Kategori: Berita Utama

  • Lurah Panggungharjo Berbagi Strategi Sukses Kelola BUMDES dalam Seminar Yang di Adakan Prodi Manajemen UPY

    Lurah Panggungharjo Berbagi Strategi Sukses Kelola BUMDES dalam Seminar Yang di Adakan Prodi Manajemen UPY

    Program Studi Sarjana Manajemen Universitas Pembangunan Yogyakarta (UPY) dengan bangga mengadakan seminar spesial mengenai tata kelola desa yang akan dihadiri oleh Bapak Wahyudi Anggoro Hadi, Lurah Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul. Seminar ini akan membahas keberhasilan Panggungharjo dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang kini menjadi contoh teladan di Indonesia, dengan omzet yang signifikan.

    Pak Wahyudi Anggoro Hadi, melalui kebijakan dan strategi inovatifnya, telah berhasil mengubah BUMDES Panggungharjo menjadi salah satu yang paling unggul di tanah air. Tidak hanya sukses dalam hal omzet, tetapi BUMDES Panggungharjo juga memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat desa, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

    Dalam seminar ini, Pak Wahyudi Anggoro Hadi akan berbagi pengalaman, strategi, dan praktik terbaik dalam membangun serta mengelola BUMDES yang efektif dan berkelanjutan. Para peserta akan mendapatkan wawasan mendalam mengenai berbagai aspek tata kelola desa, termasuk pengelolaan keuangan desa, pemasaran produk lokal, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi pemerintah daerah, akademisi, praktisi pembangunan, serta mahasiswa untuk lebih memahami pentingnya peran BUMDES dalam memajukan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

    Seminar dengan tema “Tata Kelola Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui BUMDES” bersama Lurah Desa Panggungharjo, Bapak Wahyudi Anggoro Hadi, ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman serta memperkuat jaringan kolaborasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan desa melalui prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan berkelanjutan.

  • Menghadapi Perubahan Cepat di Era Digital: Pentingnya Kemampuan Beradaptasi dan Belajar Hal Baru

    Menghadapi Perubahan Cepat di Era Digital: Pentingnya Kemampuan Beradaptasi dan Belajar Hal Baru

    Di era digital saat ini, perubahan terjadi dengan sangat cepat. Teknologi baru muncul, tren berubah, dan cara kita berinteraksi serta bekerja pun terus berkembang. Dalam konteks ini, kemampuan untuk beradaptasi dan belajar hal baru menjadi sangat penting. Berikut adalah beberapa cara untuk mengembangkan kemampuan tersebut dan menjadikan diri Anda lebih siap menghadapi tantangan di era digital.

    1. Memahami Pentingnya Adaptasi

    Adaptasi adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi atau lingkungan baru. Dalam dunia yang terus berubah, kemampuan ini menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang. Misalnya, saat teknologi baru diperkenalkan di tempat kerja, mereka yang mampu beradaptasi dengan cepat akan lebih mudah berkontribusi dan bahkan memimpin.

    2. Menjadi Pembelajar Seumur Hidup

    Sikap terbuka untuk belajar hal baru adalah salah satu ciri pembelajar seumur hidup. Ini bukan hanya tentang pendidikan formal, tetapi juga mencakup pembelajaran informal seperti mengikuti kursus online, membaca buku, atau bahkan berdiskusi dengan orang lain. Dengan mengadopsi pola pikir ini, Anda akan selalu dapat mengikuti perkembangan terbaru di bidang Anda.

    3. Mengambil Risiko yang Dihitung

    Berani mengambil risiko dapat membuka pintu untuk pengalaman baru. Ini bisa berarti mencoba teknologi baru, terlibat dalam proyek yang berbeda, atau bahkan bergabung dengan komunitas baru. Meskipun mungkin ada ketakutan akan kegagalan, setiap pengalaman, baik atau buruk, membawa pelajaran berharga.

    4. Membangun Jaringan dan Komunitas

    Jaringan yang kuat dapat memberikan dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk beradaptasi. Bergabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama, baik secara online maupun offline, akan memberi Anda akses ke berbagai perspektif dan pengetahuan. Ini juga membantu Anda tetap terhubung dengan tren dan perubahan yang relevan.

    5. Menggunakan Teknologi untuk Keuntungan Anda

    Teknologi bisa menjadi alat yang sangat membantu dalam proses belajar. Manfaatkan platform pembelajaran online, aplikasi manajemen waktu, dan alat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi Anda. Dengan menggunakan teknologi, Anda tidak hanya belajar hal baru tetapi juga dapat beradaptasi dengan cara kerja yang lebih modern.

    6. Refleksi dan Evaluasi Diri

    Melakukan refleksi secara berkala membantu Anda memahami kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Evaluasi pengalaman Anda—apa yang berhasil dan apa yang tidak—akan memberi wawasan untuk perbaikan di masa mendatang. Ini juga menciptakan kesempatan untuk merencanakan langkah-langkah baru.

    7. Tetap Positif dan Fleksibel

    Perubahan sering kali disertai dengan ketidakpastian. Memiliki sikap positif dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan dapat membantu Anda tetap tenang dan fokus. Alih-alih melihat perubahan sebagai hambatan, anggaplah sebagai peluang untuk belajar dan tumbuh.

    Di era digital yang bergerak cepat ini, kemampuan untuk beradaptasi dan belajar hal baru adalah keterampilan yang sangat berharga. Dengan mengambil sikap terbuka terhadap pengalaman baru, membangun jaringan, dan memanfaatkan teknologi, Anda dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang akan datang. Ingatlah, perubahan adalah bagian dari proses, dan dengan ketekunan serta sikap positif, Anda akan dapat menghadapinya dengan sukses.

  • Universitas PGRI Yogyakarta dan FK-IJK DIY Bersinergi: MoU dan Talkshow untuk Kemajuan Keuangan & UMKM

    Universitas PGRI Yogyakarta dan FK-IJK DIY Bersinergi: MoU dan Talkshow untuk Kemajuan Keuangan & UMKM

    Yogyakarta – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan talkshow bertajuk “Smart Investments, Effective Financial Management, and SME Growth”. Acara ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara industri jasa keuangan dan perguruan tinggi guna meningkatkan literasi keuangan dan mendukung perkembangan UMKM.

    Bertempat di Ballroom OJK DIY, acara ini berlangsung dari pukul 12.30 hingga 16.10 WIB. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari berbagai universitas, termasuk Universitas PGRI Yogyakarta yang diwakili oleh Rektor, Dr. Ir. Paiman, M.P., serta perwakilan mahasiswa dan UMKM binaan. Agenda acara mencakup penandatanganan MoU, sesi keynote speech, dan talkshow bersama para ahli di bidang keuangan, seperti Eko Yunianto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan DIY, serta narasumber dari Perbarindo dan BRI Danareksa Sekuritas Yogyakarta.

    Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami manajemen keuangan pribadi dan investasi, serta bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal dan global.

  • Pengabdian Prodi: “Sosialisasi Artificial Intelligence (AI) untuk Pembelajaran” di SMP Muhammadiyah 2 Galur

    Pengabdian Prodi: “Sosialisasi Artificial Intelligence (AI) untuk Pembelajaran” di SMP Muhammadiyah 2 Galur

    Selaras dengan visi dan misi Program Studi Manajemen untuk mendukung inovasi dalam pendidikan dan pengajaran, kami dengan bangga mempersembahkan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Sosialisasi AI untuk Proses Pembelajaran pada Guru”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman guru-guru SMP tentang kecerdasan buatan (AI) serta penerapannya dalam proses pembelajaran.

    AI telah membawa revolusi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi AI, proses pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif, personal, dan adaptif sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Namun, untuk mengoptimalkan manfaatnya, penting bagi para pendidik untuk memahami konsep dasar AI dan cara mengintegrasikannya dalam kurikulum sekolah.

    Melalui kegiatan ini, Program Studi menyediakan forum bagi para guru SMP untuk belajar dan berdiskusi tentang AI, mulai dari konsep dasar hingga aplikasinya dalam pembelajaran sehari-hari. Para peserta akan diperkenalkan dengan studi kasus dan teknik implementasi AI di kelas, serta memiliki kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan teknologi AI dalam simulasi pembelajaran.

    Kami berharap kegiatan “Sosialisasi AI untuk Proses Pembelajaran pada Guru SMP” dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat SMP melalui pemanfaatan teknologi terkini. Kami mengundang seluruh guru SMP yang berminat untuk bergabung dalam kegiatan ini dan bersama-sama menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif, inovatif, dan adaptif.

  • UPY Hadirkan Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh sebagai Pembicara Utama di Konferensi Internasional

    UPY Hadirkan Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh sebagai Pembicara Utama di Konferensi Internasional

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menyelenggarakan dua acara internasional, yaitu The 2nd International Conference on Information Technology and Engineering (ICITE) dan The 4th UPY International Conference on Educational and Social Sciences (UPINCESS) pada tanggal 29-30 Oktober 2024 secara daring melalui zoom. Acara ini menghadirkan berbagai pembicara terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan tujuan memperkaya wawasan akademik dan memperkuat kolaborasi internasional.

    Salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam acara ini adalah Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional Indonesia pada periode 2009-2014. Beliau menyampaikan pandangan mengenai perkembangan teknologi informasi serta peran ilmu pengetahuan dan rekayasa dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kehadirannya memberikan semangat dan inspirasi kepada para peserta untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia.

    Konferensi ini diselenggarakan dalam dua hari dan dihadiri oleh peserta dari berbagai universitas dan lembaga riset. Para peserta diundang untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru mereka, yang mencakup berbagai topik seperti teknologi informasi, rekayasa, pendidikan, dan ilmu sosial. Acara ini juga menjadi wadah diskusi dan pertukaran ide di antara akademisi, peneliti, dan praktisi.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan mendukung terlaksananya acara ini. Ia berharap melalui ICITE dan UPINCESS, UPY dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta membangun jaringan internasional yang lebih luas.

  • Prodi Akuntansi Ikuti Bimbingan Teknis Perancangan Kurikulum Berbasis OBE

    Prodi Akuntansi Ikuti Bimbingan Teknis Perancangan Kurikulum Berbasis OBE

    Program Studi Akuntansi baru-baru ini mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Perancangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Acara ini menghadirkan dua pembicara terkemuka, Ibu Dr. Dian Indri Purnamasri, S.E., M.Si., Ak., CA, dan Bapak Dr. Julianto Agung Saputro, S.E., S.Kom., M.Si., Ak., CA., CRP.

    Materi yang disampaikan oleh kedua narasumber ini sangat jelas dan menginspirasi, mendorong dosen Prodi Akuntansi untuk segera melakukan pemutakhiran kurikulum yang ada. Dengan pembaruan ini, diharapkan mahasiswa akan semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran yang ada, sehingga dapat mempersiapkan mereka lebih baik dalam dunia profesional.

  • Makna Sumpah Pemuda dalam Sejarah dan Kehidupan Bangsa

    Makna Sumpah Pemuda dalam Sejarah dan Kehidupan Bangsa

    Sumpah Pemuda, yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928, adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ikrar yang dihasilkan dari Kongres Pemuda ini bukan hanya simbol persatuan, tetapi juga menjadi fondasi semangat nasionalisme yang terus menginspirasi generasi demi generasi.

    Sumpah Pemuda terdiri dari tiga poin utama yang menggarisbawahi komitmen pemuda Indonesia terhadap tanah air, bangsa, dan bahasa. Makna dari setiap poin tersebut sangat mendalam:

    1. Satu Tanah Air: Mengakui bahwa seluruh pemuda Indonesia, terlepas dari suku, agama, dan daerah asal, memiliki satu tempat yang disebut Indonesia. Ini menegaskan pentingnya rasa memiliki dan cinta tanah air, yang harus dijunjung tinggi oleh setiap warga negara.
    2. Satu Bangsa: Menggarisbawahi pentingnya persatuan di antara berbagai kelompok etnis dan budaya. Sumpah ini menekankan bahwa meskipun ada perbedaan, kita semua adalah bagian dari satu bangsa yang besar, yaitu bangsa Indonesia. Ini adalah panggilan untuk mengatasi perbedaan demi kepentingan bersama.
    3. Satu Bahasa: Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan merupakan alat komunikasi yang vital bagi rakyat Indonesia. Dengan menggunakan satu bahasa, diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan memudahkan interaksi antar daerah.

    Makna Sumpah Pemuda tidak hanya relevan pada masa perjuangan melawan penjajahan, tetapi juga di era modern ini. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan baru muncul, seperti perpecahan identitas dan disintegrasi sosial.

    Sumpah Pemuda mengajak generasi muda untuk tetap mengedepankan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kerja sama. Ini menjadi penting, terutama dalam menjaga keragaman budaya Indonesia yang kaya, agar tidak tergerus oleh pengaruh global yang homogen.

    Generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk mengimplementasikan makna Sumpah Pemuda. Pemuda diharapkan aktif berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan, seperti:

    • Sosial: Mengembangkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
    • Politik: Terlibat dalam proses demokrasi dan pengambilan keputusan.
    • Ekonomi: Berinovasi dan menciptakan peluang usaha yang berdampak positif bagi masyarakat.
    • Budaya: Melestarikan dan mempromosikan kebudayaan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

    Sumpah Pemuda adalah pengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Di tengah tantangan yang dihadapi bangsa, makna Sumpah Pemuda harus dijadikan pedoman bagi setiap generasi untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan memupuk rasa cinta tanah air. Hanya dengan semangat Sumpah Pemuda, Indonesia dapat maju dan berkembang sebagai bangsa yang besar dan berdaulat.

  • Kelas Praktisi Mengajar: Meningkatkan Motivasi Mahasiswa di Bidang Akuntansi Sektor Publik

    Kelas Praktisi Mengajar: Meningkatkan Motivasi Mahasiswa di Bidang Akuntansi Sektor Publik

    Kelas Praktisi Mengajar Akuntansi Sektor Publik saat ini diisi oleh Bapak Oky Patria Sadewa, SE, MPA, CFrA, AK, A-CPA, CertDA, seorang auditor dari BPK DKI Jakarta. Dalam sesi kuliah ini, Bapak Oky membahas topik penting mengenai Pengukuran Kinerja Organisasi dan Indikator Kinerja, dengan penekanan pada konsep Value For Money. Ia juga menjelaskan karakteristik Value For Money Audit serta tahapan yang terlibat dalam audit sektor publik.

    Antusiasme mahasiswa terlihat jelas selama kuliah, di mana Bapak Oky berhasil menyampaikan materi dengan cara yang sangat jelas, disertai contoh praktik yang relevan dan pengalaman pribadi dari kariernya sebagai auditor. Mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih atas ilmu yang sangat bermanfaat ini, yang diharapkan dapat memotivasi mereka untuk belajar lebih giat dan bercita-cita menjadi auditor di BPK di masa depan.

    Dengan pengajaran yang inspiratif dari Bapak Oky, diharapkan generasi baru auditor akan muncul, siap untuk menghadapi tantangan di dunia akuntansi sektor publik.

  • Prodi Dikdas dan PPG UPY Kunjungi SIS serta SIKL Untuk Kegiatan Multikultural

    Prodi Dikdas dan PPG UPY Kunjungi SIS serta SIKL Untuk Kegiatan Multikultural

    Dosen dan mahasiswa dari Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, serta PPG Universitas PGRI Yogyakarta berangkat ke Singapura dan Kuala Lumpur untuk melaksanakan kunjungan dan kegiatan tridharma di Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

    Kegiatan ini akan berlangsung pada 22-24 Oktober 2024 dengan tema “Multikultural.” Di SIS, kegiatan akan mencakup kunjungan dan benchmarking terkait pendidikan dan implementasi Kurikulum Merdeka. Sementara di SIKL, selain melakukan benchmarking, dosen dan mahasiswa juga akan melaksanakan kegiatan tridharma dengan tema “Literasi Budaya Membatik” (Batik Keraton Yogyakarta).

    Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya motif batik Keraton Yogyakarta, kepada siswa di SIKL. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin kerja sama internasional antara sekolah-sekolah tersebut dengan Universitas PGRI Yogyakarta.

  • Presiden RI Periode 2024 – 2029

    Presiden RI Periode 2024 – 2029

    Selamat kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka atas pelantikan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029! Semoga membawa Indonesia menuju kemajuan, kesejahteraan, dan persatuan. Mari bersama-sama wujudkan visi dan misi demi masa depan yang lebih baik!