Kategori: Berita Utama

  • Seminar Kewirausahaan & Expo: Mendorong Semangat Wirausaha dan Pengembangan Potensi Mahasiswa

    Seminar Kewirausahaan & Expo: Mendorong Semangat Wirausaha dan Pengembangan Potensi Mahasiswa

    Universitas PGRI Yogyakarta baru-baru ini sukses menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan & Expo yang bertujuan untuk menggali semangat wirausaha di kalangan mahasiswa. Acara yang berlangsung pada Desember 2024 lalu, di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta ini yang mengusung tema “Peran Wirausaha dalam Mewujudkan SDGs,” yang mengajak mahasiswa untuk melihat lebih dalam bagaimana kewirausahaan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

    Acara ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa semester 5 Prodi Akuntansi untuk belajar langsung bagaimana merancang dan memasarkan produk. Dalam expo yang diadakan, mereka memamerkan berbagai produk makanan dan minuman hasil karya mereka yang dibuat dalam mata kuliah Strategi Pengembangan Bisnis. Para mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam menjalankan bisnis, termasuk cara berjualan dan berinteraksi dengan pelanggan.

    Seminar ini dihadiri sekitar 165 peserta, termasuk mahasiswa dari berbagai program studi, dosen, staf universitas, hingga mahasiswa dari luar Prodi Akuntansi yang turut memeriahkan acara. Salah satu highlight dari kegiatan ini adalah kehadiran Lusi Ekawati, S.Sn, Owner Benang Lusi, yang menjadi pemateri seminar. Ibu Lusi membagikan pengalamannya dalam menjalankan bisnis, tantangan yang dihadapi, serta bagaimana mengembangkan usaha dengan penuh passion dan ketekunan. Acara ini dimoderatori oleh Zidni Husnia Fachrunnisa, S.E., M.Ak, Dosen Prodi Akuntansi Universitas PGRI Yogyakarta.

    Dengan adanya seminar ini bisa memberi wawasan baru bagi mahasiswa, tidak hanya dalam aspek teori kewirausahaan, tetapi juga bagaimana cara bertahan dan berkembang dalam dunia usaha. Sehingga mahasiswa termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan berani mencoba.

    Selain seminar, expo juga menjadi daya tarik tersendiri, di mana produk-produk yang dipamerkan menjadi bukti nyata kreativitas dan inovasi mahasiswa. Banyak pengunjung yang antusias membeli produk yang ditawarkan, mulai dari dosen, staf, hingga mahasiswa dari berbagai jurusan. Ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung tentang dinamika dunia usaha dan bagaimana cara memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

    Seminar Kewirausahaan & Expo ini bukan hanya menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menginspirasi mereka untuk lebih percaya diri dalam memasuki dunia kewirausahaan, baik itu melalui usaha kecil maupun besar. Dengan pengalaman yang didapat, diharapkan mahasiswa akan semakin siap untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi pada perekonomian yang berkelanjutan.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Kukuhkan Guru Besar Baru, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P dalam Bidang Ilmu Pertanian

    Universitas PGRI Yogyakarta Kukuhkan Guru Besar Baru, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P dalam Bidang Ilmu Pertanian

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali merayakan pencapaian luar biasa dengan mengukuhkan Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Pertanian. Upacara pengukuhan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat pada Sabtu, 18 Januari 2025, bertempat di Auditorium UPY.

    Acara yang dihadiri berbagai tokoh penting ini dipimpin oleh Ketua Senat UPY, Ahmad Riyadi, M.Kom, dan juga dihadiri oleh Kepala LLDTI V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D, serta Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd. Kehadiran mereka semakin memperkuat makna pengukuhan ini bagi UPY, khususnya untuk Prof. Paiman yang kini meraih jabatan akademik tertinggi tersebut.

    Proses pengukuhan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi oleh Wakil Rektor II UPY, Sukhemi, S.E., M.Sc. Kemudian, sebuah video profil yang menggambarkan perjalanan Prof. Paiman diputar untuk memberikan gambaran lengkap tentang pencapaian beliau. Setelah itu, pengukuhan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Senat UPY, Ahmad Riyadi, M.Kom, bersama dengan Drs. John Sabari, M.Si, yang diakhiri dengan pengalungan samir dan penyerahan plakat Guru Besar kepada Prof. Paiman.

    Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Budidaya Padi Sistem Salibu: Sebuah Inovasi untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan dan Pendapatan Petani”, Prof. Paiman memaparkan inovasi sistem pertanian yang dapat memberikan dampak besar bagi produktivitas dan kesejahteraan petani. Beliau menekankan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dan dukungan sinergis dari berbagai pihak.

    Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D dalam sambutannya memberikan pesan penting mengenai perlunya peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan sumber daya manusia (SDM). “Dengan banyaknya potensi yang kita miliki, mari kita berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM kita agar dapat menciptakan perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

    Sementara itu Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd, Ketua Umum PB PGRI, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap pencapaian Prof. Paiman. Menurutnya, semangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh Prof. Paiman bisa menjadi inspirasi bagi seluruh kampus PGRI di Indonesia untuk terus berkembang. “Kami berharap semua kampus PGRI melakukan transformasi yang lebih baik dan memberikan sumbangsih yang positif bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Di akhir acara, Armansyah Prasakti, S.H., Spn., M.H., Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta (YP UPY), menyampaikan terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir. Ia juga mengungkapkan rasa bangga atas tambahan Guru Besar baru di UPY dan menyemangati seluruh dosen untuk terus berusaha mencapai cita-cita UPY, yakni menjadi universitas terbaik di wilayah LLDIKTI V Yogyakarta.

    Dengan pengukuhan ini, UPY semakin memperkuat tekadnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia akademik.

  • Seminar Hasil Penelitian: Mengupas “Accountability and Perception of Performance in Organization”

    Seminar Hasil Penelitian: Mengupas “Accountability and Perception of Performance in Organization”

    Program Studi Akuntansi, Fakultas Bisnis dan Hukum, Universitas PGRI Yogyakarta, telah sukses menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian pada November 2024 lalu dengan mengusung tema “Accountability and Perception of Performance in Organization”. Seminar ini dirancang sebagai ruang bagi dosen, alumni, dan mahasiswa untuk berbagi hasil penelitian sekaligus memperluas wawasan dalam menjalankan penelitian berkualitas.

    Dalam seminar ini, tiga pemateri dengan latar belakang dan penelitian yang beragam memberikan paparan yang inspiratif dan informatif:

    1. Ibu Rani Eka Diansari, M.Acc., Ph.D.
      • Penelitiannya mengeksplorasi pengaruh perilaku prososial terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa.
      • Hasilnya menunjukkan bahwa perilaku prososial memiliki dampak positif yang signifikan. Selain itu, komitmen organisasi memperkuat pengaruh ini, sementara kompetensi perangkat desa tidak memiliki efek moderasi yang signifikan.
    2. Rizki Dwi Septiani, S.Ak.
      • Membahas pentingnya digitalisasi dan kreativitas dalam menciptakan keunggulan kompetitif bagi UMKM.
      • Penelitian ini menyoroti bagaimana digitalisasi dan kreativitas memainkan peran penting dalam meningkatkan daya saing usaha serta keberlanjutan bisnis di era modern. Rizki menekankan pentingnya pelaku UMKM untuk lebih adaptif terhadap teknologi digital.
    3. Sherlyntan Mutiara Faiza
      • Fokus pada efektivitas sistem Enterprise Resource Planning (ERP) seperti Odoo dalam mendukung efisiensi bisnis.
      • Penelitiannya menyimpulkan bahwa ERP Odoo membantu mengintegrasikan data penjualan dan akuntansi, mempermudah pencarian informasi, dan secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

    Seminar ini bukan hanya forum untuk mempresentasikan penelitian, tetapi juga menjadi ajang diskusi yang memperkaya wawasan para peserta mengenai metodologi penelitian yang relevan dan tantangan yang mungkin dihadapi. Lebih dari itu, acara ini memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan akademik mereka dalam bidang akuntansi dan manajemen organisasi.

  • Hati-Hati dengan Janji Manis dari Kenalan Baru, Jangan Sampai Tertipu!

    Hati-Hati dengan Janji Manis dari Kenalan Baru, Jangan Sampai Tertipu!

    Belakangan ini, semakin banyak laporan tentang penipuan yang bermula dari janji manis kenalan baru, khususnya lewat media sosial. Modusnya sederhana: pelaku mengajak korban bertemu atau jalan-jalan, tapi ujung-ujungnya meminta uang tebusan.

    Hal ini mendorong Lembaga Kemahasiswaan dan Alumni Universitas PGRI Yogyakarta bersama Polsek Kasihan untuk mengingatkan kita semua agar lebih waspada. Sebelum percaya pada kenalan baru, pastikan dulu identitas mereka benar-benar jelas. Jangan mudah tergoda oleh ajakan bertemu, apalagi jika Anda harus pergi sendirian.

    Kalau memang ingin bertemu, disarankan untuk membawa teman sebagai langkah pencegahan. Ingat, lebih baik mencegah daripada menyesal.

    Jika Anda mengalami hal mencurigakan atau menjadi korban, jangan ragu untuk melapor ke Polsek Kasihan melalui Telepon Aduan: 450025 atau WhatsApp: 089526401661.

    Mari bersama-sama saling menjaga dan lebih berhati-hati, terutama saat berkenalan dengan orang baru. Keamanan Anda adalah yang utama.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Mulai Penjajakan Kerja Sama dengan Japan Ryutsu Keizai University, Japan Rugby Football Union, dan Pengda Rugby DIY

    Universitas PGRI Yogyakarta Mulai Penjajakan Kerja Sama dengan Japan Ryutsu Keizai University, Japan Rugby Football Union, dan Pengda Rugby DIY

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan penuh kebanggaan memulai langkah baru dalam menjalin kerja sama internasional dengan Japan Ryutsu Keizai University, Japan Rugby Football Union, serta Pengurus Daerah (Pengda) Rugby DIY. Penjajakan kerja sama ini berlangsung pada Senin, 13 Januari 2025, dan disambut hangat oleh berbagai pihak di UPY, termasuk Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., Ketua Pengurus Yayasan Pembina UPY, Wakil Rektor 3 UPY, Kepala Program Studi Ilmu Keolahragaan, dosen, serta mahasiswa.

    Kegiatan ini menjadi momen penting bagi UPY, sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan pendidikan, olahraga, dan menciptakan peluang baru bagi generasi muda Indonesia. Kerja sama ini tidak hanya membuka jalan untuk pertukaran pengetahuan, tetapi juga memperkenalkan olahraga rugby sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi luar biasa di Indonesia.

    Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., dalam sambutannya mengungkapkan rasa antusiasme dan harapan besar terhadap kolaborasi ini. “Ini adalah langkah besar untuk kita semua. Dengan dukungan dan kerja sama lintas negara ini, kami yakin UPY dapat memberikan kontribusi lebih dalam dunia olahraga, terutama rugby, serta mencetak atlet berprestasi yang dapat bersaing di level internasional,” ujarnya.

    Melalui kerja sama ini, UPY berharap dapat membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga di Indonesia, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan berinteraksi dengan mitra-mitra internasional yang berpengalaman. Dengan semangat kolaborasi, UPY siap untuk terus melangkah maju dan mewujudkan visi untuk mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi di dalam negeri, tetapi juga di dunia internasional.

    UPY percaya bahwa melalui sinergi dan kerja sama yang kuat, masa depan yang gemilang untuk dunia pendidikan dan olahraga akan lebih mudah terwujud.

  • UTDI Kunjungi Universitas PGRI Yogyakarta untuk Studi Banding dan Kolaborasi Pendidikan

    UTDI Kunjungi Universitas PGRI Yogyakarta untuk Studi Banding dan Kolaborasi Pendidikan

    Pada hari Senin, 13 Januari 2025, Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) melakukan kunjungan studi banding ke Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti bagi kedua universitas untuk saling berbagi pengalaman, wawasan, serta inovasi dalam dunia pendidikan.

    Dalam suasana yang penuh kehangatan, perwakilan dari UTDI dan UPY melakukan diskusi yang mendalam mengenai berbagai topik, seperti pengembangan teknologi dalam dunia pendidikan, peningkatan kualitas pengajaran, hingga kolaborasi dalam menciptakan kurikulum yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Kedua universitas sepakat bahwa kemajuan pendidikan dapat tercapai dengan bekerja sama, berbagi ide, dan berinovasi bersama.

    “Terima kasih kepada keluarga besar Universitas PGRI Yogyakarta atas sambutan hangat yang kami terima. Kami sangat menghargai kesempatan ini untuk belajar dan berkolaborasi dengan UPY. Semoga kerjasama ini membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak, serta membuka jalan bagi peluang-peluang baru yang bermanfaat bagi dunia pendidikan kita,” ujar Rektor UTDI dengan penuh semangat.

    Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar kedua universitas, tetapi juga membuka peluang baru untuk bersama-sama berkontribusi pada perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Kedepannya, UTDI dan UPY berharap dapat terus bekerja sama untuk menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

  • Pentingnya Manajemen Konten untuk Kampus atau Universitas

    Pentingnya Manajemen Konten untuk Kampus atau Universitas

    Di zaman serba digital seperti sekarang, informasi ada di ujung jari kita. Apalagi untuk kampus atau universitas, yang terus berkembang dan berinteraksi dengan banyak pihak, baik itu mahasiswa, dosen, alumni, hingga calon mahasiswa. Salah satu cara untuk membuat semua informasi itu mudah diakses dan dikelola dengan baik adalah melalui manajemen konten. Mungkin terdengar teknis, tapi jangan khawatir, kita akan bahas ini dengan cara yang santai dan gampang dipahami!

    1. Memudahkan Akses Informasi

    Bayangkan kamu adalah mahasiswa yang sedang mencari jadwal ujian atau informasi tentang beasiswa. Jika website kampusnya berantakan atau susah dicari, pasti bikin kesal, kan? Nah, manajemen konten yang baik itu bisa memastikan semua informasi penting ada di tempat yang tepat dan mudah ditemukan. Jadi, baik mahasiswa yang sudah terdaftar, calon mahasiswa, atau bahkan orang tua, bisa dengan cepat menemukan apa yang mereka butuhkan.

    2. Memperkuat Komunikasi Kampus

    Kampus itu bukan hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk dosen, alumni, dan masyarakat umum. Dengan manajemen konten yang teratur, kampus bisa menyampaikan informasi ke semua pihak dengan cara yang lebih terstruktur dan cepat. Misalnya, pengumuman penting bisa langsung dipublikasikan ke website kampus, media sosial, atau bahkan lewat aplikasi, tanpa perlu ribet. Ini pastinya bikin komunikasi lebih lancar dan semua orang bisa dapat info yang tepat waktu.

    3. Meningkatkan Pengalaman Pengguna

    Ketika kamu membuka website kampus, tentu pengen yang mudah dinavigasi dan informatif, kan? Jika kontennya terstruktur dengan baik, kamu nggak perlu bingung lagi nyari-nyari informasi. Pengalaman pengguna yang baik ini penting banget, karena itu akan mempengaruhi kesan orang terhadap kampusmu. Website yang rapi dan mudah diakses akan bikin mahasiswa atau calon mahasiswa merasa lebih nyaman.

    4. Hemat Waktu dan Tenaga

    Coba bayangin deh kalau setiap kali ada pengumuman penting, kampus harus kirim pesan satu per satu ke mahasiswa atau dosen. Itu pasti makan waktu dan tenaga banget! Dengan manajemen konten yang tepat, semua pengumuman bisa langsung diunggah dan disebarkan ke banyak platform sekaligus, jadi lebih efisien dan nggak ribet.

    5. Mendukung Branding Kampus

    Di dunia yang penuh dengan pilihan, kampus perlu memiliki citra yang kuat supaya bisa menarik perhatian calon mahasiswa. Salah satu caranya adalah dengan menyajikan konten yang berkualitas di website atau media sosial kampus. Konten yang terorganisir dengan baik dan mudah diakses akan menciptakan kesan positif dan menunjukkan bahwa kampus kamu modern, terbuka, dan siap menghadapi dunia digital.

    6. Mengelola Konten Akademik

    Selain informasi umum seperti jadwal atau acara, kampus juga perlu mengelola konten akademik seperti materi kuliah, jurnal, atau hasil penelitian. Dengan sistem manajemen konten yang tepat, semua dokumen ini bisa disimpan dengan rapi dan mudah diakses oleh mahasiswa dan dosen. Ini tentu akan mempermudah proses belajar-mengajar dan menjaga kualitas akademik di kampus.

    7. Mendukung Keputusan yang Lebih Baik

    Manajemen konten juga memungkinkan kampus untuk memantau seberapa sering konten diakses, artikel mana yang paling banyak dibaca, atau pengumuman mana yang paling dicari. Dengan data seperti ini, kampus bisa mengambil keputusan yang lebih baik dalam hal perencanaan konten ke depannya, sehingga bisa lebih fokus pada kebutuhan dan keinginan mahasiswa.

    Jadi, manajemen konten itu bukan cuma soal menata teks atau gambar di website, tapi lebih kepada bagaimana membuat informasi di kampus bisa dikelola dengan mudah, efisien, dan tetap terjangkau oleh semua pihak. Dengan manajemen konten yang baik, semua orang bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, kampus bisa berkomunikasi lebih efektif, dan pengalaman belajar pun jadi lebih baik. Jadi, kalau kampusmu belum memanfaatkan manajemen konten dengan maksimal, kini saatnya untuk mulai berpikir serius tentang hal ini!

  • Kelas Karantina “Penguatan Penulisan dan Pembuatan Media” Mahasiswa PPKn UPY: Membangun Kemampuan Akademik dan Kebersamaan

    Kelas Karantina “Penguatan Penulisan dan Pembuatan Media” Mahasiswa PPKn UPY: Membangun Kemampuan Akademik dan Kebersamaan

    Pada akhir pekan yang penuh semangat di bulan Oktober 2024 lalu, mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) bersama dengan pengurus Himpunan Mahasiswa PPKn (HMP PPKn) UPY menikmati pengalaman yang tak terlupakan di Hotel Wijaya 2 Kaliurang. Selama dua hari, yaitu pada 26-27 Oktober, mereka mengikuti kegiatan Kelas Karantina dan Media Ilmiah yang dirancang untuk memperkuat kemampuan akademik dan mempererat rasa kebersamaan.

    Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi juga menjadi ajang untuk mahasiswa baru membekali diri dengan keterampilan penting. Di bawah bimbingan Bapak Supri Hartanto, para peserta dengan penuh perhatian mengikuti pelatihan penulisan makalah ilmiah, yang membantu mereka memahami cara menulis dengan baik dan benar sesuai dengan standar akademik.

    Tak hanya itu, Kak Fajar Rahmad juga membagikan ilmunya tentang bagaimana membuat presentasi PowerPoint yang menarik dan efektif. Para mahasiswa pun sangat antusias untuk belajar dan siap mengaplikasikan keterampilan baru ini dalam menyajikan karya-karya terbaik mereka.

    Namun, Kelas Karantina dan Media Ilmiah tidak hanya soal pengetahuan akademik. Panitia acara juga mengadakan kegiatan outbound yang seru dan penuh tantangan, di mana para peserta bekerja sama dengan penuh semangat. Kegiatan ini mengasah tidak hanya fisik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kerjasama, dan semangat tim yang sangat penting.

    “Serunya kebersamaan dalam perbedaan!” begitu ujar salah satu peserta yang merasa sangat terkesan dengan suasana kekeluargaan yang tercipta selama acara. Meskipun berasal dari berbagai latar belakang, mereka belajar untuk saling menghargai, bekerja sama, dan menjalin persahabatan yang erat.

    Kegiatan Kelas Karantina dan Media Ilmiah kali ini memberikan banyak manfaat lebih dari sekadar ilmu. Para mahasiswa baru tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan diri, baik sebagai individu maupun dalam bekerja sebagai bagian dari sebuah tim. Rasa kebersamaan di antara mereka semakin kuat, dan semangat untuk terus belajar pun semakin membara.

    Dengan semangat yang baru dan keterampilan yang semakin terasah, mahasiswa baru Program Studi PPKn UPY siap berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. Mereka siap menjadi generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan penuh jiwa kepemimpinan.

  • Universitas PGRI Yogyakarta Tampil Mewakili Indonesia dalam Konferensi Internasional China-ASEAN di Chongqing, China

    Universitas PGRI Yogyakarta Tampil Mewakili Indonesia dalam Konferensi Internasional China-ASEAN di Chongqing, China

    Chongqing, China – Pada (14/12/2024) lalu, Water Resource and Electric Engineering College di Chongqing, China, menyelenggarakan International Conference bertema China-ASEAN. Konferensi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi di China dan negara-negara ASEAN, serta menggali potensi kolaborasi dalam bidang pendidikan, riset, dan industri.

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) merasa terhormat dapat mewakili Indonesia dalam acara bergengsi ini. Dr. Septian Aji Permana, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, dipercaya untuk menjadi perwakilan dari UPY dalam acara tersebut.

    Dalam konferensi yang penuh semangat ini, berbagai perguruan tinggi ASEAN berdiskusi tentang bagaimana pendidikan, riset, dan dunia industri bisa bekerja bersama untuk memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. Tema konferensi Implementasi Pendidikan, Riset, dan Dunia Industri bagi Mahasiswa menekankan pentingnya menciptakan peluang bagi mahasiswa untuk berkembang dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin global.

    Hasil penting dari konferensi ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas PGRI Yogyakarta dan Water Resource and Electric Engineering College Chongqing. MoU ini akan memperkenalkan program magang bersertifikat bersama, memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri, serta membangun keterampilan yang sangat dibutuhkan di pasar global.

    Sebagai langkah lanjutan dari kerjasama ini, pada Februari 2025, Water Resource and Electric Engineering College Chongqing akan mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan program magang di Universitas PGRI Yogyakarta. Program magang ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi internasional antara kedua institusi dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang dalam lingkungan yang lebih luas.

    Harapan besar dari kerjasama ini adalah terciptanya peluang baru bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, belajar dari pengalaman industri global, dan memperluas jaringan internasional. Selain itu, ini juga menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan antara China dan negara-negara ASEAN, dengan pendidikan sebagai jembatan yang menghubungkan dua dunia yang berbeda.

  • Kegiatan Positif dan Produktif untuk Mengisi Hari Libur Mahasiswa Setelah Ujian: Biar Gak Cuma Nonton Drama

    Kegiatan Positif dan Produktif untuk Mengisi Hari Libur Mahasiswa Setelah Ujian: Biar Gak Cuma Nonton Drama

    Akhirnya, ujian selesai! Semua mahasiswa pasti merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat libur datang, kan? Tapi, sebelum terjebak dalam rutinitas tidur berlebihan atau nonton drama Korea tanpa henti, kenapa gak coba isi waktu liburmu dengan hal-hal positif dan produktif? Santai, di sini aku kasih beberapa ide kegiatan seru yang gak cuma bermanfaat, tapi juga bisa bikin liburan kamu lebih berkesan.

    1. Belajar Skill Baru (Biar Gak Cuma Bisa Skrol Instagram)

    Setelah berbulan-bulan fokus sama ujian dan tugas-tugas yang bikin otak hampir meledak, liburan ini saat yang tepat buat refresh pikiran dengan belajar hal baru. Coba deh, ambil kursus online yang menarik. Bisa mulai dari belajar desain grafis, video editing, atau bahkan coding. Banyak banget platform yang ngasih kursus gratis atau murah.

    Kenapa ini penting? Selain bikin CV kamu lebih keren, belajar skill baru bisa membuka peluang kerja atau freelance yang gak pernah kamu bayangin sebelumnya. Plus, siapa tahu setelah belajar coding kamu malah bisa bikin aplikasi buat curhat tentang betapa susahnya kuliah.

    Kalau gak mau serius banget, belajar bikin meme atau konten TikTok juga skill yang nggak kalah penting buat zaman sekarang, kan? hehee..

    2. Olahraga Ringan: Yoga atau Lari Pagi

    Liburan bukan berarti waktunya cuma tidur. Cobalah olahraga ringan yang bikin tubuhmu lebih segar. Misalnya yoga atau lari pagi. Selain sehat, olahraga juga bisa bikin mood kamu lebih baik setelah ujian yang penuh tekanan. Cobalah sesekali untuk keluar rumah dan hirup udara segar.

    Kenapa ini penting? Olahraga gak cuma untuk tubuh, tapi juga mental. Dan siapa tahu, kamu jadi ketemu temen-temen baru yang juga suka olahraga (atau setidaknya yang rajin olahraga selama liburan).

    Kalau lari atau yoga itu terlalu berat, cobalah latihan menanggapi pesan dari dosen dengan kalimat yang santai tapi penuh makna. Mental juga perlu dilatih! 😀

    3. Baca Buku atau Dengerin Podcast

    Setelah lama berhadapan dengan buku kuliah yang bikin mata pedih, liburan ini saat yang tepat untuk membaca buku non-kuliah! Pilih buku yang bisa bikin kamu lebih rileks, entah itu novel fiksi, biografi orang inspiratif, atau bahkan buku yang berhubungan dengan passion kamu. Kalau kamu tipe orang yang lebih suka dengerin daripada baca, coba deh dengerin podcast seru.

    Kenapa ini penting? Selain menambah pengetahuan, baca buku atau dengerin podcast bisa jadi cara efektif untuk “reset” otak kamu setelah stress belajar. Plus, banyak podcast yang lucu dan bisa bikin kamu ketawa-tawa sendiri.

    Kalau baca buku atau dengerin podcast masih bikin kamu ngantuk, mungkin perlu coba metode “baca 1 halaman, tidur 10 menit”. Semua butuh latihan, kok! 😀

    4. Volunteer: Jadi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Pernah kepikiran jadi relawan? Liburan ini bisa jadi kesempatan untuk memberi dampak positif buat orang lain. Banyak banget organisasi yang butuh bantuan, seperti mengajar anak-anak kurang mampu, membantu di panti asuhan, atau bekerja di tempat penampungan hewan. Selain memberi manfaat, kamu juga akan merasakan kepuasan batin yang luar biasa.

    Kenapa ini penting? Jadi relawan bisa membuka pandangan kamu tentang dunia di luar kampus dan memberi pengalaman yang gak bisa kamu dapetin di kelas. Plus, ini juga bisa memperluas jaringan kamu, lho!

    Kalau kamu bisa bantu orang lain sambil dapet pengalaman baru, siapa tahu kamu bisa jadi “pahlawan liburan” yang dianggap keren sama teman-teman.

    5. Menjaga Kesehatan Mental dengan Self-Care

    Liburan itu waktu yang pas untuk merawat diri. Cobalah melakukan self-care yang bikin kamu lebih relax. Bisa dengan pergi ke spa, pijat refleksi, atau cuma sekedar jalan-jalan di taman sambil menikmati secangkir kopi. Yang penting, pastikan kamu punya waktu untuk diri sendiri, jauh dari hiruk-pikuk kuliah.

    Kenapa ini penting? Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Liburan adalah waktu yang tepat untuk recharge, biar pas kuliah kembali kamu bisa lebih fokus dan semangat.

    Kalau kamu merasa stres, coba deh jalan-jalan ke taman sambil makan es krim. Gak cuma tubuh yang jadi lebih fresh, tapi mood juga ikutan naik! 😀

    6. Menjadi Content Creator (Bukan Cuma Nonton, Tapi Juga Berkreasi)

    Kalau kamu suka nulis, foto, atau video, liburan ini bisa jadi waktu yang tepat untuk mulai berkreasi. Buat blog, vlog, atau akun media sosial yang bisa jadi portofolio kamu ke depannya. Bisa mulai dengan hal-hal sederhana, seperti berbagi pengalaman ujian, atau hal-hal lucu selama liburan.

    Kenapa ini penting? Selain bisa jadi cara untuk mengekspresikan diri, kamu juga bisa belajar banyak hal baru. Bisa jadi, siapa tahu kamu mulai dikenal sebagai content creator dan dapat tawaran endorse (siapa tahu, kan?).

    Kalau videomu ternyata viral, kamu bisa dibilang “content creator sukses” meskipun cuma merekam momen lucu pas ngerjain soal ujian! 😀

    7. Kunjungi Tempat Baru

    Liburan itu kesempatan buat jalan-jalan ke tempat baru. Gak perlu jauh-jauh kok, cukup ke tempat wisata lokal yang belum pernah kamu datangi. Kunjungi museum, taman kota, atau bahkan tempat makan yang belum kamu coba. Siapa tahu, kamu menemukan tempat seru yang jadi favorit baru!

    Kenapa ini penting? Selain menyegarkan pikiran, jalan-jalan bisa jadi cara untuk menghilangkan kejenuhan dan menemukan inspirasi baru. Jadi, jangan ragu untuk keluar rumah!

    Bisa juga kamu selfie di tempat-tempat Instagramable, terus tulis caption yang bijak kayak “Mencari kedamaian di dunia yang penuh dengan ujian.” hahaa…

    8. Membangun Jaringan Sosial (Networking)

    Selama liburan, coba manfaatkan waktu untuk membangun relasi dengan teman-teman lama atau dosen. Ajak mereka ngobrol santai, berbagi cerita tentang karier atau passion. Ini juga kesempatan untuk memperluas jaringan, siapa tahu nanti bisa jadi peluang kerja atau kolaborasi seru.

    Kenapa ini penting? Jaringan itu investasi yang gak pernah rugi. Siapa tahu, setelah liburan kamu malah jadi punya koneksi yang bisa bantu kamu di masa depan.

    Kalau networking ini sukses, kamu bisa dibilang “mahasiswa paling sibuk” karena udah punya banyak temen dan peluang di luar kampus. Jadi, liburan juga bisa jadi kesempatan buat “promo diri”, kan?

    Liburan setelah ujian itu gak harus diisi dengan tidur sepanjang hari atau nonton drama Korea non-stop. Cobalah isi waktu liburmu dengan kegiatan yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri, orang lain, atau kariermu di masa depan. Liburan tetap bisa seru, produktif, dan penuh tawa!

    Jadi, selamat menikmati liburanmu, ya! Jangan lupa, nikmati setiap momennya, tapi tetap jaga keseimbangan antara relaksasi dan produktivitas.