Kategori: Berita Utama

  • Kontingen Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta Raih 3 Emas dan 1 Perunggu di PORSENASMA V

    Kontingen Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta Raih 3 Emas dan 1 Perunggu di PORSENASMA V

    Kontingen Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali mengharumkan nama kampus dalam ajang nasional. Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (PORSENASMA) V yang digelar di Madiun, tim Taekwondo UPY berhasil meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu, menunjukkan prestasi membanggakan di kancah olahraga tingkat nasional antar perguruan tinggi PGRI.

    Prestasi ini menjadi bukti komitmen UPY dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga prestasi. Para atlet Taekwondo UPY menunjukkan performa luar biasa di tengah persaingan ketat antar kontingen dari seluruh Indonesia.

    Kami sangat bangga atas capaian luar biasa ini. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para mahasiswa yang luar biasa. Universitas akan terus memberikan dukungan penuh bagi pengembangan prestasi mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik,” ujar Wakil Rektor lll UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd.

    PORSENASMA merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat solidaritas, sportivitas, dan kompetensi mahasiswa dalam bidang olahraga dan seni.

    Dengan raihan 3 medali emas dan 1 perunggu, UPY menunjukkan posisinya sebagai salah satu kampus yang unggul tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam pembinaan atlet muda berprestasi.

    Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UPY untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjunjung tinggi semangat kompetitif serta nilai-nilai sportivitas.

  • LLDIKTI Wilayah V Gelar Rakor Humas, Bahas Pemanfaatan AI dalam Transformasi Kehumasan Kampus

    LLDIKTI Wilayah V Gelar Rakor Humas, Bahas Pemanfaatan AI dalam Transformasi Kehumasan Kampus

    Yogyakarta – LLDIKTI Wilayah V menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kehumasan Perguruan Tinggi Swasta pada Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama kantor LLDIKTI Wilayah V. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan humas dari perguruan tinggi swasta di wilayah DIY dan menghadirkan dua narasumber yang membahas strategi dan tantangan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam kehumasan kampus.

    Kegiatan dibuka oleh Pungki Hemawati selaku penanggung jawab urusan keprotokolan, kehumasan, dan sespim LLDIKTI Wilayah V. Dalam sambutannya, Pungki menyampaikan bahwa derasnya kemajuan teknologi telah mengubah banyak aspek kerja kehumasan. “Peran humas kini menuntut adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI dalam tugas kehumasan adalah bentuk transformasi yang tidak bisa dihindari, namun harus tetap dilandasi dengan pemahaman etika,” ujarnya.

    Narasumber pertama, Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom. dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya sekaligus Wakil Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyampaikan materi bertema “Pemanfaatan Teknologi dan AI dalam Transformasi Kehumasan”. Eko menekankan pentingnya penggunaan AI untuk efisiensi kerja humas, seperti chatbot, analisis sentimen, automasi konten, dan monitoring reputasi daring. “Humas tidak digantikan AI, tetapi diperkuat oleh AI. Peran manusia tetap penting dalam menyampaikan empati, validasi, dan etika komunikasi,” tuturnya.

    Sementara itu, Ikrob Didik Irawan dari Tribun Jogja memaparkan materi “Dari Prompt ke Post: Memanfaatkan AI untuk Menulis”. Ikrob mencontohkan penggunaan AI untuk menulis berita, mengoptimalkan SEO, mengembangkan ide liputan, hingga menganalisis kekuatan dan kelemahan tulisan jurnalistik. “AI bukan musuh wartawan atau humas, melainkan alat bantu. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya dengan bijak dan kreatif,” jelasnya.

    Rakor ini juga menjadi wadah diskusi aktif antar humas kampus tentang penguatan strategi komunikasi digital, pemanfaatan data, dan pentingnya sinergi antara teknologi dan nilai-nilai humanistik dalam membangun citra kampus.

    Sebagai penutup, LLDIKTI Wilayah V memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi pengelola media sosial dan laman terbaik bagi perguruan tinggi swasta.

    sumber: https://lldikti5.kemdikbud.go.id/home/detailpost/lldikti-wilayah-v-gelar-rakor-humas-bahas-pemanfaatan-ai-dalam-transformasi-kehumasan-kampus

  • UPY Torehkan Prestasi Membanggakan – Sabet 16 Medali di Ajang PORSENASMA V 2025

    UPY Torehkan Prestasi Membanggakan – Sabet 16 Medali di Ajang PORSENASMA V 2025

    Kontingen Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (PORSENASMA) V tahun 2025, yang diselenggarakan pada 4–9 Agustus 2025 di Universitas PGRI Madiun, Jawa Timur.

    Event bergengsi yang digelar setiap empat tahun ini diikuti oleh 38 Perguruan Tinggi PGRI dari seluruh Indonesia, mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dalam berbagai cabang olahraga dan seni.

    Dalam ajang tersebut, UPY berhasil mengumpulkan total 16 medali, terdiri dari 7 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu, serta menempatkan UPY pada peringkat ke-6 juara umum nasional.

    Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Prestasi luar biasa ini merupakan hasil kerja keras para mahasiswa, dosen pembimbing, serta dukungan seluruh civitas akademika. Ini membuktikan bahwa UPY terus berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga dan seni,” ungkapnya.

    Berikut adalah daftar mahasiswa UPY peraih medali di PORSENASMA V 2025:

    Peraih Medali Emas (7)

    1. Joanita Panca Sonya (Manajemen) – Taekwondo Poomsae
    2. Denis Puspita (Manajemen) – Taekwondo Kyorugi F-46 kg
    3. Marten Yogi (Bimbingan & Konseling) – Taekwondo Kyorugi M-74 kg
    4. Rahma Wulan Ndari (IKOR) – Atletik Lempar Lembing
    5. Lingga Kurniawan (IKOR) – Karate
    6. Tim Futsal Putra (All Prodi IKOR) – Futsal
    7. Yasmin Qurrota Aini (PBI) – Pidato Bahasa Inggris

    Peraih Medali Perak (3)

    1. Rizki Eka Zuda (PGSD) – Nyanyi Dangdut
    2. Nesyaila Zahra (PGSD) – Pencak Silat Tanding Kelas B Putri
    3. Nuril Huda & Nasya Amara Dewi (IKOR) – Petanque Mix Double

    Peraih Medali Perunggu (6)

    1. Fajar Juis (Informatika) – Taekwondo Kyorugi M-58 kg
    2. Nasya Amara Dewi (IKOR) – Petanque Single Putri
    3. Fitro Hyuga Husnudin Ova & Nuril Huda (IKOR) – Petanque Men Double
    4. Mirna Larasati & Maya Anjar Setiani (IKOR) – Petanque Women Double
    5. Violita Dwi Sari (Bimbingan & Konseling) – Baca Puisi
    6. Dio Saputra (Pendidikan Sejarah) – Pencak Silat Solo Kreatif Putra

    Ajang PORSENASMA V memperlombakan berbagai cabang olahraga seperti futsal, bola voli, bulu tangkis, tenis meja, catur, pencak silat, e-sports, dan cabang seni seperti vokal solo, monolog, desain poster digital, fotografi, film pendek, serta stand-up comedy.

    PORSENASMA bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mengembangkan bakat, minat, dan karakter mahasiswa, serta mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi PGRI di Indonesia. Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi UPY untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik di masa mendatang.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 RI

    Universitas PGRI Yogyakarta Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 RI

    Yogyakarta, 17 Agustus 2025 — Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertempat di halaman Kampus Unit 1 UPY. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh dosen, karyawan, tenaga kependidikan, serta perwakilan siswa dari SMP PGRI dan SMA PGRI Yogyakarta.

    Peringatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh UPY sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan pengingat semangat perjuangan bangsa Indonesia.

    Dalam upacara tersebut, Rektor Universitas PGRI Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya penguatan karakter, persatuan, dan kontribusi nyata dari dunia pendidikan dalam menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia.

    “Tema tahun ini, Indonesia Emas 2045: Bersatu, Berdaulat, Maju, Sejahtera, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa delapan dekade kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun bangsa, khususnya melalui pendidikan,” ujar Prof. Paiman dalam pidatonya.

    Ia juga menegaskan bahwa Universitas PGRI Yogyakarta, yang lahir dari semangat organisasi guru, memiliki tanggung jawab moral dan historis dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat global.

    “Tugas kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan karya nyata membangun pendidikan, memajukan ilmu pengetahuan, serta meneguhkan karakter bangsa,” tambahnya.

    Rektor juga mengajak para dosen dan tenaga pendidik untuk terus berkomitmen dalam memberikan pendidikan yang berkualitas, serta membimbing mahasiswa dan siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat yang cinta tanah air dan berjiwa gotong royong.

    Upacara peringatan HUT RI ini menjadi refleksi semangat kebangsaan yang terus dipelihara UPY dalam lingkungan akademik. Universitas PGRI Yogyakarta menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, melalui kontribusi di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

  • Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 Tahun – “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”

    Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 Tahun – “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”

    Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat dan kebanggaan. Tahun ini, Indonesia memasuki usia ke-80 tahun sejak proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Sebuah momen bersejarah yang mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.

    Makna Tema Peringatan HUT RI ke-80

    Tema peringatan tahun ini adalah “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong kemajuan nasional secara berkelanjutan.

    • Bersatu berarti seluruh elemen bangsa, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, harus tetap menjaga kekompakan dalam kebhinekaan.
    • Berdaulat menegaskan pentingnya kemandirian dalam politik, ekonomi, dan budaya demi menjaga martabat bangsa.
    • Rakyat Sejahtera adalah wujud nyata dari pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.
    • Indonesia Maju menjadi visi bersama menuju masa depan yang lebih cerah di berbagai bidang—pendidikan, teknologi, infrastruktur, ekonomi hijau, dan inovasi.

    Peringatan yang Bermakna

    Peringatan HUT RI ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan bangsa. Rangkaian kegiatan seperti upacara bendera, lomba-lomba rakyat, pentas seni, dan doa bersama menjadi simbol semangat kebersamaan dan nasionalisme.

    Di tengah tantangan global dan dinamika zaman, bangsa Indonesia terus berupaya memperkuat fondasi negara melalui penguatan karakter, inovasi teknologi, dan pembangunan yang berkelanjutan. Semangat gotong royong, solidaritas sosial, serta kepedulian antarwarga menjadi modal sosial penting untuk menghadapi masa depan.

    Mari Terus Melangkah Maju

    Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 tahun! Mari kita jaga semangat kemerdekaan ini dengan terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi positif untuk negeri. Karena Indonesia bukan hanya milik generasi masa lalu, tetapi juga milik kita hari ini dan generasi masa depan.

    Merdeka!
    Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju!

  • UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor, Perkuat Kualitas Pendidikan dan Riset

    UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor, Perkuat Kualitas Pendidikan dan Riset

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah menambah jumlah dosen bergelar doktor di berbagai program studi. Kabar baik kali ini datang dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, dengan keberhasilan Dr. Eko Perianto, S.Pd., M.Si. menyelesaikan studi jenjang S-3.

    Keberhasilan ini disambut hangat oleh keluarga besar UPY, terutama karena pencapaian akademik tersebut diyakini akan berdampak langsung pada kualitas pengajaran, pengembangan kurikulum, hingga produktivitas riset di lingkungan kampus.

    Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P, dalam pernyataan resminya mengungkapkan bahwa penambahan dosen bergelar doktor merupakan bagian dari strategi jangka panjang universitas.

    “Kami berupaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar, karena dosen dengan kualifikasi doktor memiliki peran penting dalam menciptakan atmosfer akademik yang lebih inovatif dan kreatif,” jelas Rektor.

    Tidak hanya memperkuat aspek pengajaran, keberadaan dosen bergelar doktor juga membuka jalan bagi peningkatan kapasitas penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Hal ini sejalan dengan visi UPY untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam bidang riset dan kontribusi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.

    “Kami ingin menciptakan ekosistem akademik yang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga pada pengembangan pengetahuan yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor seperti Dr. Eko Perianto, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dalam, termasuk kesempatan untuk terlibat dalam proyek penelitian, publikasi ilmiah, hingga kerja sama akademik lintas institusi.

    Tak hanya di ruang kelas, dosen-dosen bergelar doktor juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjalin kolaborasi dengan institusi lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kerja sama ini nantinya dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam pertukaran pengetahuan, program joint research, hingga program magang dan pertukaran pelajar.

    Langkah ini merupakan bagian dari visi besar UPY dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan global dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang mumpuni.

  • Mellysa, Mahasiswa PGPAUD UPY, Sabet Juara 1 di Ajang Internasional “Cultural Educational Poster”

    Mellysa, Mahasiswa PGPAUD UPY, Sabet Juara 1 di Ajang Internasional “Cultural Educational Poster”

    Kabar membanggakan datang dari Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Mellysa Putri Dwi Yanti, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang internasional “Cultural Educational Poster”.

    Kompetisi ini menantang peserta untuk menyampaikan pesan pendidikan yang kuat dan bermuatan budaya melalui media visual poster. Mellysa sukses memukau dewan juri dengan desain poster yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga sarat makna edukatif dan nilai budaya lokal.

    Kesuksesan Mellysa tentu tidak datang begitu saja. Di balik karyanya yang inspiratif, ada proses panjang, riset mendalam, serta bimbingan dari dua dosen yang berdedikasi: Herdi Handoko, M.Pd dan Khikmah Novitasari, M.Pd.

    “Poster ini saya buat sebagai bentuk kecintaan saya terhadap budaya lokal, sekaligus untuk menunjukkan bahwa pendidikan dan budaya adalah dua hal yang bisa berjalan beriringan,” ujar Mellysa saat ditemui seusai pengumuman pemenang.

    Pihak program studi PGPAUD mengaku bangga atas capaian ini dan berharap prestasi tersebut bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

    “Kami melihat Mellysa sebagai representasi mahasiswa yang mampu menggabungkan kreativitas dan visi pendidikan dengan sangat baik. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UPY bisa berkiprah di ajang internasional,” ujar Herdi Handoko, salah satu dosen pembimbing.

    Dengan pencapaian ini, UPY kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berbicara di panggung global dengan membawa nilai-nilai luhur budaya Indonesia.

  • Mahasiswa PGPAUD UPY Raih Juara 1 di Kompetisi Internasional Media Pembelajaran Berbasis Budaya

    Mahasiswa PGPAUD UPY Raih Juara 1 di Kompetisi Internasional Media Pembelajaran Berbasis Budaya

    Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Kali ini, giliran dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) yang mengharumkan nama kampus di kancah internasional.

    Adalah Herfina K.W dan Tyasa Safa A., dua sosok inspiratif dari PGPAUD UPY yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang “Culturally-Based Learning Media Competition”, sebuah kompetisi internasional yang menantang kreativitas mahasiswa dalam menciptakan media pembelajaran yang berbasis budaya lokal.

    Mengusung konsep yang memadukan nilai-nilai budaya Nusantara dengan pendekatan edukatif untuk anak usia dini, karya mereka sukses menarik perhatian dewan juri. Tak hanya menonjol dalam desain, media yang mereka buat juga dinilai mampu mengintegrasikan aspek pendidikan karakter dan pelestarian budaya secara harmonis.

    Pencapaian ini tentu tidak lepas dari peran para dosen pembimbing yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan selama proses persiapan. Dr. Windi Wulandari I.U, M.Pd dan Novianti Retno Utami, M.Pd menjadi sosok di balik layar yang turut berkontribusi besar terhadap kesuksesan ini.

    “Prestasi ini sangat kami syukuri. Ini bukan hanya kemenangan kami berdua, tapi juga hasil kerja keras tim, dukungan dosen, dan semangat keluarga besar PGPAUD UPY,” ungkap Herfina saat diwawancarai setelah pengumuman pemenang.

    Sementara itu, Tyasa berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UPY lainnya untuk tidak ragu berkompetisi di tingkat global.

    “Kami ingin teman-teman mahasiswa lain juga percaya diri. UPY punya banyak potensi dan talenta yang luar biasa. Kita hanya perlu kesempatan dan semangat untuk mencoba,” tambahnya.

    Dekan FKIP UPY, Dr. Esti Setiawati, M.Pd menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut dan berharap semangat berinovasi di kalangan mahasiswa terus tumbuh.

    “Kompetisi ini bukan hanya soal menang, tapi tentang keberanian tampil dan membawa nilai-nilai budaya bangsa ke tingkat dunia,” ujarnya.

    Dengan pencapaian ini, UPY kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan berwawasan global.

  • PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI/DOSEN UPY TAHUN 2025

    PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI/DOSEN UPY TAHUN 2025

    Berikut Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai / Dosen di Universitas PGRI Yogyakarta tahun 2025

  • Tim Futsal UPY Raih Gelar Juara 1 di Supersoccer Euro Futsal Championship 2025

    Tim Futsal UPY Raih Gelar Juara 1 di Supersoccer Euro Futsal Championship 2025

    Tim Futsal Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam ajang Supersoccer Euro Futsal Championship 2025, turnamen futsal bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi.

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, semangat juang, dan kekompakan tim UPY dalam menghadapi setiap pertandingan. Tak hanya meraih gelar juara, dua pemain UPY juga menorehkan prestasi individu yang membanggakan:

    • Yudha Yanuar Amerta dinobatkan sebagai Best Player berkat penampilan konsisten dan kontribusi vital di setiap laga.
    • Bayu Bagaskoro berhasil meraih gelar Top Scorer setelah mencetak gol terbanyak sepanjang turnamen.

    “Prestasi ini adalah buah dari proses panjang, latihan intensif, serta semangat untuk membawa nama baik kampus,” ujar Yudha Yanuar yang di nobatkan sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut. “Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari civitas akademika dan seluruh pihak yang telah memberikan semangat selama perjalanan turnamen.”

    Kemenangan ini menandai tonggak baru dalam sejarah futsal UPY dan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga maupun akademik.