Kategori: Berita Utama

  • Cegah Penularan Covid-19, PVTO FKIP UPY Produksi Sabun Praktis Cuci Tangan

    Cegah Penularan Covid-19, PVTO FKIP UPY Produksi Sabun Praktis Cuci Tangan

    Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO) FKIP UPY memproduksi sabun praktis cuci tangan. Produksi sabun praktis cuci tangan tersebut sebagai upaya pencegahan persebaran COVID-19 yang semakin besar akhir-akhir ini. “Penggunaan sabun cuci tangan biasa dirasa kurang praktis dibawa bepergian, hal ini menjadi alasan produksi sabun praktis cuci tangan tersebut”, terang Yulia Venti Yoanita selaku dosen PVTO UPY.

    tampilan sabun dan kemasan

    Jalur penularan utama virus corona adalah melalui droplet dan udara. Virus tersebut akan masuk ke tubuh orang lain saat orang lain menyentuh permukaan dimana droplet dan udara tersebut menempel. Kemudian, saat mereka mengusap wajah dengan tangan dan bernafas maka mereka akan terpapar Covid-19.

    Praktis dimasukkan ke saku celana

    Menurut anjuran BNPB salah satu cara pencegahan penularan penyakit coronavirus (COVID-19) yang terbaik adalah dengan mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan membilasnya dengan air yang mengalir. Sabun praktis cuci tangan yang diproduksi PVTO ini berfungsi untuk mencuci tangan/membersihkan tangan dari virus yang menempel ditangan. Keistimewaan sabun ini adalah praktis dan efektif dibawa kemanasaja dengan menaruhnya di tas, dompet maupun saku sehingga memudahkan orang untuk selalu mencuci tangan setelah menyentuh permukaan apapun.Venti menambahkan jika akan menggunakan sabun ini tinggal mengeluarkan satu lembar sabun dari packingnya kemudian bilas dengan air yang mengalir.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/upy-talkshow-mahasiswa-mau-jadi-apa

  • UPY Talkshow – Mahasiswa Mau Jadi Apa?

    UPY Talkshow - Mahasiswa Mau Jadi Apa?

    UPY Talkshow adalah acara talkshow atau gelar wicara yang dikemas dengan suasana santai. Membahas persoalan hangat khususnya yang menyangkut Universitas dan mahasiswa dengan cara sederhana. UPY Talkshow atau Sansed (Santai Sedjenak) digelar di Kampus UPY Gedung baru Fakultas Sains dan Teknologi lantai 5 setiap hari jumat mulai pukul 14.00 wib dan tayang live di Instagram @upyofficial serta youtube UPY Official.

    Pada jumat (8/05) lalu UPY Talkshow hadir di episode 2 dengan membahas tema “Mahasiswa Mau Jadi Apa?” dihadiri juga oleh Bapak Danuri M.Pd selaku wakil dekan 3 FKIP UPY bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama yang menjadi narasumber kali ini dan dipandu oleh host Aditya Wahana M.Kom.

    Dalam acara talkshow tersebut Bapak Danuri berkesempatan menjelaskan salah satunya tentang bidang Kerjasama. Menurutnya “setiap suatu kampus, suatu negara atau apapun sifatnya adalah sosial dan tidak mungkin berdiri sendiri, artinya setiap Lembaga, Kampus, Instansi dan apapun jenisnya tentu harus bekerjasama dengan pihak lain untuk berkembang.”tegas Danuri. Salah satu contoh adalah saat ini di UPY khususnya di FKIP ada Program SeaTeacher. SeaTeacher merupakan praktik pembelajaran tetapi pelaksanaannya tidak di Indonesia melainkan di luar negeri khususnya di Asia Tenggara antara lain di Thailand, Filipina, Malaysia, dan Myanmar.”jelas Danuri. Jadi kita mengirim mahasiswa ke negara tersebut lalu mahasiswa dari negara tersebut di kirim ke Indonesia, kemudian untuk praktiknya mahasiswa akan berada disekolah-sekolah untuk mengajar sesuai bidang studinya tentunya ada syarat khusus yaitu sekolah-sekolah harus bertaraf Internasional karena akan berpengaruh bagaimana guru dan murid menguasai Bahasa asing.”lanjutnya.

    Danuri juga menjelaskan apa itu mahasiswa. Menurutnya mahasiswa harus menjadi agen perubahan salah satunya adalah pola pikir, lalu perasaan bagaimana berempati, bagaimana bersosial dalam kehidupannya dan seterusnya. Jadi itulah bedanya siswa dan mahasiswa yaitu pada pola pikir dan hati, selain itu mahasiswa juga diberikan kebebasan untuk belajar tidak hanya sekedar dikelas tetapi bisa juga di intra ataupun di ekstra. Itulah kenapa di UPY banyak mengadakan kegiatan-kegiatan baik di intra maupun ekstra sehingga mahasiswa bisa berdealektika dengan orang-orang luar dan tidak hanya di kampus saja dengan begitu mahasiswa bisa lebih mengembangkan dirinya.”jelasnya.

    Dengan memfasilitasi mahasiswa baik dari fasilitas SDM ataupun fasilitas-fasilitas yang bersifat fisik berupa gedung-gedung tentunya untuk mengembangkan mahasiswa untuk lebih berkembang dan berprestasi. “kita memiliki Gedung Ormawa untuk memfasilitasi sekian banyak potensi-potensi mahasiswa seperti kepramukaan, UKM Musik, Teater, Menwa, Taekwondo, Pencak Silat dan masih banyak lagi. Jadi kita memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa untuk supaya mereka bisa berprestasi di kancah Nasional maupun Internasional baik akademik maupun non akademik.”tegas Danuri.

    Lalu mahasiswa mau jadi apa? Danuri menjelaskan,”pertama mahasiswa yang terpenting bisa menjadi agen perubahan dari pola pikirnya dan perasaannya, berubah untuk dirinya sendiri bagi masyarakat dan sosial, utamanya untuk bangsa dan negaranya seperti kepedulian bagaimana saat seperti masa covid ini, itulah “Humanism”. Kemudian kita harus memiliki rasa global tetapi produk local itulah “Glokal”, dan terakhir kita sebagai mahasiswa maupun yang sudah lulus harus mempunyai jiwa “Entrepreneur” jiwa wirausahawan, jadi selama kita memiliki jiwa entrepreneur kita masih bisa bertahan dan akan selalu survive. Seperti slogan Universitas PGRI Yogyakarta yaitu “Humanism, Glokal, Entrepreneur”. Tegas Danuri.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/putus-matarantai-penyebaran-covid-19-fkip-upy-kembangkan-sterilization-chamber

  • PENGUMUMAN PEMBAYARAN BIAYA KULIAH SEMESTER GENAP TA. 2019/2020

    PENGUMUMAN PEMBAYARAN BIAYA KULIAH SEMESTER GENAP TA. 2019/2020

    Untuk melihat besaran tagihan biaya kuliah bisa di download pada link di bawah ini :

    DOWNLOAD TAGIHAN BIAYA KULIAH

  • Putus Matarantai Penyebaran Covid-19, FKIP UPY Kembangkan Sterilization Chamber

    Putus Matarantai Penyebaran Covid-19, FKIP UPY Kembangkan Sterilization Chamber

    FKIP Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) meluncurkan (launching) alat bilik sterilisasi (Sterilization Chamber) untuk mencegah persebaran COVID-19, Kamis (9/4/2020). Dalam pembuatan dan pengembangan alat tersebut FKIP UPY bekerja sama dengan dengan Prosa Pendidikan Vokasioal Teknologi Otomotif FKIP UPY.

    “Pembuatan alat tersebut sebagai langkah pencegahan persebaran virus yang semakin besar akhir-akhir ini. Penggunaan masker dan cuci tangan dirasa kurang menyeluruh ke badan menjadi alasan pengadaan alat ini,” terang Bayu Gilang Purnomo selaku Kaprosa PVTO UPY.

    Menurut penelitian virus dapat menempel di barang-barang selama beberapa hari, sehingga selain pencegahan untuk diri sendiri perlu adanya pembersihan menyeluruh ke pakaian yang dikenakan secara cepat dan praktis. “Hal ini untuk membunuh virus karena droplet atau karena menyentuh permukaan yang tidak diketahui,” ujarnya.

    Sterilization Chamber berfungsi mengubah air yang sudah dicampur dengan cairan antiseptic menjadi kabut dan melalui pipa dan tekanan udara menyebarkannya ke seluruh bagian tubuh. Pengkabutan ini membuat cairan pembunuh virus lebih banyak menyebar karena barupa kabut dan tidak terlalu membuat basah pakaian.

    Selain itu alat tersebut menggunakan sensor gerak, Bayu menambahkan, apabila akan menggunakan alat hanya tinggal masuk bilik maka alat akan bekerja secara otomatis. Perlu diketahui, untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna, cairan yang dipakai bukan jenis desinfektan tetapi antiseptic aman untuk permukaan kulit dan pernafasan manusia.

    “Alat sterilization chamber yang kami rancang aman bagi kulit maupun tubuh, kami harapkan civitas UPY tidak perlu khawatir dalam penggunaannya,” pungkas Bayu. Ia juga mengaharapkan alat ini dapat diproduksi lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan untuk pencegahan COVID-19 dan rencananya alat tersebut akan dihibahkan ke setiap kabupaten dan kota di DIY.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/aksi-solidaritas-mahasiswa-fkip-upy-bersama-saling-menguatkan

  • Aksi Solidaritas Mahasiswa : FKIP UPY, Bersama Saling Menguatkan

    Aksi Solidaritas Mahasiswa : FKIP UPY, Bersama Saling Menguatkan

    Di tengah pandemi virus corona menyebabkan masyarakat Indonesia harus membatasi diri dalam beraktivitas sosial (sosial distancing). Selain itu untuk mencegah tersebarnya virus corona, pemerintah menghimbau agar para perantauan baik yang bekerja maupun berkuliah untuk tidak pulang kembali ke kampung halamannya. Dua hal ini menyebabkan situasi ekonomi melemah terlebih lagi para pekerja yang pemasukannya secara harian. Daerah Istimewa Yogyakarta yang notabennya banyak terdapat mahasiswa pun ikut terdampak. Banyak mahasiswa perantauan yang masih tertahan di tempat tinggal / kostnya dan sulit untuk keluar.

    Di tengah wabah ini, KM FKIP UPY melakukan aksi solidaritas dengan membagikan sembako secara gratis kepada mahasiswa FKIP UPY yang membutuhkan. Pembagian ini memprioritaskan mahasiswa perantauan yang masih tertahan di kosnya dan belum bisa pulang ke kampung halamannya. Sembako yang dibagikan berupa 2 Kg beras, 4 Butir Telur, 4 Bungkus Mie Instan dan Minyak goreng. Tercatat sejumlah 70 paket sembako disalurkan ke mahasiswa FKIP UPY.

    “Selain membantu sesama mahasiswa yang membutuhkan (perantauan dan sebagainya) ini juga sebagai simbolisme perlawanan dan perjuangan mahasiswa sebagai individu sosial dan solid terhadap situasi saat ini yang indonesia hadapi bersama” cetus Mochamad Sihabudin, Gubernur BEM FKIP UPY.

    Hal tersebut menunjukan bahwa segenap mahasiswa bersama memiliki itikad baik dengan menjunjung asas kemanusiaan dan saling membantu di keadaan kini hari. Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib serta mendapat dukungan dari pihak dekan FKIP yang berkontribusi hadir dan membantu segenap kegiatan yang ada.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/esq-quantum-excellence-menuju-mahasiswa-apik-dan-unggul

  • ESQ Quantum Excellence “Menuju Mahasiswa Apik dan Unggul”

    ESQ Quantum Excellence “Menuju Mahasiswa Apik dan Unggul”

    Minggu (8/3) Universitas PGRI Yogyakarta melaksanakan pelatihan ESQ bagi mahasiswa khususnya angkatan 2019. Bekerjasama dengan ESQ Training Ary Ginanjar kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium UPY selama 2 hari pada tanggal 8-9 Maret 2020. Pelatihan ESQ dibagi menjadi 3 batch yaitu batch I dilaksanakan pada tanggal 8-9 Maret 2020, batch II dilaksanakan pada 21-22 Maret dan batch III dilaksanakan 5-6 April 2020.

    Adapun peserta ESQ Training batch I diikuti mahasiswa dari Prodi Informatika, PLB, PBI, PBSI, BK, Agroteknologi, Pendidikan Matematika dan PVTO. Pada pembukaan kegiatan tersebut dihadiri kaprodi dari masing-masing program studi dan juga Dekan fakultas serta dihadiri dan dibuka langsung  oleh wakil rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama, M. Fairuzabadi, M.kom.

    Wakil Rektor III, Muhammad Fairuzabadi, M.kom saat membuka acara ESQ Training

    “Semoga dalam kegiatan kali ini bisa mengantar anda semakin sukses kedepan, bisa semakin fokus belajar dan ingat cita-citanya. Saya juga berharap semoga kalian semua bisa mengikuti kegiatan training ini dengan penuh semangat, dengan seksama dan dihayati supaya benar-benar bisa merasuk kedalam hati masing-masing. Serta jangan lupa selalu ingat dengan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dan buat bangga kedua orangtua dengan prestasi-prestasi kita.”tegas Fairuz dalam pembukaan ESQ.

    Sementara Pelatihan ESQ tersebut  guna membangkitkan potensi emotional maupun spiritual Mahasiswa UPY. Sesuai dengan tema ESQ tersebut yaitu “Menuju Mahasiswa Apik dan Unggul”.

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/tim-akselerasi-jurnal-internasional-bereputasi-ajib-bersama-pusat-publikasi-lppm-upy-menyelenggarakan-workshop-work-anywhere-with-mendeley

  • TIM AKSELERASI JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI (AJIB) BERSAMA PUSAT PUBLIKASI LPPM UPY MENYELENGGARAKAN WORKSHOP “WORK ANYWHERE WITH MENDELEY”

    TIM AKSELERASI JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI (AJIB) BERSAMA PUSAT PUBLIKASI LPPM UPY MENYELENGGARAKAN WORKSHOP “WORK ANYWHERE WITH MENDELEY”

    Tim Akselerasi Jurnal Internasional Bereputasi (AJIB) bersama Pusat Publikasi LPPM UPY menyelenggarakan Workshop “Work Anywhere with Mendeley pada Jum’at, 28 Februari 2020. Tujuan diselenggarakannya kegiatan workshop ini adalah untuk menambah wawasan dan meningkatakan kualitas teknis penulisan artikel ilmiah untuk jurnal internasional bagi dosen-dosen di lingkungan UPY. Kegiatan ini diikuti oleh dosen-dosen dari berbagai program sarjana di lingkungan UPY.

    Kegiatan diawali dengan registrasi peserta mulai pukul 07.30 – 08.00, selanjutnya pembukaan kegiatan yang meliputi laporan kegiatan oleh Ketua Tim AJIB, Ibu Marti Widya Sari, S.T., M.Eng dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor UPY, Bapak Dr. Ir. Paiman, M.P. Rektor UPY menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung setiap program yang dilakukan Tim AJIB untuk mendongkrak jumlah publikasi UPY, khususnya publikasi jurnal internasional bereputasi. Harapan beliau adalah dosen-dosen UPY dapat menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi, yang akan berguna bagi dosen yang bersangkutan dan juga untuk lembaga, untuk dosen dapat digunakan untuk syarat kenaikan pangkat sedangkan untuk lembaga dapat membantu menaikkan peringkat UPY.

    Bapak Purwoko, SIP saat menyampaikan materi Workshop di ruang Multimedia UPY

    Kegiatan workshop Mendeley ini menghadirkan Bapak Purwoko, SIP sebagai narasumber. Beliau adalah Kepala Perpustakaan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Pada kegiatan ini, narasumber menyampaikan materi terkait teknik penulisan sitasi dan daftar pustaka menggunakan aplikasi Mendeley. Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang fitur-fitur lain yang dapat dimanfaatkan melalui aplikasi Mendeley dan juga tanya jawab serta diskusi dengan para peserta. (Red-Tim AJIB)

    Foto bersama Rektor UPY, Dr.Ir.Paiman,MP bersama Peserta Workshop

    baca juga: http://upy.ac.id/berita/22-mahasiswa-upy-dapat-beasiswa-dari-bri

  • SEMINAR NASIONAL& CALL FOR PAPERS

    SEMINAR NASIONAL& CALL FOR PAPERS

    HMP PGSD Universitas PGRI Yogyakarta

    [SEMINAR NASIONAL& CALL FOR PAPERS]
    Dengan tema Mengembangkan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Menuju Society 5.0

    🗣 PEMBICARA 📢📢
    1. Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd.
    (Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya, Penulis Buku Pendidikan Karakter Konsep & Model )
    2. Prof. Dr. Endang Nurhayati, M.Hum.
    (Dosen Budaya Jawa Universitas Negeri Yogyakarta, Pendidikan Budaya Jawa)

    🗞 PELAKSANAAN 🗞
    🗓Hari/Tanggal : Senin, 26 Maret 2020
    ⏰ Jam : 07.00 – selesai
    🏢 Tempat : Auditorium Unit 1 Universitas PGRI Yogyakarta 💰💰 HTM :
    Rp 75.000 : Untuk Mahasiswa S1 UPY
    Rp 80.000 : Untuk Mahasiswa non UPY
    Rp 100.000 : Untuk Umum/Dosen/Guru/Praktisi/Mahasiswa S2, S3
    Rp 400.000 : Untuk Call For Papers dan Proceeding

    🛎 FASILITAS 🛍🛍
    1. Seminar Kit
    2. Sertifikat
    3. Snack
    4. Makan
    5. Doorprize
    6. Hiburan
    7. Teman baru
    8. Proceeding (fasilitas tambahan bagi pemakalah)

    📋📋 PENDAFTARAN
    Tanggal Penting :
    1. Non Pemakalah : 10 Februari – 11 Maret 2020
    2. Pemakalah:
    ~ Batas pengumpulan abstrak : 16 Maret 2020
    ~ Pengumuman Penerimaan Abstrak : 17 Maret 2020
    ~ Batas pengumpulan makalah full papers : 18 Maret 2020
    Teknis penulisan makalah dapat diunduh di pijarpenapgsd.upy.ac.id
    Cara Pendaftaran :
    1. 📲 Mengisi Link pendaftaran ke link
    http://bit.ly/seminarnasionalpgsdupy
    atau datang langsung ke lobi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta Unit 2
    2. Melakukan Pembayaran
    Pembayaran via Rekening BNI_ :
    0624301078 A.n Anisa Resti Latifah
    (Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran)
    Pembayaran via offline:
    Datang langsung di lobi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta Unit 2

    ☎Contact Person :
    Informasi:
    Salsabila Praharsetia (083823315371)
    Pembayaran :
    Anisa Resti (082183957382)
    Proceeding:
    Dwi Kurniawati(081225884596)