk menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

  • Prodi PPG IKIP PGRI Wates Studi Banding ke UPY, Perkuat Persiapan PPG Calon Guru 2026

    Prodi PPG IKIP PGRI Wates Studi Banding ke UPY, Perkuat Persiapan PPG Calon Guru 2026

    Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026, Program Studi PPG IKIP PGRI Wates melaksanakan kunjungan studi banding ke Program Studi PPG Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Senin (12/1/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPY tersebut dihadiri oleh sekitar delapan dosen dari IKIP PGRI Wates. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman teknis dan operasional terkait pengelolaan Program PPG yang telah berjalan dengan baik di UPY.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas sejumlah agenda strategis pengembangan akademik, di antaranya pengelolaan akademik dan sistem manajemen internal Program Studi PPG, penyusunan kurikulum serta Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga berbagi praktik baik (best practice) dalam pelaksanaan perkuliahan dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

    UPY menyambut hangat kunjungan ini dengan menghadirkan jajaran pimpinan fakultas dan pengelola PPG, termasuk Dekan FKIP UPY, Dr. Esti Setiawati, M.Pd., serta Koordinator Program Studi PPG UPY, Dr. Dhiniaty Gularso, S.Si., M.Pd. Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, dengan fokus pada peningkatan mutu tata kelola serta kesiapan implementasi program profesi guru.

    Kepala Program Studi PPG IKIP PGRI Wates, Dr. Faridl Musyadad, M.Pd., menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan institusinya.
    “Kami mengajukan permohonan studi banding ini dengan harapan dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik dari UPY demi kelancaran PPG Calon Guru di tempat kami,” ujarnya.

    Melalui kolaborasi ini, kedua institusi yang berada di bawah naungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) berkomitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan profesi guru. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan calon guru yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

  • Penguatan Tridarma, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Bidang Manajemen

    Penguatan Tridarma, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Bidang Manajemen

    Yogyakarta — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menorehkan capaian dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. Ahsan Sumantika, S.E., M.Sc resmi menyandang gelar doktor dan memperkuat jajaran dosen di Program Studi Manajemen.

    Pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen UPY dalam meningkatkan mutu akademik, khususnya pada bidang ekonomi dan manajemen. Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan daya saing program studi di tingkat nasional maupun internasional.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
    “Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi. UPY terus mendorong dosen untuk mengembangkan kompetensi akademik dan keilmuan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan dunia usaha,” ungkapnya.

    Sebagai dosen Program Studi Manajemen, Dr. Ahsan Sumantika diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, pengembangan riset manajemen yang aplikatif, serta pembinaan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dan manajerial.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas PGRI Yogyakarta semakin mempertegas komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan yang profesional serta berdaya saing tinggi.

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H / 2026 M

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H / 2026 M

    Segenap Pimpinan dan Sivitas Akademika Universitas PGRI Yogyakarta mengucapkan:

    Marhaban Ya Ramadhan.
    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah.

    Bulan suci Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan nilai-nilai integritas, kesabaran, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

    Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi seluruh keluarga besar Universitas PGRI Yogyakarta dalam menjalankan aktivitas akademik, pengabdian, dan pelayanan pendidikan.

    Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai sarana refleksi diri dan penguat komitmen untuk terus berkarya serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

    Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita.

  • Komitmen Mutu Akademik, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PGSD

    Komitmen Mutu Akademik, UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PGSD

    Yogyakarta — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menambah jajaran dosen bergelar doktor sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mutu akademik. Kali ini, Dr. Heru Purnomo, M.Pd resmi menyandang gelar doktor dan memperkuat Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

    Pencapaian tersebut menjadi kabar membanggakan bagi sivitas akademika UPY, khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing program studi di tingkat nasional.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
    “Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan bagian dari strategi penguatan mutu akademik UPY. Kami terus mendorong dosen untuk meningkatkan kualifikasi dan kapasitas keilmuan agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan profesional,” ujarnya.

    Dr. Heru Purnomo, M.Pd sebagai dosen Program Studi PGSD diharapkan dapat berkontribusi lebih luas dalam pengembangan inovasi pembelajaran di pendidikan dasar, penelitian berbasis kebutuhan sekolah, serta peningkatan kompetensi calon guru sekolah dasar.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas PGRI Yogyakarta semakin memperkokoh komitmennya dalam membangun budaya akademik yang kuat, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta mendukung visi institusi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

  • Refleksi dan Harapan Baru di Tahun Imlek 2026

    Refleksi dan Harapan Baru di Tahun Imlek 2026

    Universitas PGRI Yogyakarta mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili / 2026 M kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat yang merayakan.

    Momentum Tahun Baru Imlek bukan sekadar pergantian kalender, tetapi juga menjadi saat yang sarat makna untuk mempererat persaudaraan, memperkuat harmoni, serta menumbuhkan semangat baru dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, integritas, dan saling menghormati yang terkandung dalam perayaan Imlek sejalan dengan komitmen UPY dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif dan berkarakter.

    Sebagai institusi pendidikan tinggi yang menjunjung tinggi keberagaman, Universitas PGRI Yogyakarta percaya bahwa perbedaan adalah kekuatan. Dalam keberagaman budaya, agama, dan latar belakang, tumbuh semangat persatuan yang menjadi fondasi kemajuan bersama.

    Tahun Baru Imlek 2026 diharapkan membawa harapan, keberuntungan, serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar UPY. Semoga tahun yang baru menjadi momentum untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat.

    Gong Xi Fa Cai. Semoga sukses, kesehatan, dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua.

  • Posyandu Melek Digital, Mahasiswa KKN UPY Padukuhan Cungkuk Gelar Pelatihan Administrasi Digital

    Posyandu Melek Digital, Mahasiswa KKN UPY Padukuhan Cungkuk Gelar Pelatihan Administrasi Digital

    Yogyakarta — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Angkatan 41 Tahun 2026 Kelompok 8 Peduli Kampus dan Masyarakat Sekitar Kampus (PKMSK) dengan melaksanakan program “Posyandu Melek Digital” melalui pelatihan administrasi digital bagi Kader Posyandu Kenanga, Padukuhan Cungkuk, Kalurahan Ngestiharjo.

    Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung PAUD Padukuhan Cungkuk ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan berbasis digital. Maa’idatus Salwa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) UPY, bertindak sebagai koordinator materi pelatihan.

    Pelatihan tahap pertama dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026) dengan fokus pada pengenalan spreadsheet dan penerapannya dalam sistem pelaporan posyandu. Materi dirancang secara aplikatif sehingga kader dapat langsung mempraktikkan penginputan data, pengelompokan, serta rekapitulasi laporan agar proses administrasi menjadi lebih cepat, akurat, dan tertata.

    Program ini dilaksanakan berdasarkan skema KKN PKMSK UPY yang berbasis problem-based learning, dengan mitra sebagai titik awal identifikasi dan pemecahan masalah. Dari hasil observasi, Kelompok 8 menemukan bahwa administrasi Posyandu Kenanga masih bersifat konvensional, dengan pengelolaan data yang belum terintegrasi secara sistematis. Kondisi tersebut mendorong perlunya penataan administrasi sekaligus digitalisasi untuk memudahkan proses rekapitulasi dan pelaporan program.

    Kepala Padukuhan Cungkuk, Eko Purnomo, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
    “Dengan adanya pelatihan ini diharapkan data administrasi posyandu dapat tertata dan terarsip secara digital sehingga pelaporan menjadi lebih tertib,” ujarnya.

    Pelatihan tahap kedua dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) dengan materi pembuatan Google Form untuk menghimpun data kebutuhan posyandu, sekaligus pembahasan dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) administrasi bersama para kader. Materi ini bertujuan memperkuat mekanisme pengumpulan data lapangan serta menciptakan prosedur administrasi yang baku dan berkelanjutan.

    Melalui inisiatif “Posyandu Melek Digital”, Kelompok 8 KKN UPY berharap kader Posyandu Kenanga mampu mengelola administrasi secara lebih tertib, efektif, dan berbasis teknologi. Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa UPY dalam meningkatkan literasi digital masyarakat serta menghadirkan solusi yang relevan dan aplikatif bagi mitra di lingkungan sekitar kampus.