Kategori: Berita Utama

  • Bulan Puasa Sudah Setengah Jalan, Ayo Semangat! Sebentar Lagi Lebaran

    Bulan Puasa Sudah Setengah Jalan, Ayo Semangat! Sebentar Lagi Lebaran

    Wah, nggak kerasa ya, tiba-tiba udah setengah perjalanan di bulan Ramadan! Rasanya baru kemarin sahur pertama, sekarang udah mulai ngitung hari menuju Lebaran. Kalau awal puasa semangatnya masih 100%, sekarang mungkin tinggal 75% karena mulai terasa godaan: lemas, lapar, dan lihat iklan sirup di TV makin sering. Tapi tenang, ayo tetap semangat!

    Tantangan Setengah Ramadan: Ujian Kuat Mental 💪

    Setelah melewati separuh Ramadan, kita mulai terbiasa dengan pola makan sahur dan berbuka. Tapi justru di titik ini, cobaan terbesar mulai datang:
    ✅ Ngantuk parah habis sahur, bawaannya pengen tidur terus
    ✅ Godaan buka puasa yang makin berat—mau buka sederhana, tapi lihat es buah langsung khilaf
    ✅ Stamina mulai diuji, apalagi kalau lihat teman yang batal duluan (ujian iman nih!)

    Tapi ingat, ini momen penting! Puasa bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga meningkatkan kesabaran, ibadah, dan tentunya… melatih diri biar nggak gampang tergoda promo THR di e-commerce.

    Lebaran di Depan Mata: Stay Strong, Pejuang Sahur!

    Nah, buat kamu yang mulai lelah, ingatlah satu hal: sebentar lagi Lebaran! Hari kemenangan udah di depan mata. Waktunya siap-siap:
    🔹 Latihan makan ketupat biar nggak kaget pas Lebaran
    🔹 Siapkan outfit lebaran, jangan sampai mendadak hunting baju di H-1
    🔹 Pastikan dompet aman, soalnya anak-anak kecil udah mulai menyiapkan amplop THR buat ditagih ke kita 😅

    Jadi, tetap semangat ya! Sebentar lagi kita bisa makan opor tanpa takut batal. Ramadan tinggal setengah jalan lagi, jangan kendor!

  • MENGUBAH MINYAK JELANTAH MENJADI IDE BISNIS BERKELANJUTAN

    MENGUBAH MINYAK JELANTAH MENJADI IDE BISNIS BERKELANJUTAN

    Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan besar di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya dalam menangani limbah rumah tangga yang sulit terurai. Menyikapi masalah ini, sekelompok dosen dari Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta tergerak untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat. Kelompok dosen yang dipimpin oleh Zidni Husnia Fachrunnisa, M.Ak. ini fokus pada pengolahan minyak jelantah, yang kerap menjadi limbah yang mencemari lingkungan.

    Minyak jelantah, yang dihasilkan oleh hampir setiap rumah tangga, biasanya dibuang begitu saja ke saluran air ataupun tanah, yang mengakibatkan kerusakan pada ekosistem. Oleh karena itu, pada 11 Februari 2025, kelompok dosen ini mengadakan pelatihan untuk mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai jual yang berguna, yakni lilin aroma terapi.

    Pelatihan yang diadakan di Padukuhan Grujugan, Kabupaten Bantul, ini melibatkan ibu-ibu dari 10 RT setempat. Selain teori mengenai analisa peluang usaha berbasis limbah rumah tangga, peserta juga mempraktikkan proses pembuatan lilin aroma terapi dari minyak jelantah. Minyak jelantah yang telah dijernihkan dicampur dengan bahan-bahan lain seperti parafin, pewarna, dan aroma terapi untuk menghasilkan produk yang bernilai jual.

    Selain itu, peserta pelatihan juga diberikan pemahaman tentang analisis peluang usaha, yang mencakup analisis pelanggan, pesaing, pemasok, vendor, serta faktor-faktor eksternal lainnya, seperti pengaruh pemerintah dan lingkungan global. Salah satu topik utama dalam pelatihan ini adalah analisis SWOT untuk membantu menganalisis kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang dihadapi dalam usaha ini.

    Menurut Zidni Husnia Fachrunnisa, produk lilin aroma terapi dari minyak jelantah memiliki potensi pasar yang cukup luas, dengan target konsumen yang meliputi souvenir pernikahan, bingkisan, dan produk dekorasi lainnya. Namun, produk ini juga menghadapi tantangan berupa kemudahan untuk ditiru, sehingga dibutuhkan kreativitas tinggi untuk pengembangan lebih lanjut.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta, yang terdiri dari ibu-ibu di Padukuhan Grujugan. Mereka sangat tertarik dengan potensi ide usaha berbasis limbah rumah tangga dan berharap dapat memanfaatkannya sebagai peluang ekonomi. Harapannya, pelatihan ini tidak hanya memperluas wawasan mengenai peluang usaha, tetapi juga memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan sampah di lingkungan mereka.

    Kedepannya, dosen-dosen dari Universitas PGRI Yogyakarta ini berencana melanjutkan pelatihan dengan fokus pada pengemasan produk dan pemasaran digital untuk membantu pengembangan produk lilin aroma terapi dan usaha berbasis limbah lainnya.

  • UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PG-PAUD

    UPY Tambah Dosen Bergelar Doktor di Prodi PG-PAUD

    Dr. Syahria Anggita Sakti, M.Pd. adalah sosok dosen yang penuh dedikasi di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas PGRI Yogyakarta. Baru-baru ini, beliau berhasil meraih gelar doktor dalam bidang pendidikan, sebuah pencapaian yang luar biasa setelah perjalanan panjang dan penuh tantangan. Keberhasilannya ini tidak hanya mencerminkan kerja keras pribadi, tetapi juga komitmennya yang mendalam terhadap dunia pendidikan, khususnya di ranah pengembangan pendidikan anak usia dini.

    Dengan latar belakang pendidikan yang solid, yaitu gelar Magister Pendidikan (M.Pd.), Dr. Syahria telah membuktikan bahwa ia tidak hanya seorang pengajar, tetapi juga seorang peneliti yang aktif. Penelitian-penelitiannya banyak berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan anak usia dini. Dedikasinya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik menjadikannya sumber inspirasi bagi rekan sejawat dan mahasiswa.

    Dr. Syahria juga sering berbagi pengetahuan dan pengalamannya dengan para pendidik lain melalui pelatihan dan seminar. Keberhasilannya meraih gelar doktor bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Universitas PGRI Yogyakarta. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana beliau terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama untuk generasi muda yang menjadi masa depan bangsa.

  • GEMA NUSANTARA SATUKAN SUARA #1: Merayakan Bakat dan Keberagaman Suara Pelajar Indonesia

    GEMA NUSANTARA SATUKAN SUARA #1: Merayakan Bakat dan Keberagaman Suara Pelajar Indonesia

    Kegiatan Lomba Paduan Suara SMA Tingkat Nasional “GEMA NUSANTARA SATUKAN SUARA #1” yang diselenggarakan oleh UKM Paduan Suara Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) baru saja berlangsung dengan sukses pada 29 Januari hingga 1 Februari 2025. Lomba ini mengundang siswa-siswi SMA/SMK/SLTA sederajat dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka dalam seni paduan suara.

    Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk pelaksanaan di masa mendatang. Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk menarik minat siswa-siswi terhadap bidang tarik suara, serta memberikan mereka kesempatan untuk menyalurkan kreativitas melalui musik.

    “Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Meskipun ada beberapa hal yang perlu evaluasi, kami sangat senang melihat begitu banyak siswa yang antusias dan memberikan penampilan terbaik mereka,” ujar Ketua UKM Paduan Suara UPY, Elsa Elsa Nian Cahyaningrum.

    Selama lomba, para peserta memberikan penampilan yang luar biasa, dengan menyanyikan lagu-lagu yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai momen untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui suara dan harmoni yang tercipta.

    “Kami berharap lomba ini bisa memberikan dorongan bagi siswa-siswi SMA untuk terus mengembangkan bakat mereka di bidang tarik suara dan menjadi ajang untuk mengekspresikan diri melalui musik,” tambah Elsa Nian Cahyaningrum, Ketua UKM Paduan Suara UPY. “Selain itu, kami juga berharap acara ini dapat semakin memperkenalkan UKM Paduan Suara UPY dan memperkuat peranannya dalam dunia seni kampus.”

    Lomba “GEMA NUSANTARA SATUKAN SUARA #1” diharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan yang terus berkembang dan semakin memperkuat budaya paduan suara di Indonesia. UKM Paduan Suara UPY berharap, lomba ini tidak hanya menjadi tempat untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk melahirkan talenta-talenta muda di dunia seni suara.

  • Dosen UPY Juarai Sampoerna University Academic Festival Lewat Penelitian Daur Ulang Baterai

    Dosen UPY Juarai Sampoerna University Academic Festival Lewat Penelitian Daur Ulang Baterai

    Yulia Venti Yoanita, mahasiswa Program Doktor Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus dosen Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif Universitas PGRI Yogyakarta, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Sustainability Engineering pada ajang Sampoerna University Academic Festival. Festival ini diadakan pada tanggal 27-28 Februari 2025, bertempat di Sampoerna University, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti UGM, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Sampoerna University, President University, Universitas Pertamina, dan lain-lain.

    Pada kesempatan tersebut, Yulia Venti, Dosen PVTO UPY, mempresentasikan topik penelitiannya mengenai daur ulang baterai lithium-ion 18650, yang kini banyak digunakan dalam perangkat elektronik dan kendaraan listrik. Dalam presentasinya, Yulia menekankan pentingnya proses daur ulang baterai lithium-ion sebagai langkah strategis dalam pengelolaan limbah elektronik untuk mendukung keberlanjutan dan penghematan sumber daya mineral. “Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan metode mekanik yang efektif dalam memisahkan material penyusun baterai lithium, sehingga dapat digunakan kembali secara optimal,” ujar Yulia.

    Penelitian ini berfokus pada tiga tahapan utama, yaitu homogenisasi material melalui pemanasan pada suhu tertentu untuk menghilangkan binder, separator, dan elektrolit, pemecahan dengan mesin shredder untuk mereduksi ukuran material, serta pengayakan dan penyaringan untuk memisahkan material berdasarkan fraksi ukuran. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses ini berhasil menghilangkan binder dan separator, menghasilkan material yang lebih homogen. Proses pengayakan dan penyaringan pun menghasilkan fraksi material yang terpisah dengan baik, dengan tingkat kemurnian yang tinggi, sehingga dapat digunakan dalam proses daur ulang lanjutan.

    Selama pengerjaan penelitian, Yulia dibimbing oleh dua ahli, yaitu Dr. Ir. Budi Arifvianto, S.T., M.Biotech., dan Ir. Muslim Mahardika, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., yang memberikan arahan teknis dalam mendalami proses daur ulang ini.

    Selain Yulia, turut berpartisipasi dalam festival tersebut Dr. Ir. Khasani, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng., yang juga menjadi pembicara dengan materi pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

    Prestasi yang diraih oleh Yulia ini semakin menunjukkan kontribusi nyata dunia akademik dalam pengembangan teknologi yang ramah lingkungan dan mendukung tercapainya tujuan keberlanjutan di Indonesia.

  • Kelas Double Degree di Universitas PGRI Yogyakarta

    Kelas Double Degree di Universitas PGRI Yogyakarta

    Kuliah dilaksanakan dengan sistem 50% di Universitas PGRI Yogyakarta dan 50% di luar negeri. Kelas Double Degree ini tersedia untuk program studi berikut: Gizi, Informatika, Teknik Industri, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sejarah, Manajemen, Teknik Biomedis, Akuntansi, dan Bisnis Digital.

    Persyaratan & Prosedur Pendaftaran

    • Biaya pendaftaran untuk Jalur Prestasi dan Jalur Mandiri adalah Rp 250.000.
    • Pendaftaran dibuka dari 1 Januari hingga 30 September 2025.
    • Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening bank berikut:
      Rekening BNI No. 2300002559 atas nama YAYASAN PEMBINA UPY PMB.
      Tunjukkan bukti transfer ke petugas PMB.
    • Isi formulir pendaftaran online di pmb.upy.ac.id.
    • Kirimkan salinan rapor kelas XII semester pertama atau ijazah SMA/sederajat ke Hotline PMB UPY.
    • Nilai TOEFL/EPT minimal 450.

    Mengapa Memilih untuk Studi di Universitas PGRI Yogyakarta?

    • Mendapatkan beasiswa pendidikan
    • Kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar dengan universitas luar negeri
    • Diajarkan oleh dosen profesional dengan kualifikasi doktoral (S3)
    • Dilengkapi dengan laboratorium pembelajaran yang terawat dengan baik
    • Menyediakan fasilitas pendidikan yang lengkap
    • Lokasi strategis, dekat dengan pusat kota Yogyakarta (Malioboro)
    • Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat dapat mendaftar ke semua program studi di UPY
    • Menawarkan program Fast Track (Selesaikan gelar S1 dan S2 dalam 5 tahun)
    • Menyediakan program Double Degree (D3 dan S1) di luar negeri

  • Lomba Media Poster Nasional 2024: Wadah Kreativitas Siswa dalam Mengenalkan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan

    Lomba Media Poster Nasional 2024: Wadah Kreativitas Siswa dalam Mengenalkan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan

    Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) baru-baru ini sukses menyelenggarakan kegiatan Lomba Media Poster Nasional 2024. Acara ini, yang berlangsung dari 27 November 2024 hingga 4 Januari 2025, berhasil menarik perhatian dan partisipasi siswa-siswi SMA/K sederajat di seluruh Indonesia.

    Kegiatan ini dilaksanakan secara online, yang memudahkan siswa-siswi dari berbagai daerah untuk ikut serta. Para peserta diberi tantangan untuk merancang poster yang menggambarkan nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan. Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk lebih mengenalkan Program Studi PPKn Universitas PGRI Yogyakarta kepada masyarakat luas.

    “Lomba ini merupakan bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa PPKn UPY yang bertujuan tidak hanya untuk mengenalkan program studi kami, tetapi juga memberi kesempatan bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan kreativitas mereka,” ujar Kaprodi PPKn, Supri Hartanto, M.Pd. “Respon peserta sangat luar biasa, dan kami sangat senang bisa melihat begitu banyak karya kreatif dari berbagai daerah.”

    Para peserta menunjukkan semangat yang tinggi, dengan banyak karya poster yang menginspirasi, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai kewarganegaraan. Antusiasme ini juga menciptakan interaksi positif antara siswa-siswi dari berbagai belahan Indonesia, sekaligus memperkenalkan Program Studi PPKn UPY lebih jauh lagi.

    “Kami sangat bangga bisa menyelenggarakan acara ini,” ujar Supri Hartanto, M.Pd., Kaprodi PPKn UPY. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Selain menjadi ajang kompetisi yang menyenangkan, ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyalurkan bakat mereka. Semoga Program Studi PPKn UPY semakin dikenal luas di masyarakat.”jelasnya.

    Melalui lomba ini, Himpunan Mahasiswa PPKn UPY berharap bisa terus memberikan kontribusi positif kepada dunia pendidikan Indonesia dan membuka kesempatan bagi lebih banyak siswa untuk berkembang dan berkreasi. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk memperkenalkan nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan kepada generasi muda di seluruh Indonesia.

  • Menunggu Buka Puasa: Waktunya Mahasiswa Mengisi Waktu dengan Kegiatan Positif!

    Menunggu Buka Puasa: Waktunya Mahasiswa Mengisi Waktu dengan Kegiatan Positif!

    Ah, bulan Ramadan! Bulan yang penuh berkah, tapi juga bisa jadi ujian kesabaran, apalagi buat mahasiswa yang lagi menunggu buka puasa. Duh, waktu rasanya kok lama banget, ya? Apalagi perut udah keroncongan, dan godaan buat scroll media sosial semakin kuat. Tapi, jangan khawatir! Ada banyak kegiatan positif yang bisa kamu coba untuk mengisi waktu sambil menunggu buka. Biar nggak cuma bengong atau iseng, yuk kita coba beberapa ide seru ini!

    1. Menulis Rencana Kegiatan

    Gimana kalau kamu manfaatkan waktu menunggu buka untuk menyusun rencana? Tapi jangan mikir ini sebagai daftar tugas yang bikin pusing ya. Cukup tulis hal-hal kecil yang pengen kamu capai selama Ramadan ini. Misalnya, “Minggu ini harus baca 1 buku” atau “Ikut kajian setiap Sabtu.” Tapi jangan terlalu serius, bikinlah rencana yang fun, yang bisa bikin hari-harimu lebih produktif tanpa terasa tertekan.

    2. Main Teka-Teki atau Brain Teasers

    Kalau kebiasaan kamu cuma scroll Instagram atau TikTok, coba deh tantang otak kamu! Ada banyak teka-teki atau brain teasers seru yang bisa bikin kamu mikir, tapi nggak bikin stres. Mainkan game sederhana kayak Sudoku, teka-teki silang, atau aplikasi trivia. Selain asyik, ini juga bisa bikin kamu jadi lebih cerdas (jadi lebih keren, kan?).

    3. Coba Menulis Jurnal atau Blog

    Kadang kita butuh waktu untuk merenung, dan menulis bisa jadi cara yang asyik buat itu. Coba deh tulis perasaan kamu selama puasa. Gimana perjuangan menahan lapar, apa yang kamu syukuri, atau bahkan kejadian lucu yang terjadi di kampus. Nggak cuma buat diri sendiri, siapa tahu tulisanmu bisa jadi inspirasi buat orang lain! Kalau nggak mau terlalu formal, mulai aja blog pribadi atau jurnal yang kamu tulis sesuka hati.

    4. Belajar Sesuatu yang Baru

    Menunggu buka puasa adalah kesempatan bagus untuk belajar hal baru. Gak harus yang berat, kok! Misalnya, belajar bahasa asing lewat aplikasi, coba resep masakan baru, atau pelajari skill coding. Banyak banget kursus online gratis yang bisa diakses kapan saja, bahkan sambil rebahan. Siapa tahu, setelah Ramadan, kamu jadi punya skill baru yang bisa bikin CV kamu makin keren!

    5. Olahraga Ringan

    Kebanyakan orang mikir, “Aduh, olahraga pas puasa nggak enak!” Tapi sebenarnya, olahraga ringan justru bisa bikin tubuhmu tetap fit tanpa bikin kamu lemas. Coba deh stretching atau yoga ringan. Gerakan-gerakan sederhana ini bisa bikin badan lebih segar dan mengurangi rasa lapar. Tapi jangan terlalu dipaksain, ya! Olahraga yang ringan aja, biar nggak keburu lemes pas buka puasa.

    6. Ikut Kegiatan Sosial

    Bulan Ramadan adalah waktu yang pas untuk berbagi. Kalau kamu udah bosen di rumah aja, coba deh ikut kegiatan sosial, kayak ngabuburit bareng teman-teman kampus atau ikut bagi-bagi takjil. Selain bisa menambah pahala, kegiatan ini juga bikin kamu makin dekat sama teman-teman dan memperluas jaringan. Nggak ada salahnya juga kalau kamu mengajak teman-temanmu untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini!

    7. Meditasi atau Refleksi Diri

    Kadang, hal yang paling sederhana justru bisa membawa kedamaian. Luangkan waktu sejenak buat duduk tenang, tutup mata, dan refleksikan hari-harimu. Apa yang sudah kamu capai hari itu? Apa yang bikin kamu bersyukur? Meditasi atau sekadar merenung bisa jadi cara yang sangat baik untuk mereset pikiran dan mempersiapkan hati untuk berbuka puasa dengan lebih tenang.

    8. Berbagi Kebaikan di Sosial Media

    Sosial media bisa jadi tempat yang penuh dengan hal negatif, tapi kamu bisa jadi bagian dari perubahan positif! Bagikan tips Ramadan, kutipan-kutipan motivasi, atau ajak teman-teman untuk berbagi takjil atau berdonasi. Selain menyebarkan kebaikan, kamu juga bisa mempererat silaturahmi dengan orang-orang di dunia maya. Siapa tahu, teman-temanmu ikut terinspirasi dan malah bersemangat menunggu buka puasa!

    9. Nonton Konten yang Menginspirasi

    Kalau kamu tetap ingin nonton sesuatu, kenapa nggak pilih konten yang bisa memberi inspirasi? Banyak banget film atau dokumenter yang nggak hanya menghibur tapi juga mendidik. Dari film tentang sejarah, budaya, hingga kisah inspiratif dari orang-orang yang berhasil menghadapi tantangan hidup. Jadi, nonton sambil menunggu buka nggak cuma bikin waktu cepat berlalu, tapi juga bikin kamu tambah wawasan.

    10. Berkreasi dengan Hobi

    Apakah kamu punya hobi yang udah lama terbengkalai? Ini saatnya untuk kembali menyalurkan kreativitas! Coba deh menggambar, bermain musik, atau bahkan eksperimen masak resep baru. Hobi bisa jadi cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu dan tetap produktif, apalagi kalau kamu bisa berbagi hasil karyamu dengan orang lain!

    Jadi, meskipun menunggu buka puasa itu kadang terasa lama, sebenarnya banyak kegiatan seru yang bisa kamu coba! Dengan mengisi waktu dengan hal-hal positif, kamu nggak cuma membuat waktu berlalu cepat, tapi juga bisa membuat Ramadanmu lebih bermakna. Jangan biarkan waktu terbuang begitu saja, yuk isi dengan aktivitas yang bermanfaat, biar puasanya makin seru!

    Selamat berpuasa, semoga Ramadan kali ini penuh berkah dan kebahagiaan!

  • Info: Akun Instagram PMB UPY

    Info: Akun Instagram PMB UPY

    Kabar gembira untuk kita semua. Akun Instagram PMB UPY kini telah kembali pulih dan siap memberikan informasi update untuk kita semua.

    Terimakasih telah memberikan dukungan dan masih tetap setia bersama pmb_upy. Salam hangat..

  • Prestasi Gemilang UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta di 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025

    Prestasi Gemilang UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta di 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025

    Kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta! Dalam ajang 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025 yang berlangsung pada 7-9 Februari 2025 di GOR Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, tim UKM Taekwondo berhasil mengukir prestasi luar biasa.

    UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta mengirimkan 5 atlet terbaik, dan hasilnya sangat membanggakan! Berikut daftar peraih medali:

    🏅 Joanita Panca Sonya (Prodi Manajemen) – Medali Perak
    🥉 Alfreda Putri Salasabila (Prodi PGSD) – Medali Perunggu
    🥇 Cindy Ayu Puspita Dewi (Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) – Medali Emas
    🥇 Navira Windyana (Prodi Bimbingan dan Konseling) – Medali Emas
    🥇 Fajar Juis Nurhuda (Prodi Teknik Informatika) – Medali Emas

    Keberhasilan ini adalah hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, serta dukungan penuh dari universitas dan para pelatih. Ketua UKM Taekwondo, Navira Windyana, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian tim. “Kami sangat bersyukur atas hasil yang telah diraih. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan semangat pantang menyerah dan kerja sama tim, kita bisa mencapai hal luar biasa. Semoga prestasi ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkembang dan berani bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

    Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama universitas tetapi juga menjadi motivasi bagi UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi lebih tinggi di masa depan.