Penulis: Administrator

  • Mahasiswa Gizi UPY Lolos Program Nasional SAPA Kampus Berdampak BPOM RI

    Mahasiswa Gizi UPY Lolos Program Nasional SAPA Kampus Berdampak BPOM RI

    Universitas PGRI Yogyakarta kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa melalui partisipasi aktif pada program nasional di bidang keamanan pangan. Tiga mahasiswa Program Studi Gizi UPY berhasil lolos dan terpilih mengikuti Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

    Mahasiswa yang terpilih dalam program tersebut yaitu Hunalika Yasfa, Septiajati Yudhowanti, dan Fadhilah Nur Azizah. Keikutsertaan mereka menjadi bentuk nyata keterlibatan mahasiswa UPY dalam mendukung peningkatan keamanan pangan dan pemberdayaan usaha mikro kecil (UMK) pangan olahan di Indonesia.

    Program SAPA Kampus Berdampak merupakan program pembentukan mahasiswa sebagai Fasilitator Keamanan Pangan yang memiliki kompetensi dalam mendampingi UMK pangan olahan agar memenuhi standar keamanan pangan dan penerapan CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik).

    Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik langsung dalam pendampingan UMK pangan olahan. Pelaksanaan Program SAPA Kampus Berdampak Batch 8 berlangsung mulai Februari hingga Juni 2026.

    Selama mengikuti program, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang membantu proses pendampingan UMK pangan olahan, mulai dari memberikan edukasi terkait keamanan pangan, membantu penyusunan dokumen CPPOB, melakukan monitoring penerapan keamanan pangan, hingga mendukung percepatan UMK dalam memperoleh izin penerapan CPPOB dari BPOM RI.

    Keterlibatan mahasiswa Gizi UPY dalam program nasional ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya pada bidang keamanan pangan, kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi.

    Selain meningkatkan pengalaman lapangan mahasiswa, program ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UMK pangan olahan agar semakin mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan memenuhi standar regulasi pangan nasional.

    Partisipasi mahasiswa dalam SAPA Kampus Berdampak Batch 8 sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang gizi, keamanan pangan, dan kesehatan masyarakat.

    Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen edukasi pangan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya budaya keamanan pangan yang lebih baik di Indonesia.

  • Hari Raya Idul Adha 1447 H: Momentum Keikhlasan, Kepedulian, dan Kebersamaan

    Hari Raya Idul Adha 1447 H: Momentum Keikhlasan, Kepedulian, dan Kebersamaan

    Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momentum penting bagi umat Islam yang sarat dengan nilai keimanan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Setiap tahunnya, Idul Adha menjadi pengingat akan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang arti keikhlasan, ketaatan, serta pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

    Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, semangat berbagi dan kebersamaan kembali menjadi nilai utama yang relevan dalam kehidupan masyarakat modern. Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan saat ini, Idul Adha mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya datang dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari ketulusan untuk berbagi dan membantu sesama.

    Makna kurban dalam Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, tetapi juga refleksi tentang pentingnya menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, penuh toleransi, dan saling menguatkan.

    Universitas PGRI Yogyakarta memaknai Hari Raya Idul Adha sebagai momentum untuk mempererat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Sebagai institusi pendidikan, UPY terus mendorong sivitas akademika untuk tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan religiusitas.

    Idul Adha juga menjadi pengingat bahwa pengorbanan, kerja keras, dan keikhlasan adalah bagian penting dalam proses meraih keberhasilan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat dunia pendidikan yang terus mendorong generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Di momen penuh berkah ini, kebersamaan bersama keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar menjadi hal yang sangat berharga. Tradisi saling berbagi, silaturahmi, dan gotong royong menjadi kekuatan sosial yang terus menjaga kehangatan dan persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

  • Mahasiswa Pendidikan Matematika UPY Gelar Kolaborasi Internasional Bersama Mahasiswa Filipina

    Mahasiswa Pendidikan Matematika UPY Gelar Kolaborasi Internasional Bersama Mahasiswa Filipina

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Studi Pendidikan Matematika menghadirkan kegiatan kolaborasi internasional bersama mahasiswa dari Filipina melalui kelas matematika dan sharing session akademik yang berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.

    Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebagai bentuk penguatan jejaring internasional sekaligus upaya membangun ruang belajar lintas budaya yang inspiratif bagi calon pendidik masa depan. Melalui program tersebut, mahasiswa dari kedua negara diajak untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memahami proses pembelajaran matematika yang diterapkan di masing-masing institusi pendidikan.

    Kolaborasi internasional ini bertujuan mempererat hubungan antarmahasiswa dari berbagai negara sekaligus menunjukkan implementasi pembelajaran yang diterapkan mahasiswa Pendidikan Matematika UPY sebagai calon pendidik profesional. Kegiatan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap terbuka, toleran, dan kolaboratif di tengah keberagaman budaya dan latar belakang pendidikan.

    Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengadakan sesi sharing session yang membahas berbagai aspek pembelajaran matematika di Indonesia dan Filipina. Diskusi mencakup metode pembelajaran, media pembelajaran yang digunakan, strategi mengajar yang efektif, hingga tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan modern.

    Melalui forum tersebut, peserta memperoleh banyak wawasan baru mengenai sistem pendidikan dan pendekatan pembelajaran matematika di masing-masing negara. Selain berbagi pengalaman akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang bertukar ide, motivasi, serta penguatan kerja sama antarmahasiswa maupun antarprogram studi.

    Sharing session utama dilaksanakan di ruang sidang Program Studi Pendidikan Matematika dengan suasana diskusi yang aktif dan komunikatif. Mahasiswa berdialog mengenai perkembangan pendidikan matematika di era modern sekaligus membahas materi perkuliahan yang dipelajari di universitas masing-masing.

    Tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, program ini juga dikemas secara santai dan penuh nuansa persahabatan internasional. Mahasiswa bersama peserta dari Filipina mengabadikan momen melalui sesi foto dan pembuatan video bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

    Kegiatan semakin menarik ketika mahasiswa memperkenalkan berbagai makanan ringan khas Indonesia kepada mahasiswa Filipina. Momen pertukaran budaya tersebut memunculkan diskusi menarik mengenai makanan khas dari kedua negara, termasuk kesamaan cita rasa dan budaya kuliner yang dimiliki Indonesia dan Filipina.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Matematika UPY berharap dapat menunjukkan bahwa pendidikan mampu menjadi jembatan dalam membangun persaudaraan internasional. Perbedaan bahasa, budaya, maupun sistem pendidikan bukan menjadi penghalang untuk saling belajar dan berkembang bersama, melainkan menjadi kekuatan yang memperkaya pengalaman dan memperluas wawasan global mahasiswa.

    Program kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal terciptanya kerja sama internasional yang lebih luas di bidang pendidikan, sekaligus memperkuat pengalaman internasional mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa depan.

  • Prodi Hukum Bisnis UPY Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Istana Negara

    Prodi Hukum Bisnis UPY Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Istana Negara

    Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Bisnis dan Hukum Universitas PGRI Yogyakarta melaksanakan kunjungan edukatif ke Istana Negara pada Jumat, 19 Desember 2025.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan wawasan kebangsaan dan pemahaman ketatanegaraan bagi mahasiswa melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan lembaga kenegaraan Republik Indonesia.

    Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman kontekstual mengenai sistem ketatanegaraan, kelembagaan negara, serta peran strategis Istana Negara dalam penyelenggaraan pemerintahan nasional. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai fungsi simbolik dan administratif Istana Negara sebagai pusat kegiatan kenegaraan Republik Indonesia.

    Kegiatan edukatif ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap teori hukum tata negara yang selama ini dipelajari dalam proses perkuliahan. Dengan melihat langsung praktik dan dinamika ketatanegaraan, mahasiswa dapat memahami implementasi konsep hukum secara lebih nyata dan aplikatif.

    Program Studi Hukum Bisnis UPY menilai bahwa pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) menjadi salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang hukum dan ketatanegaraan.

    Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman yang dapat memperkuat kesadaran hukum, nasionalisme, serta pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan di Indonesia.

    Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Program Studi Hukum Bisnis UPY dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, wawasan kebangsaan, serta kemampuan memahami dinamika hukum dan ketatanegaraan secara komprehensif.

    Dengan pelaksanaan kunjungan edukatif ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan sistem hukum dan pemerintahan di Indonesia.

  • UPY Sambut Mahasiswa SEA-Teacher Batch 11 dari Filipina, Perkuat Atmosfer Akademik Internasional

    UPY Sambut Mahasiswa SEA-Teacher Batch 11 dari Filipina, Perkuat Atmosfer Akademik Internasional

    Universitas PGRI Yogyakarta menggelar Welcoming Ceremony SEA-Teacher Batch 11 Gelombang 1 untuk mahasiswa pertukaran dari University of Antique, Filipina, pada Senin, 4 Mei 2026 di Ruang Sidang Rektorat Lantai 2 Kampus 1 UPY.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program internasional SEA-Teacher sekaligus upaya UPY dalam memperkuat jejaring akademik global dan menghadirkan lingkungan pembelajaran multikultural di kampus.

    Acara penyambutan dihadiri oleh Ketua Pengurus YP UPY Drs. John Sabari, M.Si., Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Dekan FKIP Dr. Esti Setiawati, M.Pd., Kepala Kantor Urusan Kerja Sama (KUK), serta Kepala Divisi Kerja Sama Dalam Negeri KUK.

    Sementara dari University of Antique hadir dua dosen pendamping, yakni Dr. Shela Joy E. Bolivar selaku Program Head Bachelor of Elementary Education College of Teacher Education dan Prof. Mark Joseph T. Reyes selaku Program Head BSED English sekaligus Internationalization Coordinator College of Teacher Education.

    Adapun mahasiswa peserta SEA-Teacher yang mengikuti program di UPY terdiri atas Robert M. Santisteban, Berg O. Valenzuela, dan Mark Steven O. Tandoy dari program Bachelor of Secondary Education major in English, Abrielle Gene T. Loreña dari Bachelor of Early Childhood Education, serta Denise Khesha C. Tacaisan dari Bachelor of Elementary Education.

    Kegiatan welcoming ceremony dilaksanakan sebagai bentuk penyambutan resmi kepada mahasiswa peserta SEA-Teacher sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik, budaya kampus, dan sivitas akademika UPY kepada mahasiswa internasional yang akan menjalani program pertukaran di Indonesia.

    Rangkaian acara berlangsung hangat dan penuh nuansa internasional. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pemutaran video profil University of Antique serta UPY. Selanjutnya, Kepala KUK menyampaikan laporan pelaksanaan program SEA-Teacher, dilanjutkan sambutan dari Rektor UPY dan perwakilan University of Antique yang disampaikan oleh Prof. Mark Joseph T. Reyes.

    Suasana semakin meriah melalui penampilan mahasiswa dari University of Antique yang menampilkan performa budaya sebagai bentuk pertukaran budaya antarnegara. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi internasional antara kedua institusi.

    Melalui program SEA-Teacher ini, UPY berharap mahasiswa peserta dapat memperoleh pengalaman akademik dan budaya yang berharga selama berada di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan wawasan global mahasiswa, serta membangun hubungan yang lebih erat antara UPY dan University of Antique di masa mendatang.

    Partisipasi aktif UPY dalam program internasional SEA-Teacher juga menjadi wujud komitmen universitas dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing global.

  • UPY Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Yan’an Vocational and Technical College China

    UPY Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Yan’an Vocational and Technical College China

    Universitas PGRI Yogyakarta menerima kunjungan delegasi Yan’an Vocational and Technical College, China, dalam agenda penjajakan kerja sama internasional yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 di Ruang Sidang Rektorat Lantai 2 Kampus 1 UPY.

    Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus mengembangkan kolaborasi akademik antara perguruan tinggi Indonesia dan China, khususnya dalam bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan sumber daya manusia.

    Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., beserta jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, hingga pimpinan unit kerja terkait di lingkungan UPY.

    Sementara dari pihak Yan’an Vocational and Technical College hadir Mr. Du Shanbao selaku Member of the Party Committee and Vice President, Ms. Sun Jing selaku Director of the Department of Agriculture, Forestry and Architectural Engineering, Mr. Wang Long selaku Director of the Department of Economics and Management, serta Ms. Hui Jie sebagai Director of the International Exchange Center. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Cyntia Wu selaku Indonesia Regional Manager ITEA.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas penguatan implementasi kerja sama internasional yang sebelumnya telah terjalin. Fokus pembahasan meliputi pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi akademik, hingga peluang peningkatan kerja sama pendidikan lintas negara.

    UPY menyampaikan kesiapan untuk menerima mahasiswa dari Yan’an Vocational and Technical College dalam program pertukaran mahasiswa maupun kegiatan akademik lainnya di Indonesia. Selain itu, peluang pengiriman mahasiswa dan dosen UPY ke China juga menjadi salah satu agenda strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

    Kegiatan penjajakan kerja sama berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi. Dialog antar kedua institusi berjalan aktif dengan membahas berbagai peluang implementasi program internasional yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan global.

    Melalui kegiatan ini, UPY berharap kerja sama internasional yang terjalin tidak hanya berhenti pada penandatanganan kesepahaman, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengalaman internasional mahasiswa, serta penguatan daya saing lulusan di tingkat global.

    Partisipasi aktif UPY dalam membangun kemitraan internasional juga menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global di era transformasi pendidikan internasional.

  • Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

    Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

    “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,”
    mari bersama menjaga, mendidik, dan membimbing generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa.

    Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan komitmen dalam membangun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

    Generasi muda adalah tunas harapan bangsa.
    Melalui pendidikan yang berkualitas, karakter yang kuat, dan kepedulian terhadap sesama, kita menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

    Universitas PGRI Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul, berintegritas, dan siap membawa Indonesia menuju kedaulatan yang seutuhnya.

  • PGSD UPY Gelar ICOPE 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional dalam Pengembangan Pendidikan Dasar

    PGSD UPY Gelar ICOPE 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional dalam Pengembangan Pendidikan Dasar

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sukses menyelenggarakan International Conference on Primary Education (ICOPE) 2026 pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan seminar internasional ini dilaksanakan secara daring dan menghadirkan peserta serta presenter dari berbagai negara.

    ICOPE 2026 menjadi forum ilmiah internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan dasar berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi global. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi PGSD UPY bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra dalam dan luar negeri.

    Untuk kerja sama nasional, ICOPE 2026 melibatkan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas PGRI Ronggolawe, serta Universitas Muhammadiyah Magelang. Sementara mitra internasional terdiri dari Universidad de Chile, Mariano Marcos State University, University of Antique, University of Northern Iloilo, serta National Taipei University of Education.

    Seminar internasional ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, praktisi pendidikan, dan guru sekolah dasar dari berbagai daerah dan negara. Tercatat sebanyak 81 presenter dan 446 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, termasuk peserta dari Indonesia, Filipina, Chili, Malaysia, dan Taiwan.

    Pelaksanaan ICOPE 2026 didasarkan pada kebutuhan praktisi dan akademisi akan ruang publikasi ilmiah serta penguatan ekosistem akademik internasional yang mendukung pengembangan penelitian di bidang pendidikan dasar. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk memperluas kolaborasi riset antarinstansi dan antarnegara sekaligus mendiseminasikan praktik pembelajaran inovatif berbasis penelitian.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti rangkaian seminar, baik pada sesi keynote speaker maupun sesi presentasi paralel di masing-masing breakout room. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap isu-isu pengembangan pendidikan dasar di era global.

    Melalui penyelenggaraan ICOPE 2026, PGSD UPY berharap dapat terus memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong lahirnya inovasi dan penelitian yang berdampak bagi kemajuan pendidikan dasar.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen UPY dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan budaya akademik yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi global.

  • 165 Mahasiswa PPG FKIP UPY Ikuti Diklat Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

    165 Mahasiswa PPG FKIP UPY Ikuti Diklat Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terus memperkuat pembentukan karakter mahasiswa calon pendidik. Sebanyak 165 mahasiswa PPG FKIP UPY mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara yang dilaksanakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta pada 2–3 Mei 2026.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk calon guru yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Pelaksanaan diklat merupakan hasil kerja sama antara AAU dan PPG FKIP UPY dalam mendukung penguatan karakter generasi muda melalui dunia pendidikan.

    Pelatihan dibuka secara resmi di lingkungan Akademi Angkatan Udara Yogyakarta dan berlangsung selama dua hari dengan berbagai materi penguatan karakter dan kepemimpinan. Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela negara, kepemimpinan, psikologi lapangan, hingga Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD).

    Dalam sambutan Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., yang dibacakan oleh Kepala Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Ka PPM) AAU Kolonel Pas Iwan Setiawan, S.T., M.Han., disampaikan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban militer, tetapi juga sebagai sikap dan perilaku warga negara yang dilandasi cinta tanah air, kesadaran berbangsa, serta keyakinan terhadap nilai-nilai Pancasila.

    Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dimiliki mahasiswa PPG sebagai calon guru yang nantinya berperan tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga pembentuk karakter generasi muda Indonesia.

    “Melalui diklat ini peserta diharapkan mampu menumbuhkan disiplin, jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta tanggung jawab yang tinggi sebagai bekal penting dalam mendidik peserta didik agar menjadi pribadi unggul dan berintegritas,” demikian disampaikan dalam sambutan kegiatan.

    Selama pelaksanaan diklat, mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat. Berbagai kegiatan lapangan yang dipandu langsung oleh instruktur dari unsur TNI menjadi pengalaman berharga dalam membangun mental, kedisiplinan, kemampuan kerja sama tim, serta kepemimpinan mahasiswa.

    Selain penguatan fisik dan mental, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter dan wawasan kebangsaan agar mahasiswa mampu menjadi pendidik profesional yang tidak hanya unggul secara akademik dan pedagogik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan kepedulian terhadap bangsa serta negara.

    Melalui Pendidikan dan Latihan Bela Negara ini, PPG FKIP UPY berharap dapat mencetak calon guru yang adaptif, berkarakter, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

  • UPY Ambil Bagian dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis AI

    UPY Ambil Bagian dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis AI

    Jakarta – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) turut berpartisipasi dalam ajang internasional Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 yang sukses diselenggarakan pada 22–23 April 2026 di Jakarta. Kehadiran UPY dalam forum strategis tersebut menjadi bentuk komitmen universitas dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

    Dalam kegiatan tersebut, Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., hadir didampingi Wakil Rektor III UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd. Forum internasional ini mempertemukan ratusan delegasi, pemimpin pendidikan, pembuat kebijakan, serta pakar teknologi dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik.

    Mengusung tema “Future-Ready Learning: AI, Innovation, and Human-Centered Education”, Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 menyoroti pentingnya integrasi teknologi AI dalam dunia pendidikan dengan tetap menempatkan pendekatan human-centered atau berpusat pada manusia sebagai fondasi utama proses pembelajaran.

    Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk mendiskusikan berbagai inovasi pendidikan masa depan, termasuk pemanfaatan AI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan literasi digital, serta penciptaan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

    Selain menghadirkan diskusi dan pemaparan dari berbagai pakar internasional, forum ini juga memperlihatkan dukungan kuat dari mitra teknologi global seperti Intel, Microsoft, dan AOPEN dalam mendukung transformasi pendidikan digital di kawasan Asia Pasifik.

    Partisipasi UPY dalam forum internasional ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan serta jejaring global di bidang pendidikan dan teknologi. Kehadiran pimpinan universitas juga menunjukkan kesiapan UPY dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan yang semakin terintegrasi dengan perkembangan AI dan inovasi digital.

    Melalui keterlibatan aktif dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, UPY berharap dapat terus mengembangkan ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan, sekaligus memperkuat posisi universitas sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap transformasi global di era digital.