Kategori: Berita Utama

  • HMP PPKn adakan Lomba Media Nasional

    HMP PPKn adakan Lomba Media Nasional

    Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMP PPKn) bersama Program Studi PPKn telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Lomba Media Nasional yang ditujukan bagi siswa dan siswi SMA/SMK sederajat se-Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema besar seputar kepedulian lingkungan, pelestarian budaya, serta penguatan kesadaran demokrasi sebagai wujud nyata penanaman nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui media digital.

    Setelah melalui tahapan pendaftaran, pengumpulan karya, serta proses penilaian dan wawancara oleh dewan juri, panitia secara resmi mengumumkan para pemenang Lomba Media Nasional Gelombang 2.

    Karya para pemenang dinilai mampu menyampaikan pesan secara kreatif, informatif, serta selaras dengan tema yang diangkat. Sebagai bentuk apresiasi, para juara berhak mendapatkan sertifikat penghargaan, uang pembinaan, serta trofi ataupun piala.

    Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemenang untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam menyuarakan nilai-nilai kebangsaan melalui media yang positif dan edukatif.

    Melalui Lomba Media Nasional ini, HMP PPKn dan Prodi PPKn berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang pembelajaran dan aktualisasi diri bagi pelajar. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta peduli terhadap lingkungan, budaya, dan kehidupan demokrasi. Salam Pancasila, Salam PPKn, Salam Toleransi.

  • “Bridging Cultures” Podcast, Antusiasme para Mahasiswa dalam mengikuti program SEA-Teacher

    “Bridging Cultures” Podcast, Antusiasme para Mahasiswa dalam mengikuti program SEA-Teacher

    Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengadakan sesi podcast pada 14/11 yang lalu dengan tajuk “Bridging Cultures: Stories from Yogyakarta, Indonesia, and the Philippines.” Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bridging Cultures Week dalam program SEA-Teacher, yang melibatkan mahasiswa pertukaran dari Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina.

    Podcast ini dipandu oleh Laser Romios, dosen Program Studi PBI UPY, dan menghadirkan dua mahasiswa MMSU sebagai narasumber. Melalui percakapan yang hangat dan informatif, para mahasiswa berbagi cerita mengenai pengalaman mereka selama mengikuti program SEA-Teacher di Yogyakarta.

    Beberapa topik yang dibahas meliputi proses kedatangan mereka ke Indonesia, kesan pertama terhadap lingkungan kampus dan budaya lokal, perbedaan kehidupan perkuliahan di Filipina dan Indonesia, serta tantangan sebagai mahasiswa internasional. Selain itu, narasumber juga menceritakan pengalaman culture shock, kebiasaan masyarakat yang mereka temui, hingga makanan Indonesia yang paling mereka sukai.

    Sesi podcast ini menjadi wadah dialog antarbudaya dan memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa UPY dalam melihat perspektif internasional. Melalui kegiatan ini, UPY dan MMSU semakin memperkuat kolaborasi akademik dalam program SEA-Teacher.

  • Magang Museum 2025 : Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah UPY Tingkatkan Kompetensi dan Pengalaman Praktik di Museum

    Magang Museum 2025 : Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah UPY Tingkatkan Kompetensi dan Pengalaman Praktik di Museum

    Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan profesional melalui pelaksanaan Magang Museum selama tiga bulan, mulai 16 September hingga 16 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester 7 sebagai bagian dari pembentukan kompetensi yang selaras dengan profil lulusan, khususnya Edukator Museum.

    Magang dilaksanakan di empat museum, yaitu Museum Sandi, Museum Benteng Vredeburg, Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali), dan Museum TNI AD Dharma Wiratama. Selama kegiatan, mahasiswa terlibat dalam praktik kuratorial, konservasi, edukasi museum, serta manajemen pengelolaan museum untuk memahami proses kerja permuseuman secara langsung.

    Kaprodi Pendidikan Sejarah FKIP UPY, Dr. Muhammad Iqbal Birsyada, M.Pd., menegaskan bahwa magang museum merupakan bagian penting dalam pembentukan kompetensi profesional mahasiswa. Menurutnya, museum adalah pusat pendidikan publik yang berperan besar dalam penguatan literasi sejarah, sehingga dibutuhkan tenaga edukator yang komunikatif, kreatif, dan mampu mengembangkan program-program edukatif yang relevan.

    Magang ini juga menjadi bagian dari skema konversi mata kuliah, sehingga seluruh kegiatan mahasiswa diakui sebagai pemenuhan capaian pembelajaran pada mata kuliah permuseuman, kependidikan sejarah, dan praktik profesi. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan sekaligus penyetaraan akademik secara terstruktur.

    Melalui program ini, Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UPY berharap mahasiswa mampu mengembangkan kompetensi sebagai pendidik sejarah yang adaptif terhadap ruang belajar nonformal seperti museum. Selain memperkuat kemampuan komunikasi dan pelayanan publik, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai peran museum dalam literasi sejarah masyarakat. Kegiatan magang ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga budaya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

  • Prodi PPKn FKIP UPY Selenggarakan Kegiatan Bela Negara Mahasiswa Angkatan 2023 di Kodim 0729 Bantul

    Prodi PPKn FKIP UPY Selenggarakan Kegiatan Bela Negara Mahasiswa Angkatan 2023 di Kodim 0729 Bantul

    Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan kegiatan Bela Negara Mahasiswa Angkatan 2023 pada Selasa, 14 Januari 2026, bertempat di Kodim 0729 Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter kebangsaan, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada mahasiswa.

    Kegiatan Bela Negara tersebut secara resmi disambut oleh Komandan Kodim (Dandim) 0729 Bantul, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga karakter tangguh, disiplin, dan berjiwa patriotik.

    Secara simbolis, kegiatan ini diterjunkan oleh Wakil Rektor III UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd, didampingi oleh Kaprodi PPKn UPY, Supri Hartanto, M.Pd. Dalam arahannya, Wakil Rektor III menegaskan bahwa kegiatan Bela Negara merupakan implementasi nyata dari pendidikan karakter dan nilai-nilai Pancasila yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi sikap cinta tanah air, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

    Sementara itu, Kaprodi PPKn UPY menyampaikan bahwa kegiatan Bela Negara menjadi agenda rutin Prodi PPKn sebagai bentuk penguatan kompetensi kepribadian dan kewarganegaraan mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa mampu mengaitkan teori kewarganegaraan dengan praktik nyata di lapangan.

    Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mengikuti berbagai materi dan pelatihan yang difasilitasi oleh jajaran Kodim 0729 Bantul, meliputi wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembinaan mental dan fisik. Kegiatan Bela Negara ini diharapkan mampu mencetak calon pendidik PPKn yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berjiwa nasionalis.

  • Prodi Hukum Bisnis UPY bersama HAIMUKTI Law Firm Gelar Kuliah Umum Paralegal

    Prodi Hukum Bisnis UPY bersama HAIMUKTI Law Firm Gelar Kuliah Umum Paralegal

    Sejumlah mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mengikuti Kuliah Umum Paralegal yang diselenggarakan bersama HAIMUKTI Law Firm, di kampus setempat, pada Jumat, 9 Januari 2026 .

    Kegiatan ini merupakan salah satu hasil dari program kerja sama antara Prodi Hukum Bisnis UPY dengan HAIMUKTI LAW FIRM, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dalam bidang hukum.

    Ketua Program Studi Hukum Bisnis UPY, Adv. Dr. Sigit Handoko, S.H., M.H., C. Me mengemukakan, bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa hukum sebelum menjadi sarjana hukum maka seorang mahasiswa tidak cukup jika hanya mengandalkan teori saja di kampus.

    “Seorang mahasiswa sangat perlu dan strategis untuk mengikuti pendidikan paralegal, terutama untuk meningkatkan kompetensi praktis, sensitivitas keadilan sosial maupun kesiapan kerja nantinya,” kata Dr. Sigit Handoko, dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

    Menurutnya, kegiatan kuliah paralegal ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa hukum antara lain, untuk menambah wawasan dan pengetahuan hukum secara aplikatif, membuka cakrawala mahasiswa hukum untuk berpikir selain di dalam kelas.

    “Juga dapat berpraktek ilmu hukum di lapangan hukum, dan meningkatkan ketrampilan analisis hukum, serta memperluas jaringan professional di bidang hukum yang menjadi bekal para mahasiswa hukum,” jelas Dr. Sigit Handoko.

    “Kuliah Umum Paralegal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa hukum untuk belajar dan sharing session dari praktisi hukum berpengalaman tim dari HAIMUKTI LAW FIRM,” imbuh dia.

    Selanjutnya Dr (CAND) Muhlis Muhiddin, S.Sn, S.H., M.H dari HAIMUKTI LAW FIRM  di hadapan para peserta Kuliah Umum mengatakan, bahwa Paralegal itu adalah individu yang memperoleh pendidikan dan/atau pelatihan hukum tertentu, memiliki kompetensi dasar hukum dan etika, serta menjalankan fungsi pendampingan hukum non-litigasi di bawah koordinasi advokat atau Lembaga Hukum.

    “Dasar Hukum dari Paralegal itu terdapat dalam UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum terutama yang termuat di dalam Pasal 1 angka 3nya dan diperkuat lagi dengan Permenkumham N0. 1 Tahun 2018 dan Permenkumham N0. 34 Tahun 2025,” ungkap Muhlis Muhiddin, S.Sn., S.H., M.H.

    Dengan kegiatan ini mahasiswa Prodi Hukum Bisnis UPY diharapkan dapat menjadi lulusan yang kompeten dan siap mengahadapi tantangan di dunia kerja, sekaligus dapat menjadi contoh bagi program-program selanjutnya.

    “Kegiatan yang dapat meningkatlkan kualitas pendidikan dan profesionalisme mahasiswa Hukum Bisnis Universitas PGRI Yogyakarta, serta untuk mempererat hubungan antara akademisi dan praktisi hukum,” pungkas Dr. Sigit Handoko.

  • Mahasiswa PPKn Semester 7 Luncurkan Buku Ber-ISBN, Bukti Produktivitas Akademik

    Mahasiswa PPKn Semester 7 Luncurkan Buku Ber-ISBN, Bukti Produktivitas Akademik

    Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn menyelenggarakan kegiatan Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn #1 sebagai bentuk apresiasi dan publikasi karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Kampus Unit 2 FKIP Universitas PGRI Yogyakarta, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Acara ini menjadi momentum penting dalam menegaskan peran mahasiswa PPKn sebagai insan akademik yang produktif, kritis, dan berkontribusi nyata melalui karya tulis berbasis penelitian.

    Launching buku ini menampilkan karya-karya mahasiswa Semester 7 Program Studi PPKn UPY yang telah berhasil diterbitkan dan memiliki ISBN. Adapun buku yang diluncurkan mengangkat tema-tema strategis di bidang hukum, kewarganegaraan, dan kemanusiaan, di antaranya mengenai tata kelola tanah desa, bantuan hukum bagi masyarakat miskin, aspek yuridis dalam kehidupan nelayan, serta perlindungan hak asuh anak dalam perspektif hukum dan kemanusiaan. Karya-karya tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengkaji persoalan sosial secara ilmiah, kontekstual, dan aplikatif.

    Kegiatan launching ini tidak hanya menjadi ajang peresmian buku, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa PPKn lintas angkatan untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang akademik. Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya literasi, riset, dan publikasi ilmiah semakin berkembang di lingkungan Prodi PPKn FKIP UPY. Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn #1 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PPKn mampu menghadirkan karya bermutu yang bermanfaat bagi dunia akademik maupun masyarakat luas.

    kegiatan Launching Buku Ber-ISBN Mahasiswa PPKn Semester 7 menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya akademik di lingkungan Program Studi PPKn FKIP UPY. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berpikir kritis, tetapi juga mampu menuangkan gagasan dalam bentuk karya ilmiah yang terpublikasi dan bernilai guna. Diharapkan, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lintas angkatan untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan bermasyarakat.

  • Puncak AKSIOMA 8 HMPPPKn: Budaya, Prestasi, dan Kebersamaan

    Puncak AKSIOMA 8 HMPPPKn: Budaya, Prestasi, dan Kebersamaan

    Rangkaian kegiatan AKSIOMA 8 HMPPPKn mencapai puncaknya pada Sabtu, 20 Desember 2025, yang diselenggarakan di Aula FKIP mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Puncak acara ini menjadi momen yang paling ditunggu karena menghadirkan nuansa berbeda, tidak hanya kompetitif tetapi juga sarat nilai budaya dan apresiasi karya mahasiswa. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, disaksikan oleh peserta, panitia, serta tamu undangan yang hadir.

    Pada puncak AKSIOMA 8, ditampilkan perlombaan pidato Bahasa Jawa dan menyanyi lagu daerah. Setiap angkatan diwajibkan mengirimkan perwakilan untuk mengikuti salah satu cabang lomba tersebut, sehingga seluruh angkatan turut berpartisipasi secara aktif. Penampilan peserta menunjukkan kreativitas, keberanian, serta kecintaan terhadap budaya daerah, yang sejalan dengan semangat AKSIOMA sebagai ajang pengembangan potensi mahasiswa secara holistik.

    Keseruan puncak acara semakin terasa pada sesi penutup dengan pemberian hadiah dan penetapan juara dari seluruh rangkaian lomba AKSIOMA Day 1 hingga Day 3. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha, sportivitas, dan prestasi para peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan berakhirnya AKSIOMA 8, diharapkan semangat kebersamaan, kompetisi sehat, dan pelestarian nilai budaya terus tumbuh di lingkungan HMPPPKn.

  • Mengaplikasikan Ilmu Hukum dalam Konteks Lingkungan, HMP Prodi Hukum Bisnis UPY Lakukan Aksi Bersih Pantai Parangkusumo

    Mengaplikasikan Ilmu Hukum dalam Konteks Lingkungan, HMP Prodi Hukum Bisnis UPY Lakukan Aksi Bersih Pantai Parangkusumo

    Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menggelar aksi bersih pantai Parangkusumo, Bantul berkolaborasi dengan Tim Sar Ditpolairud Polda DIY, pada Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengaplikasikan ilmu hukum dalam konteks lingkungan.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa membersihkan sampah di sepanjang pantai dan berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan antara lain: mengurangi polusi laut, melindungi ekosistem laut, dan meningkatkan keindahan pantai.

    Serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan pantai seperti: mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, edukasi terhadap pedagang area wisata pantai untuk membawa tempat sampah mandiri dan melakukan aksi bersih pantai secara rutin.

    Kegiatan ini menunjukkan komitmen Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum UPY dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kepedulian sosial. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Program Studi Hukum Bisnis Adv. Dr. Sigit Handoko, S.H. M.H., C.Me, bahwakegiatan bersih pantai ini dilaksanakan sekaligus untuk mengimplementasikan mata kuliah Hukum Lingkungan ke salah satu tempat yaitu pantai.

    “Pantai tempat yang setiap hari terdapat sampah berupa bekas kantong plastik, botol-botol plastik, ranting, dahan, potongan pohon-pohon dan lain-lain sebagainya, yang setiap hari mengotori pantai yang dapat mengakibatkan pemandangan yang tidak baik. Pasalnya mengganggu kesehatan dan juga mengotori pantai sebagai tempat wisata,” ungkap Dr. Sigit Handoko.

    Sementara itu, Kanit 1 Sibinmasair AKP Pawit mengungkapkan, bahwa giat bersih pantai ini dilaksanakan rutin dua kali dalam sebulan bersama jajarannya untuk mengurangi tumpukan sampah-sampah yang mengotori pantai setiap harinya.

    “Terutama sampah berupa plastik-plastik, botol plastik dan sebagainya,” ujar AKP Pawit.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa  Prodi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum UPY dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan membawa dampak bagi masyarakat sekitar.

  • UPY Jalin Kerja Sama dengan Universitas PGRI Banyuwangi, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Implementasi Prodi

    UPY Jalin Kerja Sama dengan Universitas PGRI Banyuwangi, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Implementasi Prodi

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menerima kunjungan resmi dari Universitas PGRI Banyuwangi dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (6/1/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 UPY ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi.

    Rombongan UPY dipimpin langsung oleh Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., didampingi Ketua Pengurus Yayasan Pembina UPY Drs. Johanes Sabari, M.Si., Wakil Rektor III Dr. Septian Aji Permana, S.Pd., M.Pd., jajaran dekan, pimpinan fakultas, serta pengelola kerja sama dan program studi terkait. Sementara itu, delegasi Universitas PGRI Banyuwangi dipimpin oleh Rektor Dr. H. Sadi, M.M., bersama para wakil rektor, dekan, ketua program studi, serta pengelola humas dan kemahasiswaan.

    Dalam sambutannya, Rektor UPY Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P. menyampaikan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

    “Kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam implementasi nyata, baik di bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan mahasiswa,” tegasnya.

    Senada dengan itu, Rektor Universitas PGRI Banyuwangi Dr. H. Sadi, M.M. menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya saling belajar dan berbagi praktik baik antar institusi PGRI. Ia berharap MoU ini dapat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan yang berdampak langsung bagi sivitas akademika kedua universitas.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi intensif mengenai peluang pengembangan institusi, termasuk implementasi kerja sama antara Fakultas Sains dan Teknologi UPY dengan Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Banyuwangi. Diskusi ini membahas potensi kolaborasi dalam bidang kurikulum, penelitian bersama, kegiatan kemahasiswaan, serta peningkatan mutu akademik.

    Melalui penandatanganan MoU ini, Universitas PGRI Yogyakarta dan Universitas PGRI Banyuwangi berkomitmen untuk memperkuat sinergi kelembagaan dan menghadirkan program-program kolaboratif yang relevan, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

  • UPY Gelar Sosialisasi Kebijakan PPKPT 2025, Perkuat Komitmen Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    UPY Gelar Sosialisasi Kebijakan PPKPT 2025, Perkuat Komitmen Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta DPR RI Komisi X menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Undang-Undang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Tahun 2025, pada 18–19 Desember 2025.

    Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas PGRI Yogyakarta sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan pemahaman serta kesadaran sivitas akademika terhadap regulasi PPKPT. Sosialisasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

    Acara berlangsung secara tertib dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari DPR RI Komisi X, MY Esti Wijayati serta Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.

    Dalam sambutannya, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., menegaskan bahwa implementasi kebijakan PPKPT merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika.

    “Perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh warganya. Pencegahan dan penanganan kekerasan tidak bisa hanya mengandalkan regulasi, tetapi membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan keberanian seluruh sivitas akademika untuk bertindak,” tegas Prof. Paiman.

    Sementara itu pemaparan materi oleh narasumber dari DPR RI Komisi X, MY Esti Wijayati, yang menjelaskan landasan hukum PPKPT, berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, serta mekanisme pencegahan dan penanganan yang harus dilakukan oleh institusi pendidikan tinggi.

    Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran aktif seluruh unsur perguruan tinggi baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kebijakan PPKPT secara konsisten dan berkelanjutan. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami kebijakan serta penerapannya di lingkungan kampus.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pemahaman regulasi yang komprehensif, diharapkan seluruh sivitas akademika mampu mengenali, mencegah, serta melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

    Secara umum, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Sosialisasi PPKPT 2025 ini diharapkan menjadi penguatan komitmen Universitas PGRI Yogyakarta dalam mewujudkan kampus yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan, serta perlindungan terhadap seluruh warganya.