Kategori: Berita Utama

  • Semangat Sumpah Pemuda – Bangga Dengan Budaya Indonesia

    Semangat Sumpah Pemuda - Bangga Dengan Budaya Indonesia

    Bersamaan dengan memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke–93 tahun, HMP Pendidikan Sejarah UPY mengadakan kegiatan Podcast Sumpah Pemuda dengan mengusung tema “Peran Pemuda Dalam Menjiwai Semangat Sumpah Pemuda”. Rangkaian acara berlangsung pada hari Kamis 28 Oktober 2021 yang dimulai dari pukul 13.00 WIB – selesai yang bertempat di Studio lantai 5 Gedung Saintek serta disiarkan melalui live streaming Youtube upyTV dan live Instagram di @hmps_upy.

    Kegiatan tersebut mengundang Dr. Muhammad Iqbal Birsyada M.Pd (Kaprodi Pendidikan Sejarah UPY) sebagai pemateri atau narasumber. Materi podcast ini membahas mengenai makna sumpah pemuda, lunturnya nilai nasionalisme dikalangan pemuda karena pengaruh globalisasi dan budaya barat, membahas mengenai membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar sekarang ini karena telah banyak terpengaruh budaya barat.

    “Sebagai penerus bangsa dan juga seluruh masyarakat harus mengembangkan dan juga mengajarkan budaya yang ada di Indonesia terutama kepada anak-anak muda Indonesia yang akan menjadi penerus perjuangan bangsa.”tegas Muhammad Iqbal.

    Ia juga menjelaskan bagaimana peran anak muda dalam menyikapi pengaruh budaya-budaya barat yang mulai masuk ke Indonesia terutama pada era digital dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih saat ini. “Kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi di era digital ini dengan membuat konten-konten yang berhubungan dengan budaya di Indonesia, dari pada rebahan dan diam tidak menghasilkan lebih baik rebahan tapi produktif, yaitu bisa dengan membuat sebuah karya edukasi, informasi atau apapun yang berhubungan dengan budaya Indonesia.”jelas Iqbal.

    Dr. Muhammad Iqbal Birsyada berpesan untuk para penerus bangsa, “bagaimanapun kita selaku generasi penerus bangsa harus memiliki rasa nasionalisme yang sangat tinggi agar kita tidak mudah terpengaruh oleh adanya arus globalisasi dan kita selaku anak muda bangsa harus selalu bangga dengan budaya yang sudah kita punya.”tegasnya. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-kembali-sambut-doktor-baru

  • UPY Kembali Sambut Doktor Baru

    UPY Kembali Sambut Doktor Baru

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menambah jumlah dosennya yang bergelar Doktor. Gelar tersebut baru saja diraih oleh Dr. Sujatmiko, M.Hum, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UPY, yang baru saja menyelesaikan studi S3-nya dari Program Studi S3 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret.

    Dengan lulusnya Sujatmiko, maka tentunya semakin menambah deretan jumlah dosen UPY yang bergelar Doktor. Dalam rangka menyelesaikan studinya, Sujatmiko diketahui telah berhasil mempertanggungjawabkan hasil disertasinya, melalui ujian tertutup pada 18 Oktober 2021 yang dilakukan secara daring/online mengingat kondisi pandemi Covid-19.

    Adapun judul disertasinya adalah “Relay Translation Ungkapan Pitutur Luhur Jawa dalam Buku Butir-Butir Budaya Jawa”. Melalui penelitian disertasinya tersebut, Sujatmiko berharap hasil risetnya dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi pihak-pihak yang terkait.

    Sujatmiko dalam pesannya, mengungkapkan rasa Bahagia dan syukurnya, hingga kemudian ia mampu menyelesaikan studi S3-nya tersebut. Lebih lanjut, Sujatmiko juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Yayasan, Rektorat, Dekanat dan Prodi di UPY, atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan kepadanya, hingga kemudian studinya tersebut mampu diselesaikan. Besar harapannya, agar pengetahuan dan pengalamannya saat studi kemarin dapat memberikan kontribusi dan manfaat kedepannya bagi UPY, terutamanya bagi setiap mahasiswanya. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/kunjungan-ke-desa-binaan-rektor-upy-target-1-tahun-dikenal-mancanegara

  • Kunjungan Ke Desa Binaan, Rektor UPY: Target 1 Tahun Dikenal Mancanegara

    Kunjungan Ke Desa Binaan, Rektor UPY: Target 1 Tahun Dikenal Mancanegara

    Universitas PGRI Yogyakarta pada hari senin tanggal 18 Oktober 2021 telah melakukan kunjungan ke desa binaan di desa Mbeji kapanewon Ngawen, Gunung kidul. Kunjungan Universitas PGRI Yogkarta kali ini dikawal langsung oleh Ketua Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta, Armansyah Prakasakti, SH, SPn, MH dan Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, MP serta Wakil Rektor 3, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd.

    Tujuan kunjungan ini adalah untuk meninjau langsung Desa Binaan UPY yang akan diproyeksikan menjadi desa wisata dan kampung budaya dibawah naungan LPPM yg diketuai oleh Marti Widyasari, M.Eng. selaku ketua LPPM serta Bintang Wicaksono, M.Pd selaku Kepala Pengabdian dan Dr. Setyo Eko Atmojo, M.Pd selaku Kepala Penelitian.

    Menurut Lurah Mbeji, potensi yang dimiliki desa Mbeji dari sisi wisata terdapat watu gendong dan disisi budaya terdapat petilasan  peninggalan kerajaan Mataram. Harapan dari Kapanewu Ngawen tidak hanya potensi wisata saja tetapi diharapkan desa-desa wilayah Kapanewon Ngawen dapat menjadi desa berdaya mandiri melalui entrepreneurnya.

    Sedangkan Menurut Rektot UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P target proyeksi desa wisata UPY selama 1 tahun sudah dapat dikenal oleh seluruh turis mancanegara baik Nasional maupun Internasional. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-gelar-vaksinasi-dosis-2-bagi-mahasiswa-dan-masyarakat-sekitar

  • UPY Gelar Vaksinasi Dosis 2 Bagi Mahasiswa dan Masyarakat Sekitar

    UPY Gelar Vaksinasi Dosis 2 Bagi Mahasiswa dan Masyarakat Sekitar

    Minggu tanggal 17 Oktober 2021 Universitas PGRI Yogyakarta telah Menyelenggarakan Vaksinasi Dosis 2 untuk mahasiswa dan masyarakat sekitar. Vaksinasi yang ke 2 untuk mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta ini di ikuti oleh kurang lebih 1000 peserta vaksinasi.

    Tujuannya diadakan Vaksinasi ini untuk menumbuhkan daya imunitas agar semua Civitas Akademika Universitas PGRI Yogyakarta yang nantinya akan siap dalam melaksanakan perkuliahan secara Offline.

    Kegiatan Vaksin Dosin 2 ini di sambut langsung oleh ketua pembina YP UPY, Armansyah Prasakti, SH, SPn, MH dan Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Ir. Paiman MP. Kegiatan Vaksinasi yang diadakan di Auditoriium UPY berkat kerjasama Wakil Rektor 3 UPY bidang kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni, yaitu Dr. Septian Aji Permana, M.Pd dengan Kepala pusat Puskesmas II Ibu Yudi dan Bapak Yulis serta Koramil Bantul sebagai penyedia vaksin.

    Selama proses Vaksinasi dosis 2 minggu pagi tadi (17/10) semua kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib yang dibuka mulai dari jam 8.00 wib dan di akhiri pukul 11.00 wib. Kesuksesan vaksinasi ini atas kerjakeras panitia yang digawangi oleh Anindita Imam Basri, M.M (Kepala Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni) serta Juang Kurniawan Syahruzah, M.Pd (Kepala Divisi Kemahasiswaan) serta tim satgas UPY.

    Diharapkan dengan adanya Vaksinasi ini mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus jadi memiliki daya imunitas tinggi dan kondisi segera pulih kembali. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-dan-pemkab-bantul-tandatangani-mou-pengabdian-masyarakat

  • UPY dan Pemkab Bantul Tandatangani MoU Pengabdian Masyarakat

    UPY dan Pemkab Bantul Tandatangani MoU Pengabdian Masyarakat

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dan Pemerintah Kabupaten Bantul menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) di bidang pengabdian masyarakat guna penggelolaan potensi untuk kemajuan bersama.

    Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Bupati H Abdul Halim Muslih dan Rektor UPY Dr Paiman MPd, di Auditorium UPY, Ngestiharjo Bantul, Rabu (13/10).

    Paiman dalam sambutaannya mengatakan, kerjasa sama ini diharapkan saling menguntungkan kedua kedua belah pihak dan masyarakat. Kedua belah pihak akan membuka dan menggarap potensi maupun peluang yang ada.

    “Yang bisa dilakukan UPY bidang penelitian (riset), konsultasi ekonomi dan pendidikan. Untuk keperluan tersebut SDM kami sangat mencukupi,” katannya.

    Sementara itu, Abdul Halim Muslih, menyatakan misi Kabupaten Bantul pada dasarnya memberdayakan masyarakat. Adanya investor diarahkan tidak hanya menguntungkan investor saja, namun namum juga harus menguntungkan masyarakat.

    “Salah satu yang bisa digarap dan menjadi peluang dan tantangannya pengolahan sampah,” jelasnya.

    Pembantu Rektor III UPY, S Aji Permana, menyatakan MoU ini diharapkan segera ditindaklanjuti aplikasinya. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-terima-sk-prodi-baru-bisnis-digital-prodi-prospektif-generasi-milenial

  • UPY Terima SK Prodi Baru Bisnis Digital – Prodi Prospektif Generasi Milenial

    UPY Terima SK Prodi Baru Bisnis Digital – Prodi Prospektif Generasi Milenial

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menerima Surat Keputusan (SK) Mendikbudristek Nomor 420/E/O/2021 tentang izin pembukaan Program Studi Baru di UPY yaitu, Program Studi Sarjana Bisnis Digital dari LLDikti Wilayah V Yogyakarta. Proses penyerahan SK tersebut dilaksanakan di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta yang diserahkan Bhimo Widyo Andoko, S.H M.H (Pit Ketua LLDikti Wilayah V) diterima oleh Rektor UPY, Dr. Ir. Paiman, M.P dan disaksikan oleh Ketua Yayasan Pembina UPY, Armansyah Prasakti, S.H S.Pn M.H.

    Penyerahan SK tersebut dihadiri pula oleh para dekan, termasuk Ratna Purnama Sari, S.E M.Si (Dekan Fakultas Bisnis UPY). Dalam sambutannya Dr. Ir. Paiman M.P (Rektor UPY) mengatakan, selaku Rektor UPY memang mendapat perintah dari Yayasan Pembina UPY untuk membuka prodi baru yang prospektif. “saat ini UPY memiliki 23 prodi dan kami menargetkan memiliki 40 prodi. Jadi saya masih mempunyai PR untuk mengajukan 17 prodi baru lagi,” ujarnya terus terang.

    Paiman mengakui dengan membuka prodi baru menjadi dorongan untuk maju dan unggul. “UPY harus punya prodi-prodi unggul yang prospektif dimasa mendatang,”ujarnya.

    Sedangkan Armansyah Prasakti, S.H S.Pn M.H selaku Pengurus Yayasan Pembina UPY dalam sambutan menegaskan, UPY harus bisa menjadi besar dan unggul. “Yayasan yakin dengan kerja keras, inovasi dan kebersamaan UPY menjadi Perguruan Tinggi besar dan unggul. Turunnya SK Prodi Bisnis Digital bentuk kepercayaan Pemerintah kepada UPY,”katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Armansyah Prasakti mohon doa restu, Yayasan akan membangun Gedung 5 lantai. “Setelah itu selesai direncanakan membangun kampus 14 lantai.”ujarnya. Maka kalau Yayasan punya impian itu bukan sesuatu yang mengada-ada. “Sebelum prodi-prodi baru dibuka sarana-prasarana, SDM disiapkan terlebih dahulu,”tandasnya.

    Sementara itu Widyo Andoko dalam sambutannya berharap prodi baru Bisnis Digital memunculkan inovator muda yang kreatif dan inovatif. “Inovator muda dengan kreasinya berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan,”tandasnya. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/berkembangnya-upy-tak-lepas-dari-peran-alumni

  • PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2021 TAHAP III

    PENERIMAAN CALON PEGAWAI UPY TAHUN 2021 TAHAP III

    Universitas PGRI Yogyakarta membuka kesempatan kepada anda yang bertalenta pendidik dan cendikiawan untuk berkarya sebagai Calon Dosen Pasca Sarjana dan Doktoral untuk informasi lebih lanjut silahkkan download pengumuman di bawah ini

    download pengumuman

  • Berkembangnya UPY Tak Lepas Dari Peran Alumni

    Berkembangnya UPY Tak Lepas Dari Peran Alumni

    Pada hari Jum’at, tanggal 01 Oktober 2021 bersamaan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengadakan Seminar Nasional 2021 dan Temu Alumni UPY secara daring. Tema dalam Seminar Nasional 2021 dan Temu Alumni 2021 ini yaitu Alumni Maju Berlandaskan Pancasila. Narasumber dalam kegiatan ini ada 3 yaitu 1) Drs. Sri Pawiti, M.Pd dari Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), 2) Barnabas Dowansiba, M.Pd dari Kepala Dinas Papua Parat dan sekaligus Alumni Univeritas PGRI Yogyakarta (UPY), 3) Dr. Septian Aji Permana, M.Pd dari Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan ini disambut langsung oleh Ketua Pengurus YP UPY yaitu Armansyah Prasakti, S.H, M.H dan Rektor UPY yaitu Dr. Ir. Paiman, M.P.

    Kegiatan ini memang mengkhususkan untuk alumni UPY disemua penjuru Nusantara. Pada sambutan Ketua YP UPY mengatakan bahwa “UPY berkembang seperti sekarang ini salah satunya tidak terlepas dari kontribusi dari alumni UPY dari seluruh nusantara”. Selain itu, Rektor UPY menambahkan dalam sambutanya yaitu “Peran alumni dalam berkembangnya UPY sangat berdampak positif, sehingga UPY bisa maju sampai sekarang”.

    Di harapkan untuk kedepannya akan ada lagi kegiatan yang bisa memfasilitasi alumni UPY untuk bisa melakukan kegiatan dalam berbagai bidang. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/mengimplementasikan-tata-nilai-apik-upy-adakan-doa-bersama-menyongsong-perkuliahan

  • Mengimplementasikan Tata Nilai “APIK”, UPY Adakan Doa Bersama Menyongsong Perkuliahan

    Mengimplementasikan Tata Nilai “APIK”, UPY Adakan Doa Bersama Menyongsong Perkuliahan

    Universitas PGRI Yogyakarta Untuk mengimplementasikan tata nilai APIK (Agamis, Profesional, Inovatif, dan Kebangsaan) salah satunya yaitu nilai Agamis. Universitas PGRI Yogyakarta pada hari selasa (28/9) pukul 15.00 wib telah mengadakan mujahadahan untuk doa bersama bagi mahasiswa baru untuk menyongsong perkuliahan.

    Doa bersama yang di kordinir oleh Wakil Rektor Bidang 3, bagian Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd diadakan secara virtual melalui zoom yang mengundang langsung KH.Armen Siregar, SHI, MHI untuk memimpin doa bersama tersebut, yang sekaligus adalah pengasuh Pondok Pesantren Allubab Lamah Abang Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta.

    Dibuka langsung acara ini oleh bapak Armansyah Prasakti SH, SPn, M.H selaku Ketua Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta dan Dr. Ir. Paiman, MP selaku Rektor Universitas PGRI Yogyakarta. Tujuan doa bersama ini sebagai bentuk rasa syukur kami (UPY) terhadap masyarakat yang sudah mempercayakan anaknya untuk menimba ilmu di UPY serta untuk mendapatkan barokah seperti yang di jelaskan Pak Kyai Armen saat mengisi acara doa bersama tersebut, yaitu apabila diawali dengan basmalah niat yang baik maka hasilnya juga baik,”tutur  Dr. Septian Aji Permana saat ditemui di Auditorium UPY. (peb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/demi-mengurangi-penyebaran-covid-19-mahasiswa-upy-dan-kodim-bantul-adakan-vaksinasi-masal

  • DEMI MENGURANGI PENYEBARAN COVID-19, MAHASISWA UPY DAN KODIM BANTUL ADAKAN VAKSINASI MASAL

    DEMI MENGURANGI PENYEBARAN COVID-19, MAHASISWA UPY DAN KODIM BANTUL ADAKAN VAKSINASI MASAL

    Minggu (19/09) Kampus Unit 1 Universitas PGRI Yogyakarta sudah mulai dipenuhi oleh warga yang antusias mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta untuk meredam lonjakan penyebaran virus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya di area masyarakat sekitas kampus. Dengan menjalankan prokes yang ketat, vaksinasi lokal ini adalah program yang didukung penuh secara sinergis dengan KODIM Bantul selaku distributor 1.300 dosis vaksin covid-19 label Sinovac, Puskesmas Kasihan 2 sebagai tenaga kesehatan utama, Polsek Kasihan turut terjun untuk pengkondisian lapangan dan control kerumunan, Kelurahan Ngestiharjo membantu untuk lini masa penertiban lapangan.

    Vaksinasi tersebut dibagi dalam beberapa shift untuk mengurangi kerumunan karena antusiasme mahasiswa dan warga yang cukup tinggi. Panitia pengarah mengintruksikan peserta vaksin agar menggunakan masker dan tertib meminimalisir kerumunan. Rektor Universitas PGRI Yogyakarta Dr. Ir. Paiman, M.P. turut hadir mendampingi prosedur vaksinasi dari mulai daftar ulang, screening, sampai observasi bersama tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

    Sambutan Rektor Universitas PGRI Yogyakarta serta penyerahan kartu vaksin kepada KODIM Bantul dan Puskesmas Kasihan 2 sebagai simbolis memulai acara vaksinasi.

    “Vaksinasi ini merupakan dasar dari solidaritas masyarakat dan mahasiswa bersama yang mendukung adanya herd imunity atau kekebalan kelompok di tengah kemasyarakatan lokal sekitar kampus khususnya dan harapannya bisa memberikan kondisi lebih stabil di tengah kesulitan masyarakat dalam bertahan di tengah pandemi ini” mengutip ucapan Mochamad Sihabudin selaku presiden mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta yang turut serta sebagai volunteer dalam aksi kemanusiaan tersebut.

    Herd Imunity atau kekebalan kelompok merupakan status utama yang perlu dicapai dalam usaha masyarakat agar mampu melawan badai pandemi Covid-19 yang merebak saat ini, lalu untuk mencapai status tersebut vaksinasi perlu serentak disemarakkan agar masyarakat memiliki imunitas terhadap virus Covid-19 secara preventif. Serta tentu saja diharapkan motif dalam antusiasme masyarakat pada vaksinasi tak hanya sebagai pemenuhan syarat administratif pemerintah untuk membawa kartu vaksin sebagai persyaratan utama dalam berbagai bidang, namun vaksinasi ini diharapkan bisa bertindak sebagai awal kesadaran kolektif untuk masyarakat yang saling melindungi satu sama lain dalam lingkaran sosial yang solid. (feb)

    baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/dengan-komabar-diharapkan-membantu-peran-orang-tua-dalam-pendampingan-belajar-siswa-dirumah