Penulis: Humas UPY

  • UPY Jajaki Kerja Sama Internasional dengan O.P. Jindal Global University India

    UPY Jajaki Kerja Sama Internasional dengan O.P. Jindal Global University India

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memperkuat jejaring internasional melalui kegiatan Visiting Lecturer dan Penjajakan Kerja Sama dengan O.P. Jindal Global University (JGU), India, yang diselenggarakan pada Jumat, 5 Desember 2025, pukul 13.30–15.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung secara luring di Ruang Sidang Rektorat, Lantai 2, Kampus 1 UPY, serta daring melalui Zoom Virtual Meeting.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas PGRI Yogyakarta, di antaranya Ketua Pembina YP UPY Armansyah Prasakti, S.H., SP.n., M.H., Ketua Pengurus YP UPY Drs. John Sabari, M.Si., Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Wakil Rektor III Dr. Septian Aji Permana, M.Pd., para dekan fakultas, ketua program studi, serta pengelola kerja sama internasional UPY.

    Dari pihak mitra internasional, kegiatan ini menghadirkan Prof. Padmanabha Ramanujam, Dean of Academic Governance JGU sekaligus Profesor Hukum, serta Prof. (Dr.) Rahul Bhandari, Director of the Office of Institutional Advancement and Strategic Global Engagement dan Associate Professor di O.P. Jindal Global University.

    Kegiatan Visiting Lecturer ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama internasional serta memberikan wawasan global kepada sivitas akademika UPY, khususnya terkait isu Governance, Ethics, and Leadership dalam konteks pendidikan tinggi dan profesionalisme global.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P. menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi.

    “Kerja sama dengan O.P. Jindal Global University merupakan langkah strategis UPY dalam memperluas jejaring internasional dan membuka peluang pembelajaran global bagi mahasiswa. Kami berharap kolaborasi ini dapat segera diwujudkan dalam program nyata, seperti internship internasional, yang memberikan pengalaman akademik dan profesional berstandar global,” ujar Prof. Paiman.

    Dalam rangkaian diskusi, Universitas PGRI Yogyakarta dan O.P. Jindal Global University membahas berbagai peluang kolaborasi strategis. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah rencana pengembangan program internship internasional selama satu tahun bagi mahasiswa, sebagai upaya meningkatkan kompetensi global, pengalaman internasional, dan daya saing lulusan.

    Kegiatan berlangsung dengan baik dan interaktif, ditandai dengan diskusi aktif antara kedua institusi mengenai skema kerja sama akademik, penguatan jejaring global, serta peluang kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

    Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional di tingkat internasional.

  • Pengumuman Wisuda Periode II (Offline 14 Februari 2026) tahun akademik 2025/2026

    Pengumuman Wisuda Periode II (Offline 14 Februari 2026) tahun akademik 2025/2026

    Berikut informasi tentang pelaksanaan Wisuda Periode II (Offline 14 Februari 2026) tahun akademik 2025/2026.

    Berikut informasi selengkapnya silahkan di unduh di bawah ini

    PENGUMUMAN WISUDA PERIODE II TAHUN AKADEMIK 2025/2026

    KUOTA WISUDA PERIODE II 2025/2026

  • UPY Gelar Farewell Ceremony SEA-Teacher Inbound Gelombang 3 Tahun 2025

    UPY Gelar Farewell Ceremony SEA-Teacher Inbound Gelombang 3 Tahun 2025

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menyelenggarakan Farewell Ceremony SEA-Teacher Inbound Gelombang 3 Tahun 2025 bagi mahasiswa dari Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, pada Senin, 1 Desember 2025, bertempat di Ruang Sidang Rektorat, Lantai 2, Kampus 1 UPY.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Wakil Rektor III Dr. Septian Aji Permana, M.Pd., Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr. Wahyudi, M.Ed., serta jajaran pimpinan dan pengelola kerja sama UPY. Turut hadir pula mahasiswa pendamping dan peserta program SEA-Teacher Inbound dari MMSU, Filipina.

    Farewell Ceremony ini diselenggarakan sebagai agenda perpisahan sekaligus pelaporan kegiatan mahasiswa SEA-Teacher Inbound Gelombang 3 UPY 2025 yang telah mengikuti program selama satu bulan di Universitas PGRI Yogyakarta.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P. menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program SEA-Teacher Inbound dengan baik serta berharap kerja sama internasional ini dapat terus berlanjut.

    “Program SEA-Teacher menjadi wadah penting bagi pertukaran pengetahuan, budaya, dan praktik pendidikan antarnegara. UPY merasa terhormat dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran global ini dan berharap kerja sama dengan Mariano Marcos State University dapat terus berkembang di masa mendatang,” ujar Prof. Paiman.

    Dalam kesempatan tersebut, Taufik Muhtarom, M.Pd., Ph.D., selaku Kepala Divisi Kerja Sama Luar Negeri, menyampaikan laporan pelaksanaan program. Ia menjelaskan bahwa selama satu bulan, mahasiswa SEA-Teacher melaksanakan praktik mengajar di sekolah mitra Mutiara Persada setiap hari Senin hingga Kamis, serta mengikuti kegiatan akademik di program studi UPY setiap hari Jumat.

    Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga mengikuti cultural trip setiap hari Sabtu untuk mengenal budaya Indonesia, khususnya Yogyakarta. Kegiatan ini meliputi kunjungan ke Keraton Yogyakarta, Museum Sonobudoyo, Hutan Pinus, sentra batik Giriloyo, hingga situs warisan dunia Candi Prambanan.

    Para mahasiswa SEA-Teacher MMSU menyampaikan rasa senang dan kesan mendalam atas sambutan hangat dari sivitas akademika UPY selama mengikuti program. Pengalaman ini dinilai memberikan manfaat akademik sekaligus memperkaya wawasan budaya dan internasional.

    Melalui kegiatan ini, Universitas PGRI Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan serta menghadirkan pengalaman belajar global yang bermakna bagi mahasiswa dan mitra internasional.

  • UPY Perkuat Kolaborasi Internasional dalam ASEAN–China Forum 2025 di Chengdu

    UPY Perkuat Kolaborasi Internasional dalam ASEAN–China Forum 2025 di Chengdu

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memperluas jejaring internasional melalui partisipasinya dalam 2025 ASEAN–China Forum for Private Higher Education Development and Cooperation yang dirangkaikan dengan ACAPHEI Annual Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan di Geely University, Chengdu, pada 25–26 November 2025, dan diikuti oleh delegasi perguruan tinggi swasta dari kawasan ASEAN dan Tiongkok.

    Dalam forum internasional tersebut, UPY diwakili oleh Guruh Ghifar Zalzalah, S.E., M.Sc., dosen Program Studi Manajemen, bersama Rizky Febrian, mahasiswa Program Studi Manajemen UPY. Keduanya terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan akademik dan diskusi internasional yang berlangsung selama dua hari.

    Salah satu agenda utama adalah presentasi hasil penelitian kolaboratif (joint research) yang melibatkan Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas YARSI (Indonesia), dan Sanya University (Tiongkok). Presentasi ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pengembangan riset yang relevan dan berdampak global.

    Selain itu, mahasiswa UPY turut ambil bagian dalam sesi presentasi mahasiswa bersama delegasi dari perguruan tinggi swasta se-ASEAN dan Tiongkok. Diskusi difokuskan pada pengembangan program Student Mobility dan Global Class sebagai bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi global mahasiswa.

    Guruh Ghifar Zalzalah menyampaikan bahwa keikutsertaan UPY dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperluas kerja sama akademik internasional.

    “Forum ini menjadi ruang penting bagi UPY untuk membangun jejaring global, baik dalam bidang penelitian maupun pengembangan program pembelajaran internasional. Keterlibatan dosen dan mahasiswa sekaligus menunjukkan komitmen UPY dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi yang berkelanjutan,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam forum internasional memberikan pengalaman akademik dan kultural yang sangat berharga.

    “Mahasiswa tidak hanya belajar mempresentasikan gagasan di forum internasional, tetapi juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai negara, yang tentu memperkaya wawasan dan kepercayaan diri mereka,” tambahnya.

    Melalui keikutsertaan dalam ASEAN–China Forum 2025, Universitas PGRI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi di tingkat regional dan global. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama lanjutan yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi serta daya saing lulusan UPY di kancah internasional.

  • Mahasiswa Harus Lebih Kreatif di Era Digital dan AI: Tantangan dan Peluang

    Mahasiswa Harus Lebih Kreatif di Era Digital dan AI: Tantangan dan Peluang

    Di era digital yang dipercepat oleh kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mahasiswa kini menghadapi tuntutan yang jauh melampaui sekadar kemampuan akademik standar. Transformasi dunia pendidikan dan dunia kerja menuntut generasi muda untuk menjadi lebih kreatif, adaptif, dan inovatif agar siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan kompetitif.

    1. Era Digital dan AI Membawa Paradigma Baru dalam Pendidikan

    Perkembangan teknologi digital dan AI telah mengubah cara mahasiswa belajar, bekerja, dan berkreasi. Di banyak institusi pendidikan, AI tidak lagi dipandang sebagai alat tambahan, namun telah menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. Misalnya, beberapa universitas di dunia mewajibkan kompetensi dasar AI bagi mahasiswa karena dianggap esensial bagi kesiapan kerja di masa depan.

    AI juga mampu menghadirkan pembelajaran yang dipersonalisasi, memberikan umpan balik cepat, dan menyajikan materi lewat berbagai format (video, simulasi, kuis interaktif), sehingga memperluas cara mahasiswa mengakses dan memahami pengetahuan.

    2. Kreativitas – Kunci Utama di Tengah Otomasi

    Seiring kemampuan AI dalam menyelesaikan tugas-tugas repetitif dengan cepat, kemampuan berpikir kreatif menjadi salah satu competitive advantage utama yang tidak mudah digantikan oleh mesin. Kreativitas pada mahasiswa berarti kemampuan menghasilkan ide baru, solusi inovatif, dan gagasan yang relevan dengan tantangan kontemporer.

    Beberapa penelitian menunjukkan keterampilan kreatif mahasiswa tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar. AI dapat mendukung kreativitas tersebut apabila digunakan sebagai partner teknologi bukan sebagai pengganti berpikir manusia.

    3. Tantangan dan Risiko Ketergantungan Teknologi

    Namun, kemajuan AI juga memiliki sisi yang perlu diwaspadai. Studi internasional menunjukkan risiko terbentuknya ketergantungan terhadap AI yang justru bisa mengurangi kedalaman berpikir dan kreativitas jika mahasiswa memanfaatkan teknologi secara pasif.

    Ini menegaskan bahwa kreativitas mahasiswa bukan sekadar memanfaatkan alat, melainkan kemampuan berpikir kritis untuk mengevaluasi, menilai, dan mengembangkan gagasan secara independen di samping dukungan teknologi.

    4. Keterampilan Kreatif Sebagai Landasan Karier Masa Depan

    Hasil survei global menunjukkan banyak mahasiswa percaya bahwa keterampilan penggunaan AI secara bertanggung jawab dan kreatif menjadi salah satu kemampuan penting bagi kesuksesan karier di masa depan.

    Kreativitas bukan hanya soal seni, tetapi juga tentang kemampuan mahasiswa memetakan solusi untuk persoalan nyata, menggabungkan berbagai disiplin ilmu, serta mengemukakan gagasan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

    5. Strategi Mahasiswa untuk Berkembang di Era Digital dan AI

    Berikut adalah beberapa langkah praktis yang dapat mahasiswa lakukan untuk meningkatkan kreativitas di era digital dan AI:

    • Terus Mengembangkan Digital Literacy
      Mahasiswa perlu memahami bagaimana teknologi digital dan AI bekerja secara etis dan bertanggung jawab, bukan sekadar menggunakannya secara mekanis.
    • Mengintegrasikan AI dengan Proyek Kreatif
      Gunakan AI sebagai alat bantu ide dan eksperimen dalam proyek nyata—misalnya dalam pembuatan konten digital, desain, riset data, atau inovasi produk.
    • Berpikir Kritis dan Interdisipliner
      Mahasiswa harus mampu melihat isu dari berbagai perspektif, menggabungkan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu untuk menghasilkan solusi baru.
    • Kolaborasi dan Jaringan (Networking)
      Bergabung dengan komunitas inovatif dan bekerja sama dengan profesional atau mahasiswa dari bidang lain akan menambah wawasan dan menciptakan peluang kolaborasi kreatif.

    Era digital dan AI bukanlah ancaman jika mahasiswa mampu memposisikan kreativitas sebagai keterampilan inti. AI harus dilihat sebagai alat yang memperluas kapasitas berpikir dan menciptakan peluang baru; sedangkan kreativitas manusia tetap menjadi pondasi utama dalam menyikapi tantangan dunia yang cepat berubah.

    Dengan kreativitas yang kuat, mahasiswa tidak hanya siap bersaing di pasar kerja global, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.

  • Pray for Sumatera

    Pray for Sumatera

    Universitas PGRI Yogyakarta menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari telah menyebabkan meluapnya sungai, kerusakan infrastruktur, serta memaksa banyak keluarga mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.

    Kami mengajak seluruh civitas akademika UPY untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga masyarakat yang mengalami musibah ini diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan. Kami juga berdoa agar penanganan darurat, evakuasi, serta proses pemulihan dapat berjalan lancar dan cepat.

    Melalui doa, dukungan moral, maupun bantuan nyata, mari bersama-sama menjadi bagian dari upaya meringankan beban para korban.

    #PrayForSumatera #PeduliBanjir

  • Universitas PGRI Yogyakarta Raih 4 Penghargaan di Anugerah PT PGRI Berprestasi 2025

    Universitas PGRI Yogyakarta Raih 4 Penghargaan di Anugerah PT PGRI Berprestasi 2025

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi dengan berhasil meraih 4 penghargaan pada ajang Anugerah PT PGRI Berprestasi Tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 yang digelar di Jakarta, Sabtu (29/11).

    UPY meraih penghargaan pada empat kategori, yakni:

    1. Terbaik 1 Kategori Kerja Sama Kelompok Universitas
    2. Terbaik Harapan 1 Kategori SDM dan Kelembagaan
    3. Terbaik Harapan 2 Kategori Kemahasiswaan
    4. Terbaik Harapan 1 Kategori Anugerah Dosen PT PGRI Berdedikasi se-Indonesia, diraih oleh Dr. Marti Widyasari, S.T., M.Eng., dosen Program Studi Informatika UPY.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Paiman menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti konsistensi UPY dalam memperkuat tata kelola, memperluas jaringan kerja sama, serta mendorong prestasi dosen dan mahasiswa di tingkat nasional.

    “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika UPY. Kami bangga sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, penghargaan yang diterima Dr. Marti Widyasari dalam kategori dosen berdedikasi se-Indonesia menjadi sorotan tersendiri. Kiprayahnya dalam pengembangan penelitian, inovasi, dan kontribusi akademik dinilai memberikan dampak signifikan baik bagi program studi maupun komunitas akademik PGRI.

    “Penghargaan ini saya dedikasikan untuk UPY dan seluruh mahasiswa yang telah menjadi inspirasi dalam setiap langkah pengabdian saya,” ungkap Dr. Marti.

    Ajang Anugerah PT PGRI Berprestasi diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap perguruan tinggi PGRI yang menunjukkan kinerja unggul dalam berbagai aspek pengembangan institusi. Melalui penghargaan ini, UPY berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

  • Rektor UPY Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta

    Rektor UPY Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, turut menghadiri Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 pada 29 November 2025 yang berlangsung meriah di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta.

    Acara besar yang menghimpun tenaga pendidik dari seluruh Indonesia ini juga dihadiri oleh para Pimpinan Perguruan Tinggi PGRI serta perwakilan guru dari berbagai provinsi. Hadir pula Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, yang memberikan sambutan dan refleksi mengenai perjuangan, tantangan, serta masa depan profesi guru di Indonesia.

    Peringatan nasional ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pendidik sekaligus momentum penguatan komitmen PGRI dalam menjaga martabat guru sebagai profesi terhormat. Seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan, sambutan tokoh nasional, refleksi pendidikan, hingga penampilan apresiasi untuk guru, berlangsung tertib, lancar, dan penuh kehangatan. Suasana semakin hidup berkat antusiasme para peserta yang hadir dari berbagai daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru Indonesia yang terus mengabdi tanpa kenal lelah.

    “Semoga para pendidik senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan semangat yang tak pernah padam dalam menginspirasi generasi bangsa. Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ilmu yang selalu Anda bagikan,” ujarnya.

    Melalui peringatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memajukan pendidikan nasional semakin kuat. Momen ini juga menjadi pengingat bahwa peran guru tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa.

  • Rektor UPY: Semangat Guru Adalah Pilar Kemajuan Bangsa

    Rektor UPY: Semangat Guru Adalah Pilar Kemajuan Bangsa

    Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2025 serta HUT PGRI Ke-80, digelar Bulan Podcast yang menghadirkan para tokoh pendidikan sebagai narasumber utama. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di Ruang Podcast Balai Teknologi Telekomunikasi Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Acara ini menghadirkan tiga figur penting dalam dunia pendidikan, yaitu Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Drs. Suhirman, M.Pd, serta Ketua PGRI DIY, Dr. Didik Wardaya, S.E., M.Pd. Kehadiran para tokoh ini menjadi wujud kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat peran guru di era modern.

    Kegiatan Bulan Podcast ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menjaga martabat guru sebagai profesi terhormat di masyarakat, sekaligus merayakan kontribusi mereka dalam membangun kualitas pendidikan Indonesia. Melalui format dialog interaktif, para narasumber membahas tantangan, dedikasi, serta masa depan profesi guru.

    Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, mengikuti susunan kegiatan yang telah disiapkan mulai dari pembukaan, sesi diskusi, hingga penutup. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi berlangsung, menghadirkan suasana yang hidup, inspiratif, dan penuh apresiasi terhadap peran para pendidik.

    Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPY Prof. Paiman menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para guru. Ia berharap para pendidik senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta semangat yang tak pernah padam dalam menginspirasi generasi bangsa.

    “Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ilmu yang selalu Anda bagikan. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menguatkan masa depan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk terus mendukung peningkatan kualitas guru dan memperkokoh penghargaan terhadap profesi yang menjadi pilar utama kemajuan bangsa.

  • UPY Gelar Pendampingan Penyusunan Paten Bersama Kemenkumham Kanwil DIY

    UPY Gelar Pendampingan Penyusunan Paten Bersama Kemenkumham Kanwil DIY

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi. Pada Senin, 17 November 2025, UPY melaksanakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Paten yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM melalui Kanwil DIY.

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat UPY ini dihadiri oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., serta para dosen dari berbagai program studi. Suasana pendampingan berjalan tertib, hangat, dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menyimak, berdiskusi, dan menggali pemahaman tentang strategi penyusunan paten yang baik, mulai dari tahapan administrasi hingga aspek teknis pelindungan kekayaan intelektual.

    Kerja sama antara DJKI dan UPY ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan kampus, sekaligus mendorong para dosen untuk menghasilkan luaran riset yang tidak hanya publikatif, tetapi juga memiliki nilai perlindungan hukum serta potensi kebermanfaatan bagi masyarakat.

    Dalam sambutannya, Prof. Paiman menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap terselenggaranya kegiatan ini terutama manfaat dan untuk memperkuat kerja sama antar pihak kedepannya.

    “Kami berharap pendampingan ini memberi manfaat nyata bagi seluruh peserta, memperkuat kerja sama antar pihak, serta menghasilkan tindak lanjut yang dapat diterapkan usai kegiatan. Semoga ini menjadi langkah awal bagi program-program lanjutan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPY semakin optimistis dapat meningkatkan jumlah paten dan kekayaan intelektual yang lahir dari karya para dosen dan peneliti, sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.