Penulis: Administrator

  • Prodi Hukum Bisnis UPY bersama HAIMUKTI Law Firm Gelar Kuliah Umum Paralegal

    Prodi Hukum Bisnis UPY bersama HAIMUKTI Law Firm Gelar Kuliah Umum Paralegal

    Sejumlah mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengikuti Kuliah Umum Paralegal yang diselenggarakan bersama HAIMUKTI Law Firm, di kampus setempat, pada Jumat, 9 Januari 2026 .

    Kegiatan ini merupakan salah satu hasil dari program kerja sama antara Prodi Hukum Bisnis UPY dengan HAIMUKTI LAW FIRM, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dalam bidang hukum.

    Ketua Program Studi Hukum Bisnis UPY, Adv. Dr. Sigit Handoko, S.H., M.H., C. Me mengemukakan, bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa hukum sebelum menjadi sarjana hukum maka seorang mahasiswa tidak cukup jika hanya mengandalkan teori saja di kampus.

    “Seorang mahasiswa sangat perlu dan strategis untuk mengikuti pendidikan paralegal, terutama untuk meningkatkan kompetensi praktis, sensitivitas keadilan sosial maupun kesiapan kerja nantinya,” kata Dr. Sigit Handoko, dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

    Menurutnya, kegiatan kuliah paralegal ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa hukum antara lain, untuk menambah wawasan dan pengetahuan hukum secara aplikatif, membuka cakrawala mahasiswa hukum untuk berpikir selain di dalam kelas.

    “Juga dapat berpraktek ilmu hukum di lapangan hukum, dan meningkatkan ketrampilan analisis hukum, serta memperluas jaringan professional di bidang hukum yang menjadi bekal para mahasiswa hukum,” jelas Dr. Sigit Handoko.

    “Kuliah Umum Paralegal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa hukum untuk belajar dan sharing session dari praktisi hukum berpengalaman tim dari HAIMUKTI LAW FIRM,” imbuh dia.

    Selanjutnya Dr (CAND) Muhlis Muhiddin, S.Sn, S.H., M.H dari HAIMUKTI LAW FIRM  di hadapan para peserta Kuliah Umum mengatakan, bahwa Paralegal itu adalah individu yang memperoleh pendidikan dan/atau pelatihan hukum tertentu, memiliki kompetensi dasar hukum dan etika, serta menjalankan fungsi pendampingan hukum non-litigasi di bawah koordinasi advokat atau Lembaga Hukum.

    “Dasar Hukum dari Paralegal itu terdapat dalam UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum terutama yang termuat di dalam Pasal 1 angka 3nya dan diperkuat lagi dengan Permenkumham N0. 1 Tahun 2018 dan Permenkumham N0. 34 Tahun 2025,” ungkap Muhlis Muhiddin, S.Sn., S.H., M.H.

    Dengan kegiatan ini mahasiswa Prodi Hukum Bisnis UPY diharapkan dapat menjadi lulusan yang kompeten dan siap mengahadapi tantangan di dunia kerja, sekaligus dapat menjadi contoh bagi program-program selanjutnya.

    “Kegiatan yang dapat meningkatlkan kualitas pendidikan dan profesionalisme mahasiswa Hukum Bisnis Universitas PGRI Yogyakarta, serta untuk mempererat hubungan antara akademisi dan praktisi hukum,” pungkas Dr. Sigit Handoko.

  • Mahasiswa PPKn Semester 7 Luncurkan Buku Ber-ISBN, Bukti Produktivitas Akademik

    Mahasiswa PPKn Semester 7 Luncurkan Buku Ber-ISBN, Bukti Produktivitas Akademik

    Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn #1 sebagai bentuk apresiasi dan publikasi karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Kampus Unit 2 FKIP Universitas PGRI Yogyakarta, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Acara ini menjadi momentum penting dalam menegaskan peran mahasiswa PPKn sebagai insan akademik yang produktif, kritis, dan berkontribusi nyata melalui karya tulis berbasis penelitian.

    Launching buku ini menampilkan karya-karya mahasiswa Semester 7 Program Studi PPKn UPY yang telah berhasil diterbitkan dan memiliki ISBN. Adapun buku yang diluncurkan mengangkat tema-tema strategis di bidang hukum, kewarganegaraan, dan kemanusiaan, di antaranya mengenai tata kelola tanah desa, bantuan hukum bagi masyarakat miskin, aspek yuridis dalam kehidupan nelayan, serta perlindungan hak asuh anak dalam perspektif hukum dan kemanusiaan. Karya-karya tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengkaji persoalan sosial secara ilmiah, kontekstual, dan aplikatif.

    Kegiatan launching ini tidak hanya menjadi ajang peresmian buku, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa PPKn lintas angkatan untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang akademik. Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi, riset, dan publikasi ilmiah semakin berkembang di lingkungan Prodi PPKn FKIP UPY. Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn #1 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PPKn mampu menghadirkan karya bermutu yang bermanfaat bagi dunia akademik maupun masyarakat luas.

    kegiatan Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn Semester 7 menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya akademik di lingkungan Program Studi PPKn FKIP UPY. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berpikir kritis, tetapi juga mampu menuangkan gagasan dalam bentuk karya ilmiah yang terpublikasi dan bernilai guna. Diharapkan, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lintas angkatan untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan bermasyarakat.

  • Puncak AKSIOMA 8 HMPPPKn: Budaya, Prestasi, dan Kebersamaan

    Puncak AKSIOMA 8 HMPPPKn: Budaya, Prestasi, dan Kebersamaan

    Rangkaian kegiatan AKSIOMA 8 HMPPPKn mencapai puncaknya pada Sabtu, 20 Desember 2025, yang diselenggarakan di Aula FKIP mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Puncak acara ini menjadi momen yang paling ditunggu karena menghadirkan nuansa berbeda, tidak hanya kompetitif tetapi juga sarat nilai budaya dan apresiasi karya mahasiswa. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, disaksikan oleh peserta, panitia, serta tamu undangan yang hadir.

    Pada puncak AKSIOMA 8, ditampilkan perlombaan pidato Bahasa Jawa dan menyanyi lagu daerah. Setiap angkatan diwajibkan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti salah satu cabang lomba tersebut, sehingga seluruh angkatan turut berpartisipasi secara aktif. Penampilan peserta menunjukkan kreativitas, keberanian, serta kecintaan terhadap budaya daerah, yang sejalan dengan semangat AKSIOMA sebagai ajang pengembangan potensi mahasiswa secara holistik.

    Keseruan puncak acara semakin terasa pada sesi penutup dengan pemberian hadiah dan penetapan juara dari seluruh rangkaian lomba AKSIOMA Day 1 hingga Day 3. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha, sportivitas, dan prestasi para peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan berakhirnya AKSIOMA 8, diharapkan semangat kebersamaan, kompetisi sehat, dan pelestarian nilai budaya terus tumbuh di lingkungan HMPPPKn.

  • Mengaplikasikan Ilmu Hukum dalam Konteks Lingkungan, HMP Prodi Hukum Bisnis UPY Lakukan Aksi Bersih Pantai Parangkusumo

    Mengaplikasikan Ilmu Hukum dalam Konteks Lingkungan, HMP Prodi Hukum Bisnis UPY Lakukan Aksi Bersih Pantai Parangkusumo

    Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menggelar aksi bersih pantai Parangkusumo, Bantul berkolaborasi dengan Tim Sar Ditpolairud Polda DIY, pada Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengaplikasikan ilmu hukum dalam konteks lingkungan.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa membersihkan sampah di sepanjang pantai dan berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan antara lain: mengurangi polusi laut, melindungi ekosistem laut, dan meningkatkan keindahan pantai.

    Serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan pantai seperti: mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, edukasi terhadap pedagang area wisata pantai untuk membawa tempat sampah mandiri dan melakukan aksi bersih pantai secara rutin.

    Kegiatan ini menunjukkan komitmen Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum UPY dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kepedulian sosial. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Program Studi Hukum Bisnis Adv. Dr. Sigit Handoko, S.H. M.H., C.Me, bahwakegiatan bersih pantai ini dilaksanakan sekaligus untuk mengimplementasikan mata kuliah Hukum Lingkungan ke salah satu tempat yaitu pantai.

    “Pantai tempat yang setiap hari terdapat sampah berupa bekas kantong plastik, botol-botol plastik, ranting, dahan, potongan pohon-pohon dan lain-lain sebagainya, yang setiap hari mengotori pantai yang dapat mengakibatkan pemandangan yang tidak baik. Pasalnya mengganggu kesehatan dan juga mengotori pantai sebagai tempat wisata,” ungkap Dr. Sigit Handoko.

    Sementara itu, Kanit 1 Sibinmasair AKP Pawit mengungkapkan, bahwa giat bersih pantai ini dilaksanakan rutin dua kali dalam sebulan bersama jajarannya untuk mengurangi tumpukan sampah-sampah yang mengotori pantai setiap harinya.

    “Terutama sampah berupa plastik-plastik, botol plastik dan sebagainya,” ujar AKP Pawit.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa  Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum UPY dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan membawa dampak bagi masyarakat sekitar.

  • UPY Jalin Kerja Sama dengan Universitas PGRI Banyuwangi, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Implementasi Prodi

    UPY Jalin Kerja Sama dengan Universitas PGRI Banyuwangi, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Implementasi Prodi

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menerima kunjungan resmi dari Universitas PGRI Banyuwangi dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (6/1/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 UPY ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

    Rombongan UPY dipimpin langsung oleh Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., didampingi Ketua Pengurus Yayasan Pembina UPY Drs. Johanes Sabari, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd., jajaran dekan, pimpinan fakultas, serta pengelola kerja sama dan program studi terkait. Sementara itu, delegasi Universitas PGRI Banyuwangi dipimpin oleh Rektor Dr. H. Sadi, M.M., bersama para wakil rektor, dekan, ketua program studi, serta pengelola humas dan kemahasiswaan.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P. menyampaikan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

    “Kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam implementasi nyata, baik di bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan mahasiswa,” tegasnya.

    Senada dengan itu, Rektor Universitas PGRI Banyuwangi Dr. H. Sadi, M.M. menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya saling belajar dan berbagi praktik baik antar institusi PGRI. Ia berharap MoU ini dapat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan yang berdampak langsung bagi sivitas akademika kedua universitas.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi intensif mengenai peluang pengembangan institusi, termasuk implementasi kerja sama antara Fakultas Sains dan Teknologi UPY dengan Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Banyuwangi. Diskusi ini membahas potensi kolaborasi dalam bidang kurikulum, penelitian bersama, kegiatan kemahasiswaan, serta peningkatan mutu akademik.

    Melalui penandatanganan MoU ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Universitas PGRI Banyuwangi berkomitmen untuk memperkuat sinergi kelembagaan dan menghadirkan program-program kolaboratif yang relevan, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

  • UPY Gelar Sosialisasi Kebijakan PPKPT 2025, Perkuat Komitmen Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    UPY Gelar Sosialisasi Kebijakan PPKPT 2025, Perkuat Komitmen Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta DPR RI Komisi X menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Undang-Undang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Tahun 2025, pada 18–19 Desember 2025.

    Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas PGRI Yogyakarta sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan pemahaman serta kesadaran sivitas akademika terhadap regulasi PPKPT. Sosialisasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

    Acara berlangsung secara tertib dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari DPR RI Komisi X, MY Esti Wijayati serta Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.

    Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menegaskan bahwa implementasi kebijakan PPKPT merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika.

    “Perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh warganya. Pencegahan dan penanganan kekerasan tidak bisa hanya mengandalkan regulasi, tetapi membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan keberanian seluruh sivitas akademika untuk bertindak,” tegas Prof. Paiman.

    Sementara itu pemaparan materi oleh narasumber dari DPR RI Komisi X, MY Esti Wijayati, yang menjelaskan landasan hukum PPKPT, berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, serta mekanisme pencegahan dan penanganan yang harus dilakukan oleh institusi pendidikan tinggi.

    Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran aktif seluruh unsur perguruan tinggi baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kebijakan PPKPT secara konsisten dan berkelanjutan. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami kebijakan serta penerapannya di lingkungan kampus.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pemahaman regulasi yang komprehensif, diharapkan seluruh sivitas akademika mampu mengenali, mencegah, serta melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

    Secara umum, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Sosialisasi PPKPT 2025 ini diharapkan menjadi penguatan komitmen Universitas PGRI Yogyakarta dalam mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, serta perlindungan terhadap seluruh warganya.

  • Mahasiswa BK UPY Gelar Praktikum Konseling Traumatik Berbasis Kasus Nyata Sekolah

    Mahasiswa BK UPY Gelar Praktikum Konseling Traumatik Berbasis Kasus Nyata Sekolah

    Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan kegiatan praktikum konseling traumatik dengan menggunakan permasalahan riil yang diperoleh dari sekolah mitra. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Konseling Traumatik yang diampu oleh Dr. Eko Perianto, S.Pd., M.Si.

    Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mempraktikkan konseling traumatik dengan mengangkat kasus-kasus nyata yang dialami peserta didik di sekolah. Permasalahan tersebut diperoleh melalui kerja sama antara program studi dengan sekolah mitra, sehingga mahasiswa dapat memahami secara langsung dinamika psikologis dan sosial di lingkungan pendidikan.

    Praktikum ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan profesional dalam menangani kasus trauma. Mahasiswa dilatih melalui tahapan asesmen, perencanaan layanan, hingga penerapan teknik konseling yang sesuai dengan kondisi klien. Seluruh proses dilakukan di Laboratorium Bimbingan dan Konseling UPY di bawah supervisi langsung dosen pengampu.

    Dr. Eko Perianto menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pendekatan konseling traumatik secara tepat. “Mahasiswa perlu dibiasakan melihat kasus nyata agar memiliki sensitivitas, empati, dan keterampilan praktis saat terjun ke dunia kerja nantinya,” ujarnya.

    Melalui praktikum ini, mahasiswa memperoleh pengalaman yang mendekati kondisi lapangan sehingga diharapkan semakin siap menjadi konselor profesional. Program Studi BK UPY terus berkomitmen memperkuat kompetensi calon lulusan, khususnya dalam penanganan permasalahan psikologis peserta didik yang berkaitan dengan trauma di lingkungan sekolah.

  • Pengumuman Hasil Tes Microteaching/Kompetensi dan Jadwal Wawancara Capeg 2026

    Pengumuman Hasil Tes Microteaching/Kompetensi dan Jadwal Wawancara Capeg 2026

    Berdasarkan surat Pengumuan Nomor C. 048/UPY/ I/2026, berikut kami sampaikan hasil seleksi Microteaching/Ujian Kompetensi dan jadwal wanwancara calon pegawai Universitas PGRI Yogyakarta. Daftar peserta yang lolos ke tahap wawancara dapat dilihat pada lampiran di bawah ini.

    [Lampiran Pengumuman Hasil Micro Teaching dan Jadwal Wawancara]

    Selamat kepada peserta yang lolos, dan terima kasih kepada semua peserta atas partisipasinya.

  • Prodi Akuntansi UPY Gelar Talkshow dan Expo Kewirausahaan, Dorong Lahirmya Wirausahawan Muda

    Prodi Akuntansi UPY Gelar Talkshow dan Expo Kewirausahaan, Dorong Lahirmya Wirausahawan Muda

    Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan kegiatan Talkshow dan Expo Kewirausahaan sebagai upaya mendorong penguatan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, inovasi, serta kemampuan mengelola usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.

    Talkshow kewirausahaan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi dan akademisi yang berbagi pengalaman sekaligus wawasan mengenai tantangan dan peluang berwirausaha, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan akuntansi bisnis. Melalui forum ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pencatatan akuntansi, pengelolaan arus kas, serta pengambilan keputusan yang tepat dalam menjalankan usaha.

    Pada kesempatan tersebut, talkshow juga menghadirkan Owner Takoyaki Peko-Peko Indonesia sebagai narasumber yang memaparkan perjalanan bisnis, strategi pemasaran, dan kiat bertahan di tengah persaingan usaha kuliner. Kehadiran pelaku usaha langsung memberi inspirasi bagi mahasiswa untuk berani memulai bisnis sejak dini.

    Sementara itu, Expo Kewirausahaan menjadi ajang bagi mahasiswa Akuntansi UPY untuk menampilkan produk dan ide bisnis yang telah mereka kembangkan. Berbagai produk kreatif dan inovatif dipamerkan sebagai bentuk penerapan nyata pembelajaran kewirausahaan dan akuntansi. Dalam rangkaian kegiatan ini, mahasiswa semester 5 diwajibkan membuat produk maupun jasa inovatif yang siap dipresentasikan kepada pengunjung expo.

    Melalui penyelenggaraan Talkshow dan Expo Kewirausahaan, Program Studi Akuntansi UPY berharap dapat menumbuhkan karakter mahasiswa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian menjadi wirausahawan muda yang profesional dan beretika.

  • LPPM UPY Gelar Coaching Clinic Penyusunan Proposal Penelitian DPPM 2026

    LPPM UPY Gelar Coaching Clinic Penyusunan Proposal Penelitian DPPM 2026

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Yogyakarta menggelar Coaching Clinic Proposal Penelitian DPPM 2026 pada 1 Desember 2025 bertempat di Ruang Multimedia UPY. Kegiatan ini diikuti dosen dari berbagai program studi dan difokuskan pada penguatan kemampuan menyusun proposal penelitian yang siap bersaing dan berpeluang tinggi memperoleh pendanaan.

    Dalam kegiatan ini, para narasumber memberikan pendampingan langsung mulai dari penyusunan ide penelitian, perumusan masalah, metodologi, hingga strategi meningkatkan kualitas proposal. Peserta juga mendapatkan kesempatan melakukan consulting dan review proposal secara mendalam sehingga pulang membawa banyak masukan untuk penyempurnaan penelitian yang sedang dirancang.

    Ketua LPPM UPY, Prof. Dr. Setyo Eko Atmojo, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang aktif mengikuti kegiatan ini.

    “Kami ingin mendorong semakin banyak proposal penelitian dari UPY yang berkualitas, tembus pendanaan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Coaching clinic ini menjadi bentuk komitmen UPY dalam memperkuat budaya riset di kalangan dosen,” ujar Prof. Setyo.

    Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para dosen terlihat antusias berdiskusi, bertanya, serta bertukar pengalaman mengenai strategi penyusunan proposal yang efektif. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memperkuat jejaring riset lintas program studi di lingkungan UPY.

    Melalui Coaching Clinic Proposal Penelitian DPPM 2026 ini, LPPM UPY berharap lahir lebih banyak karya penelitian yang inovatif, berdampak, dan siap bersaing pada hibah penelitian tingkat nasional maupun internasional. UPY terus berkomitmen mendukung para dosen untuk aktif berkarya, meneliti, dan berbagi manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.