Kategori: Berita Utama

  • PGSD UPY Gelar ICOPE 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional dalam Pengembangan Pendidikan Dasar

    PGSD UPY Gelar ICOPE 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional dalam Pengembangan Pendidikan Dasar

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sukses menyelenggarakan International Conference on Primary Education (ICOPE) 2026 pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan seminar internasional ini dilaksanakan secara daring dan menghadirkan peserta serta presenter dari berbagai negara.

    ICOPE 2026 menjadi forum ilmiah internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan dasar berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi global. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi PGSD UPY bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra dalam dan luar negeri.

    Untuk kerja sama nasional, ICOPE 2026 melibatkan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas PGRI Ronggolawe, serta Universitas Muhammadiyah Magelang. Sementara mitra internasional terdiri dari Universidad de Chile, Mariano Marcos State University, University of Antique, University of Northern Iloilo, serta National Taipei University of Education.

    Seminar internasional ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, praktisi pendidikan, dan guru sekolah dasar dari berbagai daerah dan negara. Tercatat sebanyak 81 presenter dan 446 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, termasuk peserta dari Indonesia, Filipina, Chili, Malaysia, dan Taiwan.

    Pelaksanaan ICOPE 2026 didasarkan pada kebutuhan praktisi dan akademisi akan ruang publikasi ilmiah serta penguatan ekosistem akademik internasional yang mendukung pengembangan penelitian di bidang pendidikan dasar. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk memperluas kolaborasi riset antarinstansi dan antarnegara sekaligus mendiseminasikan praktik pembelajaran inovatif berbasis penelitian.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti rangkaian seminar, baik pada sesi keynote speaker maupun sesi presentasi paralel di masing-masing breakout room. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap isu-isu pengembangan pendidikan dasar di era global.

    Melalui penyelenggaraan ICOPE 2026, PGSD UPY berharap dapat terus memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong lahirnya inovasi dan penelitian yang berdampak bagi kemajuan pendidikan dasar.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen UPY dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan budaya akademik yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi global.

  • 165 Mahasiswa PPG FKIP UPY Ikuti Diklat Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

    165 Mahasiswa PPG FKIP UPY Ikuti Diklat Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terus memperkuat pembentukan karakter mahasiswa calon pendidik. Sebanyak 165 mahasiswa PPG FKIP UPY mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara yang dilaksanakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta pada 2–3 Mei 2026.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk calon guru yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Pelaksanaan diklat merupakan hasil kerja sama antara AAU dan PPG FKIP UPY dalam mendukung penguatan karakter generasi muda melalui dunia pendidikan.

    Pelatihan dibuka secara resmi di lingkungan Akademi Angkatan Udara Yogyakarta dan berlangsung selama dua hari dengan berbagai materi penguatan karakter dan kepemimpinan. Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela negara, kepemimpinan, psikologi lapangan, hingga Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD).

    Dalam sambutan Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., yang dibacakan oleh Kepala Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Ka PPM) AAU Kolonel Pas Iwan Setiawan, S.T., M.Han., disampaikan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban militer, tetapi juga sebagai sikap dan perilaku warga negara yang dilandasi cinta tanah air, kesadaran berbangsa, serta keyakinan terhadap nilai-nilai Pancasila.

    Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dimiliki mahasiswa PPG sebagai calon guru yang nantinya berperan tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga pembentuk karakter generasi muda Indonesia.

    “Melalui diklat ini peserta diharapkan mampu menumbuhkan disiplin, jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta tanggung jawab yang tinggi sebagai bekal penting dalam mendidik peserta didik agar menjadi pribadi unggul dan berintegritas,” demikian disampaikan dalam sambutan kegiatan.

    Selama pelaksanaan diklat, mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat. Berbagai kegiatan lapangan yang dipandu langsung oleh instruktur dari unsur TNI menjadi pengalaman berharga dalam membangun mental, kedisiplinan, kemampuan kerja sama tim, serta kepemimpinan mahasiswa.

    Selain penguatan fisik dan mental, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter dan wawasan kebangsaan agar mahasiswa mampu menjadi pendidik profesional yang tidak hanya unggul secara akademik dan pedagogik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan kepedulian terhadap bangsa serta negara.

    Melalui Pendidikan dan Latihan Bela Negara ini, PPG FKIP UPY berharap dapat mencetak calon guru yang adaptif, berkarakter, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

  • UPY Ambil Bagian dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis AI

    UPY Ambil Bagian dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, Bahas Transformasi Pendidikan Berbasis AI

    Jakarta – Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) turut berpartisipasi dalam ajang internasional Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 yang sukses diselenggarakan pada 22–23 April 2026 di Jakarta. Kehadiran UPY dalam forum strategis tersebut menjadi bentuk komitmen universitas dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

    Dalam kegiatan tersebut, Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., hadir didampingi Wakil Rektor III UPY, Dr. Septian Aji Permana, M.Pd. Forum internasional ini mempertemukan ratusan delegasi, pemimpin pendidikan, pembuat kebijakan, serta pakar teknologi dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik.

    Mengusung tema “Future-Ready Learning: AI, Innovation, and Human-Centered Education”, Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 menyoroti pentingnya integrasi teknologi AI dalam dunia pendidikan dengan tetap menempatkan pendekatan human-centered atau berpusat pada manusia sebagai fondasi utama proses pembelajaran.

    Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk mendiskusikan berbagai inovasi pendidikan masa depan, termasuk pemanfaatan AI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan literasi digital, serta penciptaan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

    Selain menghadirkan diskusi dan pemaparan dari berbagai pakar internasional, forum ini juga memperlihatkan dukungan kuat dari mitra teknologi global seperti Intel, Microsoft, dan AOPEN dalam mendukung transformasi pendidikan digital di kawasan Asia Pasifik.

    Partisipasi UPY dalam forum internasional ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan serta jejaring global di bidang pendidikan dan teknologi. Kehadiran pimpinan universitas juga menunjukkan kesiapan UPY dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan yang semakin terintegrasi dengan perkembangan AI dan inovasi digital.

    Melalui keterlibatan aktif dalam Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, UPY berharap dapat terus mengembangkan ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan, sekaligus memperkuat posisi universitas sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap transformasi global di era digital.

  • Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus

    Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus

    Momentum suci Kenaikan Yesus Kristus menjadi pengingat akan kasih, pengharapan, serta janji keselamatan yang membawa damai dan terang bagi kehidupan umat manusia. Peristiwa ini mengajarkan nilai ketulusan, pengorbanan, dan semangat melayani sesama dengan penuh kasih.

    Universitas PGRI Yogyakarta memaknai peringatan Kenaikan Yesus Kristus sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati dalam keberagaman. Di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, semangat kebersamaan dan harmoni menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang damai dan penuh kepedulian.

    Semoga nilai-nilai iman dan kasih senantiasa menguatkan langkah kita untuk terus berbuat baik, menjaga persatuan, serta menghadirkan semangat pengharapan dalam kehidupan sehari-hari.

    Mari menjadikan peringatan Kenaikan Yesus Kristus sebagai inspirasi untuk terus menebarkan damai, kasih, dan semangat melayani demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan bagi sesama.

    Universitas PGRI Yogyakarta
    Bersama membangun nilai kemanusiaan, toleransi, dan kedamaian dalam keberagaman.

  • UPY Torehkan Prestasi Akademik, 12 Judul Penelitian dan 4 Pengabdian Lolos Hibah DPPM Tahun 2026

    UPY Torehkan Prestasi Akademik, 12 Judul Penelitian dan 4 Pengabdian Lolos Hibah DPPM Tahun 2026

    Universitas PGRI Yogyakarta kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang akademik dan pengembangan keilmuan. Sebanyak 12 judul penelitian dan 4 judul pengabdian kepada masyarakat dari dosen UPY dinyatakan lolos pendanaan Hibah DPPM Tahun 2026.

    Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi sivitas akademika UPY dalam mengembangkan budaya riset serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas bagi dunia pendidikan maupun pembangunan sosial.

    Capaian ini juga menunjukkan konsistensi para dosen dan peneliti UPY dalam menghadirkan inovasi, gagasan ilmiah, serta solusi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

    Pihak universitas menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh dosen dan peneliti yang berhasil meraih hibah tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada kualitas luaran penelitian maupun pengabdian.

    Program hibah yang diperoleh diharapkan mampu menghasilkan kontribusi nyata, baik dalam bentuk pengembangan ilmu pengetahuan, publikasi ilmiah, inovasi teknologi, maupun program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

    Selain menjadi capaian institusi, keberhasilan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi dan budaya akademik yang terus tumbuh di lingkungan UPY. Perguruan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya dalam proses pembelajaran, tetapi juga dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat melalui penelitian dan pengabdian.

    UPY terus mendorong dosen untuk aktif berkarya, berinovasi, dan menghasilkan penelitian yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat global.

    Dengan lolosnya hibah DPPM Tahun 2026 ini, Universitas PGRI Yogyakarta semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat demi mendukung kemajuan bangsa.

  • PPG UPY Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Batik dan Wirausaha Kreatif

    PPG UPY Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Batik dan Wirausaha Kreatif

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terus berupaya mengembangkan kompetensi mahasiswa secara holistik. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Membatik dan Motivasi Kewirausahaan yang diikuti mahasiswa PPG FKIP UPY pada Sabtu, 11 April 2026 di Batik Musa.

    Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk penguatan kompetensi calon guru, tidak hanya dalam aspek pedagogik, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan praktis, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

    Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mengikuti secara langsung seluruh proses pembuatan batik, mulai dari penyusunan desain dan pola, proses mencanting menggunakan malam, pewarnaan kain, pelorodan atau penghilangan lilin, hingga proses penjemuran kain batik siap pakai. Praktik langsung ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai proses kreatif dalam menghasilkan karya batik.

    Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mengikuti setiap tahapan dan berhasil menghasilkan berbagai karya batik dengan motif yang unik serta kreatif. Selain praktik membatik, peserta juga mendapatkan materi mengenai filosofi dan nilai budaya batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

    Dalam sesi motivasi, dijelaskan bahwa batik tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi juga mencerminkan identitas bangsa, menjadi media ekspresi diri, serta memiliki potensi ekonomi yang besar. Oleh karena itu, keterampilan membatik dinilai relevan sebagai bekal tambahan bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha kreatif di masa depan.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis budaya di lingkungan sekolah sekaligus menjadi pendidik yang inovatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Pada akhir sesi, mahasiswa menampilkan hasil karya batik mereka dengan berbagai variasi motif dan warna yang menarik. Momen tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan kreativitas serta keterampilan mahasiswa secara signifikan.

    Kegiatan pelatihan membatik dan motivasi kewirausahaan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa PPG FKIP UPY untuk terus mengembangkan potensi diri, melestarikan budaya bangsa, serta membangun jiwa kewirausahaan yang dapat memberikan manfaat di dunia pendidikan maupun masyarakat luas.

  • Mahasiswa UPY Raih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Internasional di Ajang Paku Bumi Open ke-14

    Mahasiswa UPY Raih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Internasional di Ajang Paku Bumi Open ke-14

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui capaian salah satu mahasiswanya. Subhah Sahal Rizki, mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UPY, berhasil meraih Juara 2 dalam cabang olahraga pencak silat tingkat internasional pada ajang Paku Bumi Open ke-14.

    Kejuaraan bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Paku Bumi Event Organizer pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah UGM. Ajang Paku Bumi Open ke-14 diikuti oleh atlet pencak silat dari berbagai daerah dan negara, sehingga menjadi salah satu kompetisi internasional yang kompetitif dan prestisius.

    Prestasi yang diraih Subhah Sahal Rizki menjadi bukti bahwa mahasiswa UPY mampu menunjukkan kualitas dan daya saing tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga dan pengembangan prestasi nonakademik.

    Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen UPY dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai kegiatan positif yang mampu membangun karakter, sportivitas, disiplin, serta mental kompetitif di tingkat global.

    Pihak universitas menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di berbagai ajang nasional maupun internasional.

    Melalui capaian ini, Universitas PGRI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu membawa nama baik institusi di tingkat internasional.

  • Lanjut Studi ke Jogja? Simak 5 Pertimbangan Memilih Kampus yang Tepat Agar Tidak Menyesal

    Lanjut Studi ke Jogja? Simak 5 Pertimbangan Memilih Kampus yang Tepat Agar Tidak Menyesal

    Fase setelah lulus SMA/SMK itu emang paling bikin galau. “Mau kuliah di mana?” atau “Jurusan apa yang prospeknya bagus?” seringkali jadi pertanyaan yang bikin susah tidur. Apalagi kalau targetmu adalah Yogyakarta, kotanya para pelajar yang punya ratusan pilihan kampus.

    Biar kamu nggak salah langkah, ada beberapa hal krusial yang harus kamu cek sebelum klik tombol “Daftar”.

    1. Akreditasi dan Fasilitas

    Jangan cuma tergiur gedung yang estetik. Pastikan program studi yang kamu incar punya akreditasi yang diakui. Di Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), fasilitas pendukung mulai dari laboratorium modern hingga perpustakaan digital sudah disiapkan untuk menunjang masa studimu.

    2. Lingkungan yang Mendukung (Vibe Kampus)

    Kuliah itu proses yang lama, sekitar 4 tahun. Kamu butuh lingkungan yang suportif. UPY dikenal dengan atmosfer kampusnya yang inklusif dan ramah, sangat cocok buat kamu yang ingin berkembang tanpa merasa tertekan.

    3. Kemudahan Proses Penerimaan (PMB)

    Zaman sekarang, proses pendaftaran harusnya sudah nggak ribet lagi. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPY kini dirancang lebih user-friendly. Kamu bisa akses informasi lengkap, mulai dari persyaratan hingga jadwal tes, hanya dari smartphone.

    4. Biaya yang Realistis

    Kualitas nggak harus selalu mahal. Banyak mahasiswa memilih lanjut study di UPY karena skema biayanya yang transparan dan tersedia berbagai jalur beasiswa yang bisa meringankan beban finansial orang tua.

    5. Prospek Alumni

    Cek di mana para alumni bekerja. Kampus yang bagus biasanya punya jaringan alumni yang kuat dan kerja sama dengan dunia industri yang luas, memberikan kamu peluang kerja lebih cepat setelah lulus.

    Kesimpulan

    Memilih kampus adalah investasi waktu dan masa depan. Jika kamu mencari keseimbangan antara kualitas akademik, pengalaman organisasi, dan biaya yang terjangkau, UPY adalah pilihan yang sangat masuk akal di Yogyakarta.

  • Tambah Doktor Baru, UPY Perkuat SDM Akademik di Bidang Teknologi Otomotif

    Tambah Doktor Baru, UPY Perkuat SDM Akademik di Bidang Teknologi Otomotif

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkuat kualitas sumber daya akademiknya dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPY, resmi menyandang gelar doktor sebagai bentuk capaian akademik yang membanggakan.

    Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UPY dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kapasitas dosen, khususnya dalam bidang keilmuan vokasional dan teknologi otomotif yang terus berkembang seiring kebutuhan dunia industri.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor di lingkungan FKIP, khususnya pada Program Studi PVTO, UPY semakin menegaskan langkah strategisnya dalam menghadirkan pendidikan vokasional yang unggul, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

    Keberhasilan Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd. meraih gelar doktor tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi penguatan kualitas akademik Program Studi PVTO, baik dalam pengembangan pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

    Sebagai program studi yang berorientasi pada pencetakan tenaga pendidik dan profesional di bidang teknologi otomotif, PVTO UPY terus didorong untuk menghadirkan pembelajaran berbasis kompetensi, riset terapan, serta inovasi pendidikan vokasional yang mampu menjawab tantangan era industri modern.

    Bertambahnya dosen bergelar doktor juga diharapkan semakin memperkuat posisi UPY sebagai perguruan tinggi yang konsisten dalam meningkatkan kualitas institusi melalui pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.

    Seluruh sivitas akademika UPY menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kompetensi akademik serta memperluas kontribusi bagi kemajuan pendidikan nasional.

    Melalui capaian ini, Universitas PGRI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan insan akademik unggul yang mampu membawa dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan vokasional, dan kemajuan bangsa.

  • Prodi Akuntansi UPY Perkuat Sinergi dengan RENJANI dan Tax Center, Dorong Literasi serta Kompetensi Perpajakan

    Prodi Akuntansi UPY Perkuat Sinergi dengan RENJANI dan Tax Center, Dorong Literasi serta Kompetensi Perpajakan

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melalui Program Studi Akuntansi menggelar kegiatan koordinasi bersama RENJANI dan Tax Center UPY sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi di bidang edukasi, literasi, dan pengembangan kompetensi perpajakan.

    Kegiatan koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Akuntansi UPY dalam menyelaraskan program kerja, memperkuat kolaborasi akademik, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat luas.

    Melalui forum koordinasi tersebut, para pihak membahas berbagai strategi pengembangan program yang berfokus pada peningkatan pemahaman perpajakan, penguatan kapasitas akademik, serta perluasan kontribusi institusi dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

    Sinergi antara Program Studi Akuntansi, RENJANI, dan Tax Center UPY diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif, khususnya dalam mendukung mahasiswa agar memiliki kompetensi yang unggul di bidang akuntansi dan perpajakan.

    Selain itu, koordinasi ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai program inovatif, seperti edukasi perpajakan, seminar, pelatihan, riset kolaboratif, hingga kegiatan literasi pajak yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    Program Studi Akuntansi UPY menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kerja sama strategis dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan akuntansi serta perpajakan.

    Melalui penguatan sinergi ini, UPY berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja serta kebutuhan masyarakat di era perkembangan ekonomi dan regulasi perpajakan yang dinamis.