Category: Berita Utama

  • PPG UPY Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Batik dan Wirausaha Kreatif

    PPG UPY Kembangkan Kompetensi Mahasiswa Lewat Pelatihan Batik dan Wirausaha Kreatif

    Universitas PGRI Yogyakarta melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terus berupaya mengembangkan kompetensi mahasiswa secara holistik. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Membatik dan Motivasi Kewirausahaan yang diikuti mahasiswa PPG FKIP UPY pada Sabtu, 11 April 2026 di Batik Musa.

    Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk penguatan kompetensi calon guru, tidak hanya dalam aspek pedagogik, tetapi juga dalam pengembangan keterampilan praktis, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

    Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mengikuti secara langsung seluruh proses pembuatan batik, mulai dari penyusunan desain dan pola, proses mencanting menggunakan malam, pewarnaan kain, pelorodan atau penghilangan lilin, hingga proses penjemuran kain batik siap pakai. Praktik langsung ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai proses kreatif dalam menghasilkan karya batik.

    Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mengikuti setiap tahapan dan berhasil menghasilkan berbagai karya batik dengan motif yang unik serta kreatif. Selain praktik membatik, peserta juga mendapatkan materi mengenai filosofi dan nilai budaya batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia.

    Dalam sesi motivasi, dijelaskan bahwa batik tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi juga mencerminkan identitas bangsa, menjadi media ekspresi diri, serta memiliki potensi ekonomi yang besar. Oleh karena itu, keterampilan membatik dinilai relevan sebagai bekal tambahan bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha kreatif di masa depan.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis budaya di lingkungan sekolah sekaligus menjadi pendidik yang inovatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Pada akhir sesi, mahasiswa menampilkan hasil karya batik mereka dengan berbagai variasi motif dan warna yang menarik. Momen tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan kreativitas serta keterampilan mahasiswa secara signifikan.

    Kegiatan pelatihan membatik dan motivasi kewirausahaan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa PPG FKIP UPY untuk terus mengembangkan potensi diri, melestarikan budaya bangsa, serta membangun jiwa kewirausahaan yang dapat memberikan manfaat di dunia pendidikan maupun masyarakat luas.

  • Mahasiswa UPY Raih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Internasional di Ajang Paku Bumi Open ke-14

    Mahasiswa UPY Raih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Internasional di Ajang Paku Bumi Open ke-14

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional melalui capaian salah satu mahasiswanya. Subhah Sahal Rizki, mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UPY, berhasil meraih Juara 2 dalam cabang olahraga pencak silat tingkat internasional pada ajang Paku Bumi Open ke-14.

    Kejuaraan bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Paku Bumi Event Organizer pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah UGM. Ajang Paku Bumi Open ke-14 diikuti oleh atlet pencak silat dari berbagai daerah dan negara, sehingga menjadi salah satu kompetisi internasional yang kompetitif dan prestisius.

    Prestasi yang diraih Subhah Sahal Rizki menjadi bukti bahwa mahasiswa UPY mampu menunjukkan kualitas dan daya saing tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga dan pengembangan prestasi nonakademik.

    Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen UPY dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai kegiatan positif yang mampu membangun karakter, sportivitas, disiplin, serta mental kompetitif di tingkat global.

    Pihak universitas menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di berbagai ajang nasional maupun internasional.

    Melalui capaian ini, Universitas PGRI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu membawa nama baik institusi di tingkat internasional.

  • Lanjut Studi ke Jogja? Simak 5 Pertimbangan Memilih Kampus yang Tepat Agar Tidak Menyesal

    Lanjut Studi ke Jogja? Simak 5 Pertimbangan Memilih Kampus yang Tepat Agar Tidak Menyesal

    Fase setelah lulus SMA/SMK itu emang paling bikin galau. “Mau kuliah di mana?” atau “Jurusan apa yang prospeknya bagus?” seringkali jadi pertanyaan yang bikin susah tidur. Apalagi kalau targetmu adalah Yogyakarta, kotanya para pelajar yang punya ratusan pilihan kampus.

    Biar kamu nggak salah langkah, ada beberapa hal krusial yang harus kamu cek sebelum klik tombol “Daftar”.

    1. Akreditasi dan Fasilitas

    Jangan cuma tergiur gedung yang estetik. Pastikan program studi yang kamu incar punya akreditasi yang diakui. Di Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), fasilitas pendukung mulai dari laboratorium modern hingga perpustakaan digital sudah disiapkan untuk menunjang masa studimu.

    2. Lingkungan yang Mendukung (Vibe Kampus)

    Kuliah itu proses yang lama, sekitar 4 tahun. Kamu butuh lingkungan yang suportif. UPY dikenal dengan atmosfer kampusnya yang inklusif dan ramah, sangat cocok buat kamu yang ingin berkembang tanpa merasa tertekan.

    3. Kemudahan Proses Penerimaan (PMB)

    Zaman sekarang, proses pendaftaran harusnya sudah nggak ribet lagi. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPY kini dirancang lebih user-friendly. Kamu bisa akses informasi lengkap, mulai dari persyaratan hingga jadwal tes, hanya dari smartphone.

    4. Biaya yang Realistis

    Kualitas nggak harus selalu mahal. Banyak mahasiswa memilih lanjut study di UPY karena skema biayanya yang transparan dan tersedia berbagai jalur beasiswa yang bisa meringankan beban finansial orang tua.

    5. Prospek Alumni

    Cek di mana para alumni bekerja. Kampus yang bagus biasanya punya jaringan alumni yang kuat dan kerja sama dengan dunia industri yang luas, memberikan kamu peluang kerja lebih cepat setelah lulus.

    Kesimpulan

    Memilih kampus adalah investasi waktu dan masa depan. Jika kamu mencari keseimbangan antara kualitas akademik, pengalaman organisasi, dan biaya yang terjangkau, UPY adalah pilihan yang sangat masuk akal di Yogyakarta.

  • Tambah Doktor Baru, UPY Perkuat SDM Akademik di Bidang Teknologi Otomotif

    Tambah Doktor Baru, UPY Perkuat SDM Akademik di Bidang Teknologi Otomotif

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali memperkuat kualitas sumber daya akademiknya dengan bertambahnya dosen bergelar doktor. Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPY, resmi menyandang gelar doktor sebagai bentuk capaian akademik yang membanggakan.

    Pencapaian ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UPY dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kapasitas dosen, khususnya dalam bidang keilmuan vokasional dan teknologi otomotif yang terus berkembang seiring kebutuhan dunia industri.

    Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor di lingkungan FKIP, khususnya pada Program Studi PVTO, UPY semakin menegaskan langkah strategisnya dalam menghadirkan pendidikan vokasional yang unggul, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

    Keberhasilan Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd. meraih gelar doktor tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi penguatan kualitas akademik Program Studi PVTO, baik dalam pengembangan pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

    Sebagai program studi yang berorientasi pada pencetakan tenaga pendidik dan profesional di bidang teknologi otomotif, PVTO UPY terus didorong untuk menghadirkan pembelajaran berbasis kompetensi, riset terapan, serta inovasi pendidikan vokasional yang mampu menjawab tantangan era industri modern.

    Bertambahnya dosen bergelar doktor juga diharapkan semakin memperkuat posisi UPY sebagai perguruan tinggi yang konsisten dalam meningkatkan kualitas institusi melalui pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.

    Seluruh sivitas akademika UPY menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian Dr. Sidiq Supriyanto, M.Pd. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kompetensi akademik serta memperluas kontribusi bagi kemajuan pendidikan nasional.

    Melalui capaian ini, Universitas PGRI Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan insan akademik unggul yang mampu membawa dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan vokasional, dan kemajuan bangsa.

  • Prodi Akuntansi UPY Perkuat Sinergi dengan RENJANI dan Tax Center, Dorong Literasi serta Kompetensi Perpajakan

    Prodi Akuntansi UPY Perkuat Sinergi dengan RENJANI dan Tax Center, Dorong Literasi serta Kompetensi Perpajakan

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melalui Program Studi Akuntansi menggelar kegiatan koordinasi bersama RENJANI dan Tax Center UPY sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi di bidang edukasi, literasi, dan pengembangan kompetensi perpajakan.

    Kegiatan koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Akuntansi UPY dalam menyelaraskan program kerja, memperkuat kolaborasi akademik, serta mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat luas.

    Melalui forum koordinasi tersebut, para pihak membahas berbagai strategi pengembangan program yang berfokus pada peningkatan pemahaman perpajakan, penguatan kapasitas akademik, serta perluasan kontribusi institusi dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

    Sinergi antara Program Studi Akuntansi, RENJANI, dan Tax Center UPY diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif, khususnya dalam mendukung mahasiswa agar memiliki kompetensi yang unggul di bidang akuntansi dan perpajakan.

    Selain itu, koordinasi ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan dapat menghadirkan berbagai program inovatif, seperti edukasi perpajakan, seminar, pelatihan, riset kolaboratif, hingga kegiatan literasi pajak yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    Program Studi Akuntansi UPY menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kerja sama strategis dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan akuntansi serta perpajakan.

    Melalui penguatan sinergi ini, UPY berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja serta kebutuhan masyarakat di era perkembangan ekonomi dan regulasi perpajakan yang dinamis.

  • Prestasi Gemilang – Mahasiswa BK Berhasil Selesaikan Skripsi dan Publish Artikel ke Jurnal SINTA 4

    Prestasi Gemilang – Mahasiswa BK Berhasil Selesaikan Skripsi dan Publish Artikel ke Jurnal SINTA 4

    Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menorehkan capaian akademik yang membanggakan. Tiga mahasiswa Program Studi BK angkatan 2022 berhasil menyelesaikan skripsi sekaligus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 4 sebelum pelaksanaan ujian skripsi. Ketiga mahasiswa tersebut telah melaksanakan ujian skripsi pada 23 April 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak baru bagi Program Studi BK UPY, karena untuk pertama kalinya mahasiswa berhasil menyelesaikan proses penelitian, menyusun artikel ilmiah, dan memperoleh publikasi pada jurnal bereputasi nasional sebelum mengikuti ujian skripsi.

    Keberhasilan tersebut mencerminkan peningkatan kualitas akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Publikasi artikel pada jurnal terindeks SINTA 4 sebelum ujian skripsi menunjukkan bahwa mahasiswa BK UPY tidak hanya mampu memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga telah berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang bimbingan dan konseling melalui karya ilmiah yang berkualitas. Capaian ini tidak terlepas dari peran dosen pembimbing, Dr. Eko Perianto, S.Pd., M.Si, yang telah memberikan pendampingan secara intensif kepada mahasiswa sejak tahap penyusunan skripsi hingga proses publikasi artikel ilmiah. Bimbingan yang terarah dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan mahasiswa mencapai standar akademik yang lebih tinggi.

    Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah selama masa studi. Selain menjadi kebanggaan bagi mahasiswa, keberhasilan ini juga memperkuat komitmen Program Studi BK UPY dalam membangun budaya akademik yang unggul, produktif, dan berorientasi pada pengembangan karya ilmiah. Melalui capaian ini, Program Studi BK UPY semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah yang bermutu.

  • Hari Pendidikan Nasional 2026 – Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

    Hari Pendidikan Nasional 2026 – Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

    Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum penting untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, sekaligus merefleksikan peran strategis pendidikan dalam membangun peradaban bangsa. Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan, kemandirian, dan masa depan Indonesia.

    Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” menegaskan bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau institusi pendidikan semata, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh elemen bangsa. Pendidikan yang bermutu membutuhkan kolaborasi aktif antara keluarga, sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah agar dapat diakses secara adil, inklusif, dan berkelanjutan.

    Di era global yang terus berkembang, pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, inovasi, literasi digital, serta kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman. Karena itu, keterlibatan semua pihak menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.

    Universitas PGRI Yogyakarta memaknai Hari Pendidikan Nasional 2026 sebagai komitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan melalui pengajaran, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai bagian dari dunia pendidikan tinggi, UPY percaya bahwa pendidikan yang berkualitas harus mampu membuka peluang, memberdayakan potensi, dan menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Tema tahun ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat semangat gotong royong dalam pendidikan. Ketika seluruh komponen bangsa berpartisipasi, maka pendidikan bermutu untuk semua bukan sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang dapat diwujudkan bersama.

    Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk terus bergerak, berinovasi, dan berkolaborasi demi menghadirkan pendidikan yang merata, inklusif, dan bermakna bagi seluruh anak bangsa.

    Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026.
    Mari bersama membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju melalui partisipasi semesta demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua.

    Universitas PGRI Yogyakarta
    Bergerak bersama mencerdaskan kehidupan bangsa.

  • Hari Buruh Internasional 2026 – “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”

    Hari Buruh Internasional 2026 – “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”

    Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day sebagai momentum penghormatan atas dedikasi, perjuangan, dan kontribusi para pekerja dalam membangun peradaban, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menjaga keberlangsungan berbagai sektor kehidupan. Hari Buruh bukan sekadar peringatan historis, melainkan refleksi bersama tentang pentingnya keadilan, kesejahteraan, perlindungan, dan penghargaan terhadap seluruh pekerja.

    Pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026, tema “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” menjadi simbol kuat bahwa kesejahteraan bangsa hanya dapat terwujud melalui persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama antara pekerja, pemerintah, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat.

    Buruh, pekerja, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, petani, pelaku industri, hingga pekerja sektor informal merupakan pilar penting pembangunan bangsa. Dengan semangat kerja keras, inovasi, dan pengabdian, mereka berkontribusi nyata dalam menggerakkan roda sosial, ekonomi, dan pendidikan menuju Indonesia yang lebih maju.

    Universitas PGRI Yogyakarta memaknai Hari Buruh Internasional sebagai momentum untuk menanamkan nilai penghormatan terhadap kerja, profesionalisme, serta pentingnya menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, membangun inovasi, dan menjunjung nilai kemanusiaan.

    Tema tahun ini mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam satu tekad memperjuangkan kesejahteraan bersama, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, inklusif, serta mendukung peningkatan kualitas hidup seluruh pekerja Indonesia.

    Di era transformasi global, tantangan dunia kerja terus berkembang. Oleh karena itu, pendidikan, keterampilan, kolaborasi, dan solidaritas menjadi kunci utama dalam membangun masa depan yang lebih adil dan sejahtera.

    Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026.
    Mari bersama memperkuat persatuan, menghargai setiap karya, dan melangkah dalam satu tekad menuju satu tujuan: Sejahtera Bersama.

    Universitas PGRI Yogyakarta
    Mendukung generasi unggul, pekerja tangguh, dan Indonesia yang lebih bermartabat.

  • Bukan Sekadar Gelar, Ini Alasan Program Internasional UPY Bisa Jadi “Shortcut” Karir Globalmu

    Bukan Sekadar Gelar, Ini Alasan Program Internasional UPY Bisa Jadi “Shortcut” Karir Globalmu

    Pernah terpikir nggak, gimana rasanya kuliah tapi circle pertemananmu nggak cuma dari Sabang sampai Merauke, tapi sampai ke luar negeri? Di era sekarang, punya ijazah saja rasanya “kurang nendang” kalau tidak dibarengi dengan pengalaman internasional.

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) paham betul soal ini. Lewat berbagai skema program internasionalnya, UPY bukan lagi sekadar kampus lokal, tapi sudah jadi jembatan buat kamu yang ingin mencicipi atmosfer pendidikan global.

    Mengapa Harus Melirik Program Internasional?

    Banyak yang mengira ikut program internasional itu ribet dan mahal. Padahal, manfaatnya jangka panjang banget, lho:

    • Networking Tanpa Batas: Kamu bakal punya relasi dengan mahasiswa dan dosen dari berbagai negara. Ini aset mahal saat kamu lulus nanti.
    • Adaptabilitas: Terbiasa dengan perbedaan budaya bikin kamu jadi pribadi yang lebih open-minded dan solutif—skill yang sangat dicari perusahaan multinasional.
    • Penguasaan Bahasa: Nggak perlu kursus mahal-mahal, praktik langsung di lingkungan internasional jauh lebih efektif.

    Apa yang Ditawarkan UPY?

    Melalui skema Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPY, kampus ini membuka pintu lebar bagi calon mahasiswa yang haus akan pengalaman global. Mulai dari program credit transfer, magang internasional, hingga kolaborasi riset dengan universitas mitra di luar negeri.

    Kampus ini memastikan bahwa meskipun kamu kuliah di Jogja yang kental dengan budaya lokalnya, pandanganmu tetap harus mendunia. Jadi, buat kamu yang sedang mencari tempat lanjut study, program-program di UPY ini patut masuk daftar prioritasmu.

    Tips: Jangan tunggu nanti. Pantau terus informasi PMB UPY karena kuota untuk program-program prestisius seperti ini biasanya jadi rebutan!

  • UPY Gelar Seminar Nasional Hak Cipta, Bahas Tantangan dan Peluang Pengembangan Kreativitas Indonesia – di Hadiri Langsung Ketua MK RI

    UPY Gelar Seminar Nasional Hak Cipta, Bahas Tantangan dan Peluang Pengembangan Kreativitas Indonesia – di Hadiri Langsung Ketua MK RI

    Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melalui Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Bisnis dan Hukum, menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Tantangan dan Peluang bagi Pengembangan Kreativitas di Indonesia tentang Hak Cipta” pada Kamis, 24 April 2026, bertempat di Auditorium UPY. Kegiatan ini dibuka untuk umum dan dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta mengikuti secara langsung di auditorium maupun daring melalui Zoom Meeting.

    Seminar nasional ini menjadi forum akademik strategis untuk membahas dinamika perlindungan hak cipta di Indonesia, khususnya pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 28/PUU-XXIII/2025 yang dinilai membawa implikasi penting terhadap tata kelola kreativitas dan perlindungan hukum di sektor industri kreatif nasional.

    Acara diawali dengan sambutan Ketua Panitia sekaligus Kaprodi Hukum Bisnis UPY, Adv. Dr. Sigit Handoko, S.H., M.H., C.Me., yang menegaskan pentingnya peningkatan literasi hukum hak cipta sebagai fondasi pengembangan kreativitas nasional.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor I UPY, Ahmad Riyadi, M.Kom., yang mewakili Rektor UPY. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menghadirkan ruang akademik yang responsif terhadap isu hukum kontemporer, termasuk perlindungan hak cipta di era ekonomi kreatif.

    Seminar ini menghadirkan keynote speaker utama, Yang Mulia Dr. Suhartoyo, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Dalam paparannya mengenai Pengembangan Kreativitas di Indonesia Pascaputusan MK Nomor 28/PUU-XXIII/2025, beliau menyoroti pentingnya keseimbangan antara perlindungan hukum, kepastian regulasi, dan dukungan terhadap pertumbuhan kreativitas nasional.

    Materi berikutnya disampaikan oleh Wahyu Jati Pramanto, S.H., M.H., Analis Hukum Ahli Madya Kementerian Hukum RI, yang membahas Peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK/LMKN) Pascaputusan MK No. 28/PUU-XXIII/2025. Ia menjelaskan bahwa putusan tersebut menjadi momentum reformasi tata kelola royalti nasional melalui penataan ulang sistem, kejelasan kewenangan, serta penguatan prinsip keadilan dan transparansi.

    “Putusan ini dapat dipahami sebagai langkah penting menuju sistem pengelolaan royalti nasional yang lebih tertib, transparan, dan berkeadilan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Febria Gupita, S.H., M.H., dosen Program Studi Hukum Bisnis UPY, membawakan materi bertajuk Paradoks Perlindungan Hak Cipta dalam Industri Musik Indonesia, yang mengulas berbagai tantangan implementasi regulasi hak cipta di tengah perkembangan industri musik yang dinamis.

    Rangkaian seminar berlangsung aktif melalui dua sesi diskusi dan tanya jawab, baik dari peserta luring maupun daring. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu hak cipta sebagai bagian penting dalam perlindungan karya, inovasi, dan ekonomi kreatif.

    Kegiatan ditutup dengan penyerahan tanda terima kasih kepada narasumber dan moderator, serta sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kreativitas nasional yang sehat.

    Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, UPY menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi ilmiah yang relevan dengan isu strategis bangsa, sekaligus mendorong penguatan pemahaman hukum yang adaptif bagi masyarakat luas di tengah perkembangan industri kreatif Indonesia.