Kuliah dilaksanakan dengan sistem 50% di Universitas PGRI Yogyakarta dan 50% di luar negeri. Kelas Double Degree ini tersedia untuk program studi berikut: Gizi, Informatika, Teknik Industri, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sejarah, Manajemen, Teknik Biomedis, Akuntansi, dan Bisnis Digital.
Persyaratan & Prosedur Pendaftaran
Biaya pendaftaran untuk Jalur Prestasi dan Jalur Mandiri adalah Rp 250.000.
Pendaftaran dibuka dari 1 Januari hingga 30 September 2025.
Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening bank berikut: Rekening BNI No. 2300002559 atas nama YAYASAN PEMBINA UPY PMB. Tunjukkan bukti transfer ke petugas PMB.
Isi formulir pendaftaran online di pmb.upy.ac.id.
Kirimkan salinan rapor kelas XII semester pertama atau ijazah SMA/sederajat ke Hotline PMB UPY.
Nilai TOEFL/EPT minimal 450.
Mengapa Memilih untuk Studi di Universitas PGRI Yogyakarta?
Mendapatkan beasiswa pendidikan
Kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar dengan universitas luar negeri
Diajarkan oleh dosen profesional dengan kualifikasi doktoral (S3)
Dilengkapi dengan laboratorium pembelajaran yang terawat dengan baik
Menyediakan fasilitas pendidikan yang lengkap
Lokasi strategis, dekat dengan pusat kota Yogyakarta (Malioboro)
Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat dapat mendaftar ke semua program studi di UPY
Menawarkan program Fast Track (Selesaikan gelar S1 dan S2 dalam 5 tahun)
Menyediakan program Double Degree (D3 dan S1) di luar negeri
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) baru-baru ini sukses menyelenggarakan kegiatan Lomba Media Poster Nasional 2024. Acara ini, yang berlangsung dari 27 November 2024 hingga 4 Januari 2025, berhasil menarik perhatian dan partisipasi siswa-siswi SMA/K sederajat di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan secara online, yang memudahkan siswa-siswi dari berbagai daerah untuk ikut serta. Para peserta diberi tantangan untuk merancang poster yang menggambarkan nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan pentingnya pendidikan kewarganegaraan. Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk lebih mengenalkan Program Studi PPKn Universitas PGRI Yogyakarta kepada masyarakat luas.
“Lomba ini merupakan bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa PPKn UPY yang bertujuan tidak hanya untuk mengenalkan program studi kami, tetapi juga memberi kesempatan bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan kreativitas mereka,” ujar Kaprodi PPKn, Supri Hartanto, M.Pd. “Respon peserta sangat luar biasa, dan kami sangat senang bisa melihat begitu banyak karya kreatif dari berbagai daerah.”
Para peserta menunjukkan semangat yang tinggi, dengan banyak karya poster yang menginspirasi, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai kewarganegaraan. Antusiasme ini juga menciptakan interaksi positif antara siswa-siswi dari berbagai belahan Indonesia, sekaligus memperkenalkan Program Studi PPKn UPY lebih jauh lagi.
“Kami sangat bangga bisa menyelenggarakan acara ini,” ujar Supri Hartanto, M.Pd., Kaprodi PPKn UPY. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Selain menjadi ajang kompetisi yang menyenangkan, ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyalurkan bakat mereka. Semoga Program Studi PPKn UPY semakin dikenal luas di masyarakat.”jelasnya.
Melalui lomba ini, Himpunan Mahasiswa PPKn UPY berharap bisa terus memberikan kontribusi positif kepada dunia pendidikan Indonesia dan membuka kesempatan bagi lebih banyak siswa untuk berkembang dan berkreasi. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk memperkenalkan nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan kepada generasi muda di seluruh Indonesia.
Ah, bulan Ramadan! Bulan yang penuh berkah, tapi juga bisa jadi ujian kesabaran, apalagi buat mahasiswa yang lagi menunggu buka puasa. Duh, waktu rasanya kok lama banget, ya? Apalagi perut udah keroncongan, dan godaan buat scroll media sosial semakin kuat. Tapi, jangan khawatir! Ada banyak kegiatan positif yang bisa kamu coba untuk mengisi waktu sambil menunggu buka. Biar nggak cuma bengong atau iseng, yuk kita coba beberapa ide seru ini!
1. Menulis Rencana Kegiatan
Gimana kalau kamu manfaatkan waktu menunggu buka untuk menyusun rencana? Tapi jangan mikir ini sebagai daftar tugas yang bikin pusing ya. Cukup tulis hal-hal kecil yang pengen kamu capai selama Ramadan ini. Misalnya, “Minggu ini harus baca 1 buku” atau “Ikut kajian setiap Sabtu.” Tapi jangan terlalu serius, bikinlah rencana yang fun, yang bisa bikin hari-harimu lebih produktif tanpa terasa tertekan.
2. Main Teka-Teki atau Brain Teasers
Kalau kebiasaan kamu cuma scroll Instagram atau TikTok, coba deh tantang otak kamu! Ada banyak teka-teki atau brain teasers seru yang bisa bikin kamu mikir, tapi nggak bikin stres. Mainkan game sederhana kayak Sudoku, teka-teki silang, atau aplikasi trivia. Selain asyik, ini juga bisa bikin kamu jadi lebih cerdas (jadi lebih keren, kan?).
3. Coba Menulis Jurnal atau Blog
Kadang kita butuh waktu untuk merenung, dan menulis bisa jadi cara yang asyik buat itu. Coba deh tulis perasaan kamu selama puasa. Gimana perjuangan menahan lapar, apa yang kamu syukuri, atau bahkan kejadian lucu yang terjadi di kampus. Nggak cuma buat diri sendiri, siapa tahu tulisanmu bisa jadi inspirasi buat orang lain! Kalau nggak mau terlalu formal, mulai aja blog pribadi atau jurnal yang kamu tulis sesuka hati.
4. Belajar Sesuatu yang Baru
Menunggu buka puasa adalah kesempatan bagus untuk belajar hal baru. Gak harus yang berat, kok! Misalnya, belajar bahasa asing lewat aplikasi, coba resep masakan baru, atau pelajari skill coding. Banyak banget kursus online gratis yang bisa diakses kapan saja, bahkan sambil rebahan. Siapa tahu, setelah Ramadan, kamu jadi punya skill baru yang bisa bikin CV kamu makin keren!
5. Olahraga Ringan
Kebanyakan orang mikir, “Aduh, olahraga pas puasa nggak enak!” Tapi sebenarnya, olahraga ringan justru bisa bikin tubuhmu tetap fit tanpa bikin kamu lemas. Coba deh stretching atau yoga ringan. Gerakan-gerakan sederhana ini bisa bikin badan lebih segar dan mengurangi rasa lapar. Tapi jangan terlalu dipaksain, ya! Olahraga yang ringan aja, biar nggak keburu lemes pas buka puasa.
6. Ikut Kegiatan Sosial
Bulan Ramadan adalah waktu yang pas untuk berbagi. Kalau kamu udah bosen di rumah aja, coba deh ikut kegiatan sosial, kayak ngabuburit bareng teman-teman kampus atau ikut bagi-bagi takjil. Selain bisa menambah pahala, kegiatan ini juga bikin kamu makin dekat sama teman-teman dan memperluas jaringan. Nggak ada salahnya juga kalau kamu mengajak teman-temanmu untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini!
7. Meditasi atau Refleksi Diri
Kadang, hal yang paling sederhana justru bisa membawa kedamaian. Luangkan waktu sejenak buat duduk tenang, tutup mata, dan refleksikan hari-harimu. Apa yang sudah kamu capai hari itu? Apa yang bikin kamu bersyukur? Meditasi atau sekadar merenung bisa jadi cara yang sangat baik untuk mereset pikiran dan mempersiapkan hati untuk berbuka puasa dengan lebih tenang.
8. Berbagi Kebaikan di Sosial Media
Sosial media bisa jadi tempat yang penuh dengan hal negatif, tapi kamu bisa jadi bagian dari perubahan positif! Bagikan tips Ramadan, kutipan-kutipan motivasi, atau ajak teman-teman untuk berbagi takjil atau berdonasi. Selain menyebarkan kebaikan, kamu juga bisa mempererat silaturahmi dengan orang-orang di dunia maya. Siapa tahu, teman-temanmu ikut terinspirasi dan malah bersemangat menunggu buka puasa!
9. Nonton Konten yang Menginspirasi
Kalau kamu tetap ingin nonton sesuatu, kenapa nggak pilih konten yang bisa memberi inspirasi? Banyak banget film atau dokumenter yang nggak hanya menghibur tapi juga mendidik. Dari film tentang sejarah, budaya, hingga kisah inspiratif dari orang-orang yang berhasil menghadapi tantangan hidup. Jadi, nonton sambil menunggu buka nggak cuma bikin waktu cepat berlalu, tapi juga bikin kamu tambah wawasan.
10. Berkreasi dengan Hobi
Apakah kamu punya hobi yang udah lama terbengkalai? Ini saatnya untuk kembali menyalurkan kreativitas! Coba deh menggambar, bermain musik, atau bahkan eksperimen masak resep baru. Hobi bisa jadi cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu dan tetap produktif, apalagi kalau kamu bisa berbagi hasil karyamu dengan orang lain!
Jadi, meskipun menunggu buka puasa itu kadang terasa lama, sebenarnya banyak kegiatan seru yang bisa kamu coba! Dengan mengisi waktu dengan hal-hal positif, kamu nggak cuma membuat waktu berlalu cepat, tapi juga bisa membuat Ramadanmu lebih bermakna. Jangan biarkan waktu terbuang begitu saja, yuk isi dengan aktivitas yang bermanfaat, biar puasanya makin seru!
Selamat berpuasa, semoga Ramadan kali ini penuh berkah dan kebahagiaan!
Kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta! Dalam ajang 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025 yang berlangsung pada 7-9 Februari 2025 di GOR Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, tim UKM Taekwondo berhasil mengukir prestasi luar biasa.
UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta mengirimkan 5 atlet terbaik, dan hasilnya sangat membanggakan! Berikut daftar peraih medali:
🏅 Joanita Panca Sonya (Prodi Manajemen) – Medali Perak 🥉 Alfreda Putri Salasabila (Prodi PGSD) – Medali Perunggu 🥇 Cindy Ayu Puspita Dewi (Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) – Medali Emas 🥇 Navira Windyana (Prodi Bimbingan dan Konseling) – Medali Emas 🥇 Fajar Juis Nurhuda (Prodi Teknik Informatika) – Medali Emas
Keberhasilan ini adalah hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, serta dukungan penuh dari universitas dan para pelatih. Ketua UKM Taekwondo, Navira Windyana, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian tim. “Kami sangat bersyukur atas hasil yang telah diraih. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan semangat pantang menyerah dan kerja sama tim, kita bisa mencapai hal luar biasa. Semoga prestasi ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkembang dan berani bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama universitas tetapi juga menjadi motivasi bagi UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi lebih tinggi di masa depan.
Dengan penuh rasa syukur, kami dari seluruh sivitas akademika Universitas PGRI Yogyakarta mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1446 H kepada seluruh civitas, baik dosen, mahasiswa, maupun staf yang menjalankan.
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, dan mempererat hubungan di antara kita. Semoga bulan yang suci ini memberikan kedamaian, kesehatan, dan kesempatan untuk kita semua mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi dan memperbaiki diri.
Mari kita bersama-sama memanfaatkan bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam setiap langkah kita di dunia akademik. Semoga ibadah puasa kita diterima, dan kita diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menjalankannya.
Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga bulan Ramadhan ini membawa keberkahan, kebahagiaan, dan kedamaian untuk kita semua.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Rektor dan Sivitas Akademika Universitas PGRI Yogyakarta
Dalam penelitiannya, Ir. Hasti Hasanati Marfuah, S.T.,M.T, dosen Prodi Teknik Industi UPY, menyampaikan bahwasannya, perusahaan-perusahaan kini menghadapi tantangan besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, nyaman, dan juga ramah lingkungan.
Ia menyampaikan salah satu solusi yang muncul adalah konsep Green Ergonomics, yang menggabungkan desain ruang kerja yang ergonomis dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Konsep ini semakin penting seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan lingkungan yang menjadi perhatian global.
Menurut laporan BPJS Ketenagakerjaan, kasus kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan 298.000 kasus pada tahun 2022, meningkat menjadi 370.000 pada tahun 2023, dan 360.000 kasus tercatat hingga Oktober 2024. Banyak kecelakaan tersebut yang dapat dicegah dengan desain lingkungan kerja yang lebih ergonomis. Selain itu, tempat kerja sering kali menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar akibat penggunaan energi yang tidak efisien.
Hasti juga menerangkan Green Ergonomics hadir sebagai solusi yang mengintegrasikan kenyamanan pekerja dan keberlanjutan lingkungan. Desain ruang kerja yang mengutamakan pencahayaan alami, ventilasi udara yang baik, dan penggunaan material ramah lingkungan dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan meningkatkan produktivitas. Penelitian menunjukkan, ruang kerja yang dirancang dengan prinsip ramah lingkungan dapat meningkatkan konsentrasi pekerja hingga 15%, mengurangi stres, dan mencegah kelelahan.
“Dengan langkah-langkah yang tepat, masa depan dunia kerja yang lebih hijau dan produktif kini berada di tangan kita. Green Ergonomics hadir sebagai solusi dan sebuah langkah menuju dunia kerja yang tidak hanya lebih baik bagi pekerja, tetapi juga lebih baik bagi bumi.”Jelas Hasti Hasanati Marfuah, Dosen Prodi Teknik Industri Universitas PGRI Yogyakarta, saat ditemui di Kampus 1 UPY.
Sebagai contoh implementasi Green Ergonomics yang sukses dapat dilihat pada desain kantor Google, yang dikenal dengan penggunaan furnitur ramah lingkungan dan area hijau yang luas. Hasilnya, tingkat kepuasan dan kesejahteraan pekerja meningkat signifikan. Di Indonesia, meskipun Green Ergonomics masih relatif baru, penerapannya sudah menunjukkan potensi yang besar, terutama di sektor manufaktur, seperti pada industri tekstil. Pengaturan suhu yang ergonomis dapat mengurangi kebutuhan pendingin udara, sementara penggunaan mesin hemat energi mengurangi biaya operasional dan memberikan keuntungan jangka panjang.
“Green Ergonomics bukan hanya soal menciptakan tempat kerja yang nyaman, tetapi juga soal melindungi bumi untuk generasi mendatang, langkah kecil seperti menggunakan bahan ramah lingkungan atau mengurangi konsumsi energi bisa menciptakan dampak besar bagi keberlanjutan.”kata Hasti.
Namun, implementasi konsep ini memerlukan kolaborasi antara berbagai pihak. Pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan melalui regulasi dan insentif bagi perusahaan yang mengadopsi Green Ergonomics. Sementara itu, akademisi dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.
“Implementasi ini tentunya memerlukan dukungan yang kuat yaitu kolaborasi antara berbagai pihak baik dari pemerintah, akademisi dan juga masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang pentingnya lingkungan kerja yang sehat, nyaman dan berkelanjutan.”tuturnya.
Let’s join the International Community Service Program 2025! 🌍
Experience 4 days of meaningful community service in Bantul, Yogyakarta! Work with local SMEs and contribute to education development—all while exploring Borobudur Temple and Yogyakarta city.
📅 Date: 19 – 22 May 2025 📍 Location: Bantul, Yogyakarta, Indonesia 💰 Fee: Packages option available / person ⏳ Registration Deadline: 28 February 2025
🔗 Register now: https://bit.ly/ICS_2025DN
Limited seats available for domestic students and lecturers!
Yogyakarta, Sabtu pagi (22/02/2025) menjadi momen yang tak terlupakan bagi 366 wisudawan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, mereka resmi menyelesaikan studi mereka melalui Sidang Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di Auditorium Kampus 1 UPY.
Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dengan tulus menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan. Dalam pidatonya, beliau mengungkapkan kebanggaan mendalam atas perjalanan panjang yang telah dilalui oleh setiap lulusan. Namun, beliau juga menyampaikan pesan penting untuk selalu menjaga semangat belajar dan berkembang.
“Selamat, kalian telah sampai di titik ini. Ini adalah pencapaian luar biasa, namun perjalanan kalian tidak berhenti di sini. Dunia luar sana penuh dengan tantangan dan kesempatan. Selalu jaga nama baik almamater UPY kita. Saya percaya kalian siap menghadapinya. Jangan lupa, ilmu yang kalian peroleh di sini harus dibagikan dan dimanfaatkan untuk kebaikan,” ujar Prof. Paiman dengan penuh harapan.
Prof. Paiman juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua dan keluarga para wisudawan. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini tidak hanya milik para lulusan, tetapi juga hasil dukungan penuh dari keluarga tercinta yang selalu mendampingi mereka.
“Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras kalian, tapi juga kerja keras orang tua dan orang-orang yang selalu mendukung kalian. Terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di UPY. Kita semua berbangga melihat bagaimana mereka tumbuh dan siap untuk melangkah ke dunia yang lebih luas,” tambah Prof. Paiman.
Sementara itu dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, MM., Ph.D berpesan kepada wisudawan dan wisudawati UPY bahwasannya jangan pernah berhenti untuk terus belajar walaupun sudah lulus dalam perkuliahan.
“Ketika anda sudah ada di dunia kerja akan ada banyak hal yang anda temukan, teruslah belajar jangan kehilangan motivasi untuk menjadi seorang pembelajar. Serta jaga selalu nama baik almamater UPY.”ungkap Prof. Setyabudi.
Prof Setyabudi Indartono juga turut mengapresiasi kepada UPY atas komitmen serta upaya untuk terus membangun budaya unggul di Universitas PGRI Yogyakarta.
“Kami juga mengapresiasi kepada UPY atas komitmen dan upayanya untuk terus membangun budaya-budaya unggul di UPY, dengan modal 3 Guru Besar aktif dan 58 Dosen begelar Doktor diharapkan UPY akan semakin memberikan kontribusi yang positif untuk meningkatkan kualitas Tri Dharma kita bersama-sama.”imbuh Prof. Setyabudi.
Momen wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa setiap perjalanan pendidikan bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga tentang perkembangan pribadi, nilai-nilai, dan hubungan yang terbentuk selama bertahun-tahun. Kini, para wisudawan siap melangkah dengan penuh keyakinan menuju babak baru dalam hidup mereka.
Di penghujung tahun 2024, UKM Taekwondo Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali membuat gebrakan dengan menggelar Kejuaraan 3rd UPY National Taekwondo Championship 2024. Dengan tema “Berprestasi dan Berakhlak Mulia Dimulai Dari Generasi Emas”, kejuaraan yang berlangsung pada 13-15 Desember 2024 ini sukses diselenggarakan di Auditorium Kampus UPY, Yogyakarta.
Lebih dari 300 atlet dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga mahasiswa, turut berpartisipasi dalam kompetisi yang melibatkan dua cabang utama, yaitu Kyorugi dan Poomsae, dengan kategori kelas ICTU A, B, C, D, serta Junior dan Senior. Kejuaraan ini bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga tentang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, prestasi, dan akhlak mulia dalam berkompetisi.
Kejuaraan ini menjadi kelanjutan dari keberhasilan dua ajang sebelumnya, UPY 1st dan UPY 2nd, yang juga berjalan dengan lancar dan sukses. Namun, dengan semangat baru, Kejuaraan 3rd UPY National Taekwondo Championship kali ini semakin membuktikan komitmen UPY untuk memajukan dunia taekwondo, serta menciptakan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan luhur.
“Keberhasilan acara ini adalah hasil kerjasama luar biasa dari berbagai pihak, mulai dari pihak kampus, pelatih, hingga seluruh atlet yang ikut berkompetisi. Kami sangat bersyukur acara ini berjalan dengan sukses dan lancar,” ujar Navira Windyana, Ketua Panitia Kejuaraan. “Harapan kami adalah agar kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari seluruh pihak, dan semoga ke depan, kejuaraan ini bisa terus berkembang dan menjadi ajang yang semakin dikenal oleh atlet taekwondo di seluruh Indonesia.”ujarnya.
Dengan terlaksananya Kejuaraan 3rd UPY National Taekwondo Championship ini, UPY berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam dunia olahraga Indonesia, serta menginspirasi para atlet muda untuk terus berprestasi dan menjaga akhlak yang mulia. Ke depan, UKM Taekwondo UPY juga berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk memajukan olahraga taekwondo dan mencetak atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul di bidang olahraga, tetapi juga di kehidupan sehari-hari.